pt tap talk teknologi blog

Pelanggan seringkali harus bolak-balik berganti platform pesan dan aplikasi untuk membeli suatu produk. Faktanya, platform perpesanan sangat penting untuk menyediakan komunikasi yang disukai oleh pelanggan Anda. Komunikasi yang baik membawa sejumlah manfaat bagi bisnis Anda. Perusahaan mungkin bertanya-tanya bagaimana strategi pemasaran dan komunikasi mereka dapat menyelesaikan masalah ini.

Penting untuk memastikan bahwa Anda selalu dapat merespon semua permintaan dari pelanggan. Menggunakan platform perpesanan yang terintegrasi bisa menjadi jawaban atas kebutuhan pelanggan Anda.

Namun, perbedaan dan inkonsistensi gaya dapat memengaruhi brand Anda, miskomunikasi dapat mempengaruhi pekerja Anda, dan pelanggan yang tidak menyukai pengalaman ini membuat Anda kehilangan pendapatan dan terjadi retensi di perusahaan Anda.

Dalam teknologi bisnis atau bahkan metode pendekatan pelanggan, terdapat istilah Omnichannel dan Multichannel. Kedua istilah ini merupakan teknologi yang digunakan dalam mengembangkan perusahaan. Sebagai bisnis, kita harus dapat memanfaatkan semua platform secara optimal untuk meningkatkan keuntungan perusahaan. 

omnichannel vs multichannel

Anda pasti seringkali bertanya-tanya mengenai istilah Omnichannel yang kini mulai banyak digunakan. Anda juga pasti sudah pernah mendengar istilah Multichannel. Tetapi, kedua istilah ini bukanlah satu hal yang sama.

Pada artikel ini, kita akan membahas tuntas mengenai apa itu omnichannel, apa itu multichannel, apa gunanya omnichannel dan multichannel untuk bisnis, perbedaan omnichannel dan multichannel, dan mana yang lebih baik.

Apa itu Omnichannel?

Omnichannel adalah platform integrasi berbagai saluran yang digabungkan menjadi satu sistem manajemen untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan pengalaman pelanggan. 

Omnichannel dapat dikatakan sebagai tahap lanjutan dari multichannel yang berorientasi di sekitar pelanggan Anda dan menciptakan pengalaman pelanggan secara singular di seluruh brand Anda dengan menyatukan penjualan dan pemasaran yang menyebabkan spillover antar channel. Dalam hal customer support, omnichannel menyatukan berbagai saluran perpesanan dalam platform yang sama.

Omnichannel fokus pada perjalanan pelanggan dalam berkomunikasi dengan perusahaan, sehingga kualitas pengalaman yang didapatkan menjadi lebih mulus.

omnichannel oleh OneTalk

Dibandingkan bekerja secara paralel, saluran komunikasi juga sumber daya pendukungnya dirancang untuk bekerja sama. Omnichannel membutuhkan integrasi dan pengaturan channel sehingga pengalaman keterlibatan pada semua channel yang dipilih seseorang untuk digunakan efisien atau bahkan lebih menyenangkan daripada jika menggunakan saluran tunggal secara terpisah.

Pendekatan omnichannel berarti ada integrasi antara saluran distribusi, promosi dan komunikasi di back-end.

Misalnya, agent customer service yang berinteraksi dengan pelanggan di toko dapat segera mereferensikan pembelian dan preferensi pelanggan sebelumnya semudah agent customer service di telepon atau agent obrolan web customer service

Atau pelanggan dapat menggunakan komputer desktop untuk memeriksa inventaris berdasarkan situs web perusahaan, membeli barang di kemudian hari dengan smartphone atau tablet, dan mengambilnya di lokasi yang dipilih. 

