pt tap talk teknologi blog

Semenjak pandemi terjadi, kita hidup di era remote working dan ini sudah menjadi new normal. Oleh karena itu, perusahaan harus mulai kreatif dalam mencari cara bagaimana tim mereka dapat tetap berhubungan satu sama lain. Apalagi adanya jarak bisa menyulitkan koordinasi. Butuh sarana yang dapat mendukung komunikasi yang baik.

Mungkin memang sudah banyak platform komunikasi yang bisa digunakan. Namun, internal company chat dapat membawa komunikasi ke level yang berbeda. 

Aplikasi Chat Internal Kantor

Ketika Anda menggunakan aplikasi chat internal kantor untuk perusahaan, Anda telah memberdayakan tim Anda untuk berkomunikasi dengan lebih baik, berkolaborasi lebih cepat, dan meningkatkan keterlibatan.

Salah satu in-app chat framework yang dapat Anda gunakan untuk internal company chat adalah PowerTalk. PowerTalk by TapTalk.io ini menyediakan user interface terbaik, bisa di-custom, dan aman sehingga Anda tidak perlu lagi menggunakan platform komunikasi pihak ketiga.

Baca juga: Pasti Sukses, Cara Manfaatkan In-App Messaging Agar Pengguna Betah

Berikut ini kami telah merangkum manfaat menggunakan PowerTalk serta fitur-fiturnya.

Manfaat menggunakan PowerTalk untuk Perusahaan

1. Informasi penting lebih mudah ditemukan

Hal terpenting dari kolaborasi yang efektif adalah informasi harus sampai ke rekan tim Anda.

Rekan kerja sering kali membagikan informasi penting, seperti laporan, cara kerja, tips, dan sebagainya melalui chat. Jika kalian menggunakan personal chat, kemungkinan besar hal-hal penting tersebut akan cepat tertimbun atau hilang di antara pesan-pesan lainnya.

Namun, dengan PowerTalk, pesan tersebut dapat lebih mudah ditemukan. Hal ini dikarenakan semua data sharing perusahaan, seperti file, dokumen, aset, dan sebagainya hanya dibagikan ke dalam satu platform komunikasi perusahaan. Selain itu, Anda juga dapat memotivasi kolaborasi yang lebih cepat.

Selain mengirim pesan, Anda juga bisa mengirim gambar dan video berkualitas tinggi, file, berbagi kontak, dan lokasi di ruang obrolannya.

2. Dapat digunakan dengan jumlah pegawai yang banyak

Anda tidak perlu khawatir jika memiliki jumlah pegawai yang banyak karena PowerTalk memungkinkan jumlah pengguna hingga 500 orang. 

Selain itu, Anda dapat membuat grup chat per divisi untuk mempermudah tiap anggota saling berkomunikasi.

Ketika Anda ingin melakukan penugasan atau berkoordinasi ke  satu orang yang spesifik dalam satu grup, Anda dapat @mention mereka. Akan ada notifikasi yang muncul di layar mereka, sehingga mereka tahu itu penting.

3. Berkomunikasi secara instan dan efisien

Anda dapat menghubungi rekan kerja lebih cepat dengan fitur seperti pesan langsung. Selain itu, PowerTalk juga memiliki push notification yang dapat memberikan notifikasi secara real time dan menjangkau rekan Anda pada waktu yang tepat.

Selain itu terdapat fitur typing indication secara real time untuk membuat obrolan Anda tetap responsif & engaging.

Seperti kebanyakan aplikasi chat lainnya, dengan PowerTalk, Anda juga dapat melihat status pesan. Anda dapat mengetahui apakah pesan tersebut telah terkirim dan dibaca. 

Semua proses pengiriman pesan akan ditangani dalam proses latar belakang, gambar, file, dan pesan lainnya akan tetap terkirim meskipun aplikasi berada di latar belakang

4. Dapat dipersonalisasi

PowerTalk memiliki integrasi antarmuka pengguna yang siap digunakan dan fitur-fitur interaktif yang menarik. Mereka juga menyiapkan framework yang dapat dipersonalisasi sesuai dengan style perusahaan Anda

Anda dapat menyesuaikan warna, font, penempatan tombol, chat bubble, dan komponen lain yang disediakan user interface PowerTalk. 

5. Pesan terkirim dengan aman tanpa campur tangan pihak ketiga

PowerTalk memiliki enkripsi bawaan mereka sendiri. Apalagi, banyak informasi perusahaan yang konfidensial. Jadi, penting bagi Anda untuk mencari platform perpesanan yang terenkripsi. Jadi, obrolan pengguna Anda selalu aman dan terlindungi.

Pesan yang terenkripsi dapat mencegah siapapun memantau obrolan Anda. Artinya hanya pengirim dan penerima yang dapat membaca isi pesan.

Seperti yang Anda lihat, menggunakan internal chat memiliki berbagai manfaat. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang penggunaanya, Anda dapat bereksperimen dengan PowerTalk itu sendiri atau menghubungi agent kami. 

Anda mungkin menemukan manfaat lain yang tidak disebutkan di sini!

Baca juga: Pentingnya Komunikasi Internal dalam Perusahaan

Pandemi global seolah memporak-porandakan dunia layanan kesehatan. Ketika IGD dan ICU tertatih-tatih diambang penuhnya kapasitas ruangan, tanpa kita sadari layanan kesehatan non darurat dan primer mulai goyah.

COVID-19 menciptakan urgensi baru untuk pelayanan kesehatan jarak jauh dan komunikasi digital. Tetapi, meskipun hampir setiap rumah sakit atau penyedia layanan kesehatan telah mencoba membuat layanan digital yang sesuai dengan HIPAA, tidak semua layanan digital dibuat sama. HIPAA adalah Health Insurance Portability and Accountability ACT (HIPAA), sebuah ketentuan untuk melindungi data pribadi pasien.

layanan kesehatan digital

Layanan kesehatan dapat dibilang adalah salah satu industri yang tertinggal di belakang dibanding industri lain dalam hal transisi ke proses digital. Hal ini sebagian besar diakibatkan karena tradisi interaksi secara tatap muka selama berabad-abad. Meskipun demikian, permintaan untuk layanan kesehatan digital semakin meningkat dalam dekade terakhir. Sebanyak 76% penyedia layanan kesehatan menawarkan atau berencana untuk menawarkan layanan telemedicine—peningkatan yang signifikan dari beberapa tahun sebelumnya.

Dalam artikel yang diterbitkan oleh Kontan, terdapat 15 juta pengguna yang mengakses layanan kesehatan digital pada pertengahan tahun lalu saat pandemi mulai menyebar di Indonesia. Survei McKinsey di Indonesia pada 21-30 September 2020 juga menemukan bahwa 65% dari orang yang telah mencoba telemedicine (fisik) berencana untuk tetap menggunakannya.

Sistem komunikasi yang berpusat kepada pasien adalah kunci untuk pengalaman dan hasil yang lebih baik dalam pengaturan layanan kesehatan jarak jauh. Di masa tidak menentu mengenai lockdown dan PPKM, telehealth memperkuat tempatnya di setiap sektor pelayanan kesehatan.

