pt tap talk teknologi blog
webinar IFRA with TapTalk

TapTalk.io akan mengisi acara dalam rangkaian Webinar Series dalam acara The 20th IFRA Hybrid Business Expo 2022: Pameran lisensi, waralaba, dan peluang bisnis hybrid terbesar dan terlengkap di Indonesia yang diadakan via online dan offline pada tanggal 5 - 7 Agustus 2022 di Jakarta Convention Center.

Berhasil dengan expo hybrid pada tahun 2021 lalu, IFRA, International Franchise, License & Business Concept Expo and Conference, kembali hadir dengan konsep baru di tahun 2022. Dengan menerapkan protokol kesehatan, IFRA kembali hadir sebagai pameran hybrid yang akan digelar secara offline di Jakarta Convention Center dan secara virtual di website www.ifra-virtualexpo.com.

Melalui layanan digital, IFRA dapat diakses di mana saja. Penyelenggaraan secara hybrid ini memberikan kenyamanan untuk pihak yang hadir dan berpartisipasi dalam pameran, baik itu peserta pameran, pengunjung, maupun penyelenggara acara.

banner IFRA

(source:https://www.ifra-indonesia.com/)

Apa saja yang bisa Anda lakukan di rangkaian acara IFRA?

IFRA menghubungkan ribuan pemilik bisnis, pengusaha, dan investor yang menghadiri IFRA dengan lebih dari 375 brand, pemilik waralaba, dan peserta pameran untuk berdiskusi. Sesuai dengan tren dan dinamika pasar, IFRA menawarkan konferensi internasional, business matching, talk show, penghargaan, kompetisi, dll. yang menawarkan pengalaman bisnis kepada semua peserta, dari startup yang mencari peluang hingga pemilik bisnis berpengalaman yang mencari pertumbuhan dan ekspansi melalui franchise dan license

Anda juga bisa menikmati celebpreneur talkshow, retirees seminar, IFRA awards & business gathering, business mascot competition, interactive quiz dan lucky draw, kelas bisnis, dan masih banyak lagi!

Mengapa Anda harus mengikuti IFRA? IFRA telah diakui sebagai platform yang tepat dan terdepan untuk bisnis Anda di pasar global. Dengan mengikuti rangkaian acara IFRA, Anda bisa menemukan bisnis yang tepat untuk berinvestasi, informasi pertama mengenai franchise, lisensi, dan peluang bisnis, Anda juga bisa belajar untuk menjadi lebih expert dengan hybrid expo yang disediakan. 

Diadakan secara konsisten selama 20 tahun, IFRA kali ini mengajak semua orang dari berbagai kalangan, mahasiswa, karyawan, ibu rumah tangga, bahkan calon pensiunan untuk membuat bisnisnya sendiri. 

Sejak akhir tahun 2021, Forbes memprediksi ketika franchise mendekati tingkat output ekonomi pra-pandemi, prospek tahun 2022 diharapkan menguntungkan bagi pengusaha dan pemilik franchise.

Hadiri juga booth online TapTalk.io dan dapatkan berbagai diskon istimewa! Kami juga akan mengisi acara Webinar Series secara offline pada tanggal 6 & 7 Agustus 2022 dengan pembahasan seputar digitalisasi dalam bisnis, serta kolaborasi bersama Kata.ai. 

IFRA TapTalk

Kembangkan WhatsApp Marketing bisnis Anda dengan webinar kami,  “WhatsApp Marketing: Mesin Pencetak Profit untuk Bisnis Anda” pada 6 Agustus 2022 pukul 19.00 - 19.45 WIB di Jakarta Convention Center. Bersama Jessica Jacob, Business Development Principal di TapTalk.io, dapatkan insight berguna yang bisa membuat bisnis Anda semakin terdepan.

Ingin mendalami semua tentang omnichannel dan chatbot? Ikuti webinar “Boost Your Revenue Generation with Omnichannel & Chatbot” pada 7 Agustus 2022 pukul 17.45 - 18.30 WIB di Jakarta Convention Center. Jangan sampai ketinggalan kesempatan untuk menjadi lebih expert bersama Ritchie Nathaniel (CEO TapTalk.io) & Irzan Raditya (CEO Kata.ai).

Yakin masih belum bergabung dengan kami di IFRA? Segera daftarkan diri Anda dan dapatkan insight menarik untuk meningkatkan bisnis Anda. Sampai berjumpa di IFRA 2022!Link pendaftaran https://www.ifra-indonesia.com/registration/visitor

Dengan berkembangnya media komunikasi, pelanggan kini menjadi lebih menuntut dan menginginkan jawaban cepat untuk masalah mereka. Dengan memiliki beberapa media komunikasi sekaligus, perusahaan akan menanggapi kekhawatiran pelanggan dengan jumlah yang juga bertambah.

Membalas chat pelanggan bisa menjadi hal yang rumit untuk ditangani. Menjaga komunikasi dengan balasan yang cepat menjadi tanggung jawab setiap organisasi agar tetap memberikan pelayanan yang terbaik.

Solusi balasan cepat inilah yang dicari oleh ABC Express dengan menggunakan OneTalk by TapTalk.io sebagai omnichannel messaging solution.

Baca blog di bawah ini untuk mengetahui bagaimana OneTalk memberikan solusi terbaik untuk ABC Express.

ABC Express: Balas Chat Lebih Stabil dan Lancar dengan OneTalk

ABC Express

ABC Express merupakan perusahaan yang menangani berbagai keperluan logistik. Layanan yang ditawarkan meliputi pengiriman mobil dan alat berat, impor dan ekspor, cargo, dan project cargo.

ABC Express membantu customer mengembangkan aktivitas bisnisnya ke berbagai wilayah Indonesia. Value yang ditawarkan dari brand ini adalah dengan memberi Kepastian, Kenyamanan dan Keamanan dalam Pengiriman Barang.

ABC Express

Menjaga agar komunikasi bersama pelanggan tetap lancar adalah hal yang dibanggakan oleh ABC Express karena mereka menawarkan informasi dan rekomendasi solusi ketika terjadi kendala dengan pengiriman pelanggan. Untuk itu, sudah menjadi hal pasti bagi ABC Express untuk selalu efisien membalas keluhan pelanggan.

Baca juga: Rahasia Yuna & Co. Tingkatkan Performa Customer Support

Bagaimana OneTalk Membantu ABC Express?

1. Balas Chat Lebih Cepat Tanpa Hambatan

Menangani lebih dari 500 klien di seluruh Indonesia, tidak heran bila banyak pesan yang harus diurus di messaging channel ABC Express. Pesan yang masuk ini datang dari channel WhatsApp dan Live Chat yang ada di situs ABC Express. Tidak hanya keluhan, pertanyaan yang berkaitan dengan potensi masalah pengiriman juga akan masuk lewat 2 channel ini. Bayangkan betapa rumitnya jika harus membalas satu per satu tanpa terorganisir.

Bagaimana OneTalk Membantu ABC Express?

Sebelum menggunakan OneTalk by TapTalk.io, ABC Express mengalami hambatan pembalasan pesan karena lambatnya respon aplikasi untuk membalas chat pelanggan. Dengan OneTalk, pembalasan chat pelanggan kini menjadi lebih cepat dan efisien. 

OneTalk memungkinkan ABC Express memperluas area keterlibatan klien dan memastikan kelancaran komunikasi antara beberapa saluran.

Tujuan layanan omnichannel adalah untuk membuat hidup konsumen lebih sederhana dari awal hingga akhir, menghilangkan segala kesulitan yang mungkin mereka hadapi saat berinteraksi dengan perusahaan.

Hal ini, pada gilirannya, meningkatkan kepuasan konsumen. Menciptakan ekosistem yang lengkap bagi konsumen untuk terhubung dengan brand di waktu luang mereka dengan mengurangi upaya pelanggan, ketergantungan, dan waktu di semua keterlibatan platform.

2. Lebih Personal dan Kenali Konsumen Dengan Case Detail

Pelanggan yang sama mungkin akan datang lagi dan memulai percakapan dengan Anda. Terlebih jika masalah yang perlu diselesaikan kompleks dan memerlukan pembalasan beberapa tahap. Hal ini bisa jadi rumit jika agent Anda lupa tentang detail case pelanggan karena menjawab pesan dari pelanggan lain.

Case Detail dari OneTalk memberikan profil lengkap pelanggan serta detail histori percakapan dalam satu tempat sekaligus. Dengan fitur ini, ABC Express lebih memahami pelanggan mereka dengan mengetahui berapa lama mereka telah menunggu, history case mereka, channel yang mereka gunakan, dan banyak hal lainnya.

Dengan mengetahui informasi-informasi seperti ini, ABC Express bisa mendapatkan solusi yang lebih efektif untuk menyelesaikan keluhan pelanggan. 

3. Integrasi Berbagai Platform Messenger Dalam Satu Dashboard

Integrasi Berbagai Platform Messenger D

Karena ABC Express menggunakan WhatsApp dan Live Chat sebagai channel utama mereka menangani keluhan pelanggan, integrasi berbagai channel dalam satu dasbor ini sangat membantu kecepatan balasan chat. 

ABC Express berhasil menjawab kebutuhan pelanggan dan menggabungkan seluruh komunikasi mereka dari berbagai channel menjadi satu. 

Apalagi, integrasi ini didukung dengan fitur-fitur lain seperti Assignment Rules, atau Quick Reply yang memberikan kemudahan bagi sebuah organisasi untuk terhubung dengan mudah kepada pelanggan.

Integrasi Berbagai Platform Messenger Dalam Satu Dashboard

Baca juga: DanaKini Buat Bisnis Fintech Lebih Efisien dengan OneTalk

OneTalk Buat Logistik Lebih Efisien

Selain hal-hal di atas, apa solusi lain yang ditawarkan OneTalk untuk membantu industri Logistik? 

1. Delivery Notification Status

Mengirim pelanggan Anda pemberitahuan otomatis tentang pengiriman mereka. Hal ini akan mempermudah pelanggan serta agent Anda.

2. Recipient-at-home Confirmation

Pengiriman ke alamat yang tidak ada penerimanya? Sudahi permasalahan ini dengan OneTalk. Katakan tidak untuk pengiriman yang gagal. Kini Anda bisa secara otomatis mengirimkan pesan konfirmasi untuk memastikan terlebih dahulu apakah penerima berada di rumah atau tidak. 