Pendekatan omnichannel meningkatkan layanan pelanggan dengan menyediakan beberapa opsi komunikasi. Integrasi saluran back-end juga memungkinkan lebih banyak fleksibilitas, karena pelanggan dapat beralih di antara saluran selama interaksi.

baca juga: Memahami Omnichannel lebih dalam dan keutungannya

Multichannel

Multichannel berorientasi di sekitar produk Anda dan memungkinkan pelanggan terlibat dan membeli secara mudah di saluran mana pun mereka berbelanja, tetapi sering kali memperlakukan saluran sebagai channel yang terpisah satu sama lain. Setiap saluran dalam strategi multisaluran ada sebagai peluang pembelian terpisah.

Multichannel memadukan pengalaman pelanggan dan memberikan pilihan kepada konsumen untuk terlibat di saluran yang mereka sukai. Ini fleksibel tetapi mengharapkan brand untuk beraktivitas dalam batasan saluran.

Pemasaran multichannel mengacu pada kondisi di mana perusahaan berhubungan dengan pelanggan melalui berbagai saluran, baik online maupun offline. Melalui jalur ini, perusahaan akan menjual barang dan jasanya. 

Multichannel sendiri menggabungkan dua praktek pemasaran yaitu inbound dan outbound sehingga perusahaan dapat menjangkau pelanggan di saluran yang berbeda. Melalui strategi ini, proses pembelian akan lebih mudah dikendalikan konsumen daripada pasar offline. Pemasaran ini biasanya dilakukan melalui saluran seperti email, poster, katalog, baliho dan sebagainya.

Pikirkan pemasaran multichannel sebagai roda dengan jari-jari. Di tengah roda adalah produk Anda. Di tepi luar roda terdapat pelanggan Anda di mana setiap saluran menawarkan kesempatan terpisah dan independen untuk membeli.

Setelah jelas saluran mana yang paling sesuai dengan target pasar Anda, Anda kemudian dapat mengoptimalkan pemasaran di saluran tersebut untuk memaksimalkan penjualan.

Omnichannel vs. Multichannel

Awalan omni- berasal dari bahasa Latin omnis, yang berarti semua atau setiap. Multi-dalam multichannel artinya banyak. Meskipun omnichannel menyarankan untuk mencakup lebih banyak saluran, perbedaan omnichannel vs. multichannel melampaui angka belaka.

Sebagai kategori tahapan lanjutan dari multichannel, omnichannel dibangun di atas berbagai metode untuk mempromosikan dan mendistribusikan produk, seperti toko fisik, situs web, dan aplikasi seluler, dan memungkinkan pelanggan menjangkau masalah atau kekhawatiran melalui telepon, email, obrolan web, dan media sosial.

Omnichannel mendorong taktik operasional multichannel ke dalam model bisnis yang menjalin saluran tersebut bersama-sama dan berbagi data di antara saluran tersebut, memungkinkan pelanggan untuk melakukan bisnis dengan perusahaan sesuka mereka, kapan pun mereka mau.

Misalnya, jika pelanggan yang telah memulai interaksi dengan perusahaan di webchat mengirimkan informasi, seperti nomor akun, kemudian memutuskan untuk mengakhiri obrolan dan menghubungi layanan pelanggan sebagai gantinya, informasi tersebut dapat ditransfer ke agent. Perusahaan dengan kemampuan yang terbatas pada multichannel saja dapat mengakomodasi pelanggan di kedua saluran, tetapi karena tidak memiliki integrasi sistem back-end, pelanggan harus memasukkan kembali informasi menggunakan sistem otomatis, seperti respons suara interaktif, atau menyampaikannya ke live agent.

Pendekatan yang berbeda

Multichannel yang berorientasi pada produk tidak mengintegrasikan saluran komunikasi antara perusahaan dan pelanggan. Mereka hanya menyediakan berbagai pengalaman berbelanja di banyak saluran, sehingga, dilihat dari sisi perusahaan, strategi dan peluang pembelian terpisah. 

Omnichannel memungkinkan bisnis menyimpan semua saluran mereka di satu tempat sambil menyatukan gaya dan informasi mereka. Hal ini tentu akan mempermudah pelanggan terkoneksi dengan perusahaan, juga mempermudah pengalaman mereka. 