Bagaimana Beberapa Layanan Kesehatan Mencoba untuk Beradaptasi

Ketika pandemi ini bermula, banyak orang disarankan untuk tinggal di rumah untuk mencegah penularan virus. Akibatnya, banyak organisasi medis di seluruh dunia beradaptasi untuk memastikan bahwa pasien mereka terus mendapatkan perawatan, dan bisnis mereka tetap bertahan. Mereka dengan cepat beralih ke teknologi virtual seperti konferensi video yang sesuai dengan HIPAA untuk janji temu pasien dan obrolan langsung untuk membuat janji temu.

Beberapa rumah sakit di Amerika Serikat sudah mencoba praktik ini, berikut beberapa contohnya:

Contoh-contoh ini hanyalah beberapa dari banyak dokter non-darurat (bukan pekerja layanan perawatan darurat) yang telah menggunakan telehealth selama COVID-19 untuk memenuhi kebutuhan pasien mereka.

Pasien dan dokter sebagian besar setuju bahwa kunjungan video dan layanan kesehatan digital positif dan sebanding dengan kunjungan tatap muka. 63% pasien dan 59% dokter melaporkan tidak ada perbedaan kualitas antara kunjungan video dan kunjungan kantor.

Secara lebih revolusioner, 53% dokter yang disurvei merasa bahwa kunjungan melalui layanan obrolan video lebih efisien daripada janji tatap muka tradisional. Jika kita kembali dan melihat banyak masalah yang sudah ada sebelumnya dengan perawatan primer dan non-darurat, layanan kesehatan digital membantu memecahkan beberapa diantaranya, termasuk waktu tunggu yang lama dan dokumen pasien yang berlebihan.

Keuntungan Apa Yang Akan Didapat Dengan Membuat Telemedicine?

1. Meningkatkan kualitas hubungan dengan pasien melalui direct chat

Anda bisa mendapatkan hubungan yang lebih baik untuk pasien Anda. Cara yang efektig adalah melalui direct chat dengan pasien Anda. Hal ini memungkinkan pemahaman yang lebih baik antara tenaga kesehatan dengan pasien Anda.

2. Konsultasi dan umpan balik yang mudah untuk pasien

Dengan telemedicine, pasien tidak perlu menunggu lama dan menghabiskan banyak waktu untuk menunggu. Apalagi, mengantre dengan banyak pasien lainnya untuk sesi konsultasi. Telehealth memungkinkan pasien untuk menghemat waktu tersebut dan menjadikan umpan balik antara pasien dan dokter menjadi lebih mudah.

3. Menjamin keamanan dan kesehatan pasien

Di masa pandemi yang tidak menentu, telemedicine dapat mengurangi risiko paparan virus dengan mengurangi pertemuan tatap muka. Dengan turunnya jumlah pasien yang pergi ke rumah sakit, tentu rumah sakit harus berinisiatif dengan menggunakan telehealth untuk menjaga jumlah pasien non-darurat.

Apa Yang Dibutuhkan Sebuah Layanan Kesehatan untuk Menawarkan Layanan Digital?

Untuk mempraktekkan layanan kesehatan secara digital. Anda butuh menggunakan penyedia layanan untuk membantu Anda mengaplikasikan visi dari layanan kesehatan Anda. Menggunakan layanan Chat SDK merupakan salah satu cara untuk mempermudah pelayanan kesehatan digital Anda.

1. Chat dengan Fitur Lengkap

Akses yang lebih baik ke pelayanan kesehatan Anda berkontribusi pada hasil yang lebih baik. Akses yang lebih baik juga berarti pengalaman obrolan yang lebih mudah di berbagai perangkat. Chat SDK Anda yang sudah disesuaikan dengan HIPAA harus berpusat pada pasien, memungkinkan pasien untuk berkomunikasi melalui beberapa saluran sesuai keinginan mereka, dan memungkinkan mereka untuk menghubungi seluruh tim perawatan kesehatan Anda. 

Kenyamanan adalah kunci untuk layanan kesehatan digital yang berpusat pada pasien. Dalam membuat telemedicine, harus ada fitur riwayat obrolan pasien juga.Kemampuan sederhana seperti riwayat yang disimpan dapat membuat perbedaan signifikan dalam pengalaman pasien, menghemat waktu, dan menghindari frustasi karena mengulang informasi yang sama dengan agent baru. Adanya riwayat pasien yang dapat dilihat juga mempermudah Anda untuk mendiagnosis atau memberikan penanganan yang tepat.

2. Rich Media Messaging

Berbicara mengenai konsultasi kesehatan, akan cukup sulit jika tidak mengetahui secara jelas gejala atau insiden yang dialami pasien. Karenanya, butuh platform yang memiliki kemampuan  untuk mengirim gambar, video, dan audio. Hal ini tentu akan membantu mendapatkan pemahaman yang lebih lengkap tentang gejala, dan memungkinkan pengiriman pesan untuk lebih menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan janji temu dengan pasien.

Solusi obrolan yang mendukung Rich Media Messaging menyederhanakan pengalaman pasien dan tenaga kesehatan dan menghilangkan ambiguitas komunikasi yang bersifat teks (text-only). Di masa ini, orang terbiasa berkomunikasi melalui pesan multimedia. Dengan mengakomodasi preferensi ini, Anda dapat secara signifikan meningkatkan layanan telehealth rumah sakit atau institusi kesehatan Anda.

3. Pemberitahuan pra dan pasca perawatan

Bayangkan jika Anda ingin merencanakan sesi konsultasi dengan dokter yang dijadwalkan 2 minggu kemudian. Tentu akan sulit mengingat tanggal tersebut dengan banyaknya hal yang terjadi dalam jangka waktu 2 minggu tersebut, bukan? Untuk itu, layanan telehealth dapat membantu pasien-pasien Anda dengan mengirimkan pesan pengingat. Pesan-pesan ini membantu pasien merencanakan waktu mereka, sementara juga menjaga fasilitas perawatan kesehatan untuk menjalankan jadwal tepat waktu dengan mengurangi risiko pasien yang terlambat membatalkan janji temu.

Pertimbangkan juga  faktor keamanan data pribadi pasien. Pasien akan mencari layanan yang menurutnya aman dan mudah. Salah satu layanan In-App Chat terpercaya di Indonesia, PowerTalk by TapTalk.io dapat menjadi salah satu pilihan tepat jika Anda ingin mencoba beralih ke layanan digital.

Selain memiliki fitur esensial sebuah chat yang tentunya Anda butuhkan, menggunakan PowerTalk dapat mengurangi kerumitan riwayat chat dengan pasien. PowerTalk juga memiliki fitur Patient Contact List yang dapat mempermudah akses layanan kesehatan. Pasien akan merasa lebih nyaman jika tidak perlu mengulang informasi data diri setiap kali ingin melakukan atau mendaftarkan sesi konsultasi.

