pt tap talk teknologi blog
pembajakan kode otp

Akun pribadi seringkali rentan untuk diretas, termasuk WhatsApp yang memiliki banyak pengguna. Whatsapp adalah salah satu aplikasi perpesanan populer yang digunakan oleh banyak orang di dunia. Dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat dan semakin kompleks, terkadang terdapat kemungkinan bahwa seseorang dapat dengan mudah melakukan peretasan kepada akun pribadi Anda.

Kasus peretasan akun WhatsApp bisa saja terjadi pada siapa saja, apalagi jika pengguna tidak mengetahui bahaya tercurinya data pribadi atau nomor OTP (One Time Password) saat masuk ke dalam aplikasi.

Akun Whatsapp yang diretas memungkinkan orang lain mengetahui data pribadi Anda. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengamankan data pribadi di aplikasi. Anda tidak perlu panik jika akun WhatsApp Anda diretas karena masih ada peluang untuk mendapatkannya kembali.

Belakangan ini terdapat banyak kasus pencurian akun WhatsApp dengan melakukan penipuan kepada pengguna di Indonesia agar memberikan enam digit kode One Time Password (OTP) yang dikirimkan melalui SMS (Short Message Service) menggunakan huruf India.

Dilansir dari situs resmi WhatsApp tentang bagaimana menangani akun yang dibajak oleh penipuan OTP melalui WhatsApp dapat dilakukan dengan mengirimkan pesan masalah ke alamat emailsupport@whatsapp.com.

Laporan tersebut mungkin berisi nomor telepon yang digunakan untuk WhatsApp, serta kronologi komprehensif dengan fakta tambahan seperti tangkapan layar akun dan masalah apa pun yang mungkin terjadi.

Setelah laporan dibuat, WhatsApp akan menonaktifkan akun atau deactive account tersebut. Anda harus mengaktifkan kembali akun WhatsApp Anda dalam waktu sekitar 24 jam. Mengaktifkan kembali akun Anda cukup mudah, Anda tinggal menginstall ulang atau re-install aplikasi WhatsApp di perangkat Anda, kemudian memasukkan nomor telepon Anda. Jika akun Anda dapat diakses, maka akun Anda dianggap sudah pulih. 

otp whatsapp

OTP atau One-Time Password yang menjadi kunci dari keamanan yang seringkali kita dengar adalah pesan singkat yang berisi kata sandi yang dibuat otomatis satu kali yang dikirim ke nomor ponsel terdaftar dari pengguna yang mengajukan permintaan. Teknologi ini mungkin merupakan mekanisme paling populer yang digunakan oleh perusahaan di seluruh dunia untuk memastikan bahwa permintaan masuk dibuat oleh orang yang berwenang.

Baca juga : Apakah OTP Whatsapp Bisa di Hack?

Token keamanan OTP adalah kartu pintar berbasis mikroprosesor atau key fobs berukuran saku yang menghasilkan kode numerik atau alfanumerik untuk mengotentikasi akses ke sistem atau transaksi. Kode rahasia ini berubah setiap 30 atau 60 detik, tergantung bagaimana token dikonfigurasi. 

OTP yang dikirimkan tidak boleh dibagikan ke siapapun. Modus pencurian OTP kian beragam. Beberapa waktu lalu, pengguna aplikasi Shopee dihubungi oleh nomor tidak dikenal atas alasan ingin diberikan hadiah undian Shopee dengan syarat menyebutkan kode OTP yang telah dikirimkan ke ponselnya. 

Tetapi, OTP juga bisa diretas dengan spyware yang ditanamkan di ponsel. Spyware ini secara tidak sadar akan ada dalam ponsel pengguna, yang kemungkinan didapatkan saat mengunduh file dari situs-situs yang tidak terpercaya. 

Selain itu, terdapat metode hacking lainnya yaitu SIM Swap. SIM swap merupakan metode hacking dimana pelaku mengontrol kartu SIM korban, sehingga semua akses SMS dan telepon dapat diketahui oleh pelaku. Dilansir dari laman kumparan, contoh terkenal dari metode ini adalah pencurian rekening bank.  Kasus tersebut bermula ketika pelaku berhasil menukar kartu SIM pengguna menjadi miliknya. Pengalihan kepemilikan kartu SIM tersebut memungkinkan pelaku membobol aplikasi m-banking dan mencuri uang dari Bank pengguna.

Bahaya Peretasan bagi Anda

Pencurian data adalah salah satu hasil peretasan yang paling sering terjadi. Peretas akan memiliki akses ke informasi rahasia di mesin mereka, termasuk nama pengguna dan kata sandi tambahan, nomor kartu kredit, catatan bisnis sensitif, atau informasi berguna lainnya.

Jika data yang dicuri berisi nama pengguna dan kata sandi tambahan, data yang dicuri dapat digunakan untuk meretas komputer tambahan. 

Jika data bank atau kartu kredit diretas, data tersebut juga dapat digunakan untuk merampok uang atau melakukan transaksi yang tidak sah. Jika Anda mencurigai bahwa nama pengguna dan kata sandi Anda telah dibobol, segera ubah nama pengguna dan kata sandi Anda. Selain itu, hubungi lembaga keuangan Anda jika informasi akun Anda tampak seperti telah disusupi.

Pencurian data bisa menjadi masalah serius bagi organisasi atau individu. Kehilangan informasi bisnis oleh pencuri dapat berarti hilangnya keunggulan kompetitif bagi perusahaan. Ini juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum, jika data dilindungi oleh informasi milik pihak ketiga, seperti pelanggan. Jika komunikasi pribadi seperti pesan teks atau pesan email dicuri, itu juga bisa sangat memalukan bagi orang-orang yang terlibat, jika topik sensitif dibahas.

Peretasan bahkan dapat menyebabkan gangguan pada catatan digital atau bahkan peralatan fisik. Beberapa peretas dapat dengan sengaja merusak data untuk melukai target mereka. Dalam kasus lain, data sensitif dapat secara tidak sengaja rusak atau tidak disimpan karena gangguan oleh peretas atau alat peretas. Data juga dapat dienkripsi dan disimpan untuk tebusan dan dibuat tidak dapat digunakan jika peretas tidak dikenakan biaya. Dalam kasus yang jarang terjadi, peretas bahkan dapat menggunakan komputer yang mengendalikan perangkat lain untuk merusak perangkat keras atau peralatan fisik.

Cegah dan Tangani Peretasan

DIlansir dari CNN Indonesia, ada alternatif atau cara untuk mengatasi WhatsApp yang diretas. Memulihkan akun dari peretas cukup mudah. Pertama, uninstall atau hapus aplikasi WhatsApp dari ponsel Anda, kemudian instal kembali dan login seperti biasa.

Kemudian akan muncul verifikasi melalui SMS ke nomor handphone. Masukkan nomor verifikasi, maka akun WhatsApp akan kembali lagi. Tujuan verifikasi adalah kode OTP dikirim melalui SMS langsung ke nomor ponsel pengguna. Ini tidak memungkinkan peretas atau peretas untuk mendeteksi kata sandi.