Tantangan pengaplikasian omnichannel untuk bisnis adalah data. Bisnis di zaman ini didukung olehnya. Tetapi kemampuan untuk mengakses dan menggunakan data dengan cara yang berdampak tidak mungkin dilakukan oleh banyak brand sendiri.

Perusahaan juga harus siap mengaplikasikan omnichannel sebagai salah satu model perpesanan bisnis. Banyak ahli mengatakan bahwa omnichannel muncul untuk mengatasi tantangan yang masih dihadapi oleh multichannel.

Secara sederhana, omnichannel dan multichannel memiliki beberapa perbedaan:

Penghilangan batasan

Poin pentingnya adalah, omnichannel menghilangkan batasan antara saluran penjualan dan pemasaran yang berbeda untuk menciptakan kesatuan yang utuh dan terintegrasi. Perbedaan antara saluran baik itu di situs, sosial, selular, email, fisik, dan instant messaging akan menghilang saat satu tampilan pelanggan dan satu pengalaman belanja muncul.

Tetapi, tentu saja omnichannel dapat dengan mudah digunakan untuk customer support dengan menggunakan layanan-layanan omnichannel yang sudah tersedia. Banyak perusahaan yang menawarkan layanan perpesanan omnichannel ini, yang dapat Anda dapatkan dengan mudah. Bahkan, di Indonesia sudah ada penyedia jasa omnichannel yang menawarkan jasa yang dapat disesuaikan dengan ukuran bisnis. 

Omnichannel adalah tahapan lanjutan dari multichannel. Perbedaan dari dua hal serupa ini adalah, tidak adanya integrasi channel atau saluran pada multichannel. Omnichannel fokus pada pengalaman pelanggan dengan menyediakan jalur komunikasi di berbagai platform, sedangkan multichannel menyediakan “diri” di berbagai tempat yang sering dikunjungi pelanggan tanpa adanya integrasi antar channel.

Baca juga: Pentingnya menggunakan satu Dashboard untuk semua channel messenger anda

Apakah omnichannel lebih baik dibanding multichannel?

omnichannel chat platform lebih baik daripada multichannel

Omnichannel menawarkan pengalaman yang mulus bagi pelanggan. Pesannya konsisten, tanpa banyak  perangkat, dan yang terpenting, disesuaikan berdasarkan perilaku penjelajahan Anda. 

Platform perpesanan omnichannel untuk penjualan, pemasaran, dan dukungan dapat menawarkan pengalaman yang sama sekali berbeda bagi pelanggan. Seperti yang telah disebutkan di atas, kini sudah tersedia layanan perpesanan omnichannel karya anak bangsa, yang dapat mengakomodasi berbagai jenis usaha. Platform perpesanan omnichannel tersebut adalah OneTalk. OneTalk adalah produk Omnichannel Customer Engagement dari TapTalk.io yang dapat mengintegrasikan beberapa platform perpesanan. 

Lihat produk Taptalk.io : Omnichannel Chat Solution - OneTalk

Ini memberikan Anda fitur untuk dapat memiliki kotak masuk lengkap untuk berkomunikasi dengan pelanggan Anda. Anda harus memastikan untuk menyediakan platform apa pun yang dipilih oleh pelanggan. Oleh karena itu produk ini menjadi kunci untuk memudahkan pelanggan Anda agar dapat menjangkau Anda dengan berbagai platform olah pesan, seperti Whatsapp, Telegram, Facebook Messenger, Twitter DM, Line, Email, dll.

Ini keunggulan mendasar omnichannel daripada multichannel, yaitu dapat menampung semua pesan dari berbagai channel, hanya dalam satu dashboard. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk fokus dalam melayani pelanggan, karena tidak perlu berpindah platform untuk menjawab pesan pelanggan. 