Bayangkan rumitnya mencatat histori pasien tanpa analitik. Tanpa analitik, Anda tidak dapat menilai performa Anda terhadap pasien dengan menyeluruh. Untuk itu, PowerTalk menyediakan Analitycs dan juga memungkinkan Anda untuk mengekspor pesan. 

Selain itu, citra setiap layanan kesehatan tentu berbeda antara satu dan lainnya. Penting bagi sebuah layanan kesehatan untuk menjadi unik dan memiliki “kepribadian” yang membedakannya dari layanan kesehatan lainnya. PowerTalk memungkinkan Anda untuk dapat menyusun interface chat sesuai dengan citra layanan kesehatan Anda dengan Customizable Interface.

Dengan fitur-fitur yang disediakan PowerTalk, Anda akan dapat dengan mudah bertransisi ke platform digital.
Untuk mengetahui fitur-fitur lain yang disediakan PowerTalk, Anda dapat lihat di halaman kami.

Jika Anda adalah salah satu orang yang terganggu dengan push notification, berarti Anda sudah membuktikan bahwa hal ini cukup mengganggu kegiatan pengguna di seluler mereka. Meskipun push notification merupakan sesuatu yang penting untuk memastikan keterlibatan pengguna, ada satu hal yang dapat menjaganya tanpa membuat pelanggan merasa terganggu.

Hal ini adalah In-App Messaging. In-App Messaging adalah pemberitahuan yang muncul selama menggunakan aplikasi, fungsinya untuk mengingatkan pengguna Anda tentang sesuatu yang menarik atau penting. Sekilas, In-App Messaging atau layanan mengirim pesan di dalam aplikasi memang memiliki kemiripan dengan push notification

Tidak hanya sebagai bentuk pemasaran tambahan, In-App Messaging harus terasa seperti bagian alami dari aplikasi. Biasanya In-App Messaging hanya terkait dengan tugas atau tindakan yang dilakukan oleh pengguna pada saat itu. 

Beberapa tampilan In-App Messaging mirip dengan push notification. Setelah pengguna menutup pesan dalam aplikasi, mereka tidak akan dapat melihatnya lagi kecuali Anda mengirimnya ulang. Karena alasan ini, In-App Messaging tidak boleh digunakan untuk mengirim informasi yang mungkin ingin disimpan atau dilihat pengguna Anda di tahap selanjutnya. 

in-app messaging sempurna

Apa Bedanya Push Notification dan In-App Messaging?

Push Notification dan In-App Messaging adalah jenis saluran messenger langsung, tetapi keduanya berbeda dalam cara penggunaannya. Sebagian besar fungsi Push Notification untuk membawa orang kembali ke produk, sehingga diberikan meskipun saat pengguna tidak membuka aplikasi. Sedangkan pesan dalam aplikasi mendorong penggunaan dan informasi yang lebih dalam saat pengguna berada di aplikasi.

1. Waktu dan posisi muncul

Push Notification: Dikirim meskipun pengguna tidak aktif dalam aplikasi

Notifikasi dikirim langsung ke layar utama di ponsel seluler pengguna, sering kali mencoba menarik mereka kembali untuk melakukan pembelian, menyelesaikan tujuan, atau mengikuti aktivitas aplikasi terbaru.

In-App Messaging: Harus ada di dalam aplikasi

Pesan dalam aplikasi hanya dapat dilihat saat membuka aplikasi. Video tidak akan muncul di layar utama ponsel, dan hanya akan muncul saat pengguna aktif menggunakan aplikasi.

2. Tujuan penggunaan

Push Notification: Bertujuan untuk melibatkan kembali pengguna.

Notifikasi dibuat agar pengguna kembali membuka aplikasi. Mereka juga dapat digunakan untuk mengirim pembaruan waktu nyata tentang status pesanan, peringatan keamanan, dll.

In-App Messaging: Target untuk pengguna Anda yang aktif.

Pemberitahuan dalam aplikasi dimaksudkan untuk menunjukkan fitur pengguna aktif, materi promosi, pembaruan, dan informasi lain yang terkait dengan aplikasi.

Strategi Menggunakan In-App Messaging

Siap memulai? Pertama, pikirkan tindakan yang perlu diketahui dan dilakukan pelanggan Anda berdasarkan use cases, tingkat aktivitas, dan atribut lainnya yang Anda gunakan untuk mensegmentasikan pelanggan Anda. Bedakan antara pesan "selalu aktif" yang sedang berlangsung yang diperlukan untuk tujuan pengguna umum dan pesan satu kali untuk pembaruan produk dan pengumuman umum.

Sekarang, petakan tindakan yang sedang berlangsung di sepanjang perjalanan pelanggan dari tahap orientasi hingga retensi. Pastikan untuk mencatat indikator keterlibatan seperti aktivasi, pencapaian, ketidakaktifan, dan churn. Gunakan In-App Messaging untuk membantu pengguna menavigasi menuju tujuan apapun yang mungkin terlihat di aplikasi Anda dan mendorong tindakan tertentu untuk membuat mereka tetap terlibat.

Bergantung pada apa yang paling masuk akal untuk bisnis Anda, beberapa pesan ini dapat ditampilkan pada perangkat seluler. Pesan seluler akan lebih terpotong dan singkat daripada pesan desktop, penggunaannya tergantung pada tingkat urgensi pesan tersebut. Jika Anda tidak yakin saluran mana yang akan digunakan, pikirkan tentang berapa banyak pengguna yang akan terpengaruh dan potensi tingkat dampaknya.

7 Praktik Terbaik Untuk Perpesanan dalam Aplikasi

Untuk mengoptimalkan strategi perpesanan dalam aplikasi Anda, ada beberapa hal utama yang perlu Anda lakukan untuk memastikan keberhasilannya:

1. Sediakan jalan keluar yang mudah

Beri pengguna cara untuk keluar dari pesan dalam aplikasi. Jika pelanggan tidak dapat menemukan rute keluar yang mudah, kemungkinan mereka hanya akan menutup aplikasi.

2. Buatlah secara visual menarik

Tidak ada yang mau melihat kotak hitam putih dengan pesan di dalamnya. Rancang pesan agar mencerminkan skema warna dan font aplikasi Anda.

3. Perhatikan metrik

Lihat berapa banyak pengguna yang menerima pesan dalam aplikasi dan berapa banyak yang benar-benar menindaklanjutinya.

4. Gunakan aturan untuk menargetkan pesan

Targetkan pesan dalam aplikasi Anda ke kelompok yang tepat. Siapkan aturan untuk menargetkan audiens yang berbeda, seperti pengguna yang belum membuka aplikasi atau mengunjungi situs selama lebih dari sebulan, atau pengguna yang berinteraksi setiap hari.

5. Uji, uji, dan uji lagi

Prinsipnya, Anda harus selalu menguji pesan dalam aplikasi untuk melihat mana yang paling berhasil.

Beberapa pengujian A / B untuk pesan dalam aplikasi yang dapat Anda jalankan meliputi:

6. Atur tindakan lanjutan

Buat pemicu otomatis untuk menindaklanjuti audiens tertentu. Misalnya, Anda dapat mengatur chatbot untuk merespons secara otomatis pengguna yang menjawab pesan Anda.