Jika setelah memasukkan kode OTP Anda sudah bisa masuk ke akun WhatsApp sebelumnya, segera lakukan tindakan pencegahan lainnya dengan menggunakan akses PIN. Tak hanya itu, perlindungan tambahan lain agar WhatsApp tidak berpindah ke peretas adalah dengan mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah.

Saat mengaktifkan verifikasi dua langkah, pengguna WhatsApp akan diminta memasukkan PIN enam digit untuk pendaftaran.

PIN rahasia dalam verifikasi dua langkah berfungsi sebagai kunci akses, jika suatu saat pengguna mengganti ponselnya. Verifikasi dua langkah ini cukup aman dari peretas.

Untuk pengembalian akun WhatsApp yang di-hack oleh pengguna yang tidak bertanggung jawab ini, prosesnya terbilang cepat, selama korban hacking segera menghubungi help center dan laporannya.

Proses penyelesaian akun WhatsApp yang diretas biasanya ditangani oleh tim WhatsApp khusus untuk melacak peretas atau pelakunya. Namun jangan khawatir, karena tim pendeteksi tidak dapat membaca konten pesan pengguna tersebut.

OTP Whatsapp

Seperti yang baru-baru ini dijelaskan melalui siaran pers, WhatsApp mengatakan bahwa mereka menerapkan sistem enkripsi end-to-end, artinya sistem enkripsi end-to-end ini tidak dapat dideteksi bahkan oleh tim WhatsApp. Bahkan peretas tidak akan bisa mengaksesnya.

Selain cara memulihkan akun saat terjadi peretasan, Anda juga harus memahami cara untuk mencegah agar hal itu tidak terjadi. Berikut cara-cara untuk menghindari peretasan pada ponsel Anda:

Selain langkah-langkah di atas, menggunakan SendTalk sebagai salah satu pengirim kata sandi OTP berbasis WhatsApp dapat menjadi jawaban atas faktor keamanan aplikasi Anda. 

OTP WhatsApp adalah jenis OTP yang menggunakan aplikasi over the top atau OTT. Penggunaan OTP dengan cara ini unggul karena efisiensi dan keamanan yang lebih baik daripada OTP melalui SMS. Menggunakan aplikasi OTT membuat pengiriman OTP menjadi lebih efisien.

Penggunaan aplikasi OTT sebagai platform pengiriman OTP terbukti efisien dan memakan biaya yang rendah. Salah satunya dengan menggunakan SendTalk by TapTalk.io. Penyedia jasa OTP berbasis WhatsApp ini menawarkan keuntungan yang sangat baik dibanding jasa penyedia OTP lainnya yang berbasis SMS.

SendTalk adalah merek OTP berbasis WhatsApp pertama di Indonesia yang dibuat oleh anak bangsa. Dengan memanfaatkan messenger seperti WhatsApp, layanan OTP ditawarkan dengan biaya yang lebih murah dan memiliki keamanan yang lebih tinggi dibandingkan menggunakan telepon atau SMS.

Baca juga : Perbedaan Antara OTP SMS dan OTP WhatsApp

Banyak pakar yang mengakui bahwa mengirim kode OTP lewat WhatsApp lebih aman daripada menggunakan OTP berbasis SMS. SendTalk menawarkan pengiriman yang lebih konsisten. Cara yang lebih konvensional untuk mengirim notifikasi melalui SMS atau Panggilan mengandalkan sinyal seluler. Anda bisa mendapatkan waktu pengiriman lebih cepat melalui WhatsApp. Tidak ada lagi masalah dengan penyedia seluler.

Dengan biaya yang lebih murah dibandingkan dengan OTP jenis SMS, SendTalk akan lebih menguntungkan dibandingkan dengan layanan OTP berbasis SMS. Dengan SendTalk, bayangkan berapa banyak uang yang bisa Anda hemat, daripada menggunakan OTP berbasis SMS yang harganya berkisar Rp.350,00 hingga Rp500,00. Tarif yang ditawarkan SendTalk tentunya lebih terjangkau dibandingkan OTP berbasis SMS.

sendtalk

Keunggulan WhatsApp OTP dengan SendTalk

SendTalk menawarkan beberapa keunggulan dalam fitur-fiturnya, yaitu:

1. Pengiriman yang Konsisten

Cara yang lebih konvensional untuk mengirim pemberitahuan melalui SMS atau Panggilan bergantung pada sinyal seluler. Anda bisa mendapatkan waktu pengiriman yang lebih cepat melalui WhatsApp. Tidak ada lagi masalah dengan penyedia seluler.

2. Biaya lebih rendah

Harganya lebih murah dari SMS atau telepon. Karena mengandalkan kekuatan sinyal data Anda, biaya untuk OTP berbasis WhatsApp milik SendTalk ini lebih hemat. Berapa banyak yang bisa Anda hemat setiap tahun? Periksa kalkulator tabungan kami untuk memperkirakan biaya Anda.

3. Berikan Kepercayaan & Keamanan

Lebih aman daripada SMS atau panggilan, sulit untuk membuat akun 'palsu' karena Anda dapat memiliki status pengiriman WhatsApp, meningkatkan kepercayaan dari pengguna.

4. Perkuat otentikasi, kurangi penipuan,

Kirim OTP (One-Time Password) dan pemberitahuan ke pengguna Anda

5. Otentikasi Pengguna

Lindungi akun pengguna akhir dengan mengautentikasi pengguna baru & upaya masuk.

6. Verifikasi Transaksi

Mengamankan pembayaran dan mengkonfirmasi pembelian secara real-time untuk mengurangi penipuan.

7. Pemberitahuan & Peringatan

Mengirimkan pemberitahuan seperti aktivitas akun, pengingat janji, konfirmasi pembelian, pemberitahuan pengiriman, bahkan peringatan kepada pengguna Anda.Jika Anda menginginkan sistem OTP dengan keamanan yang lebih baik, tunggu apa lagi? Tertarik Menggunakan SendTalk Sebagai WhatsApp OTP?

Pernahkah Anda mendengar istilah OTP atau One-Time Password? Istilah ini kini sering terdengar di masyarakat sebagai salah satu hal wajib untuk menjaga keamanan dalam melakukan aktivitas di gawai. One-Time Password (OTP) adalah string karakter numerik atau alfanumerik yang dibuat secara otomatis yang mengotentikasi pengguna untuk satu transaksi atau sesi login.

otp whatsapp

Apa Itu One Time Password (OTP)?

OTP lebih aman daripada kata sandi statis, terutama kata sandi yang dibuat pengguna, yang mungkin lemah dan / atau digunakan kembali di banyak akun. OTP dapat menggantikan informasi login otentikasi atau dapat digunakan sebagai tambahan untuk menambah lapisan keamanan.

One-Time Password menghindari kesalahan umum yang dihadapi administrator IT dan manajer keamanan dengan keamanan kata sandi. Mereka tidak perlu khawatir tentang aturan komposisi, kata sandi yang diketahui buruk dan lemah, berbagi kredensial atau penggunaan kembali kata sandi yang sama di banyak akun dan sistem. Keuntungan lain dari kata sandi sekali pakai adalah menjadi tidak valid dalam hitungan menit, yang mencegah penyerang mendapatkan kode rahasia dan menggunakannya kembali.