Memudahkan pelanggan Anda dengan menyederhanakan perjalanan mereka berbelanja atau komunikasi mereka dengan perusahaan akan meningkatkan customer experience. Yang, pada akhirnya, akan meningkatkan value perusahaan bagi pelanggan Anda.

Kunci dari pengalaman omnichannel yang mulus adalah menggunakan modern supply chain - rantai yang memperluas pengiriman ke seluruh aplikasi seluler, situs web, media sosial, dan toko. Untuk mencapainya, perusahaan harus memecah silo antara toko online dan fisik, seperti yang dilakukan Best Buy, dan mengelola tanggung jawab produk sebagai satu pasar kolektif. 

Mereka juga membutuhkan teknologi baru, termasuk sistem manajemen inventaris, dan cara baru untuk mengirimkan produk.

Chatbots adalah tren omnichannel lainnya yang terbukti dapat membantu bisnis. Program komputer berkemampuan AI ini mensimulasikan ucapan manusia, dapat mengajukan pertanyaan kepada orang lain, dan dapat menanggapi jawaban. 

Pada tahun 2018, chatbot digunakan untuk melakukan tugas-tugas semudah mengubah kata sandi dan serumit menentukan suasana hati seseorang yang menelepon layanan pelanggan.

Dengan berbagai perbedaan omnichannel dan multichannel, omnichannel lebih baik untuk meningkatkan sales, marketing dan support bisnis Anda.

omnichannel chat solution-onetalk

Bagaimana cara memulai omnichannel pada bisnis

  1. Memahami Customer Journey

Pelaku bisnis harus memahami kebiasaan berbelanja pelanggan dari awal hingga akhir dalam aktivitas belanja online maupun offline. Pengalaman berbelanja pelanggan harus diutamakan karena akan memberikan kesan yang baik bagi pelanggan. Mereka akan dengan senang hati berbelanja di tempat Anda jika layanan yang diberikan mampu memberikan kepuasan yang nyata.

  1. Memilih teknologi yang tepat

Pemilihan teknologi ini harus dibuat sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan pilihan belanja. Misalnya, seorang pebisnis membuat halaman Facebook untuk berbisnis karena dia melihat banyak orang menggunakan Facebook untuk bisnis.

Ini seharusnya tidak terjadi. Pemasaran melalui Facebook juga bagus, tetapi jika Anda meniru orang lain tanpa tujuan yang jelas, Anda tidak memiliki tujuan untuk dicapai. Keterampilan pemasaran ini harus dapat memasarkan produk Anda dan memenuhi kebutuhan belanja pelanggan Anda.

  1. Integrasi semua teknologi

Satu tip terakhir untuk berbisnis dengan omnichannel adalah memasukkan semua opsi teknologi yang tersedia. Pilihan teknologi ini bisa berupa teknologi berbasis internet atau teknologi tatap muka atau offline. Semua teknologi ini digabungkan menjadi satu data yang tidak dapat dipisahkan.

Dengan integrasi saluran ini, pelanggan akan mendapatkan pengalaman berbelanja yang tiada habisnya baik secara online maupun offline. Pengalaman berbelanja pelanggan tentunya menjadi tolak ukur keberhasilan menjalankan bisnis Anda.

Baca juga: Meningkatkan Customer Experience melalui Content Intelligence

Dalam masa pandemi khususnya, untuk mengatasi kerugian, perusahaan hanya perlu menjadi lebih baik dalam mendeteksi sinyal dan lebih tegas dalam menindaklanjutinya, dan lebih proaktif dalam membangun praktik, dan ini dapat dijawab dengan menggunakan omnichannel

Anda dapat dengan mudah mengaplikasikan omnichannel pada bisnis Anda dengan menggunakan omnichannel messaging provider. Penyedia jasa omnichannel sudah ada di Indonesia dan dapat Anda gunakan untuk bisnis Anda tanpa perlu repot mempersiapkannya sendiri.

Omnichannel messaging platform terpercaya, OneTalk, menyediakan jasa perpesanan omnichannel yang dapat diandalkan untuk meningkatkan performa sales, marketing, dan support.