7. Ciptakan pengalaman perpesanan dalam aplikasi yang konsisten di seluruh web & seluler

Berikan pengalaman aplikasi yang sama untuk pelanggan Anda di desktop dan seluler. Tampilan dan nuansa yang konsisten di web dan seluler akan meningkatkan keterlibatan, memberi Anda data pelanggan yang lebih kaya, dan meningkatkan CX platform Anda.

Saat pelanggan terlibat dengan suatu brand, mereka mengharapkan pengalaman terbaik yang sama di seluruh platform web dan seluler. In-App Messaging Anda tidak terkecuali.  PowerTalk by TapTalk.io memungkinkan pengalaman pelanggan yang sesuai dengan citra brand Anda.

Sebagai penyedia jasa In-App chat framework yang terpercaya di Indonesia, PowerTalk memberikan value yang lebih kepada produk dan jasa Anda. Hal ini karena, ketika Anda menggunakan In-App Messaging sebagai salah satu cara untuk memahami pengguna Anda, Anda bisa mendapatkan Analytics dan pesan yang ada di dalam In-App Messaging tersebut.  

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya penting untuk konsisten menampilkan citra brand Anda. PowerTalk memungkinkan Anda untuk melakukan personalisasi dan kustomisasi In-App Messaging Anda sesuai dengan citra brand Anda dengan Interface Customization. Anda bahkan bisa mengkustomisasi Chat Bubble agar sesuai dengan palet warna brand Anda. 

Selain dari sisi visual, citra brand juga bergantung pada tingkat keamanan pesan yang ditukarkan bersama pengguna. PowerTalk menyediakan encryption yang aman, untuk memastikan data pribadi pengguna tetap terjaga.

Untuk menghubungi agent kami dan mengetahui mengenai PowerTalk, klik di sini

TapTalk.io is a startup company that was home-grown and made by our nation’s people. We understand and care for our customers─even to those precious potential customers. In TapTalk.io, we understand how important communication is, and we believe, the very basic aspect of human life is the ability to communicate, and the presence of communication is really important to that every aspect, even in the digital world. So in this belief, we designed TapTalk.io to bring and live up the communication in the digital world, delivering that oxygen of life to your own apps.

TapTalk.io has some objectives to help “Humanize digital interactions and empower conversations for businesses in the digital space”. That’s why TapTalk.io creates PowerTalk. TapTalk.io’s vision is to help businesses elevate their customer service experience, boost their sales, and maximize their marketing. This vision is the reason we create OneTalk, a messaging platform for sales, marketing, and customer support.

TapTalk.io always tries to be better to optimize all products and give the best for clients. It was proven by what we serve for our clients. Take the example from one of our products, OneTalk. OneTalk presents as a service for our clients to improve sales, marketing, and support. We provide our customers with great quality services and affordable prices. It becomes our priority to make sure all our client’s needs are met by providing the best deal.

PowerTalk is an In-app chat framework with the best user experience. We integrate our framework with a few lines of codes and we do the rest. Our customers can sit and enjoy a white-labeled chat in their own apps. We prepare the user interface for you, and you can even customize your business’ interface. We know that your brand is important, so PowerTalk prepare a framework to be ready for your customization. Customers can also customize their own chat bubble, and be limitless at that. They can create their own chat bubble and explore new things with their in-app chat.

Meanwhile, OneTalk is an Omnichannel Customer Engagement product from TapTalk.io that can integrate multiple messaging platforms. For example, if you want to combine multiple messaging platforms such as WhatsApp business with various users or accounts. Or, you want to answer multiple messaging platforms in one platform? OneTalk can helps you. The company's productivity will also increase because it is easier to communicate with customers. OneTalk provides services with several features that will improve your business quality. 

Some of those features can even help your business to thrive with many challenges and still productive in times like this. With our services, you can use these challenges into business opportunities. Take advantage of your communication platform with your customers to increase reach and engagement. Providing good customer sales, marketing, and support will also give a good image in the eyes of the customer.

Take an example of the Disposition feature. Disposition feature creates and summarizes the dispositions of each incoming case to get business insights from your customers. The recorded data are, knowing how long they have been waiting for, their history, the channels they use, and many other things. This feature also helps you to conclude cases to avoid similar cases in the future and come up with a new business idea.

With all those tools provided by OneTalk as an omnichannel messaging platform, you provide your employee with great customer support. Now you could make sure your company will grow from within, from the people that are supporting the business to thrive.

TapTalk.io also implements constructive culture for our environment. One of them is Knowledge Sharing culture. Knowledge sharing will enable a company to learn from mistakes and increase employee engagement to the company. Employees’ professional growth can benefit a company greatly. An organization that is actively involved in sharing knowledge is at the forefront of everyone. Spending energy creating this culture of engagement requires an ongoing focus that advances employee engagement and empowerment.

In TapTalk.io, knowledge sharing is a must. As a startup, it was an important thing to nurture. Our team works collectively as a family because of our transparency. Because of the collective work and the knowledge sharing culture, we are able to increase our productivity and build a healthy environment.

With this healthy environment, TapTalk.io is able to serve our clients and customers with our best products. We listen and understand our clients’ demands. We listen to all demands and always trying our best to make it happen!

Meningkatkan Produktivitas Perusahaan Di Masa PSBB Total

Keadaan PSBB dan kebijakan-kebijakan daerah yang hingga kini tidak pasti di banyak tempat tentu membuat banyak pelaku usaha dan bisnis kebingungan melewati situasi genting ini. Bagi anda yang merupakan salah satu pemeran dalam sistem ekonomi, tentu memiliki banyak kesulitan baru saat berhadapan dengan tantangan ini. 

Salah satu cara untuk mempertahankan pelanggan di kondisi yang tidak menentu ini adalah tetap menjaga produktivitas. Menjaga produktivitas memberikan citra bahwa perusahaan tetap berjalan dan stabil.

Selain menjaga produktivitas, menjaga sales agar tetap stabil dan berkembang merupakan prioritas seluruh pelaku bisnis.

Tips pertama ini ditujukan untuk perusahaan yang ingin meningkatkan produktivitas dengan konsumen atau kliennya. Tips-tips ini dapat dipraktekkan secara kolaboratif dan nantinya akan menambah efektivitas sales dan marketing. Ini dia cara jitu meningkatkan penjualan dengan melakukan produktivitas kerja.

Apakah saat ini anda sedang mempunyai kesulitan dalam penggunaan banyak akun sosial media bisnis dalam menjangkau customer? Atau ingin mengakses akun WhatsApp, bisnis Anda di lebih banyak perangkat untuk meningkatkan produktivitas tim sales, marketing dan support Anda?

Gunakan tantangan tersebut menjadi peluang bisnis. Manfaatkan platform komunikasi anda bersama customer anda untuk menambah reach dan engagement. Menyediakan customer sales, marketing, dan support yang baik, akan memberikan citra yang baik pula di mata customer.