3. Identitas Brand Yang Lebih Kredibel

Seberapa sering pelanggan meragukan kredibilitas sebuah brand dengan channel komunikasi yang tidak profesional dan ditangani secara efisien? Bangun kepercayaan pelanggan dengan akun WhatsApp yang terpercaya dan terverifikasi sehingga Anda dapat mengirim pesan dengan aman. Menggunakan OneTalk, akun bisnis Anda akan mendapatkan “Green Badge” dengan lebih mudah. Menjaga kepercayaan pelanggan pun kini menjadi lebih mudah.

Gunakan OneTalk sekarang untuk pembalasan pesan yang lebih cepat dan tepat. Masih banyak peluang yang bisa Anda manfaatkan untuk membuat brand menjadi lebih profesional dengan menggunakan OneTalk by TapTalk.io sebagai solusi perpesanan omnichannel. Jadikan OneTalk rekan untuk membuat perjalanan pelanggan Anda mulus dan tanpa hambatan. Hubungi agent kami sekarang!

Universitas Gadjah Mada (UGM) adalah salah satu perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia. Sebagai salah satu universitas tertua di Indonesia, UGM berperan sebagai pilar kebangkitan pendidikan di Indonesia.

Di Universitas Gadjah Mada, mahasiswa diberikan kesempatan yang luas untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi di bidangnya melalui dukungan infrastruktur modern dan teknologi informasi. 

Sebagai universitas yang menghasilkan banyak lulusan unggul, tentunya UGM diminati berbagai siswa dari seluruh Indonesia. Ini akan membuat UGM sering dihubungi calon mahasiswa kapan pun dan melalui berbagai channel.

Tidak hanya itu, universitas ini juga tercatat memiliki 50.000 mahasiswa aktif. Mereka tentunya juga akan sering berkomunikasi dengan kampusnya. Lantas, bagaimana cara Layanan Kemahasiswaan UGM bisa menangani semua pesan yang banyak ini?

Layanan Kemahasiswaan UGM Jadi Lebih Efisien dengan TapTalk.io

Omnichannel: Solusi Universitas Menjangkau Pelajar

Berbicara kepada siswa melalui omnichannel adalah strategi penting untuk meningkatkan jumlah pendaftaran calon mahasiswa dan membantu mempertahankan keterlibatan dengan mereka.

Omnichannel mengacu pada beberapa saluran komunikasi, seperti Facebook, WhatsApp, Twitter, Instagram, dan sebagainya.

Setiap channel ini menawarkan manfaat dan daya tarik tersendiri bagi audience yang berbeda-beda. Dalam beberapa kasus, memanfaatkan omnichannel dapat meningkatkan efektivitas pekerjaan yang Anda lakukan.

Selain itu, jika institusi menyediakan berbagai channel, ini akan membuatnya menonjol di mata calon mahasiswa. Hal ini dikarenakan mereka bisa menghubungi universitas sesuai dengan channel yang mereka inginkan.

Baca juga: Omnichannel Solusi Notifikasi Pelanggan Lebih Mudah & Murah

Bagaimana UGM Menjalankan Layanan Kemahasiswaan Sebelum Omnichannel

Seperti yang sudah disebutkan di atas, Universitas Gadjah Mada memiliki jumlah mahasiswa yang banyak. Dan, administrasi UGM pastinya akan menerima berbagai pertanyaan dari mahasiswa untuk urusan administrasi, seperti pembayaran, jadwal kuliah, sepanjang tahun. 

Umumnya, pertanyaan ini dijawab dengan menggunakan beberapa channel yang sesuai dengan aplikasi yang digunakan mahasiswa untuk menghubungi kampus. Artinya, admin UGM perlu menyediakan WhatsApp, Facebook, Instagram dan lainnya dalam satu mobile atau desktop.

Tidak hanya itu, pihak kampus juga perlu mengirimkan pesan broadcast penting kepada setiap pelajarnya. 

Proses ini kurang efisien dan memakan waktu yang lama. Contohnya, jika UGM menggunakan layanan WhatsApp reguler, fitur yang mereka dapatkan sangat terbatas. Hanya ada satu admin saja yang bisa membalas satu per satu semua pesan yang masuk. Hal ini dikarenakan WhatsApp tidak dapat diakses secara bersamaan oleh banyak perangkat atau agent sekaligus.

Baca juga: Cara Menggunakan WhatsApp Business dengan Multi User

Selain itu, WhatsApp reguler tidak bisa mengirim pesan broadcast dengan bebas. Di sinilah omnichannel seperti OneTalk bisa membantu UGM.

Cara OneTalk Membantu UGM Menjangkau Mahasiswanya

Untuk meningkatkan proses layanan mahasiswa, Universitas Gadjah Mada menggunakan solusi omnichannel OneTalk dari TapTalk.io. 

Dengan OneTalk, UGM kini dapat mengakses WhatsApp, Facebook, Twitter, Telegram, dan Instagram di dashboard yang sama. Ini berarti semua pesan, termasuk pesan langsung dan komentar, yang diterimanya di akun channel-channel tersebut ditempatkan secara terpusat. Fitur ini juga akan mencegah adanya pesan yang terabaikan.

Sebelum menggunakan OneTalk, layanan kemahasiswaan UGM hanya ditangani oleh 1 agent dengan waktu respon rata-rata 2 hingga 3 hari. Sekarang, layanan tersebut bisa ditangani oleh 3 hingga 4 agent  dengan waktu respon rata-rata 24 jam.

Cara OneTalk Membantu UGM Menjangkau Mahasiswanya

Saat ini, Universitas Gadjah Mada sangat terbantu dengan fitur WhatsApp for SME. WhatsApp yang ditawarkan OneTalk ini dapat diakses melalui Desktop/Web. Keamanannya juga tidak perlu dikhawatirkan lagi karena semua pesan yang masuk melalui OneTalk dan WhatsApp akan dienkripsi secara otomatis.

Dengan OneTalk, UGM juga dapat membuat pesan broadcast apapun, serta mengirimkan pesan otomatis seperti, welcome and away messages, dan quick replies.

Selain mengirim pesan otomatis dan broadcast, OneTalk juga menyediakan fitur Handover Case dan Assign Case. Fitur ini memiliki tiga Assignment Rules yang sangat bermanfaat, seperti:

Cara OneTalk Membantu UGM Menjangkau Mahasiswanya

Assignment Rules ini juga dapat memantau cara kerja agent dari waktu penugasan yang tercatat, dan tentu saja, Anda dapat memenuhi permintaan mahasiswa dengan melayaninya secara sistematis.

Agar proses pelayanan menjadi lebih efisien, UGM juga menggunakan fitur Take Over Case.

Berkat fitur ini, Anda dapat dengan mudah menugaskan suatu case kepada agent yang lebih ahli. Agent akan menerima case detail yang lengkap sehingga proses komunikasinya menjadi lebih cepat.

Baca juga: Ini Dia Cara Membalas Pesan Otomatis di WhatsApp

Dapatkan Layanan Omnichannel dengan OneTalk 

Sebagai lembaga pendidikan dengan jumlah pelajar yang banyak, Universitas Gadjah Mada membuktikan bahwa OneTalk telah membantunya melayani ribuan mahasiswa dari berbagai channel. Mulai dari pendaftaran hingga kemahasiswaan di kampus.

OneTalk juga dapat membantu bisnis Anda memberikan pengalaman layanan pelanggan terbaik dan meningkatkan efisiensi tim Anda. Selain fitur-fitur yang dimanfaatkan UGM di atas, Anda juga bisa mendapatkan berbagai fitur lainnya yang ditawarkan OneTalk.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, maksimalkan layanan bisnis Anda dan berikan pengalaman pelanggan yang berkesan dengan OneTalk by TapTalk.io sekarang!

Anda dapat menghubungi agent kami di sini untuk mengobrol lebih lanjut.

Bisa berkomunikasi dengan pelanggan sangatlah penting bagi pemilik Small to Medium Enterprises. Namun, channel komunikasi apa yang tepat?

Dengan 2 miliar pengguna aktif bulanan, WhatsApp menjadi platform yang tepat untuk pemilik bisnis kecil yang ingin berkomunikasi dengan pelanggan mereka. 

multi user

Pada tahun 2018, aplikasi ini secara khusus menciptakan WhatsApp Business untuk para pemilik usaha kecil. Dengan WhatsApp Business, mereka dapat terhubung dengan pelanggan dan memiliki customer service yang lebih personal.

Apa Itu WhatsApp Business?

WhatsApp Business adalah aplikasi perpesanan gratis yang dibuat dengan mempertimbangkan para pemilik usaha kecil.

Dengan WhatsApp Business, brand bisa membuat profil bisnis dan membangun kepercayaan di antara pelanggannya. Mereka juga bisa membagikan informasi kontak dan jam operasionalnya. 

Meskipun memiliki tampilan yang serupa dengan WhatsApp biasa, WhatsApp Business memiliki fitur yang lebih menarik.

Sebenarnya, WhatsApp memiliki dua produk utama untuk bisnis: WhatsApp Business for SME dan WhatsApp Business API. Perbedaan dari dua produk ini adalah proses pembuatan akunnya.

Untuk membuat akun WhatsApp Business, Anda hanya membutuhkan nomor handphone, sedangkan WhatsApp Business API membutuhkan beberapa dokumen yang legal, seperti SIUP dan NPWP. Selain itu, akun WhatsApp Business API Anda membutuhkan ID Bisnis Manager Facebook untuk bisa diverifikasi.

Fitur Utama dari WhatsApp Business

WhatsApp Business memiliki berbagai fitur yang dapat membantu bisnis Anda tetap berhubungan dengan pelanggan yang sudah ada, dan mengelola penjualan. Berikut ini terdapat beberapa pemanfaatan fitur WhatsApp Business yang bisa Anda lakukan

1. Quick reply dan pesan otomatis

Aplikasi ini memudahkan pengaturan pesan otomatis untuk dikirim ke pelanggan. Misalnya, Anda dapat mengirimi mereka pesan ucapan terima kasih atau selamat datang ketika mereka mulai mengirim pesan, atau mengirimi mereka tautan ke produk yang paling populer.

Anda juga dapat mengatur 'quick reply', yang memungkinkan Anda untuk menjawab FAQ seperti 'berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk mengirimkan?' tanpa harus menjawab satu per satu pelanggan yang mempunyai pertanyaan yang sama.