OneTalk melakukan integrasi berbagai channel perpesanan yang dapat menyatukan platform komunikasi Anda dengan pelanggan menjadi satu dasbor intuitif yang menghilangkan kerumitan berkomunikasi dengan pelanggan Anda.

Pada platform perpesanan OneTalk, anda dapat melakukan sistem Single Dashboard yang mengintegrasikan berbagai channel perpesanan sekaligus. 

OneTalk dapat membantu Anda meningkatkan support dengan salah satu fitur lainnya, Mobile Agent, di mana agen Anda dapat menangani pelanggan bahkan dari ponsel mereka karena OneTalk menyediakan aplikasi yang dapat diakses dari ponsel Anda. 

Baca juga: Memakai live chat untuk meningkatkan sales

Fitur lainnya adalah Broadcast Message dan Start New Conversation. Fitur pesan Broadcast memungkinkan Anda mengirim pesan ke banyak penerima sekaligus. Strategi pemasaran Anda akan lebih interaktif dengan fitur ini, mengirimkan konten multimedia seperti foto, video, bahkan file pdf. 

Sementara itu, fitur Start New Conversation memungkinkan Anda melakukan obrolan proaktif dan memulai kasus baru sehingga bisnis Anda dapat menjangkau pelanggan Anda terlebih dahulu. Dengan ini dan banyak fitur lain yang disediakan oleh OneTalk, Anda dapat dengan mudah membangun keuntungan Anda dalam ketidakpastian.

Anda juga dapat mengoptimalkan komunikasi dengan pelanggan dengan berbagai fitur lainnya, seperti Quick Reply, Broadcast Message, dan lainnya. Fungsi Quick Reply berfungsi untuk memudahkan agent membalas pesan template dan tanya jawab. 

Broadcast Message memungkinkan Anda mengirim pesan yang dapat berisi konten multimedia ke beberapa pelanggan secara bersamaan, dan bahkan me-reviewnya sebelum dikirim.

OneTalk juga akan membantu mengembangkan bisnis Anda dengan fitur-fitur lainnya, seperti Disposition, All-in-one Inbox, User Session Sync, dan masih fitur lainnya.

Anda dapat mencari tahu lebih banyak tentang OneTalk di sini.

An extremely important part of growing a profitable company is managing customer retention. According to a Harvard Business School study, growing customer retention rates by only 5% will increase the earnings of a company by 25-95%. What is customer retention? Customer retention is a series of practices targeted at retaining consumers and converting them into committed customers for the long term.

Any business requires a new customer. But, the simplest and most predictable source of potential revenue comes from loyal clients who already know your business and have bought it from you. It costs less to keep customers than to obtain them, and both contribute to the bottom line of the business.

It's important to be aware of customer satisfaction because it allows you to realize how committed and happy your customers are, how powerful your customer support is, and whether any warning flags can scare future customers off. 

So consider using these few support strategies to maximize your profitability by retaining the customer you currently have until you go all-in on approaches intended to bring new buyers into the sales pipeline.

  1. Always be aware of any churning sign

Preventing a customer from leaving is the most simple way to guarantee customer retention. You will still sense the signs of the customer's imminent exit if you really pay attention.

You need to define the key variables in customer behavior, such as purchasing habits, product utilization, and customer service inquiry history, to catch these 'alert' signals. Then, before they churn, you would need to analyze these signs and take steps to deter your clients. So you need to pay attention to your customers.

  1. Collect input from consumer surveys 

Asking your customer is the perfect way to find out what they think of your business. A perfect starting point for knowing what needs to be fixed with the overall experience is to use consumer surveys to gather feedback and diagnose future frustration.

To get a deeper insight into what is working, and what is not, give your clients a fast online survey to complete. On any topic, you'll never satisfy every client, but surveys will help you find trends that you've overlooked. To encourage the consumer to convey their views more fully where possible, a successful survey should include a mixture of multiple-choice questions and free text response areas.