Salah satu cara meningkatkan layanan sales, marketing, dan support melalui platform komunikasi efektif yang mudah adalah dengan menggunakan omnichannel. Omnichannel adalah pendekatan terintegrasi untuk proses yang berpusat pada pelanggan yang menggabungkan saluran komunikasi menjadi satu sistem manajemen untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan pengalaman pengguna. 

Keuntungan dari omnichannel messaging platform adalah integrasi beberapa platform perpesanan sebagai cara berkomunikasi dengan pengguna dan memberikan kenyamanan kepada pelanggan. Hal ini karena setiap customer akan mendapatkan tingkat respon yang sama dari setiap channel.

Platform perpesanan omnichannel terpercaya untuk sales, marketing, dan support dapat menawarkan pengalaman yang sama sekali berbeda bagi pelanggan. Salah satu platform omnichannel adalah OneTalk. OneTalk adalah produk Omnichannel Customer Engagement dari TapTalk.io yang dapat mengintegrasikan beberapa platform pesan. Misalnya saja, anda ingin menggabungkan banyak platform pesan seperti WhatsApp Business dengan berbagai user/akun. Atau, anda ingin menjawab banyak platform pesan sekaligus dalam satu platform? Omnichannel dapat membantu anda. Produktivitas perusahaan pun akan bertambah karena lebih mudah menjalin komunikasi dengan pelanggan.

Omnichannel mungkin menjadi cara untuk mempertahankan reaksi positif dan profesional terhadap pandemi ini. Dengan omnichannel seperti OneTalk, Anda dapat mempelajari riwayat mereka, sudah berapa lama mereka menunggu, dan saluran apa yang mereka gunakan. Mempelajari kebutuhan pelanggan Anda memungkinkan Anda menawarkan hal yang paling mereka butuhkan — terlebih lagi di masa krisis ini.

Jadikan media sosial Anda sebagai kanvas untuk membuat strategi pemasaran terbaik. Gunakan untuk berinteraksi dengan pelanggan Anda. Analisis, publikasikan, dan buat keterlibatan pelanggan dengan orang-orang di seluruh dunia. Media sosial dapat digunakan untuk menyelaraskan pemasaran dengan layanan pelanggan, dan karena itu memperkuat hubungan pelanggan.

Anda bisa membagi usaha Anda di media sosial menjadi dua hal. Yang pertama tentang kampanye media sosial. Dalam aspek ini, Anda dapat memposting semua tentang produk atau layanan Anda. Gunakan platform media sosial dengan pengguna terbanyak, seperti Instagram, Facebook, dll. 

Posting tentang bagaimana produk Anda bekerja, bagaimana seharusnya bekerja, dan bagaimana itu dapat membantu kebutuhan pelanggan Anda. Jadilah apa yang mereka butuhkan dan inginkan dan tekankan di media sosial Anda. Jangan lupa bahwa visual sama pentingnya dengan hal lainnya.

Yang kedua adalah membangun hubungan dengan pelanggan Anda. Terlibat dan terhubung dengan mereka sebanyak mungkin. Anda tidak hanya perlu membangun hubungan dengan mereka, tetapi Anda juga harus memastikan hubungan itu bermakna. Keterlibatan pelanggan yang baik akan menghasilkan pelanggan setia.

Mengutamakan kebutuhan pelanggan menjadi acuan dalam segala strategi bisnis yang kita berikan. Gunakan testimoni dan rating dari customer sebagai salah satu trik untuk menarik customer lainnya. Trik ini dapat kalian praktekkan dengan mudah menggunakan omnichannel messaging platform

Dengan fitur Customer Rating dan Disposition dari OneTalk, yang memungkinkan sebuah perusahaan untuk mempelajari dan merangkum disposisi dari setiap case yang masuk dalam platform channel Anda, Anda akan dapat meningkatkan sales dengan testimoni pelanggan.  Fitur Disposition memastikan sebuah perusahaan tetap mendengarkan dan mengintegrasikan semua komplain dan masalah customer menjadi sebuah ide konstruktif. 

Dengan fitur ini, Anda dapat meluangkan lebih banyak waktu untuk memperhatikan customer Anda. Hasil integrasi ini menghasilkan analitik dari setiap kasus yang masuk dalam customer service. Kesimpulan ini akan membantu Anda agar case dan masalah yang terjadi tidak terulang lagi di masa depan. 

Begitu pula dengan fitur Customer Rating. Fitur ini memungkinkan customer Anda untuk dapat memberikan rating kepada agent Anda, sehingga memudahkan Anda untuk mengukur tingkat kepuasan customer Anda. Selain dapat mengawasi kinerja agent Anda, Anda juga dapat menggunakan hasil kinerja mereka sebagai testimoni yang bisa dimuat sebagai konten website Anda.

Dengan memberikan fokus untuk “menonjolkan” kelebihan produk dan pelayanan Anda terhadap customer melalui testimoni ini,  peluangnya keberhasilan strategi pemasaran perusahaan Anda akan bertambah. Anda akan menonjolkan kualitas customer service pada perusahaan Anda dan dapat bersaing dengan kompetitor yang lain terlebih pada masa-masa krisis seperti ini.

Selanjutnya, untuk meningkatkan penjualan dan engagement dengan klien Anda, tentunya Anda harus dapat meningkatkan kualitas kerja perusahaan Anda.  Anda harus tetap menjaga perhatian pada kinerja karyawan Anda, untuk memastikan bahwa perusahaan Anda tetap berkembang dari dalam. Jika Anda dapat memastikan bahwa kinerja karyawan Anda berjalan seperti mesin dengan oli yang tepat, maka pelanggan Anda juga akan menikmati pelayanan perusahaan Anda kepada mereka, dan secara otomatis, menimbulkan rasa nyaman menggunakan perusahaan Anda.

Di bawah ini adalah tips untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan Anda.

  1. Jaga komunikasi agar tetap baik

Tidak dapat bekerja dan bertemu langsung sebagai akibat dari bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bukan berarti menghentikan komunikasi dengan karyawan.

Setiap pekerja membutuhkan budaya kerja yang positif dan produktif. Apalagi dengan situasi saat ini, dimana terdapat ketidakpastian mengenai virus COVID-19 dan berbagai perubahan mendadak, hal ini menambah beban pikiran di tengah pekerjaan.

Gunakan berbagai platform komunikasi yang ada untuk sekedar menanyakan kabar karyawan, menanyakan pendapatnya, atau memberikan berbagai motivasi untuk menjaga semangat dan produktivitas.

Memang benar bahwa pandemi telah menyulitkan perusahaan dan semua pihak yang terlibat, tetapi kegiatan usaha harus tetap berjalan agar target yang direncanakan tetap dapat terpenuhi.

Salah satu faktor terpenting untuk mencapai hal tersebut adalah bagaimana perusahaan dapat terus meningkatkan komunikasi antar tim. Kerja sama yang baik akan terjalin melalui komunikasi yang baik. Dan dengan kerjasama yang baik maka produktivitas dalam perusahaan juga dapat meningkat.