Dengan menggunakan pesan otomatis dan balasan cepat, layanan Anda dapat dipastikan selalu aktif bahkan di luar jam operasional Anda.

Baca juga: Ini Dia 7 Keuntungan Menggunakan Chatbot

2. Mengatur profil toko

Menyiapkan profil adalah salah satu cara untuk meningkatkan citra brand di WhatsApp. Profil Anda dapat menyertakan informasi penting, seperti:

WhatsApp Business juga memungkinkan Anda mengatur katalog toko untuk menampilkan semua produk atau layanan bisnis. Anda dapat menyertakan detail semua produk Anda, seperti harga, deskripsi, gambar, dan kode produk.

3. Melabeli atau menandai pelanggan 

Aplikasi ini memiliki fitur yang memungkinkan Anda untuk menambahkan label ke pelanggan. Dengan demikian, mengidentifikasi pelanggan menjadi lebih murah. Anda bisa tahu apakah mereka pelanggan baru, perlu membayar Anda, atau menunggu pengiriman produk Anda.

Sama seperti fitur WhatsApp biasa, WhatsApp Business juga dapat mengetahui kapan sebuah pesan telah terkirim dan dibaca.

WhatsApp Business Multi User

Meskipun memiliki banyak fitur yang menarik, sayangnya WhatsApp Business hanya bisa diakses melalui satu perangkat dengan satu pengguna. Atau, pemilik bisnis menggunakan aplikasi ini di dua perangkat dengan cara menghubungkan handphone mereka ke WhatsApp Web atau WhatsApp Desktop.

Namun, di bawah program beta baru, WhatsApp telah memperluas batas aksesnya. Untuk menggunakan fitur ini, Anda harus bergabung atau ikut serta dalam program multi-device beta.

Ketika Anda bergabung dengan program tersebut, Anda bisa menggunakan WhatsApp Business di empat perangkat tambahan sekaligus. Dan semua pesan, media, atau panggilan Anda di empat perangkat tersebut dienkripsi end-to-end.

Cara untuk bergabung dengan program multi-device beta sangatlah mudah. Pertama, pastikan telah memperbarui WhatsApp di perangkat Anda ke versi terbaru. 

Setelah bergabung dengan multi-perangkat beta, Anda harus menautkan kembali perangkat pendamping Anda.

Untuk pengguna Android:

Untuk pengguna iPhone:

Setelah Anda bergabung dengan program beta, sambungkan perangkat lainnya ke handphone Anda. Setelah itu, agent Anda baru bisa mengakses WhatsApp Business di perangkat tambahan.

Menggunakan WhatsApp Business dengan banyak pengguna memang nyaman untuk bisnis kecil, tetapi ini hanya solusi sementara. 

Saat bisnis sudah berkembang, Anda akan segera menghadapi masalah dengan menggunakan perangkat yang ditautkan seperti:

Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, penyedia layanan omnichannel, seperti OneTalk bisa menjadi solusi yang tepat.

Baca juga: Desain Chat Menarik untuk Bangun Kepercayaan Pelanggan

Mengakses WhatsApp dengan OneTalk

OneTalk by TapTalk bisa membantu bisnis terhubung dengan mengintegrasi WhatsApp ke dasbornya. Dengan aplikasi omnichannel ini, Anda bisa mendapatkan notifikasi real-time, mengirim file dan dokumen, dan mengirim pesan welcome & away.

Selain itu, OneTalk juga memungkinkan akses oleh multiple agents dalam saat yang bersamaan dan mengirim pesan Quick Reply seperti di WhatsApp Business. Anda bahkan dapat berbagi kerjaan atau menugasi beberapa agent karena OneTalk memungkinkan Anda memiliki beberapa admin di satu nomor.

Tidak hanya menawarkan WhatsApp for SME, OneTalk juga menyediakan WhatsApp Business API. Bedanya adalah WhatsApp Business API lebih dikhususkan ke perusahaan dengan skala yang lebih besar. 

WhatsApp Business API juga memiliki tampilan yang lebih kredibel dengan logo centang hijaunya, tetapi Anda juga perlu mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk menggunakan WhatsApp ini.

Dengan OneTalk, Anda juga bisa menggunakan fitur Broadcast Message dengan mudah. Fitur ini memungkinkan Anda mengirim pesan ke beberapa penerima sekaligus. Namun, perlu diingat bahwa WhatsApp ingin melindungi pengguna dari spamming di platform mereka. Oleh karena itu, pesan broadcast yang Anda kirim hanya dapat menjangkau pengguna yang menyimpan nomor WhatsApp Business Anda di Kontak mereka.

Mulai Kelola WhatsApp Business dengan Multi-Agent

Siap untuk memulai dengan WhatsApp Business for SME atau WhatsApp Business API? Dengan OneTalk, Anda bisa langsung menggunakan WhatsApp Business dengan banyak agent setelah mendaftar.

Jika Anda tertarik dengan layanan kami dan ingin mengetahui lebih lanjut, Anda bisa melihat detail lebih lanjut untuk mengetahui fitur, harga, atau hubungi agent kami di sini.

Baca juga: Balas Pesan Pelanggan Gak Usah Pakai Mimin, Pakai Chatbot Aja!

Has your business been uninteresting lately?

It is possible that your business becomes less attractive to customers. To bring the glory back to how it used to be, you can consider using a major solution.

Omnichannel for retail businesses is starting to become a trend everywhere. And a lot of research proves its positive impact.

6 Signs That Your Business Needs Omnichannel

Until now, there has been no business breakthrough with the potential for major transformation since the emergence of cash registers and price tags. Omnichannel is one of the breakthroughs that pioneers business solutions.

An omnichannel strategy combines multiple channels that businesses can use to engage consumers and connect with them more efficiently. For example, in addition to owning a physical store, businesses can use social media, online inventory systems, or e-commerce options on their websites to enhance their business and consumer experience.

Research by Deloitte shows that omnichannel customers spent 208 percent more to buy gifts than customers who shop in stores. It would certainly be fair to attribute this increased spending to a greater source of information and reviews about online shopping, all of which help increase consumer confidence in the products they consider buying.

Therefore, omnichannel is an important aspect of the retail world and other industries. Keep scrolling to check out the 6 signs that your business needs omnichannel and how omnichannel can help.

6 Signs Your Business Needs an Omnichannel

6 Signs Your Business Needs an Omnichannel

1. Duplicate or Separate Inventory System

The most basic indication that your business needs an omnichannel is the inventory system. If your company maintains two separate and sometimes duplicate product inventories, one for direct store distribution and the other for e-commerce orders.

Holding multiple inventories can result in stockouts, delays, and increased costs due to the required transfer between two inventories, in addition to increasing overall inventory investment. If your unsold items become stranded in one channel while they may have been sold in another, this technique can usually increase price markdowns/price waivers.

Furthermore, if you move merchandise from one DC to another, you will incur additional handling and shipping costs, as well as an increased risk of product damage.

2. Price Difference Between Store And E-Commerce

As the distinction between online and offline purchases becomes unclear, having different prices for the same item offered online and in stores will only add to the confusion.

For example, if you are holding a discount in e-commerce for product A, while the prices in the direct store remain normal.

Having a bad experience with a store that has a lot of pricing issues can lead to lost sales and dissatisfied consumers.

3. Payment Inflexibility

Payment flexibility and the ability to pay across channels are critical to omnichannel transparency and success. Retailers will provide a more unified customer experience if they provide multiple payment methods and maintain consistency for online and in-store payment methods.

If there is no flexible and consistent payment method, whether in-store or e-commerce, consumers will be confused and frustrated. That's why this is a sign your business is starting to need an omnichannel solution.

4. Variety of Different Products

Another warning sign of omnichannel need is when you're not selling the same products online as in-store. It's annoying, especially in the fashion and retail industries when someone looks at an outfit online and then goes to the store to try it on only to find out that the item isn't available.

To avoid a wasted and troublesome customer journey, it is very important to ensure that the consumer no longer has the wrong assumption that the product he sees in e-commerce is available in the store.

5. Bad Store Inventory

Other than double or separate inventory, you need to consider one more thing regarding this inventory. Which is.. store inventory or on-site inventory. 

This includes available stock in your physical store. Pay attention to the amount of stock in the store, the storage space for the stock, the cost required to put the product there, the placement of the product in the storage space, and how to get it out.

You also need to pay attention to proper knowledge of the stock you have, are you using a placement system or is it all done manually? How much theft, damage, or obsolescence is caused by various hoarding tactics in stores? How much does more inventory cost in your store in terms of employees, space, and inventory investment?

Everything about this store inventory has to do with how much you need omnichannel. If the answers to the questions and things to watch out for above are worrying, then there's even more reason to use omnichannel.

6. Big Store Size

Can you explain why your business is this big if someone asks? Have you ever wondered if it is possible to reduce your store footprint and still drive higher “sales per square meter” numbers for your business? An omnichannel strategy allows you to reduce your store size and inventory investment, while still increasing your internal rate of return on invested capital. So, if your store size seems overwhelming or difficult to manage, it's time to reassess your needs.

If you see some of these 6 signs in the quick overview of your business, it might be time to get a team together to deploy an omnichannel solution.

All aspects and signs here vary from company to company, situation to situation, and there are exceptions in each case. Store location, product value, and shipping frequency/cost of transportation can all play a role in making the right decision for your business.

The key to the success of this process is, firstly, implementing a complete omnichannel logistics network strategy to help you measure, optimize and refine your strategy before it is implemented.

Also read: Why You Should Invest On Communication Platform

To make it easier, let's take a look at how omnichannel can help your business below.

How Can Omnichannel Help Your Business?

So, what happens after you check for important signs that your business needs omnichannel? Check again what omnichannel can do for your business. Here are ways how omnichannel can help your business.

1. Consistency

Omnichannel that integrates various communication channels into one dashboard can improve agent performance and maintain communication consistency. No more miscommunication due to poor communication management. With OneTak by TapTalk.io for example, the All-in-one inbox system will ensure all messages received across multiple channels are integrated in one dashboard.

Promotional materials can also be provided more easily through messenger applications such as WhatsApp with the Broadcast Message feature. No more sending messages manually, now you can send messages to multiple customers in less than 5 minutes.

Also read: Aware About WhatsApp Broadcast Limit to Avoid Getting Banned

2. Simplify Delivery Process

Due to consistent and smooth communication, shipment management will be simpler and come from 1 channel. Especially if your omnichannel is supported by an AI (artificial intelligence) chatbot that can group chats and forward chats for the division in question.