Teknologi ini mungkin merupakan mekanisme paling populer yang digunakan oleh perusahaan di seluruh dunia untuk memastikan bahwa permintaan login telah dibuat oleh orang yang berwenang. Sangat mudah menggunakan layanan SMS OTP. Segera setelah pengguna memasukkan nama pengguna dan kata sandi untuk login, SMS OTP dikirim ke ponsel mereka. 

SMS ini berisi kode, biasanya empat hingga enam digit dan hanya berlaku untuk satu kali penggunaan, dan pengguna diharuskan memasukkan kode ini secepat mungkin (dalam banyak kasus, OTP kedaluwarsa dalam satu menit dan pengguna harus membuat yang baru) ke dalam ruang yang diberikan untuk melanjutkan proses masuk.

Jika Anda menjalankan situs web yang menyimpan informasi sensitif pengguna, sebaiknya gunakan teknologi verifikasi SMS OTP karena sangat murah dan menawarkan keamanan tambahan bagi pemegang akun Anda. Pelanggan Anda adalah penerima manfaat terbesar dari teknologi OTP, seperti yang mereka rasakan lebih yakin bahwa data mereka aman dan terlindungi dengan baik dari peretas. 

Tapi, bisnis Anda juga mendapat manfaat dari teknologi OTP. Memiliki otentikasi dua langkah di situs web Anda menunjukkan kepada pelanggan Anda bahwa Anda peduli tentang melindungi informasi pribadi mereka. Selain itu, karena seluruh proses verifikasi SMS OTP hanya membutuhkan beberapa detik untuk diselesaikan, tidak menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna saat mereka masuk.

Menurut beberapa ahli, pengiriman OTP berbasis aplikasi kini mulai digrandrungi. Sebab, sistem ini terbukti menjadi lebih aman dibanding menggunakan OTP berbasis SMS. Pengiriman OTP berbasis aplikasi seperti WhatsApp dapat mengurangi risiko karena waktu operasi yang singkat dan OTP dihasilkan pada perangkat pengguna tanpa bergantung pada Kartu SIM.

Salah satu penyedia jasa OTP yang dapat dipercaya adalah SendTalk by TapTalk.io. Meskipun terbilang baru, SendTalk mulai membuktikan kepiawaiannya dengan menyediakan jasa OTP berbasis WhatsApp dengan harga yang terjangkau dibanding dengan OTP berbasis SMS.

Keunggulan SendTalk sebagai jasa OTP WhatsApp

Berikut ini adalah keunggulan dari SendTalk, dibanding dengan sistem OTP  lainnya:

1. Pengiriman yang konsisten

Cara yang lebih konvensional untuk mengirim pemberitahuan melalui SMS atau Panggilan bergantung pada sinyal seluler. Anda bisa mendapatkan waktu pengiriman yang lebih cepat melalui WhatsApp. Tidak ada lagi masalah dengan penyedia seluler.

2. Biaya rendah

Harganya lebih murah dari SMS atau telepon. Karena mengandalkan kekuatan sinyal data Anda, biaya untuk OTP berbasis WhatsApp milik SendTalk ini lebih hemat. Berapa banyak yang bisa Anda hemat setiap tahun? Periksa kalkulator tabungan kami untuk memperkirakan biaya Anda.

3. Berikan kepercayaan & keamanan

Lebih aman daripada SMS atau panggilan, sulit untuk membuat akun 'palsu' karena Anda dapat memiliki status pengiriman WhatsApp, meningkatkan kepercayaan dari pengguna.

4. Perkuat otentikasi, kurangi penipuan,

Kirim OTP (One-Time Password) dan pemberitahuan ke pengguna Anda

5. Otentikasi Pengguna

Lindungi akun pengguna akhir dengan mengautentikasi pengguna baru & upaya masuk.

6. Verifikasi Transaksi

Mengamankan pembayaran dan mengonfirmasi pembelian secara real-time untuk mengurangi penipuan.

7. Pemberitahuan & Peringatan

Mengirimkan pemberitahuan seperti aktivitas akun, pengingat janji, konfirmasi pembelian, pemberitahuan pengiriman, bahkan peringatan kepada pengguna Anda.

Langkah Langkah Menggunakan OTP berbasis WhatsApp

Langkah-langkah menggunakan OTP berbasis WhatsApp dari SendTalk ini juga mudah dan dapat dilakukan dengan langkah sederhana, yaitu:

SendTalk merupakan brand pioner OTP berbasis WhatsApp pertama di Indonesia yang dibuat oleh anak bangsa. Dengan memanfaatkan messenger seperti WhatsApp, jasa OTP yang ditawarkan dengan biaya lebih rendah dari menggunakan telepon atau SMS

Segmentasi bisnis yang tepat untuk menggunakan jasa ini adalah Bisnis di Indonesia yang Go Digital, Penyedia Telekomunikasi, e-commerce, on-demand application, serta dealer dan online dealer.

Perbandingan Biaya OTP SMS dan OTP WhatsApp

Dengan menggunakan SendTalk, bayangkan berapa banyak biaya yang dapat Anda simpan, ketimbang dengan menggunakan OTP berbasis SMS yang memakan biaya sekitar Rp350,00 hinga Rp500,00. Biaya yang ditawarkan oleh SendTalk tentu lebih terjangkau daripada OTP berbasis SMS yaitu Rp75,00 per message yang dikirimkan.

Menggunakan SendTalk untuk OTP WhatsApp

SendTalk dapat digunakan melalui 2 cara yaitu:

1. Pengiriman OTP menggunakan SendTalk API

Dengan menggunakan SendTalk API, aplikasi Anda ataupun sistem Anda dapat mengirimkan pesan yang mengandung OTP secara langsung, cukup gunakan API kami dari sistem Anda, maka secara otomatis pesan akan terkirim ke nomor pelanggan melalui WhatsApp.

2. Pengiriman OTP menggunakan SendTalk Dashboard

Anda juga dapat melakukan pengiriman pesan, baik itu OTP maupun pesan notifikasi lainnya melalui menu Send Message yang ada di Dashboard SendTalk, cukup login ke Dashboard SendTalk maka Anda dapat mengirimkan pesan ke nomor pelanggan melalui dashboard kami, ini bisa menjadi alternatif jika Anda ingin melakukan pengiriman pesan ke beberapa pengguna saja tanpa perlu menunggu pengiriman dari sistem Anda.

Untuk lebih jelasnya, silakan hubungi kami via email dan agent kami via WhatsApp dengan senang hati menjawab semua pertanyaan Anda.