  1. Gunakan Alur Kerja Efektif

Memindahkan ruang kerja ke rumah bukanlah hal yang mudah bagi setiap karyawan. Berbagai macam kendala seperti keterbatasan peralatan, sambungan, dan suasana kerja yang kurang mendukung masih sering terjadi.

Jika alur kerja masih konvensional seperti sebelumnya, ini hanya akan menghambat produktivitas seluruh tim.

Para pemimpin di setiap bisnis dan organisasi dapat meminimalkan ini dengan membangun alur kerja terstruktur dan mengoptimalkan interaksi antar tim. Penggunaan alat kolaborasi dapat menjadi solusi untuk menciptakan alur kerja yang lebih baik.

  1. Buat Team-Building Virtual

Kerja sama tim yang baik antar tim adalah kunci kesuksesan perusahaan. Sejauh ini, salah satu cara yang biasa dilakukan untuk mencapai hal tersebut adalah dengan membangun tim.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan berkerumun membuat hal ini sedikit sulit, tetapi bukan berarti tidak bisa.

Tuntutan dalam industri kreatif untuk selalu inovatif dan kreatif setiap hari bisa membuat kita jemu dan letih meski hal itu wajar dan tidak bisa dipaksakan. Jadi, kunci untuk mempertahankan produktivitas kita di tempat kerja di industri kreatif adalah mengetahui kapan harus beristirahat dan kapan harus bekerja.

Penting bagi setiap perusahaan atau organisasi untuk meluangkan waktu sejenak, dan membuat tim virtual agar karyawan dapat tetap berhubungan dengan memaksimalkan alat untuk kolaborasi digital, sehingga kelelahan dapat dihindari dan kualitas kerja tetap terjaga.

Menjalankan perusahaan sambil menjaga agar karyawan tetap terhubung dan bekerja secara efisien di tengah pandemi bukanlah tugas yang mudah terutama jika dilakukan bersamaan dengan kebutuhan untuk beradaptasi secara hipotesis.

Lalu, Bagaimana Cara Meningkatkan Produktivitas Perusahaan Dengan Mudah?

Tenang saja, selain cara-cara di atas, ada cara mudah yang dapat Anda lakukan untuk menjamin produktivitas kerja karyawan Anda. OneTalk by TapTalk.io, sebagai penyedia jasa messenger omnichannel dapat menyelesaikan 3 tips di atas sekaligus. Selain menjaga hubungan dan meningkatkan sales kepada pelanggan Anda, omnichannel yang serba bisa ini juga dapat Anda manfaatkan sebagai alat untuk meningkatkan produktivitas karyawan Anda.

OneTalk yang mengintegrasi platform-platform messenger dalam satu dashboard ini dapat menjaga komunikasi Anda dengan karyawan Anda, karena Anda akan dapat terus memonitor pekerjaan mereka lewat fitur Real-Time Agent Activity Tracker. Fitur ini akan memungkinkan Anda untuk melihat secara real-time case yang sedang ditangani oleh karyawan Anda.

Selain itu, OneTalk menciptakan sistem kerja yang efektif dalam aspek komunikasi perusahaan kepada pelanggan. Dengan Assignment Rules yang memiliki sistem assignment untuk customer yang berbeda-beda, Anda dapat dengan mudah membagikan case kepada agent Anda. Fitur Topics juga memungkinkan Anda atau karyawan Anda, memilah topik yang dibahas customer agar dapat dengan mudah melakukan kategorisasi.

Masih kurang dengan omnichannel saja? TapTalk.io juga menyediakan aplikasi messenger yang dapat Anda akses di Android maupun iOS dengan nama TapTalk. Aplikasi messenger ini digadang-gadang dapat digunakan sebagai pengganti jika WhatsApp mulai ditinggalkan orang-orang. Aplikasi messenger ini memiliki fitur untuk dapat melakukan kustomisasi chat messenger Anda. Bahkan, keamanan Anda merupakan jaminan yang dapat ditawarkan oleh aplikasi TapTalk ini.

Menggunakan jasa omnichannel sebagai pendukung sales, marketing, support dan meningkatkan produktivitas kerja Anda merupakan win-win solution yang dapat Anda pertimbangkan dalam perusahaan. Dengan satu layanan, Anda dapat mendapatkan banyak sekali manfaat dan meningkatkan banyak aspek dalam perusahaan Anda.

Ingin mengetahui lebih banyak, hubungi agent kami (WhatsApp, e-mail) untuk menjelajahi banyak fitur yang kami sediakan. 

Companies need to think harder than ever on how to receive a big turn on the marketing aspect at absolutely no cost. But how do we exert little to no marketing cost but still receive a big impact? How do we increase our sales and still gain new customers without that much money flying around to make our products known?

We will get into it one by one in this article.

Content optimization

Fill the internet with as much as your product as possible. Or, at least, the SEO. There is a lot of ways to share your content worldwide so they can be recognizable to people. Blogs can enhance your chance at being the top in Google Search because you can optimize the use of Search Engine Optimizations (SEO). If you do it right, your website can be on the first page. And, if you got into the first page, your company will achieve more reach and engagement from potential customers.

It takes a little effort to do this without actually spending money on other forms of advertisement. Fill your website with blog content so you can reach a lot of people. Your blog should be filled with informational content, as much as you post marketing content for your stuff. It is important to do a repetition of your products’ benefits so that your customers are used to it.

But the internet is not just Google, right?

These days, a lot of online platforms can be optimized as a content-sharing platform. Optimize other platforms such as Youtube. You can make a low-cost video for a Youtube channel. Enhance your video with great editing skills to make your customer comfortable with your video. Use an easy language and words. Make it as light as possible and explain it to the point. Of course, you also need to make the right title for your video to earns maximum reach.

Optimization of Social Media to post your content

Make your social media as a canvas to create the best marketing strategy. Use it to interact with your customer. Analyze, publish, and make customer engagement with people across the world. Social media can be used to align marketing with customer service, and therefore strengthening customer relationships. 

You can divide your effort on social media into two things. The first is about social media campaigns. In these aspects, you can post all about your products or services. Use social media platforms with the most users, such as Instagram, Facebook, etc. Post on How your products work, how it was supposed to work, and how it can help your customer’s needs. Be what they need and want and emphasize it in your social media. Don’t forget that visual is as important as the other stuff.

The second is building relationships with your customers. Engage and connect with them as much as possible. Not only you need to build a relationship with them, but you also have to make sure it is a meaningful one. Good customer engagement will result in loyal customers.

Networking Online

Collaborating with others is great too! Both of the participants can increase each other popularity by being seen in other platforms with different people other than their customers. Do it constantly and engage others. Don’t forget to show your sincerity when you do the work. The goal of this point is to reach new people as much as possible.

Be a speaker

Another free advertisement but also a knowledge-sharing experience is being a speaker. When you master a field and you are good at delivering speeches about that field, being a speaker is a way to spread awareness of your products. It doesn’t have to be a hard selling speech. But your title when you do become a speaker is step one of rising product awareness.

You become the mascot of your company when you try this. You showcase your digital presence and engage with new faces that can be potential customers. This will require you to convince them that you are good at what you are doing and therefore your product is a real testament as a good example of it.