3. More Credible Brand Identity

Have you ever felt that a verified business would have more credibility? Just like an account with a blue tick on Instagram, a verified business on a communication channel will certainly be more trusted. With OneTalk, getting the green badge on WhatsApp is even easier. The result? Your business becomes more credible and trusted by consumers.

Also read: Verification WhatsApp for Business to Build Trust with Customer

4. Reduce Repetition With Chatbot FAQs

Omnichannel can reduce repetition by using chatbot FAQs. Not only answering questions that are often asked by customers, but this chatbot can also direct customers to the relevant division if the FAQ still doesn't answer their needs.

5. Facilitate Message Distribution To Different Divisions

Reduce repetition and ineffective customer journeys with the Assign Topic Chatbot. Using a chatbot, customers will be directly directed to the division concerned so that problem solving becomes faster and more efficient.

Use Omnichannel from OneTalk For Better Business Strategy

After seeing all 6 signs that your business needs omnichannel, have you decided whether omnichannel is the right solution for your business?

Of course, you have to adjust your business and the benefits of omnichannel before making a decision. And for that, OneTalk is here to convince you. From customer journey solutions to customer service, OneTalk can help you in many aspects.

Contact our agents to find out more about how OneTalk is a multi-industry solution.

Apakah bisnis Anda menjadi sepi akhir-akhir ini? 

Bisa jadi, bisnis menjadi kurang menarik bagi pelanggan. Untuk mengembalikan kembali kesuksesan seperti dulu, Anda dapat menentukan seberapa penting bisnis menggunakan solusi omnichannel.

Bisnis Lagi Sepi? Ini 6 Tanda Bisnis Butuh Omnichannel

Bukan hanya desas-desus, omnichannel untuk bisnis retail mulai menjadi tren di mana-mana. Dan banyak riset yang membuktikan dampak positifnya. 

Hingga kini, belum terlihat terobosan bisnis dengan potensi transformasi besar sejak kemunculan mesin kasir dan label harga. Omnichannel menjadi salah satu terobosan yang menjadi pioner solusi bisnis.

Strategi omnichannel menggabungkan berbagai saluran yang dapat digunakan bisnis untuk melibatkan konsumen dan terhubung dengan mereka secara lebih efisien. Misalnya, selain memiliki toko fisik, bisnis dapat menggunakan media sosial, sistem inventaris online, atau meluncurkan opsi e-commerce di situs web mereka untuk meningkatkan bisnis dan pengalaman konsumen.

Survei Deloitte menunjukkan bahwa pelanggan omnichannel menghabiskan 208 persen lebih banyak untuk membeli hadiah daripada pelanggan yang berbelanja di dalam toko. Tentu akan lebih adil untuk menghubungkan peningkatan pembelanjaan ini dengan ketersediaan informasi dan ulasan yang lebih besar seputar belanja online, yang semuanya membantu meningkatkan kepercayaan konsumen pada produk yang mereka pertimbangkan.

Maka dari itu, omnichannel menjadi aspek yang penting di dunia retail maupun industri lainnya. Baca 6 tanda bisnis butuh omnichannel dan bagaimana cara omnichannel dapat membantu.

6 Tanda Penting Bisnis Anda Membutuhkan Omnichannel

6 Tanda Penting Bisnis Anda Membutuhkan Omnichannel

1. Sistem Inventaris Duplikat atau Terpisah

Indikasi yang paling mendasar yang menandakan bisnis Anda membutuhkan omnichannel adalah sistem inventaris. Jika perusahaan Anda menyimpan dua inventaris produk yang terpisah dan terkadang duplikat, satu untuk distribusi toko langsung dan yang lainnya untuk pesanan e-commerce.

Menyimpan beberapa inventaris dapat mengakibatkan kehabisan stok, penundaan, dan biaya karena transfer yang diperlukan antara dua inventaris, selain meningkatkan investasi inventaris secara keseluruhan. Jika barang Anda yang tidak terjual menjadi terdampar di satu saluran saat mungkin telah dijual di saluran lain, teknik ini biasanya dapat mengakibatkan peningkatan penurunan harga/pembebasan harga.

Selanjutnya, jika Anda memindahkan barang dagangan dari satu DC ke DC lainnya, Anda akan dikenakan biaya penanganan dan pengiriman tambahan, serta peningkatan risiko kerusakan produk.

2. Perbedaan Harga antara Toko dan E-Commerce

Karena perbedaan antara pembelian online dan offline menjadi tidak jelas, memiliki harga yang berbeda untuk barang yang sama yang ditawarkan secara online dan di toko hanya akan menambah kebingungan.

Misal jika Anda sedang mengadakan diskon di e-commerce untuk produk A, sementara harga di toko langsung tetap normal.

Memiliki pengalaman buruk dengan toko yang memiliki banyak masalah harga dapat menyebabkan hilangnya penjualan dan konsumen yang tidak puas.

3. Pilihan Metode Pembayaran yang Tidak Konsisten

Fleksibilitas pembayaran dan kemampuan untuk membayar di seluruh saluran sangat penting untuk transparansi dan kesuksesan omnichannel. Penjual retail akan menyajikan pengalaman pelanggan yang lebih terpadu jika menyediakan berbagai jenis metode pembayaran dan menjaga konsistensi untuk metode pembayaran online dan di toko. 

Jika tidak ada metode pembayaran yang fleksibel dan konsisten, baik di toko ataupun  e-commerce, konsumen akan bingung dan frustasi. Itulah mengapa ini merupakan salah satu tanda bisnis Anda mulai membutuhkan solusi omnichannel.

4. Ragam Produk Berbeda

Tanda peringatan kebutuhan omnichannel lainnya adalah ketika Anda tidak menjual produk yang sama secara online seperti yang ada di dalam toko. Hal sangat menjengkelkan, terutama di industri fashion dan retail ketika seseorang melihat pakaian online dan kemudian pergi ke toko untuk mencobanya hanya untuk mengetahui bahwa item tersebut tidak tersedia.

Untuk menghindari customer journey yang sia-sia dan merepotkan, sangat penting untuk memastikan bahwa konsumen tidak perlu lagi salah asumsi bahwa produk yang ia lihat di e-commerce tersedia di toko.

5. Inventaris Toko Yang Buruk

Jika ada nomor 1 Anda memiliki sistem inventaris double atau terpisah antara toko dan e-commerce saatnya Anda mempertanyakan hal lainnya, yaitu inventaris toko. 

Hal ini termasuk stok yang tersedia di dalam toko fisik Anda. Perhatikan jumlah stok di toko, ruang penyimpanan untuk stok, biaya yang dibutuhkan untuk meletakkan produk di sana, penempatan produk di ruang penyimpanan dan bagaimana mengeluarkannya.

Anda juga perlu memperhatikan pengetahuan yang layak mengenai stok yang Anda miliki dan apakah Anda menggunakan sistem penempatan atau semuanya dilakukan secara manual? Berapa banyak pencurian, kerusakan, atau keusangan yang disebabkan oleh berbagai taktik penimbunan di toko? Berapa biaya lebih banyak persediaan di toko Anda dalam hal karyawan, ruang, dan investasi persediaan?

Semua hal yang bersangkutan mengenai inventaris toko ini berhubungan dengan seberapa Anda butuh omnichannel. Jika jawaban dari pertanyaan-pertanyaan dan hal yang harus diperhatikan di atas mengkhawatirkan, maka bertambah lagi alasan Anda menggunakan omnichannel.

6. Ukuran Toko yang Terlalu Besar

Bisakah Anda menjelaskan mengapa bisnis Anda sebesar ini jika seseorang bertanya? Pernahkah Anda bertanya-tanya apakah mungkin untuk mengurangi jejak toko Anda dan tetap mendorong angka “penjualan per meter persegi” yang lebih tinggi untuk bisnis Anda? Strategi omnichannel memungkinkan Anda mengurangi ukuran toko dan investasi inventaris, dan tetap meningkatkan tingkat pengembalian internal atas modal yang diinvestasikan. Jadi, jika ukuran toko Anda tampak berlebihan atau sulit dikelola, inilah saatnya untuk menilai kembali kebutuhan Anda.

Jika Anda melihat beberapa dari 6 tanda ini dalam tinjauan singkat tentang bisnis Anda, mungkin ini saatnya untuk mengumpulkan tim untuk menggunakan solusi omnichannel.

Semua aspek dan tanda yang ada di sini bervariasi dari perusahaan ke perusahaan, situasi ke situasi, dan ada pengecualian dalam setiap kasus. Lokasi toko, nilai produk dan frekuensi/biaya pengiriman transportasi semuanya dapat berperan dalam menentukan keputusan yang tepat untuk bisnis Anda. 

Kunci keberhasilan proses ini adalah, pertama, melakukan strategi jaringan logistik omnichannel yang lengkap untuk membantu Anda mengukur, mengoptimalkan, dan menyempurnakan strategi Anda sebelum diterapkan.

Untuk memperluas pertimbangan Anda, mari lihat cara omnichannel dapat membantu bisnis Anda di bawah ini.

Bagaimana Omnichannel dapat Membantu Bisnis Anda?

Lalu, apa yang terjadi setelah Anda mengecek tanda-tanda penting bisnis membutuhkan omnichannel? Cek lagi apa yang dapat dilakukan omnichannel kepada bisnis Anda. Berikut adalah cara-cara bagaimana omnichannel dapat membantu bisnis Anda.

1. Konsistensi Komunikasi

Omnichannel yang menyatukan berbagai saluran komunikasi menjadi satu dasbor dapat meningkatkan kinerja agent dan menjaga konsistensi komunikasi. Tidak ada lagi miskomunikasi karena manajemen komunikasi yang buruk. Dengan OneTak by TapTalk.io misalnya. Sistem All-in-one inbox akan memastikan semua pesan yang diterima di berbagai channel disatukan dalam satu dasbor.

Materi promosi juga dapat diberikan dengan lebih mudah lewat aplikasi messenger seperti WhatsApp dengan fitur Broadcast Message. Tidak perlu lagi mengirim pesan secara manual dan kirim pesan ke banyak customer kurang dari 5 menit.

2. Menyederhanakan Proses Pengiriman Barang

Karena komunikasi yang konsisten dan lancar, manajemen pengiriman barang akan menjadi lebih sederhana dan berasal dari 1 channel. Apalagi jika omnichannel Anda didukung oleh AI (artificial intelligence) chatbot yang bisa mengelompokkan chat dan menyeleksi kategori chat kepada divisi yang bersangkutan.