OTP atau One-Time Password, SMS adalah pesan singkat yang berisi kata sandi yang dibuat otomatis satu kali yang dikirim ke nomor ponsel terdaftar dari pengguna yang mengajukan permintaan. Teknologi ini mungkin merupakan mekanisme paling populer yang digunakan oleh perusahaan di seluruh dunia untuk memastikan bahwa permintaan masuk dibuat oleh orang yang berwenang.

perbedaan antara otp sms dan otp whatsapp

Token keamanan OTP adalah kartu pintar berbasis mikroprosesor atau key fobs berukuran saku yang menghasilkan kode numerik atau alfanumerik untuk mengotentikasi akses ke sistem atau transaksi. Kode rahasia ini berubah setiap 30 atau 60 detik, tergantung bagaimana token dikonfigurasi. 

Aplikasi perangkat seluler, seperti Google Authenticator, mengandalkan perangkat token dan PIN untuk menghasilkan kata sandi satu kali untuk verifikasi dua langkah. Token keamanan OTP dapat diimplementasikan menggunakan perangkat keras, perangkat lunak, atau sesuai permintaan. Tidak seperti kata sandi tradisional yang tetap statis atau kedaluwarsa setiap 30 hingga 60 hari, kata sandi satu kali digunakan untuk satu transaksi atau sesi login.

Dengan cara ini, dipastikan bahwa orang yang masuk ke akunnya diberi wewenang oleh pemegang akun, untuk mendapatkan akses ke sana.

Sebagian besar transaksi online memerlukan otentikasi dua langkah, dan One-Time-Password (OTP) yang dikirim melalui SMS seringkali merupakan salah satu dari dua langkah tersebut. Tujuan dari OTP adalah untuk mencegah penipuan dengan memastikan bahwa orang yang melakukan transaksi dan pemilik kartu kredit adalah orang yang sama. Untuk melakukannya, kode sementara secara otomatis dikirim melalui SMS ke nomor telepon yang terkait dengan rekening bank yang digunakan.

Sedangkan, OTP berbasis WhatsApp memiliki sistem yang sama, hanya saja memiliki platform distribusi password yang berbeda, yaitu dengan menggunakan WhatsApp daripada SMS.

Pengiriman OTP berbasis aplikasi kini mulai digrandrungi. Sebab, sistem ini terbukti menjadi lebih aman dibanding menggunakan OTP berbasis SMS. Pengiriman OTP berbasis aplikasi seperti WhatsApp dapat mengurangi risiko karena waktu operasi yang singkat dan OTP dihasilkan pada perangkat pengguna tanpa bergantung pada Kartu SIM.

Pro dan Kontra OTP SMS

Penggunaan OTP tentu saja memastikan pengguna adalah ia yang berhak mengakses aplikasi tertentu. Menggunakan OTP memastikan keamanan pengguna terjamin dan aman. Tetapi, OTP SMS adalah jenis OTP yang paling lemah dari semua jenis OTP.

Tidak adanya enkripsi pada SMS membuatnya rentan disadap dan ketergantungannya terhadap jaringan operator juga dapat disadap karena secara teknis mungkin dilakukan jika celah keamanannya dieksploitasi. Selain itu, SMS terikat pada nomor telepon tertentu, hal ini membuatnya mudah diidentifikasi oleh penipu jika ingin melakukan rekayasa sosial. 

Selain faktor keamanan, faktor biaya sekarang juga menjadi pertimbangan karena OTP menggunakan apliaksi terbukti dapat mengurangi biaya yang cukup signifikan. OTP berbasis SMS memiliki harga yang lebih tinggi dibanding OTP berbasis aplikasi seperti WhatsApp

Saat terjadi kasus kejahatan SIM Swap beberapa waktu lalu, penggunaan OTP jenis SMS menjadi semakin dipertanyakan. Mungkin ini adalah saat yang tepat untuk mempertimbangkan menggunakan OTP WhatsApp.

Pro dan Kontra OTP WhatsApp

OTP WhatsApp adalah jenis OTP yang menggunakan aplikasi over the top atau OTT. Penggunaan OTP dengan cara ini unggul karena efisiensi dan keamanan yang lebih baik daripada OTP melalui SMS. Menggunakan aplikasi OTT membuat pengiriman OTP menjadi lebih efisien.

Penggunaan apliaksi OTT sebagai platform pengiriman OTP terbukti efisien dan memakan biaya yang rendah. Salah satunya dengan menggunakan SendTalk by TapTalk.io. Penyedia jasa OTP berbasis WhatsApp ini menawarkan keuntungan yang sangat baik dibanding jasa penyedia OTP lainnya yang berbasis SMS.

Apa Saja Kelebihan OTP WhatsApp dengan menggunakan SendTalk:

  1. Pengiriman yang konsisten
  2. Biaya Rendah
  3. Berikan kepercayaan dan keamanan
  4. Perkuat Otentikasi, kurangi penipuan
  5. Otentikasi Pengguna
  6. Verifikasi Transaksi
  7. Pemberitahuan dan Peringatan

SendTalk Aplikasi OTP WhatsApp Karya Anak Bangsa Indonesia

SendTalk merupakan brand pionir OTP berbasis WhatsApp pertama yang dibuat oleh anak bangsa di Indonesia. Melalui penggunaan messenger seperti WhatsApp, layanan OTP dikirimkan dengan tarif yang lebih murah daripada melalui ponsel atau SMS.

Segmentasi pasar terbaik untuk menggunakan layanan ini adalah perusahaan digital di Indonesia, jaringan broadband, e-commerce, aplikasi on-demand, serta pengecer online.

Saat menggunakan SendTalk, pikirkan berapa banyak yang bisa Anda hemat dengan menggunakan katering OTP berbasis SMS, yang biayanya sekitar Rp350,00 hingga Rp500,00. Pastinya, biaya yang diberikan SendTalk lebih mudah diakses melalui OTP berbasis SMS.

SendTalk dapat digunakan melalui 2 cara yaitu:

1. Pengiriman OTP menggunakan SendTalk API

Dengan menggunakan SendTalk API, aplikasi Anda ataupun sistem Anda dapat mengirimkan pesan yang mengandung OTP secara langsung, cukup gunakan API kami dari sistem Anda, maka secara otomatis pesan akan terkirim ke nomor pelanggan melalui WhatsApp.

2. Pengiriman OTP menggunakan SendTalk Dashboard

Anda juga dapat melakukan pengiriman pesan, baik itu OTP maupun pesan notifikasi lainnya melalui menu Send Message yang ada di Dashboard SendTalk, cukup login ke Dashboard SendTalk maka Anda dapat mengirimkan pesan ke nomor pelanggan melalui dashboard kami, ini bisa menjadi alternatif jika Anda ingin melakukan pengiriman pesan ke beberapa pengguna saja tanpa perlu menunggu pengiriman dari sistem Anda.

Untuk lebih jelasnya, silakan hubungi kami via email dan agent kami via WhatsApp dengan senang hati menjawab semua pertanyaan Anda.

WhatsApp memang sudah menjadi salah satu aplikasi yang sering menjadi sasaran peretasan. Sangat mudah untuk menemukan tanda-tanda peretasan WhatsApp itu sendiri. Tanda-tanda pembajakan seseorang di WhatsApp adalah ketika mereka keluar dari akunnya tanpa alasan.