For example, if you are being the speaker about omnichannel, those who never even heard of it will know you as their first connection to what it is. Participate free or paid, it doesn’t really matter. Your product will be the first thing that they know about omnichannel. And then, new potential customers will be considering using your products.

Di era digital ini, banyak sekali perusahaan software dengan model bisnis platform bermunculan. Bisnis dengan model platform telah mengambil alih setiap industri dan sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari, disadari atau tanpa kita sadari. Contohnya adalah Airbnb, Alibaba, eBay dan lainnya. 

Apa itu model bisnis platform? Platform adalah model bisnis yang menciptakan nilai dengan memfasilitasi pertukaran antara dua atau lebih kelompok yang saling bergantung, biasanya konsumen dan produsen. 

Untuk mewujudkan pertukaran ini, platform memanfaatkan dan membuat jaringan pengguna dan sumber daya yang berskala besar dan dapat diakses sesuai permintaan. Platform menciptakan komunitas dan pasar dengan efek jaringan yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dan bertransaksi. Bisnis bermodalkan platform tidak melakukan produksi barang, sebaliknya, mereka hanya menciptakan alat koneksi. 

Platform bisa menjadi model yang sangat efisien, tetapi terkadang perusahaan sering mengabaikan arah lain dalam keinginan pasar umum kita untuk membangun perusahaan yang layak di lingkungan modern saat ini.

Untuk membangun platform yang sukses, dibutuhkan waktu yang cukup lama dan usaha yang sangat besar. Hal ini tentunya tidak mudah. Namun jika Anda ingin mendirikan platform dari nol atau bahkan memanfaatkan platform yang sudah ada, terdapat tiga aturan penting yang dapat Anda ikuti jika ingin sukses dalam ekosistem bisnis.

  1. Anda akan kalah jika terus menunda

Jika Anda dan pesaing bisnis memulai usaha dalam waktu yang sama. Tidak mungkin masing-masing pengusaha memiliki untung 50%. Semakin cepat Anda memulai usaha duluan, untung yang diperoleh akan lebih besar dari saingan Anda. Jadi, janganlah malas dalam memulai usaha. Bisa saja Anda kalah dari pesaing karena terlambat.

  1. Jika Anda terlambat, jangan mencontek usaha orang lain

Misalnya Anda ingin membuka usaha Food and Beverage di dekat rumah Anda, tetapi Anda menunda-nunda terus karena merasa belum siap atau mungkin belum memiliki motivasi. Kemudian tiba-tiba ada yang membuka usaha Food and Beverage juga di dekat Anda. Calon pelanggan yang Anda harapkan tentunya akan menjadi pelanggan pesaing duluan. Bisa saja mereka akan lebih memilih pesaing ada meskipun nantinya Anda jadi berbisnis.

Jika Anda terlambat membangun bisnis, tidak ada gunanya meniru strategi bisnis yang sudah ada. Ketika Anda meniru strategi bisnis yang ada, maka jumlah usaha yang sama akan membanyak. Artinya saingan Anda banyak juga. Namun, jika Anda mencoba strategi yang berbeda, Anda mungkin lebih beruntung meningkatkan posisi bisnis Anda. 

Pesaing Anda menggunakan promo Buy 1 Get 1 Free pada saat ia buka terlebih dahulu. Anda yang telah terlambat janganlah menggunakan strategi yang sama, gunakanlah strategi lain seperti cashback, gratis ongkir, dan sebagainya

  1. Gunakan developers

Developers (Pengembang) saat ini adalah pembuat sukses, mereka adalah orang-orang yang menerjemahkan materi digital mentah bisnis ke dalam aplikasi dan layanan yang menghasilkan nilai. Dengan adanya developers, konsumen Anda akan dipermudah dalam berbelanja menggunakan aplikasi atau Application Programming Interface (API). Developers sering kali menggabungkan beberapa API untuk membuat aplikasi baru. Aplikasi ini kemudian digunakan oleh konsumen dalam ekosistem yang berbeda, kemudian menghasilkan permintaan.

Misalnya Google Maps beroperasi dalam banyak ekosistem developers, bertindak sebagai supplier yang API-nya digunakan oleh developer tersebut untuk membuat produk digital. Produk tersebut kemudian diterjemahkan menjadi permintaan saat konsumen menggunakannya dalam ekosistem terpisah seperti iOS dan Android.

Jadi, jika Anda ingin mendapatkan keuntungan dari ekosistem bisnis yang ada, jangan terlambat ke terjun ke market, dan jika terlambat, jangan meniru pesaing Anda. Sebaliknya, gunakan strategi alternatif untuk meningkatkan partisipasi ekosistem bisnis dan melibatkan developers. Tidak ada jaminan di market ke depannya, tetapi jika Anda mengikuti aturan ini, peluang Anda dapat meningkat secara signifikan.

Kuncinya adalah memanfaatkan software untuk menciptakan hubungan baru antara pemasok dan konsumen, tidak berarti harus menjadi platform raksasa berikutnya seperti Alibaba atau Ebay. Menjadi platform raksasa tentu saja merupakan salah satu jalan (mahal dan sulit) menuju keberhasilan dalam suatu ekosistem, tetapi perlu diingat, perusahaan juga dapat berhasil (seringkali lebih cepat, lebih murah, dan lebih mudah) dengan menghubungkan aplikasi atau Application Programming Interface (API) mereka ke ekosistem yang sudah ada.

Selain tiga aturan di atas, Anda juga bisa memanfaatkan layanan yang diberikan oleh Omnichannel messaging platform, Omnichannel adalah pendekatan terintegrasi untuk proses yang berpusat pada pelanggan di mana beberapa channel digabungkan menjadi satu sistem manajemen untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan pengalaman customer. Dapat dikatakan bahwa omnichannel adalah social messaging solution

Dengan adanya Omnichannel, pemilik usaha dapat mempermudah komunikasi dengan pelanggannya. Hal ini bisa terjadi karena semua channel komunikasi yang ada seperti WhatsApp, Telegram, Facebook Messenger, Twitter DM, LINE, Email, dan lainnya digabungkan menjadi satu inbox. Anda tidak perlu lagi mengakses platform tersebut satu per satu.

Kemudahan ini dapat Anda akses melalui OneTalk by TapTalk.io. Tidak hanya kemudahan dalam berkomunikasi, Anda bisa mengidentifikasi perilaku customer dengan “Case Detail”. Anda bisa mengetahui lebih dalam tentang customer Anda, seperti mengetahui berapa lama mereka menunggu balasan, history produk yang pernah mereka beli, channel yang mereka gunakan, dan lainnya. Hal ini bisa digunakan untuk mengembangkan bisnis kita menjadi lebih baik sesuai dengan pengalaman Anda dengan pelanggan.

In an era with software and digital development, creating a culture of knowledge sharing is easier and just as important as selecting the best knowledge.  Sometimes, the more knowledge you know, the fewer employees are inclined to share it. This will be where you, as a business leader, should intervene and make it right. Now, we no longer live in a time where organizations can thrive with siloed information, with only a few people hold the key to the castle.