Baca juga: Ini Dia 7 Keuntungan Menggunakan Chatbot

3. Identitas Brand yang Lebih Kredibel

Pernahkah Anda merasa bahwa bisnis yang terverifikasi akan memiliki banyak peminat? Sama seperti sebuah akun yang bercentang biru di Instagram, bisnis yang terverifikasi di saluran komunikasi tentu akan lebih dipercaya dan memiliki banyak peminat. Dengan OneTalk, mendapatkan green badge di WhatsApp menjadi lebih mudah. Hasilnya? Bisnis Anda menjadi lebih kredibel dan dipercaya oleh konsumen.

4. Mengurangi Repetisi dengan FAQ Chatbot

Omnichannel dapat mengurangi pengulangan dengan menggunakan chatbot FAQ. Tidak hanya menjawab pertanyaan yang seringkali dipertanyakan pelanggan, chatbot ini juga dapat mengarahkan pelanggan kepada divisi bersangkutan jika FAQ masih belum menjawab kebutuhan mereka.

5. Mempermudah Distribusi Pesan kepada Divisi Berbeda

Mengurangi pengulangan dan perjalanan pelanggan yang tidak efektif dengan Assign Topic Chatbot. Menggunakan chatbot, pelanggan akan dapat langsung diarahkan kepada divisi yang bersangkutan agar penyelesaian masalah menjadi lebih cepat dan efisien.

Baca juga: Omnichannel Solusi Notifikasi Pelanggan Lebih Mudah & Murah

Gunakan Omnichannel dari OneTalk untuk Strategi Bisnis yang Lebih Baik

Setelah melihat tanda-tanda bisnis membutuhkan omnichannel, apakah Anda sudah memutuskan apakah omnichannel solusi yang tepat untuk bisnis?

Tentu, Anda harus menyesuaikan bisnis dan keuntungan yang didapatkan dari omnichannel sebelum memutuskan. Dan untuk itulah, OneTalk hadir untuk meyakinkan Anda. Mulai dari solusi customer journey hingga customer service, OneTalk dapat membantu Anda di banyak aspek.

Hubungi agent kami untuk mengetahui lebih banyak bagaimana OneTalk menjadi solusi berbagai industri. 

What’s more important than get new customers in every chance? Yes, you got it right. It’s retained customers. 

Differ from new customers that will widen your market for once, customer retention will lead to increased revenue as existing customers return to your store. To achieve this, you will need to provide the best experience to increase customer loyalty. 

Managing customer retention is a very important part of growing a business. According to research conducted by Frederick Reichheld of Bain & Company, companies that increase customer retention by 5% can increase profits by 25-95 percent.

What is Customer Retention? Try These 7 Tips To Boost Yours!

What is Customer Retention?

Customer retention is a company's way or ability to convert existing customers into repeat customers and prevent them from switching to competitors.

Customer retention will also indicate whether your product and service quality can please them or not.

The best customer retention strategies support you to build lasting relationships with consumers. Those who are loyal to your brand will probably start telling their experience about your products and services to their loved ones.

Why is Customer Retention Important?

For many businesses, customer retention is part of Key Performance Indicator (KPI). This is due to the company's ability to retain existing customers is critical to short-term and long-term success.

Why is Customer Retention Important?

So, why is customer retention important?

Cheaper

Keeping existing customers is much cheaper than acquiring new ones. The costs of selling and marketing are usually much greater than the costs associated with ongoing customer service and satisfaction.

Customer loyalty

Loyal customers are repeat customers, meaning they are valuable. Increased customer retention can increase their chances of becoming loyal customers, repeat customers, and ultimately can increase greater profits.

Effective

It is more effective for businesses to upsell or cross-sell their customers because they have a relationship built on trust and product satisfaction.

Word of Mouth

Happy customers can often generate new customers through referrals or word of mouth.

Main Purpose of Business

Customer retention is not only an important metric, it is the main purpose of almost any business.

Also read: Customer Experience, Key for Successful Business

Must-Try Tips To Boost Customer Retention

Boosting customer retention is different for every business. You need to consider your industry, brand, and audience before choosing the right strategies to retain customers.

However, here are some of the best strategies that can be followed to boost your customer retention.

1. Provide great customer service

Here are some ways you can improve customer service.

2. Optimize the existing data

Customers want you to know their purchase history. Other relevant details also support you to provide a personalized service. To achieve this, give your team access to all the data they require to provide a personalized service.

While privacy is not taken lightly, customers are generally open to businesses tracking and storing information that helps improve the customer experience.

3. Social media is THE media

The best strategy for retaining customers is social media that engages your followers and creates a community of flavors around the brand. This means that you can share customer-generated content, respond to their comments, and their comments.

Social media like Instagram, Facebook, and Twitter can help brands reach customers, build relationships and trust.

4. Customer loyalty program

Rewarding a loyal customer is a good way to increase customer retention. Customers respect the brands who value them.

You can offer loyalty programs, discount codes, or special offers. This will motivate customers to keep buying from your business.

In addition, loyalty programs also help your business collect more detailed customer data.

5. Collect customer feedback

Customer feedback is very important in a customer retention strategy. If you want to know what works and what doesn't work for your customers, it's a good idea to get it straight from them.

Customer feedback supports a business to further personalize service and improve something lacking.

6. Improve customer support service

Offering a live chat or help desk feature can provide faster customer support.

Fast reply can increase customer satisfaction. You can also provide an estimate of the time it will take to solve their problem. Customers are more willing to wait if they know you are actively working towards a solution.

7. Keep your customers updated with your business

Keep customers informed of your brand's latest products and launches. Remember, your customers are not telepaths who read minds.

Instead of assuming that they know your latest updates or see your latest posts, you should try to keep them connected via broadcast messages or push notifications.

Also read: Five-Step Approach To Maintain Your Business Reputation

Increase Customer Retention with Omnichannel

Increase Customer Retention with Omnichannel

Increasing customer retention and building customer loyalty is not possible overnight

However, there are many strategies you can take to increase customer retention. Worry not because all of these strategies can be solved with omnichannel.

Omnichannel is an important communication strategy for acquiring new customers and retaining existing ones.

OneTalk by TapTalk.io is an omnichannel platform that brings together all customer touch points so that your sales team can serve everyone and maintain the best possible customer relationship.

OneTalk offers various channels that you can use, such as WhatsApp, Facebook messenger, Instagram, Twitter, and Telegram. How does OneTalk help you to increase customers retention?

1. Understand customers better

Case Detail feature in OneTalk allows you to find out their shopping history, frequently used channels, and more.

This will make it easier for agents to find out how to deal with customers better.

2. Customer service can responds faster

Your agent can increase response time by using the Quick Reply Feature. This feature can make it easier for agents to reply to customers with frequently asked questions (FAQ).

You can prepare and set up message templates for these questions.

3. Solve problems faster

OneTalk has an All-in-one inbox feature. This means that all messages that come from various channels will be entered into one dashboard.

With this feature, you can navigate all messages assigning them to the appropriate agent without having to go through a lengthy process.

Also read: How Omnichannel Boost Social Media Customer Service

Conclusion

Whatever the nature of your business, the best way to retain customers is to provide an excellent customer experience across multiple channels. To contact customers across multiple channels, the most effective way is omnichannel.

This will allow you to focus on building good relationships with your customers, paying attention to their needs and preferences, and finding ways to make them feel valued.

Don't bother looking for other omnichannel service providers because our agents are always here and ready to help solve all your problems and questions. Visit Taptalk to chat with our agents.

Semua bisnis pasti ingin mendapatkan pelanggan baru. Namun, apakah Anda tahu apa yang lebih penting? Jawabannya adalah mempertahankan pelanggan yang sudah ada atau retensi pelanggan atau customer retention.

Retensi pelanggan akan mendorong peningkatan pendapatan karena pelanggan lama kembali berbelanja di toko Anda. Namun, untuk mendapatkannya perlu memberikan pengalaman terbaik untuk meningkatkan loyalitas pelanggan.

Mengelola retensi pelanggan adalah bagian yang sangat penting dalam mengembangkan bisnis. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Frederick Reichheld dari Bain & Company, perusahaan yang meningkatkan retensi pelanggan sebesar 5% dapat meningkatkan keuntungan sebesar 25-95 persen.

7 Tips Meningkatkan Retensi Pelanggan yang Wajib Dicoba

Apa itu Retensi Pelanggan?

Retensi pelanggan adalah cara atau kemampuan perusahaan untuk mengubah pelanggan menjadi pembeli berulang dan mencegah mereka beralih ke kompetitor. 

Retensi pelanggan juga akan menunjukkan apakah produk dan kualitas layanan dapat menyenangkan mereka atau tidak. 

Strategi retensi pelanggan terbaik memungkinkan Anda untuk membentuk hubungan yang langgeng dengan konsumen. Mereka yang setia dengan brand Anda mungkin akan mulai menceritakan produk dan layanan Anda ke teman-temannya.

Mengapa Retensi Pelanggan Penting?

Bagi banyak bisnis, retensi pelanggan adalah KPI (Key Performance Indicator) utama. Hal ini dikarenakan kemampuan perusahaan untuk mempertahankan pelanggan yang sudah ada, sangat penting untuk kesuksesan jangka pendek dan jangka panjang

Beberapa alasan utamanya adalah sebagai berikut:

Mengapa Retensi Pelanggan Penting?

Strategi untuk Meningkatkan Retensi Pelanggan

Cara meningkatkan retensi pelanggan akan berbeda untuk setiap bisnis. Anda perlu mempertimbangkan industri, brand, dan audiens Anda sebelum menggunakan cara yang tepat untuk mempertahankan pelanggan.

Namun, berikut ini ada beberapa strategi terbaik yang dapat diikuti untuk meningkatkan retensi pelanggan.

1. Menawarkan customer service yang bagus

Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan layanan pelanggan.

Baca juga: 10 Template Pesan Customer Service untuk Tingkatkan Pelayanan

2. Gunakan data yang telah dikumpulkan

Pelanggan ingin Anda mengetahui riwayat pembelian mereka. Detail relevan lainnya juga memungkinkan Anda memberikan layanan yang dipersonalisasi.

Untuk mencapai ini, berikan tim Anda akses ke semua data yang mereka butuhkan untuk memberikan layanan yang dipersonalisasi. 