When you ask them for their opinion, customers love it. It means that you care and are willing to go the extra mile to hold them.

  1. Communicate with your customers

The secret to online customer retention is continuous contact with clients through their favorite platform. There are 3.9 billion email users worldwide today, and even though social media is very popular, email is still the primary contact medium for customers. Use email to follow up with customers who needed help. Ask for input from customers, ask them to leave ratings online, and gather information. 

At first sight, this may sound a little simple, but what a business finds to be outstanding customer service does not necessarily fit what the customer feels is excellent customer service. 

Personalizing your experiences with customers provides an opportunity for them to stick with you. They feel as if you care, and this provides a stronger bond with your business. Via enhanced user service, the use of personalization increases customer engagement rates.

  1. Reward your customer with a loyalty program

You reward the customers who regularly order from you by establishing a consumer loyalty program. This offers them an opportunity to keep shopping. It also reveals to them that the business pays attention to its customers. You can use points or other forms of reward to your customers. It's often necessary to provide exclusive discounts and other benefits as well. 

A program of customer loyalty will inspire your customers to buy from your company. This keeps the levels of customer satisfaction high.

All of these strategies can be helped by the presence of a CXM (Customer Experience Management). CXM software facilitates and enables customer retention by helping you monitor customer activity over time. It will warn you about their shopping habits, the use of goods, and when they avoid ordering from you. To learn what their issues are, you can even monitor customer service experiences. These primary consumer behavior variables can serve as alert signs that you can use to maximize customer retention.

There is a software that can help boost CXM. OneTalk by TapTalk.io, it uses an omnichannel networking network. Through OneTalk, you will have a lot of features to make the experience of your consumer delightful and extremely fun as a trusted omnichannel messaging network. The omnichannel function of OneTalk helps your agent to manage several client cases at one time. You should also keep an eye on the work of your agents and simultaneously push up your sales and marketing.

Dahulu, branding didefinisikan sebagai nama, slogan, tanda, simbol atau desain, atau kombinasi dari elemen-elemen tersebut, yang membedakan satu perusahaan, produk, atau layanan dari yang lain. Saat ini, branding menjadi lebih kompleks dan bahkan lebih penting.

Branding, secara konvensional, adalah praktik pemasaran di mana perusahaan membuat nama, simbol, atau desain yang mudah diidentifikasi sebagai milik perusahaan. Ini membantu dalam mengidentifikasi produk dan membedakannya dari produk dan layanan lain. 

Branding penting karena tidak hanya memberikan kesan yang tak terlupakan pada konsumen, tetapi juga memungkinkan pelanggan Anda mengetahui apa yang diharapkan dari perusahaan Anda. Ini adalah cara untuk membedakan diri Anda dari pesaing dan mengklarifikasi apa yang Anda tawarkan yang membuat Anda menjadi pilihan yang lebih baik. Branding dibangun untuk menjadi representasi utama tentang “siapa” perusahaan Anda dan bagaimana perusahaan Anda ingin dilihat oleh pelanggan Anda.

Bagaimana Anda tahu jika brand Anda cukup kuat untuk memberi Anda nilai internal dan eksternal yang Anda butuhkan? Mulailah dengan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.

Selain pertanyaan-pertanyaan di atas, lanjutkan dengan mengetahui betapa pentingnya branding yang baik untuk menciptakan usaha yang sukses. Karena, branding memiliki kaitan erat terhadap kesan dan citra perusahaan, juga berkaitan dengan kesuksesan usaha Anda.

Mengapa branding itu kritikal bagi usaha yang sukses?

Branding memang sangat kritikal bagi sebuah perusahaan, karena dampak pada keseluruhan perusahaan. Branding dapat mengubah cara orang melihat perusahaan Anda, dan dapat mendorong usaha baru untuk meningkatkan branding mereka.