Meskipun mudah untuk menemukan tanda-tanda seseorang dibajak di WhatsApp, ada baiknya agar Anda mencegah peretas untuk meretas akun Anda. Untuk mencegah peretasan, Anda perlu mengetahui metode mana yang digunakan oleh peretas untuk membajak akun WhatsApp kita. Satu-satunya cara akun WhatsApp kita bisa di-hack oleh seseorang adalah saat peretas mengetahui kode OTP milik kita.

Akun pengguna masih dapat diretas meskipun mereka tidak memberi tahu token OTP. Hal tersebut memungkinkan, jika hacker telah menanamkan spyware di smartphone yang Anda gunakan. Spyware adalah cara para hacker menemukan kode OTP Anda. Namun, spyware bukanlah satu-satunya cara bagi peretas untuk menemukan kode tanpa sepengetahuan Anda.

Selain melalui spyware, WhatsApp Anda juga rentan di hack melalui beberapa cara lainnya, yaitu Pegasus, salah satu varian dari spyware yang sering digunakan untuk melakukan peretasan pada tokoh-tokoh penting seperti pejabat, pebisnis, dan aktivis, Call forwarding, yaitu pengalihan panggilan dari satu nomor telepon ke nomor telepon lainnya, dan SIM Swap.

Salah satu konsekuensi paling umum dari peretasan adalah pencurian data. Peretas akan mendapatkan akses ke komputer untuk mencuri informasi sensitif, termasuk nama pengguna dan kata sandi tambahan, nomor kartu kredit, data perusahaan yang sensitif, atau informasi berharga lainnya.

Jika data yang dicuri menyertakan nama pengguna dan kata sandi tambahan, data yang dicuri dapat digunakan untuk membobol komputer tambahan. Jika data bank atau kartu kredit dicuri, itu juga dapat digunakan untuk mencuri uang atau melakukan pembelian yang curang. Jika menurut Anda nama pengguna dan sandi Anda telah dicuri, segera ubah nama pengguna dan sandi. Selain itu, hubungi lembaga keuangan jika informasi akun Anda tampak seolah-olah telah disusupi.

Pencurian data bisa menjadi masalah serius bagi organisasi atau individu. Kehilangan informasi bisnis oleh pencuri dapat berarti hilangnya keunggulan kompetitif bagi perusahaan. Ini juga dapat membawa konsekuensi hukum, jika data tersebut dilindungi informasi milik pihak ketiga, seperti pelanggan. Jika komunikasi pribadi seperti pesan teks atau pesan email dicuri, ini juga bisa sangat memalukan bagi orang-orang yang terlibat, jika topik sensitif dibahas.

Efek peretasan juga dapat mencakup kerusakan data digital atau bahkan peralatan fisik. Beberapa peretas mungkin dengan sengaja menghancurkan data untuk merugikan target mereka. Dalam kasus lain, data berharga mungkin tidak sengaja rusak atau tidak disimpan, karena gangguan dari peretas atau perangkat lunak yang digunakan peretas. Data juga dapat dienkripsi dan disimpan untuk tebusan dan dianggap tidak dapat digunakan, jika peretas tidak dibayar. Dalam kasus yang jarang terjadi, peretas bahkan dapat menggunakan komputer yang mengontrol perangkat lain untuk merusak perangkat keras atau peralatan fisik.

Ini cara-cara menghindari peretasan di ponsel Anda:

Menggunakan SendTalk sebagai salah satu pengirim sandi OTP berbasis WhatsApp mungkin adalah jawaban dari faktor keamanan aplikasi Anda. SendTalk merupakan brand OTP berbasis WhatsApp pertama di Indonesia yang dibuat oleh anak bangsa. Dengan memanfaatkan messenger seperti WhatsApp, jasa OTP yang ditawarkan dengan biaya lebih rendah  dan memiliki keamanan yang lebih tinggi dibanding menggunakan telepon atau SMS.

Banyak ahli sudah mengakui kalau mengirim kode OTP melalui WhatsApp lebih aman daripada menggunakan OTP berbasis SMS. SendTalk menawarkan pengiriman yang lebih konsisten. Cara yang lebih konvensional untuk mengirim pemberitahuan melalui SMS atau Panggilan bergantung pada sinyal seluler. Anda bisa mendapatkan waktu pengiriman yang lebih cepat melalui WhatsApp. Tidak ada lagi masalah dengan penyedia seluler.

Dengan biaya yang lebih hemat dibanding OTP jenis SMS, SendTalk akan lebih menguntungkan dibanding jasa OTP berbasis SMS. Dengan SendTalk, bayangkan berapa banyak uang yang bisa Anda hemat, daripada menggunakan OTP berbasis SMS yang harganya sekitar Rp350,00 hingga Rp500,00. Tarif yang ditawarkan SendTalk tentunyalebih terjangkau dibandingkan OTP berbasis SMS.

Untuk itu, jangan ragu untuk menghubungi hubungi kami via email dan agent kami via WhatsApp  untuk mengetahui lebih lanjut mengenai SendTalk, kami akan menantikan Anda.

Baca juga : Waspada Pembajakan whatsapp kote otp dan cara mengatasi

SMS sering digunakan sebagai media pengiriman OTP. Namun, apakah Anda tahu kalau cara ini sebenarnya seringkali mengalami kendala?

Pengiriman kode OTP dengan metode SMS sering mengalami keterlambatan dan sangat bergantung pada provider yang Anda gunakan. Selain itu, keamanannya juga kurang baik karena SMS tidak memiliki sistem enkripsi dan pesan yang Anda terima lebih rentan disadap.

Tutorial Mengirim OTP WhatsApp

Untuk mengatasi masalah ini, pemilik bisnis dapat beralih dari OTP SMS ke OTP WhatsApp. WhatsApp dapat memberikan notifikasi secara real-time kepada penggunanya, tanpa harus bergantung pada sinyal seluler provider.

Cakupan global WhatsApp juga memudahkan konsumen untuk menerima OTP tanpa delay dan biaya tambahan, seperti biaya roaming. Oleh karena itu, pengiriman OTP dari bisnis ke konsumen melalui WhatsApp memiliki efisiensi tingkat pengiriman yang lebih tinggi.

Selain tingkat pengiriman yang tinggi, mengirim OTP menggunakan WhatsApp juga lebih aman dan murah. WhatsApp memiliki sistem end-to-end encryption sehingga hanya penerima pesan dan pengirim yang bisa mengakses dan membacanya. 

Mengrim OTP dengan WhatsApp bisa lebih hemat dan murah dengan menggunakan jasa SendTalk by TapTalk.io. SendTalk adalah penyedia jasa OTP pertama di Indonesia yang dibuat oleh anak bangsa.

Dengan SendTalk, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya mulai dari Rp75,00 saja per pesan. SendTalk juga menggunakan sistem top up saldo sehingga Anda dapat menyesuaikannya sesuai dengan kebutuhan, tanpa takut tagihan membengkak.

Masih bingung dengan biaya dan cara menghitungnya? Anda dapat menggunakan kalkulator kami untuk menghitung biaya dan lihat berapa banyak pulsa yang bisa Anda hemat dengan SendTalk.