Meskipun privasi tidak boleh dianggap enteng, pembeli umumnya terbuka untuk bisnis yang melacak dan menyimpan informasi yang membantu meningkatkan pengalaman pelanggan.

3. Gunakan media sosial

Strategi terbaik untuk mempertahankan pelanggan adalah media sosial yang melibatkan follower Anda dan menciptakan rasa komunitas di sekitar brand. Artinya, Anda bisa share konten yang dibuat pelanggan, menanggapi komentar mereka, dan mengomentari posting mereka.

Media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Twitter dapat membantu brand menjangkau pelanggan, membangun hubungan dan kepercayaan.

Baca juga: Pentingnya Omnichannel untuk Sosial Media Customer Service

4. Mendorong loyalitas

Menghargai loyalitas pelanggan adalah cara yang baik untuk meningkatkan customer retention. Pelanggan lebih suka ketika brand menghargai mereka. 

Anda bisa menawarkan program loyalitas, kode diskon, atau penawaran khusus. Ini akan memotivasi pelanggan untuk terus membeli dari bisnis Anda.

Selain itu, program loyalitas juga membantu perusahaan Anda mengumpulkan data pelanggan yang lebih detail

5. Kumpulkan feedback customer 

Feedback customer sangatlah penting dalam strategi retensi pelanggan. Jika Anda ingin tahu apa yang berhasil dan tidak untuk pelanggan Anda, ada baiknya Anda mendengarnya langsung dari mulut mereka.

Mengumpulkan feedback dari pelanggan memungkinkan sebuah bisnis untuk lebih mempersonalisasi pelayanan dan memperbaiki sesuatu yang kurang.

6. Meningkatkan layanan dukungan pelanggan

Menawarkan fitur live chat atau helpdesk dapat memberikan customer support yang lebih cepat.

Balasan yang cepat dapat meningkatkan tingkat kepuasaan pelanggan. Anda juga bisa memberikan perkiraan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah mereka. Pelanggan lebih bersedia menunggu jika mereka tahu Anda secara aktif bekerja menuju solusi. 

7. Berikan informasi terbaru bisnis Anda kepada pelanggan 

Buat pelanggan tetap mengetahui produk dan launching terbaru brand Anda. Ingat, pelanggan Anda tidak bisa membaca pikiran.

Daripada berasumsi bahwa mereka mengetahui pembaruan terbaru Anda atau melihat postingan terbaru Anda, Anda juga perlu berusaha untuk menjaga mereka tetap terhubung melalui pesan broadcast atau push notification

Meningkatkan Retensi Pelanggan dengan Omnichannel

Meningkatkan retensi pelanggan dan membangun loyalitas pelanggan tidak mungkin terjadi dalam satu malam

Namun, ada banyak strategi yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan retensi pelanggan. Semua strategi ini dapat diselesaikan dengan menerapkan omnichannel.

Omnichannel adalah strategi komunikasi yang penting untuk mendapatkan pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan yang sudah ada. 

OneTalk by TapTalk adalah salah satu platform omnichannel yang mampu menyatukan semua titik kontak pelanggan sehingga tim penjualan Anda dapat melayani semua orang dan menjaga hubungan pelanggan sebaik mungkin.

Omnichannel ini menawarkan berbagai channel yang bisa Anda gunakan, seperti WhatsApp, Facebook messenger, Instagram, Twitter, dan Telegram. OneTalk memungkinkan Anda meningkatkan retensi pelanggan dengan fitur menariknya.

Meningkatkan Retensi Pelanggan dengan Omnichannel

1. Memahami customer lebih baik

OneTalk menawarkan fitur case detail yang memungkinkan Anda untuk mengetahui riwayat belanja mereka, channel yang sering digunakan, dan banyak lagi.

Hal ini akan memudahkan agent untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi customer lebih cepat dan lebih baik.

2. Mempercepat layanan pelanggan

Agent Anda dapat meningkatkan waktu respons dengan menggunakan fitur quick reply. Fitur ini dapat mempermudah agent dalam membalas pesan pelanggan yang sering ditanyakan.

Anda dapat mempersiapkan dan mengatur template jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.

3. Menyelesaikan masalah lebih cepat

OneTalk mempunyai fitur All-in-one inbox. Artinya, semua pesan yang datang dari berbagai channel akan masuk ke dalam satu dashboard.

Dengan fitur ini, Anda bisa menavigasi semua pesan yang menugaskannya ke agent yang sesuai tanpa harus melewati proses yang bertele-tele.

Kesimpulan

Apapun sifat bisnis Anda, cara terbaik untuk mempertahankan pelanggan adalah dengan memberikan pengalaman pelanggan yang sangat baik di berbagai channel. Untuk menghubungi pelanggan di berbagai channel, Anda bisa mengimplementasikan omnichannel.

Ini akan memungkinkan Anda untuk fokus membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, memperhatikan kebutuhan dan preferensi mereka, serta menemukan cara untuk membuat mereka merasa dihargai. 

Anda juga tidak perlu repot mencari penyedia layanan omnichannel lain karena agent kami selalu ada dan siap membantu menyelesaikan semua masalah dan pertanyaan yang ada. Anda hanya perlu klik di sini.

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa conversational marketing memberikan dampak positif terhadap sebuah brand. Lebih dari itu, sebenarnya conversational marketing sebenarnya sudah ada sejak lama, bahkan sebelum e-commerce ramai digunakan.

Semua yang telah menggunakan conversational marketing dalam brand mereka pasti bisa merekomendasikan efektivitas yang diberikan hal ini kepada performa brand.

Untuk itu, mari kita bahas semua tentang conversational marketing, mulai dari definisi, ciri-ciri, pentingnya conversational marketing, dan contoh conversational marketing.

Panduan Sukses Conversational Marketing di WhatsApp

Apa Itu Conversational Marketing?

Sebelum membaca lebih jauh, pahami dulu, apa sih conversational marketing itu? Conversational marketing adalah pendekatan marketing one-to-one yang digunakan perusahaan untuk mempersingkat siklus penjualan mereka, mempelajari tentang pelanggan mereka, dan menciptakan pengalaman pembelian yang lebih manusiawi.

Dari definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa percakapan antara sales di toko juga masuk ke dalam kategori conversational marketing. Ini tandanya, conversational marketing bahkan sudah ada jauh sebagai bentuk promosi yang efektif.

Ciri-Ciri Conversational Marketing

Berikut adalah beberapa karakteristik utama dari conversational marketing:

1. Terjadi secara real-time

Seperti kebanyakan percakapan yang kita lakukan saat berbicara dengan teman dan keluarga kita, conversational marketing terjadi secara langsung. Ini memastikan semua pihak terlibat dan memberikan perhatian penuh mereka.

Hal ini juga menjelaskan mengapa conversational marketing bekerja sangat baik di WhatsApp, aplikasi obrolan yang dirancang untuk pertukaran cepat dan dimaksudkan untuk mendekatkan orang satu sama lain.

2. Berpusat pada pelanggan (customer centric)

Conversational marketing didorong oleh pelanggan. Hal ini berarti bahwa sebagai bisnis, Anda harus memberikan keterlibatan yang dipersonalisasi dengan pembeli Anda – seolah-olah Anda hanya berkomunikasi dengan mereka seorang. Sentuhan dan kepedulian yang bermakna dan pribadi ini, pada gilirannya, membangun kepercayaan dan mendorong pelanggan untuk melanjutkan percakapan.

3. Alami/natural

Salah satu alasan utama sebagian besar brand beralih ke chatbot dan aplikasi perpesanan untuk conversational marketing adalah karena sifatnya yang memungkinkan dialog mengalir dan berkembang secara alami dan nyaman. Pertukaran melalui conversational marketing seharusnya tidak pernah terasa seperti di antara dua orang asing.

4. Berjalan dua arah

Tidak seperti bentuk pemasaran lain seperti iklan berbayar, conversational marketing bersifat dua arah. Semua pihak yang terlibat dapat mengangkat suara mereka kapanpun mereka mau. Hal ini berarti bahwa sebagai brand, Anda juga memberi mereka fleksibilitas untuk memimpin dan mengendalikan percakapan.

Mengapa Conversational Marketing Itu Penting?

Mengapa Conversational Marketing Itu Penting?

1. 50,7% Perusahaan Merespon Lebih Cepat dengan Bantuan Conversational Marketing

50,7% Perusahaan Merespon Lebih Cepat dengan Bantuan Conversational Marketing

Menurut laporan tahun 2021 oleh Drift, lebih dari setengah (50,7%) perusahaan yang terlibat merasa conversational marketing memungkinkan mereka untuk menjawab lebih cepat pertanyaan yang diajukan oleh pengunjung.

Bukan itu saja, lebih dari sepertiga dari mereka (36,2%) juga mengatakan bahwa mereka mampu memberikan tanggapan yang lebih manusiawi dan tulus untuk pengalaman yang lebih otentik.

2. Ekspektasi Pengguna Akan Respons Segera Meningkat

Laporan yang sama juga menunjukkan bahwa hanya dalam dua tahun terakhir saja, semakin banyak pelanggan mulai mengharapkan brand untuk memberikan tanggapan langsung atas pertanyaan mereka.

Baik itu dengan chatbots atau online live chat, persentase pengguna yang mengharapkan balasan cepat telah meningkat sejak 2019.

Hal ini berarti bahwa tidak hanya memiliki opsi obrolan yang tersedia bagi pengguna, penting untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik, tetapi juga dapat merespons mereka dengan segera.

3. 175 Juta Pesan WhatsApp Dikirim ke Akun Business Setiap Hari

175 Juta Pesan WhatsApp Dikirim ke Akun Business Setiap Hari

Menurut Meta (perusahaan induk WhatsApp), sebanyak 175 juta pesan WhatsApp dikirim ke akun bisnis setiap hari. Data ini berasal dari Oktober 2020, hanya dua tahun setelah WhatsApp Business diluncurkan.

Data ini menunjukkan penyerapan yang sangat cepat, menunjukkan popularitas conversational marketing dari brand dan efek positifnya terhadap konsumen.

Karena WhatsApp terus memperkenalkan fitur-fitur baru untuk merampingkan komunikasi, tidak diragukan lagi semakin banyak orang di seluruh dunia akan mulai mengirim pesan ke brand favorit mereka di WhatsApp.

4. Live Chat Meningkatkan Pembelian Berulang

Conversational marketing tidak hanya memfasilitasi interaksi dan meningkatkan pengalaman pembeli dengan brand, tetapi juga membantu bisnis mendorong penjualan.