Di bawah ini adalah alasan mengapa branding itu sangat penting untuk usaha yang sukses:

 1. Branding dapat meningkatkan niat customer untuk membeli produk

Hal pertama yang membuat branding menjadi kritikal dalam usaha adalah karena Branding dapat membangun kepercayaan customer terhadap produk lewat storytelling. Dengan cerita ini brand bisa memposisikan produknya terhubung kepada target pelanggan. Selain memposisikan produk dengan tujuan yang ingin dicapai pelanggan, brand yang baik juga akan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap produk, yang pada akhirnya juga akan meningkatkan niat seseorang membeli produk Anda.

2. Meningkatkan penjualan produk melalui branding

Branding sangat berpengaruh terhadap penjualan melalui faktor desain. Desain yang menarik membuat persepsi yang berbeda atas sebuah produk yang nantinya berujung pada pembelian. Ketika seorang pelanggan atau calon pelanggan pertama kali membuat citra dari branding Anda, maka saat-saat penting terjadi ketika mereka memutuskan apakah brand Anda cukup menarik atau tidak untuk digunakan.

3.  Branding dapat menambah visibilitas perusahaan

Persaingan dengan kompetitor yang selalu ada membuat perusahaan menambah visibilitas yang menarik agar menangkap perhatian pelanggan. Pelanggan akan mencari lebih dalam mengenai perusahaan Anda atau brand Anda, karena produk atau brand Anda meninggalkan kesan yang lebih diingat, dibanding perusahaan kompetitor lain. Visibilitas ini nantinya akan berkaitan erat dengan penjualan atau sales perusahaan.

4.  Memperkuat perusahaan dengan pesan branding

Dengan branding yang menarik, customer akan mudah mendapatkan pesan tentang perusahaan anda. Dengan ini perusahaan memiliki konsistensi terhadap produk atau jasa yang diberikan.

5. Branding yang baik akan menambah pelanggan baru

Selain berkaitan erat dengan penjualan, branding ini juga akan mempengaruhi faktor referal. Promosi dan marketing dari mulut ke mulut atau referal ini akan membantu bisnis. Perusahaan yang paling sukses, kecil dan besar, memiliki satu kesamaan. Mereka telah dengan kuat menempatkan diri mereka sebagai pelopor dalam industri mereka dengan membangun branding yang kuat. 

Ketika brand meninggalkan kesan baik dan kesan produk juga berbanding lurus, maka pelanggan baru akan bermunculan dengan rekomendasi pelanggan yang sudah puas akan pelayanan dan produk yang mereka nikmati. Hal ini akan kembali menambah sales atau penjualan perusahaan.

Bagaimana menciptakan branding yang meningkatkan kesuksesan usaha?

Untuk mencapai branding yang dapat meningkatkan kesuksesan perusahaan atau bisnis Anda, Anda dapat menggunakan omnichannel messaging platform yang terpercaya. Brand omnichannel yang terpercaya, OneTalk adalah brand omnichannel yang dapat membantu anda mengembangkan branding perusahaan.

OneTalk, memungkinkan Anda meningkatkan sales, marketing, dan support perusahaan dengan berbagai fitur menariknya. Dengan All-in-one inbox, OneTalk memungkinkan Anda mengintegrasikan beberapa platform perpesanan sekaligus, dan akan meningkatkan customer support yang dibutuhkan pelanggan. Sehingga, pelayanan ini akan menciptakan image brand Anda yang mengutamakan kepentingan pelanggan.

Dengan meninggalkan kesan yang berorientasi pada pelanggan, mereka akan mengingat perusahan Anda sebagai brand yang menyenangkan dan memprioritaskan kenyamanan pelanggan.

TapTalk
PowerTalk
OneTalk
SendTalk
whatsappfacebooktwitterinstagramlinkedin

Reach us by phone at (021) 27939266

Jl. Kyai Maja No.25c, RT.12/RW.2, Gunung, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12120

© 2020 - 2021 TapTalk.io (PT Tap Talk Teknologi)

tap talk logo for footer