Baca juga: 5 Tips Ampuh Hindari Cyber Crime Penipuan OTP

Kalau Anda mau coba mengirim kode OTP dengan SendTalk, berikut caranya:

Cara mengirim pesan OTP dengan SendTalk

Mengirim pesan OTP dengan SendTalk dapat dilakukan melalui 2 cara yaitu:

1. Mengirim OTP menggunakan SendTalk API

Dengan SendTalk API, aplikasi atau sistem Anda dapat mengirimkan pesan yang mengandung kode OTP secara langsung. Anda cukup gunakan API yang telah kami sediakan di sistem, kemudian pesan akan terkirim secara otomatis ke nomor WhatsApp pelanggan.

Untuk mulai menggunakan API SendTalk, Anda harus membuat API Key terlebih dahulu. Ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Buka API Tab

Pada layar Anda, buka API Tab (simbol kunci) yang ada di menu samping, lalu klik Create API Key.

2. Isi Detailnya

Isi deskripsi API Key yang Anda mau, dan tambahkan durasi yang valid jika perlu. Perlu diingat bahwa API Key tidak dapat digunakan setelah melewati masa kadaluarsanya.

3. Salin API Key yang disediakan

Setelah Anda menyelesaikan pembuatan API Key, silahkan pilih tombol View dan salin API Key untuk penggunaan API tersebut.

Anda dapat melihat Messages API untuk panduan lebih lanjut tentang cara mengirim pesan dari sistem Anda ke nomor WhatsApp.

2. Mengirim OTP melalui SendTalk Dashboard

Selain menggunakan API, Anda dapat mengirim OTP ataupun pesan lain melalui menu Send Message yang ada di Dashboard SendTalk. Cukup dengan melakukan login ke Dashboard SendTalk, maka Anda dapat mengirimkan pesan ke nomor pelanggan melalui dashboard kami. 

Ini dapat menjadi alternatif jika Anda ingin melakukan pengiriman pesan ke beberapa pengguna saja tanpa perlu menunggu pengiriman dari sistem Anda.

Nah, setelah mengatur sistem SendTalk API Anda, pengiriman OTP berbasis WhatsApp menjadi sangatlah mudah. Berikut proses pengiriman OTP ke nomor pelanggan melalui WhatsApp dengan SendTalk.

  1. Pengguna masuk ke situs web atau aplikasi seluler Anda dengan nomor terdaftar, bisa juga menggunakan nama pengguna dan kata sandi.
  2. OTP akan dikirim ke nomor terdaftar pengguna melalui WhatsApp.
  3. Pengguna dapat memasukkan OTP ke situs web atau halaman aplikasi seluler.
  4. Situs web atau aplikasi seluler mengonfirmasi bahwa OTP yang dimasukkan benar dan pengguna bisa mengaksesnya.

Selain untuk melakukan user authentication, Anda juga dapat menggunakan SendTalk untuk verifikasi transaksi, mengirimkan pemberitahuan seperti aktivitas akun, pengingat janji temu, konfirmasi pembelian, pemberitahuan pengiriman, bahkan peringatan kepada pengguna.

Jadi, tunggu apalagi? Maksimalkan bisnis Anda dengan SendTalk! Sekian tutorial mengirim OTP WhatsApp dari kami. Jika masih ada yang ingin ditanyakan, silakan hubungi kami via email atau agent kami melalui WhatsApp. Kami akan dengan senang hati menjawab semua pertanyaan Anda.

Zaman sekarang, banyak sekali proses dan aktivitas yang berlangsung secara digital, online, dan offline. Namun, peningkatan kenyamanan ini juga disertai dengan beberapa tantangan, diantaranya keamanan finansial, privasi informasi, dan ancaman keamanan data pribadi. Organisasi bisnis juga rentan terhadap tantangan seperti serangan siber, peretasan, dan penipuan saat mereka menggunakan teknologi modern. 

Untuk itu, sistem keamanan yang terjamin penting untuk mendukung aktivitas digital Anda. Mengontrol akses adalah hal paling penting dan fundamental dari semua sistem keamanan. Secara sederhana, hanya orang tertentu yang diizinkan masuk, dan orang yang tidak memiliki perizinan tidak boleh masuk. Sistem keamanan ini dilakukan dengan mengonfirmasi, atau yang dikenal juga dengan autentikasi, identitas orang yang mencari akses. Setelah itu dilakukan verifikasi untuk memeriksa apakah orang tersebut diizinkan untuk masuk.

autentikasi pengguna

Autentikasi adalah proses menentukan seseorang atau sesuatu, sesuai dengan siapa atau apa yang dinyatakannya. Teknologi autentikasi memberikan kontrol akses untuk sistem dengan memeriksa untuk melihat apakah kredensial pengguna cocok dengan kredensial dalam database pengguna yang berwenang atau di server autentikasi data.

Autentikasi biasanya dilakukan dengan memberikan tanda pengenal pengguna, seperti alamat email untuk mengidentifikasi orang tersebut. Kata sandi rahasia yang hanya diketahui oleh orang tersebut juga digunakan untuk mengonfirmasi identitas. Umumnya, pengguna harus memilih nama pengguna atau ID pengguna dan memberikan kata sandi yang valid untuk mulai menggunakan sistem. 

Banyak perusahaan menggunakan autentikasi untuk memvalidasi pengguna yang masuk ke situs web mereka. Tanpa langkah-langkah keamanan yang tepat, data pribadi pengguna, seperti nomor kartu kredit dan debit dapat jatuh ke tangan yang salah dengan sangat mudah.

Banyak organisasi menggunakan autentikasi untuk mengontrol pengguna mana yang memiliki akses ke jaringan dan sumber daya perusahaan, serta untuk mengidentifikasi dan mengontrol mesin dan server mana yang memiliki akses. Perusahaan juga menggunakan autentikasi untuk memungkinkan karyawan jarak jauh mengakses aplikasi dan jaringan mereka dengan aman.

Untuk perusahaan dan organisasi besar lainnya, autentikasi dapat dilakukan dengan menggunakan sistem masuk tunggal atau SSO, yang memberikan akses ke beberapa sistem dengan satu set kredensial untuk login.

Bagaimana cara autentikasi bekerja?

Selama proses autentikasi, kredensial yang diberikan oleh pengguna dibandingkan dengan kredensial yang ada di file sistem operasi lokal atau melalui server autentikasi. Jika kredensial cocok, dan pengguna yang diautentikasi diberi wewenang untuk menggunakan sumber daya atau data, proses selesai dan pengguna diberikan akses. 

Secara tradisional, autentikasi dilakukan oleh sistem atau sumber daya yang diakses; misalnya, server akan mengautentikasi pengguna menggunakan sistem kata sandinya sendiri, diimplementasikan secara lokal, menggunakan ID login (nama pengguna) dan kata sandi. Pengetahuan tentang kredensial login diasumsikan untuk menjamin bahwa pengguna adalah asli. Setiap pengguna mendaftar pada awalnya (atau didaftarkan oleh orang lain, seperti administrator sistem), menggunakan kata sandi yang ditetapkan atau dideklarasikan sendiri. Pada setiap penggunaan selanjutnya, pengguna harus mengetahui dan menggunakan kata sandi yang telah didaftarkan sebelumnya.