Data dari Kayako menunjukkan bahwa hampir 8 dari 10 bisnis (79%) mengatakan bahwa mereka telah mengalami pertumbuhan positif dalam penjualan, pendapatan, dan loyalitas pelanggan sebagai hasil dari layanan live chat mereka.

Faktanya, sebanyak 38% konsumen mengatakan bahwa mereka lebih cenderung membeli dari brand dengan live chat daripada yang brand yang tidak memiliki layanan live chat.

Pembelian dari pelanggan setia juga merupakan faktor penyumbang besar – 51% konsumen mengatakan mereka akan kembali dan membeli dari suatu brand jika mereka memiliki live chat.

5. Pelanggan Mengharapkan Obrolan Secara Real-Time

Pelanggan Mengharapkan Obrolan Secara Real-Time

Menurut sebuah studi, 71% pelanggan mengharapkan perusahaan untuk mengobrol dengan mereka secara real-time.

Data ini menekankan pentingnya conversational marketing, yang diimplementasikan melalui aplikasi messenger, menawarkan komunikasi yang jelas dan real-time dengan pelanggan.

Hal ini tidak hanya memungkinkan mereka untuk mengajukan pertanyaan kapan pun mereka perlu, yang meningkatkan keterlibatan, tetapi juga secara tidak langsung meningkatkan pengalaman dan kepuasan pelanggan secara keseluruhan.

6. Konsumen Paling Frustasi dengan User Experience yang Buruk di Live Chat

Baik itu Facebook Messenger, obrolan melalui widget live chat WhatsApp di situs web Anda, atau alat conversational marketing lainnya, menawarkan dukungan live chat bukan berarti Anda sudah melakukannya dengan benar.

38% konsumen yang berpengalaman dengan live chat tools merasa frustasi karena pengalaman pengguna atau user experience  yang buruk. Meskipun bukan mayoritas, jumlah itu masih cukup signifikan bagi brand untuk mulai menawarkan solusi yang lebih baik.

Beberapa keluhan utama dari pengguna termasuk tidak tersedianya dukungan live chat meskipun indikasi menunjukkan bahwa itu tersedia, terputus di tengah obrolan, dan hambatan besar yang terlibat dalam memulai obrolan (seperti harus mengisi formulir sebelum mengobrol ).

7. Chatbot Dapat Membantu Menghemat Waktu

Jika Anda menggunakan chatbot sebagai bagian dari strategi conversational marketing Anda, pada dasarnya Anda membantu agent Anda menghemat banyak waktu. Semua bagian yang bisa dilakukan dengan proses otomatis akan dilakukan oleh AI tanpa membuang waktu agent Anda.

Baca juga: Ini Dia 7 Keuntungan Menggunakan Chatbot

Cara Mempraktekkan Conversational Marketing

Untuk mempraktekkan conversational marketing, Anda dapat mengikuti beberapa tips di bawah ini.

1. Keep It Short and Simple

Hindari mengisi obrolan WhatsApp dengan pelanggan Anda dengan kalimat bertele-tele dan yang pasti jangan spam mereka. Kedua hal ini berisiko menyebabkan kesalahpahaman, menimbulkan konflik, dan berpotensi kehilangan pelanggan.

2. Gunakan Fitur WhatsApp Seoptimal Mungkin

Dari pesan interaktif WhatsApp Business hingga alat multimedia, ada banyak sekali fitur di WhatsApp yang dapat Anda masukkan ke dalam strategi conversational marketing Anda.

Misalnya, tombol CTA dan balas cepat (yang hanya tersedia untuk pengguna WhatsApp Business API) mendorong keterlibatan dengan menyediakan opsi pengiriman pesan yang mudah dan nyaman.

Kemungkinan untuk melampirkan file media ke obrolan WhatsApp Anda dengan pembeli juga membantu menjaga percakapan tetap segar dan menghibur.

3. Personalisasikan Pesan Anda

Dengan conversational marketing, Anda ingin membuat pelanggan Anda merasa nyaman. Jadi saat menyapa mereka di WhatsApp, panggil mereka menggunakan nama mereka.

Menyebut mereka "Pak" atau "Ibu" atau bahkan menggunakan salam membuat percakapan menjadi sangat formal dan segera membuat jarak antara Anda dan pelanggan.

Sebagai nilai plus, personalisasi juga menunjukkan kepercayaan dan kenyamanan dari brand Anda.

Sejalan dengan itu, Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk memberi nama chatbot Anda karena membuat pertukaran menjadi lebih pribadi. Jika Anda memiliki agen manusia yang menghadiri pesan masuk WhatsApp Anda, mereka juga dapat memperkenalkan diri mereka dengan nama asli (atau palsu) mereka.

Baca juga: 10 Template Pesan Customer Service untuk Tingkatkan Pelayanan

Contoh Conversational marketing

Masih bingung apa yang harus diucapkan ke pelanggan? Beberapa contoh conversational marketing di bawah ini mungkin dapat membantu Anda

1. Sephora - Visual Artist

Contoh Conversational marketing: Sephora
source: http://www.pamper.my/news/beauty/makeup/sephoras-virtual-artist-app-now-lets-try-eyeshadows-eyeliners/

Retailer kecantikan kelas atas meningkatkan permainan pasarnya dengan memperkenalkan fitur Sephora Virtual Artist di bot Facebook Messenger mereka.

Fungsionalitas AR yang inovatif ini memungkinkan pelanggan brand untuk "mencoba" riasan dengan mengunggah selfie mereka dan menerapkan berbagai warna lipstik, eyeshadow, dan bulu mata palsu.

Selain menyenangkan dan memudahkan pelanggan untuk berbagi foto makeover mereka dengan teman-teman untuk mendapatkan umpan balik yang berharga atau menambahkannya ke Stories Facebook, Virtual Artist menawarkan sesuatu yang jauh lebih penting – pengalaman mencoba sebelum membeli tanpa harus mengunjungi sebuah toko fisik.

Yang lebih lagi, setelah calon pembeli membuat keputusan pembelian mereka, mereka dapat memesan produk yang mereka inginkan langsung dari thread, yang juga merampingkan dan meningkatkan perjalanan pelanggan. Sephora Assistant, bot Messenger serupa untuk pemesanan makeover di salah satu tokonya, bahkan menyumbang peningkatan tingkat konversi hingga 11%.

2. Domino - AnyWare

Contoh Conversational marketing: Domino
source: https://anyware.dominos.com/

Dengan AnyWare, Anda dapat memesan item favorit Anda dari menu mereka melalui sejumlah opsi yang tersedia – Google Home, Alexa, Slack, Facebook Messenger, Twitter, atau bahkan Smart TV. Keserbagunaan dan kelimpahan saluran komunikasi yang berbeda ini adalah sesuatu yang sangat penting bagi pelanggan pemilih saat ini, dan Domino melakukan segalanya untuk memenuhi preferensi pelanggannya.

Sekali lagi, personalisasi dan pemahaman mendalam tentang kebutuhan pelanggan adalah apa yang membantu Domino membangun loyalitas sehingga memastikan bahwa kliennya akan kembali mengetahui bahwa mereka dapat dengan mudah menyusun ulang item favorit mereka dari menu dengan satu klik, tweet, atau kata, serta melacak pesanan mereka dan melihat kapan pesanan akan dikirimkan.

Conversational Marketing Jadi Lebih Mudah dengan OneTalk 

Praktik conversational marketing tentu dapat lebih mudah dengan menggunakan omnichannel messaging platform, OneTalk by TapTalk.io. OneTalk dapat membantu Anda mempersonalisasi konten marketing dan tentunya mempermudah perjalanan pelanggan.

Advance Broadcast bisa menjadi jawaban untuk semua pesan broadcast Anda. Ingin mempersonalisasikan pesan broadcast Anda? Check. Ingin mengirim pesan broadcast hanya pada segmen pelanggan tertentu? Check. Multiple Message Broadcast? Menjadwalkan Pesan Broadcast? Check check check!

Advance broadcast menyediakan fitur Personalized Broadcast, Contact Segment Broadcast, Multiple Message Broadcast, dan Schedule Broadcast untuk mempermudah Anda.

OneTalk juga membantu Anda yang ingin berkomunikasi menggunakan chatbot untuk menjawab berbagai pertanyaan yang sering diberikan pelanggan. Chatbot juga dapat digunakan untuk sekedar mengelompokkan pesan pelanggan berdasarkan kategori berbeda, yang nantinya akan ditangani oleh agent berbeda.

Kemudahan yang dirasakan agent Anda saat mengemudikan percakapan dengan pelanggan di balik layar akan menghasilkan kepuasan pelanggan yang tinggi. Bayangkan, brand Anda hanya perlu menggunakan satu dasbor untuk menjawab semua pesan di berbagai channel percakapan Anda. Praktek conversational marketing akan lebih efektif dan memuaskan.

Hubungi agent kami di sini dan rasakan kenyamanan melakukan conversational marketing Anda bersama Onetalk by Taptalk.io!

Baca juga: Omnichannel Solusi Notifikasi Pelanggan Lebih Mudah & Murah

Ketika pelanggan memiliki pilihan, mereka akan menghargai brand dengan langkah yang lebih mudah untuk dibeli. Bisnis yang unggul adalah yang berhasil membuat orang-orang tetap terinformasi, dengan komunikasi yang membutuhkan sedikit tenaga.

Kita semua memiliki saluran komunikasi yang kita gunakan setiap hari dengan teman dan keluarga. Setiap usaha berharap bisa dengan mudah mengintegrasikan pesan marketing mereka ke dalam kehidupan sehari-hari pelanggan.

Banyak bisnis yang belum sepenuhnya memanfaatkan semua saluran komunikasi yang tersedia untuk memberikan notifikasi kepada pelanggan hingga saat ini. Mereka pikir, semakin banyak saluran berarti semakin rumit dan mengeluarkan lebih banyak biaya.

Faktanya? Belum tentu!

Omnichannel Solusi Notifikasi Pelanggan Lebih Mudah & Murah

Omnichannel Mempermudah Komunikasi

Omnichannel membuat semua hal rumit menjadi mungkin. Anda dapat dengan mudah berkomunikasi dengan pelanggan meskipun melalui banyak saluran. Bagaimana caranya? 

Misalnya, Anda perlu menyampaikan pesan ke beberapa pelanggan sekaligus atau seluruh pelanggan Anda. Anda ingin memastikan bahwa semua orang melihatnya. 

Sementara itu, pelanggan Anda memiliki saluran pilihan. Mereka ingin prosedur notifikasi dan komunikasi apapun sederhana dan lugas, tidak menyulitkan.

Integrasi omnichannel akan mempermudah hal ini, karena akan menyatukan semua pesan yang masuk ke dalam satu dasbor.

Pesan dan update akan masuk melalui saluran apa pun yang paling sesuai (tergantung pada urgensi dan preferensi pelanggan). Dan akan ada lebih banyak kemungkinan bahwa setiap pesan dari Anda akan dilihat dan ditindaklanjuti.

Untuk memahami kenapa omnichannel dapat mempermudah komunikasi, mari lihat apa itu omnichannel.

Apa Itu Omnichannel Messaging?

Omnichannel adalah istilah yang mengintegrasi berbagai saluran yang digunakan oleh konsumen termasuk WhatsApp Messenger, Facebook Messenger, Instagram, email, Telegram, Twitter, dan lainnya. Omnichannel mendorong dan mempertimbangkan bagaimana brand dapat menggunakannya untuk membangun hubungan pelanggan. 

Pesan dapat diprogram untuk dikirim pada waktu tertentu - seperti dengan promosi penjualan - atau sebagai tanggapan atas tindakan pelanggan tertentu seperti pendaftaran akun.

Baca juga: Pentingnya Omnichannel untuk Sosial Media Customer Service

Menggunakan Omnichannel Untuk Menyatukan Berbagai Saluran

Kenyataannya adalah bahwa omnichannel sebagian besar akan tetap berada di luar jangkauan organisasi yang mencoba mengelolanya secara manual. Ini bukan pilihan yang berkelanjutan dan tidak dapat memberikan kelincahan yang dibutuhkan perusahaan modern untuk membuat pelanggan tetap terlibat.

Ketika semua saluran terhubung melalui satu aplikasi, pemberitahuan omnichannel menggunakan berbagai aplikasi messenger menjadi sederhana. Tanpa perlu khawatir tentang bagaimana Anda akan mengirim pemberitahuan, ada lebih banyak waktu untuk memikirkan tentang pemberitahuan apa yang perlu Anda kirim untuk memberi tahu orang-orang dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

Bagaimana cara menggunakan omnichannel untuk menyatukan berbagai saluran pesan?

Jawabannya: OneTalk by TapTalk.io

OneTalk memungkinkan bisnis Anda mengintegrasi banyak saluran messenger seperti Instagram DM, LINE, Telegram, email, WhatsApp, Twitter, dan lainnya ke dalam satu dasbor. 

WhatsApp Business API juga memastikan Anda memberikan interaksi terbaik untuk pelanggan, yang secara resmi didukung oleh WhatsApp. 

Broadcast Message memungkinkan Anda memberikan notifikasi kepada banyak pelanggan sekaligus. Fitur Broadcast Message di OneTalk dilengkapi dengan Contact Segments, Personalized Broadcast, Multiple Message Broadcast, dan Scheduled Broadcast.

Omnichannel Lebih Hemat Biaya

Mengirim notifikasi melalui beberapa saluran lebih murah daripada yang lain. Ada biaya berbeda yang terlibat dalam pengiriman pesan melalui WhatsApp atau Facebook Messenger. Memastikan bahwa sebanyak mungkin notifikasi dikirim dan diterima pada saluran dengan biaya terendah dapat menghemat jumlah anggaran yang signifikan bagi perusahaan besar.

Notifikasi menggunakan omnichannel meningkatkan peluang yang dimiliki bisnis untuk mengembangkan hubungan dengan calon pelanggan dan pelanggan baru setelah mereka melakukan pembelian atau pendaftaran awal. Jika Anda menggunakannya secara efektif, notifikasi akan meningkatkan value setiap pelanggan.

Omnichannel menjadi nilai yang dapat menguntungkan bisnis ketika:

Bagaimana Omnichannel dapat menghemat biaya?

Bagaimana Omnichannel dapat menghemat biaya?

1. Retensi pelanggan

Retensi pelanggan adalah manfaat yang kuat dari menggunakan omnichannel. Alasannya tidak terlalu mengada-ada; dengan omnichannel yang tepat, organisasi dapat melihat kontak pelanggan, membaca riwayat pelanggan, komunikasi yang lebih baik, dan lain-lain. Semua fitur luar biasa ini mendorong pelanggan untuk tetap setia pada bisnis. Efek dari loyalitas pelanggan adalah berkurangnya biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan pelanggan baru dan tidak stabil. 

2. Otomatisasi tugas

Tugas yang berulang dapat mengganggu, menuntut, dan memakan biaya, sekaligus menekan kreativitas. Namun, dengan omnichannel, dukungan pelanggan, laporan, evaluasi data, tanggapan terhadap pertanyaan, dan sebagainya telah disederhanakan. 

Omnichannel mempersingkat proses yang biasanya membutuhkan staf dalam jumlah besar. 

Yang Anda butuhkan hanyalah alat analitik yang dapat menyederhanakan semua proses keterlibatan pelanggan ini. Operational Report dan Case Detail dapat mengurangi beban kerja pada karyawan Anda. Agent Anda dapat fokus untuk memberikan lebih banyak dukungan kepada pelanggan Anda, yang akan mempertahankan mereka.

3. Optimalkan waktu dan biaya untuk layanan pay-per-time

Untuk bisnis yang membayar klien mereka per unit waktu bekerja, mereka dan staf mereka semua bisa mendapatkan keuntungan secara bersamaan. Dengan beban kerja yang lebih rendah, karyawan dapat menyelesaikan pekerjaan mereka tepat waktu dan kembali ke keluarga mereka atau melarikan diri untuk mengejar janji lain sementara pemilik bisnis dapat senang bahwa waktu kerja yang lebih sedikit akan berarti biaya yang lebih rendah untuk staf, tanpa menipu siapa pun.

4. Mengurangi biaya interpretasi data dan konsultasi

Tidak perlu lagi menggunakan alat pengumpulan data dan membawanya ke analyst atau konsultan untuk memberi Anda petunjuk tentang apa yang harus dilakukan. Konsultan tidak berkonsultasi secara gratis! 

Dengan omnichannel yang efisien dan dipersonalisasi, Anda dapat melacak data yang berkaitan dengan bisnis Anda dan melaporkannya, yang kemudian dapat Anda lihat untuk mendapatkan wawasan yang dapat ditindaklanjuti. Operational Report memerlukan sedikit atau tanpa pengetahuan tentang pengelompokan data karena perangkat lunak akan menyederhanakan dan mungkin meningkatkan visualisasi data dalam bentuk yang mudah dimengerti dan ditafsirkan.

5. Pemasaran Menjadi Mudah

Pemasaran bisa dibilang hal paling mahal yang harus Anda lakukan setelah mendirikan bisnis Anda. Namun, dengan data dan sistem komunikasi terpusat, Anda dapat bertemu pelanggan Anda di lokasi seluler yang nyaman. 

Tidak ada biaya untuk menjangkau pelanggan Anda untuk memberi tahu mereka tentang penawaran, diskon, dan bisnis yang luar biasa. Pemasaran menjadi lebih mudah dilakukan bagi mereka yang pernah melakukan kontak dengan brand menggunakan Broadcast Messages.

Jadi, tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk mendapatkan data atau mencoba menjangkau orang yang berbeda di saluran yang berbeda. Ingat, mendapatkan pelanggan setia untuk membeli dari Anda lebih murah daripada mendapatkan pelanggan baru. Biaya yang dipersempit dapat dioptimalkan dan dikembangkan secara strategis untuk mempersempit iklan dan pemasaran untuk menjangkau pelanggan baru di berbagai saluran.

6. Laporan Menjadi Lebih Sederhana

Report atau laporan adalah tugas mengganggu lain yang biasanya diserahkan kepada orang-orang setelah memberikan mereka data mentah dari metriks yang diamati. Dengan omnichannel, menyiapkan laporan standar dapat disederhanakan karena kemampuan pelaporan dapat dimanfaatkan untuk mengedit angka dan teks guna mengembangkan dokumentasi peristiwa dan tren yang tepat dan ringkas.

Kesimpulannya, omnichannel memungkinkan bisnis untuk mengukur dan mengarahkan sumber daya ke sumber yang lebih tepat, sehingga menghemat biaya. Kembangkan strategi omnichannel dan sasaran yang diharapkan dengan tujuan jelas yang Anda antisipasi sebelum Anda memulai.

Baca juga: Sikat Tuntas Conversion Rate, Dukung Penjualan Pakai Omnichannel

Keuntungan Pakai Omnichannel untuk Bisnis Anda

Keuntungan Pakai Omnichannel untuk Bisnis Anda

Menghemat Biaya 

Perusahaan dapat mengkoordinasikan keterlibatan mereka dengan memberikan notifikasi melalui saluran yang paling murah dan mengoptimalkan pemanfaatan saluran untuk percakapan yang tidak terlalu penting. 

Notifikasi Otomatis

Push notification adalah sarana komunikasi utama untuk kategori bisnis dengan aplikasi mobile. Bagian tersulit dari menambahkan failover untuk peringatan Push yang tidak terkirim biasanya adalah mencari tahu bagaimana melakukannya.

Organisasi berjuang untuk memberikan pengalaman yang konsisten karena mengintegrasikan banyak saluran dianggap memakan waktu dan sumber daya yang mahal. 

Customer Loyalty dan Pengembangan Funnel

Tingkatkan bisnis Anda untuk berinteraksi dengan pelanggan Anda. Pesan yang tepat yang disampaikan pada waktu yang tepat dapat membantu Anda menciptakan momen kegembiraan pelanggan yang meningkatkan loyalitas.

Jangan lewatkan segudang keuntungan yang bisa bisnis Anda dapatkan dengan OneTalk by TapTalk.io. Lakukan bisnis sesuai impian, gunakan omnichannel untuk bisnis Anda sekarang juga. Langsung saja, hubungi agent kami di sini.

TapTalk
PowerTalk
OneTalk
SendTalk
whatsappfacebooktwitterinstagramlinkedin

Reach us by phone at (021) 27939266

Jl. Kyai Maja No.25c, RT.12/RW.2, Gunung, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12120

© 2020 - 2021 TapTalk.io (PT Tap Talk Teknologi)

tap talk logo for footer