Namun, protokol aplikasi web, HTTP dan HTTPS, tidak peduli akan kewarganegaraan, artinya autentikasi yang ketat akan mengharuskan pengguna akhir mengautentikasi ulang setiap kali mereka mengakses sumber daya menggunakan HTTPS. 

Daripada membebani pengguna akhir dengan proses itu untuk setiap interaksi melalui web, sistem yang dilindungi sering mengandalkan autentikasi berbasis token, di mana autentikasi dilakukan sekali pada awal sesi. Sistem autentikasi mengeluarkan token autentikasi yang ditandatangani ke aplikasi pengguna akhir, dan token itu ditambahkan ke setiap permintaan dari klien.

Autentikasi untuk sistem dan proses dapat dilakukan menggunakan kredensial mesin yang berfungsi seperti ID dan kata sandi pengguna, kecuali kredensial dikirimkan secara otomatis oleh perangkat yang bersangkutan. Mereka juga dapat menggunakan sertifikat digital yang dikeluarkan dan diverifikasi oleh otoritas sertifikat sebagai bagian dari infrastruktur kunci publik untuk mengautentikasi identitas saat bertukar informasi melalui internet.

Kenapa Autentikasi Pengguna Itu Penting?

1. Privasi dan Kerahasiaan

Dengan menggunakan nama pengguna dan kata sandi yang unik, autentikasi pengguna membantu bisnis melindungi privasi dan kerahasiaan informasi pelanggan mereka. Ini terutama berlaku untuk transaksi dan proses yang terjadi secara online atau jarak jauh melalui telepon, di mana pengguna harus memberikan nama pengguna dan kata sandi yang cocok, kegagalan login, aktivitas, atau transaksi gagal. Untuk layanan dan aplikasi online, banyak bisnis juga menggunakan autentikasi SMS untuk memverifikasi akun pengguna dan mengirim pin otorisasi kepada pelanggan saat mengkonfirmasi transaksi. Ini memastikan privasi dan kerahasiaan informasi pelanggan sambil meningkatkan keamanan

2. Keamanan

Kode rahasia atau kata sandi membatasi akses dana atau informasi Anda hanya kepada Anda atau orang yang telah Anda bagikan kata sandi Anda. Ketika kata sandi yang salah dimasukkan beberapa kali (kebanyakan 3), kartu secara otomatis diblokir, untuk menolak akses lebih lanjut jika mungkin telah dicuri. Agar tidak diblokir, pemilik perlu mengunjungi penyedia layanan dengan dokumen asli mereka untuk verifikasi.

3. Mengurangi Pencuri Identitas atau indikasi Cyber crime

autentikasi biometrik adalah salah satu bentuk verifikasi yang paling sulit untuk diretas karena melibatkan penggunaan fitur unik pada individu. Beberapa karakteristik fisiologis yang digunakan antara lain pengenalan wajah, pengenalan sidik jari, dan pemindaian retina. Peretas selalu memiliki masalah dalam mereproduksi informasi seperti itu karena setiap orang memiliki karakteristik fisiologis yang unik. Selain itu, ciri-ciri lain, seperti pengenalan suara dan pemindaian penekanan tombol, semakin populer di bidang ini.

Biometrik sejauh ini menjadi bentuk autentikasi yang paling disukai di sebagian besar lembaga keuangan dan transaksi. Inilah sebabnya mengapa beberapa aplikasi mobile banking modern mengharuskan Anda untuk menggunakan suara Anda sebagai kata sandi, sehingga sangat sulit bagi seseorang untuk menyamar sebagai Anda dan bertransaksi atas nama Anda.

Autentikasi ini salah satunya dapat dilakukan dengan menggunakan sistem keamanan OTP atau one-time password. Kata sandi OTP dapat meningkatkan keamanan autentikasi pengguna karena tingkatan keamanan yang cukup tinggi dibanding sistem keamanan lainnya. OTP memastikan bahwa orang yang meminta akses adalah orang yang berhak atas akses tersebut.

Kini, OTP seringkali diakses menggunakan aplikasi WhatsApp yang terbukti menjadi lebih mudah dan aman daripada OTP SMS. SendTalk by TapTalk.io adalah penyedia jasa OTP yang menggunakan aplikasi WhatsApp sebagai perantara pengiriman kode OTP nya. Selain mengirimkan pesan OTP, Anda juga dapat mengirimkan notifikasi seperti aktivitas akun, reminder, konfirmasi pembelian, notifikasi pengiriman, bahkan alert kepada pelanggan Anda.

Dengan SendTalk, biaya kirim OTP via WhatsApp lebih murah daripada via SMS. Jika Anda menggunakan SMS, Anda perlu Rp 350 untuk mengirim satu pesan OTP. Sedangkan dengan SendTalk, biaya yang dibutuhkan hanya Rp 75/pesan. Anda juga dapat melihat perbandingan harga di sini

Tidak perlu mengandalkan provider seluler, Anda hanya perlu menggunakan jaringan internet untuk menggunakan SendTalk. Untuk mengetahui lebih lanjut, Anda dapat klik di sini.

Pernahkah Anda berpikir, sebenarnya apa fungsi dari OTP atau one-time password

OTP adalah salah satu bentuk verifikasi keamanan pengguna yang banyak digunakan untuk memastikan pengguna yang menggunakan sebuah aplikasi atau platform adalah ia yang memiliki wewenang atas akun tersebut. 

Saat ini, makin aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk mendaftar hanya menggunakan nomor telepon. Bahkan, Facebook juga telah merilis SDK baru yang memungkinkan developer aplikasi seluler untuk melakukan verifikasi OTP melalui aplikasi WhatsApp dan bukan melalui SMS. 

Saat menggunakan nomor telepon untuk login, biasanya aplikasi mengonfirmasi pengguna dengan mengirimkan kode verifikasi melalui SMS ke nomor yang diberikan. Pengguna kemudian memasukkan kode tersebut untuk membuat akun mereka. Proses ini ditujukan sebagai bagian dari sistem verifikasi dan langkah ekstra untuk keamanan tambahan.

beralih ke otp whatsapp

Meskipun proses ini mudah diikuti, SMS kini bukanlah platform messenger yang disukai semua orang. Hal ini terjadi karena biaya yang dibutuhkan untuk mengirim SMS lebih tinggi dibanding menggunakan WhatsApp yang hanya mengandalkan koneksi internet.

Terlebih lagi, kini OTP SMS diketahui memiliki banyak kekurangan dan masalah keamanan. Melihat banyaknya kasus kejahatan melibatkan OTP SMS, di situlah WhatsApp SDK hadir sebagai solusi.

Mengapa beralih ke OTP WhatsApp?

Tidak adanya enkripsi pada SMS membuatnya rentan disadap dan ketergantungannya terhadap jaringan operator juga dapat disadap. Secara teknis, banyak celah keamanan yang dapat dibobol. Selain itu, SMS terikat pada nomor telepon tertentu, hal ini membuatnya mudah diidentifikasi oleh penipu jika ingin melakukan tindak kejahatan.

Cara paling umum yang digunakan pencuri untuk membajak pesan SMS saat ini adalah dengan "bertukar sim" atau sim-swap, yaitu pengambilalihan SIM Card korban oleh pelaku kejahatan.

Dalam SIM swap, pelaku mengalihkan nomor telepon target ke perangkat yang mereka kontrol, dan kemudian dapat mengambil pesan SMS masuk dan panggilan telepon target. Dari sana, penyerang dapat mengatur ulang kata sandi akun manapun yang menggunakan nomor telepon itu untuk pengaturan ulang kata sandi.

Mengingat potensi bahaya yang menyalahgunakan kelemahan SMS ini, mungkin ada baiknya untuk memikirkan kembali menggunakan SMS atau nomor telepon untuk melakukan autentikasi di platform mana pun.

Melihat betapa rentannya SMS sebagai platform autentikasi OTP, ini adalah saat yang tepat untuk beralih ke OTP WhatsApp. Agar keamanan data privasi terjaga, para pebisnis sudah mulai harus mempertimbangkan untuk beralih dari OTP SMS ke OTP WhatsApp.

Baca Juga: Apakah OTP-WhatsApp Bisa di Hack?

Beralih ke OTP WhatsApp yang reliabel

Seperti yang sudah kita bahas, mengandalkan SMS dan telepon untuk mengirimkan OTP (One Time Password) dan notifikasi bisa menimbulkan banyak potensi kejahatan. Hal ini dapat menciptakan risiko dan biaya keamanan.

Menggunakan WhatsApp untuk mengirim kode OTP memiliki beberapa keuntungan. OTP WhatsApp adalah salah satu jenis OTP yang menggunakan aplikasi over the top atau OTT. Penggunaan OTP dengan cara ini lebih unggul karena efisiensi dan keamanan lebih baik  dibanding OTP SMS. 

Jika Anda adalah perusahaan yang ingin beralih dari OTP SMS ke OTP WhatsApp, Anda dapat mendapatkan beberapa keuntungan. OTP melalui WhatsApp lebih efektif karena tidak memiliki kemungkinan gangguan sinyal provider seperti OTP SMS. 

Melalui penggunaan messenger seperti WhatsApp, layanan OTP dikirimkan dengan tarif yang lebih murah daripada melalui ponsel atau SMS. Hal ini bisa didapatkan dengan menggunakan jasa OTP WhatsApp yang disediakan oleh SendTalk by TapTalk.io.

Menggunakan SendTalk sebagai salah satu pengirim kata kode OTP berbasis WhatsApp mungkin bisa menjadi jawaban atas faktor keamanan aplikasi Anda. SendTalk adalah brand OTP berbasis WhatsApp pertama di Indonesia yang dibuat oleh anak bangsa. 

Jika Anda merupakan perusahaan digital di Indonesia, jaringan broadband, e-commerce, aplikasi on-demand, maupun pengecer online, layanan ini adalah pilihan yang sangat tepat untuk Anda.

Dengan memanfaatkan messenger seperti WhatsApp, layanan OTP ditawarkan dengan biaya yang lebih murah dan memiliki keamanan yang lebih tinggi dibandingkan menggunakan telepon atau SMS.

Banyak ahli yang mengakui bahwa mengirim kode OTP lewat WhatsApp lebih aman daripada menggunakan OTP berbasis SMS. SendTalk menawarkan pengiriman yang lebih konsisten. Anda bisa mendapatkan waktu pengiriman lebih cepat melalui WhatsApp karena tidak akan ada lagi hambatan karena sinyal provider seluler.

Dengan biaya yang lebih murah dibandingkan dengan OTP jenis SMS, SendTalk akan lebih menguntungkan dibandingkan dengan layanan OTP berbasis SMS. Dengan SendTalk, bayangkan berapa banyak uang yang bisa Anda hemat, daripada menggunakan OTP berbasis SMS yang harganya berkisar Rp 350,00 hingga Rp 500,00. Tarif yang ditawarkan SendTalk tentunya lebih terjangkau dibandingkan OTP berbasis SMS.

Baca juga: Perbedaan OTP SMS dan OTP WhatsApp

Fitur SendTalk - OTP WhatsApp Pertama di Indonesia

Berikut adalah fitur-fitur SendTalk yang ditawarkan untuk Anda,

  1. Pengiriman yang Konsisten

Cara konvensional untuk mengirim pemberitahuan melalui SMS atau panggilan telepon bergantung pada sinyal seluler. Anda bisa mendapatkan waktu pengiriman yang lebih cepat melalui WhatsApp. Tidak ada lagi masalah dengan provider seluler.

  1. Biaya Rendah

Harganya lebih murah dari SMS atau telepon. Biaya untuk OTP berbasis WhatsApp milik SendTalk ini lebih hemat. Dengan sistem top-up saldo pada akun Anda, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya mulai dari Rp75,00 saja.

  1. Berikan Kepercayaan & Keamanan

Lebih aman daripada SMS atau panggilan telepon, sulit untuk membuat akun 'palsu' karena Anda dapat memiliki status pengiriman WhatsApp, meningkatkan kepercayaan dari pengguna.

  1. Perkuat Otentikasi, Hindari Penipuan

Kirim OTP (One-Time Password) dan pemberitahuan ke pengguna Anda

  1. Otentikasi Pengguna

Lindungi akun dengan mengautentikasi pengguna baru & upaya masuk.

  1. Verifikasi Transaksi

Mengamankan pembayaran dan mengonfirmasi pembelian secara real-time untuk mengurangi penipuan.

  1. Pemberitahuan & Peringatan

Mengirimkan pemberitahuan seperti aktivitas akun, pengingat janji, konfirmasi pembelian, pemberitahuan pengiriman, bahkan peringatan kepada pengguna Anda.

Dari faktor keamanan hingga biaya yang dikeluarkan, OTP WhatsApp jelas memiliki banyak keuntungan dibandingkan OTP SMS. Untuk itu, beralih ke OTP WhatsApp merupakan langkah yang perlahan mulai diambil banyak perusahaan.

Dengan sistem keamanan end-to-end encryption, keamanan pesan di WhatsApp dapat terjamin di beberapa sisi. Terlebih lagi, tidak ada lagi OTP yang terhambat masuk. Bukankah sudah jelas, mana yang lebih baik untuk perusahaan Anda?

So, jangan sungkan untuk menghubungi agen kami untuk mengetahui lebih lanjut tentang SendTalk, kami akan menunggu Anda.

TapTalk
PowerTalk
OneTalk
SendTalk
whatsappfacebooktwitterinstagramlinkedin

Reach us by phone at (021) 27939266

Jl. Kyai Maja No.25c, RT.12/RW.2, Gunung, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12120

© 2020 - 2021 TapTalk.io (PT Tap Talk Teknologi)

tap talk logo for footer