Knowledge sharing will lead to organizational transparency, which in multiple studies has proven good for business. It promotes the healthy, sustainable growth of modern businesses, regardless of industry. Several reports have shown that business transparency - both external and internal - is very expensive these days. Clients prefer companies that are honest with them, and workers consider internal transparency one of the most important factors when considering a new job.

The principle of radical business integrity is the first step towards building an organization in which employees are primarily motivated to share their experiences with colleagues. When your company's ecosystem supports the free flow of information, you not only make it easier for your people to do a good job, but you also gain benefits when it comes to bringing in the best talent.

But this culture would require a good work environment so the employees would feel safe and comfortable doing it. That was because knowledge sharing is not just about creating a knowledge base or even setting up some internal wikis. Knowledge sharing culture puts people and collaboration first. There must have been a willingness of teammates to help each other out.

According to Slack, there are three things to cultivate a healthy collaboration culture: Leadership should lead by example, be accessible to employees; feedback cycles should be encouraged among employees, management, and departments; Psychological safety should be prioritized to ensure that employees feel comfortable sharing expertise with one another without fear of competition or job instability. It makes employees more open to what they don’t know.

The next step after making it a “safe zone” for your employees to adapt knowledge sharing culture is them actually learning how to do it. Practicing skills is a more effective technique rather than simple theoretical learning. The more you encourage your employees to work with one another to practice knowledge sharing, the more effective it will be rather than an interaction between them and wiki━which can possibly be out of date or lacking tacit knowledge. That is why you need to try to keep people engaged by designing any knowledge management tool that you invest in around a people-first philosophy.

Knowledge sharing culture is an employee retention insurance

When you practiced a good knowledge sharing culture in your work environment, you could avoid losing team’s productivity due to the lack of an instrumental member at work. Workers won’t hoard expertise, all the skills and expertise would be shared among them equally. 

So rather than a single precious employee, you could have dozens of expert workers. A company that practices knowledge sharing culture makes for happier and more loyal employees who could survive a teammate’s departure. Employees will be vested in a company that creates a comfortable and positive work environment for them.

Increase overall productivity with knowledge sharing

Knowledge sharing will enable a company to learn from mistakes and increase employee engagement to the company. Employees’ professional growth can benefit a company greatly. Research around the world has shown that knowledge-sharing initiatives driven by a culture of learning and collaboration can naturally increase employee productivity as a whole. 

When employees can benefit from a knowledge-sharing culture, they are less likely to face hardships alone and are more likely to collaborate productively and think innovatively. All of this can lead to new customer solutions or product offerings, keeping your organization competitive and successful.

Simply put, transparent organizations that support knowledge sharing are self-sustaining organizations: these multiply opportunities for growth while creating employee ownership and participation. Who among us would not want to invest in a cultural strategy that can afford it?

It’s time to embrace a knowledge-sharing culture. That starts with taking a good look at how your company’s knowledge management works and starts doing an evaluation. Don’t forget to also provide your employees with the tools they need to succeed and grow.

An organization that is actively involved in sharing knowledge is at the forefront of everyone. Spending energy creating this culture of engagement requires an ongoing focus that advances employee engagement and empowerment.

In TapTalk.io, knowledge sharing is a must. As a startup, it was an important thing to nurture. Our team works collectively as a family because of our transparency. Because of the collective work and the knowledge sharing culture, we are able to increase our productivity and build a healthy environment.

Hope this is helpful!

A business should cover all aspects before they launch their products or services. What would you provide and prepare before you launch your product? Would that be the idea that you share when you brainstorm your strategy? Ask your company some questions before you “think” you could provide your customer with what they need with your product. You need a good Product Judgement from your customers to know  “What do they really need?” is what you really need to think through before your products meet the markets.

Product Judgement is the notion that you can use your own judgment to (1) accurately predict what customers need, what they want and value, and (2) develop and provide them with a solution. 

Product Judgement does exist and it is learned. No one starts with a strong product rating. It is not innate. It took years to build and therefore ranged from very weak to very strong. It takes mature work and dedication to create it. Therefore, some have it, others do not.

Product Judgement is obtained through customers. That’s why you have to learn from your customers with their perception. Good businesses will assess their market before they launch their product. You have to know “who are you dealing with” and your product should be the answer to all of their needs. To know who you’re dealing with, you can control your Product Judgement by personally observe and correspond to them.

But you have to make sure that your products, or the way that you market your products, will make it easier for them. Customers hate it when things are complicated. Because we have to provide their needs, we need to provide them with the convenience that they demand.

You also need to make sure how your customers view your product and the way that you portrayed and presented your products.

Research by Cruz and Duarte (2011) has proven that “by designing and presenting assistive products as general consumer goods it may be possible to reduce stigmatic elements from being associated with them”.  This practically means the way you present your product will affect their willingness to buy. This is why you need to study your Product Judgement by placing yourself in a customer’s place and keep a good relationship with your customer. What are the contextual aspects that affect customer’s decisions?

You need to ensure how your products are perceived by your customer. It is important to make unique products, but it is also great if you make the same products but BETTER. To make it better, you need to constantly follow the trend. 

Now, after contemplating how you present your product, the next thing you need to do is “be them”. To know how your product or service is perceived and how is your Product Judgement, you have to use it yourself. You have to know all about it, how it works, and how it was supposed to work.

Creating a great product touches on many areas. From what problems a product solves, to how it solves them, to how it is evaluated and positioned in the market.

Product Judgement is an ever-evolving thing. Because of the change in trends, technologies, competitors, and industries. Present your product according to what the trend is. Filter their trend. Watch your competitors. Study the industries where your products grow.

When you portrayed your products or services as something that they need in everyday life and without disabilities, your customer will be convinced that they “should” be using your products or services.

Because Product Judgement is a never-ending journey, you have to keep checking and refining it. When you apply your product judgement and decisions get made, go back and check those decisions again. Never stop evolving, keep talking to the market about your product. Present them as consumer goods so they can “think that they “need” you before they actually need you.

But that perfect notion and concepts will make you think hard and question how could such a great Product Judgement exist? 

You can be the one to make such a thing!

Don’t ever doubt that you can do it too. Do the research to the customers that are using your products. You can study with as many respondents as possible. You just have to get started and the numbers add up quickly. The best part is that you will start to feel like your judgment is growing. To get high product ratings, you have to fall in love when you talk to customers. Overcome the obstacles you have today.

Companies use email as other ways to connect with their customers. They could send information regarding new products, promotions, and others to their customer by using monthly newsletter blasts. Newsletter blast is a process of sending details and product-focused content to a subscriber list which includes existing and potential customers via an emailed letter.

The newsletters contain a variety of items not linked solely to shopping. In a given topic of a newsletter, businesses might include anything from business news to fascinating facts and "how-to" articles. Since customers have already shown that they are interested in receiving the newsletter, businesses should produce more valuable content that they know will engage their base.

However, customers can unsubscribe your newsletter if they find it annoying and disturbing. You don’t want customers to miss out on any exciting news from us. To solve this problem, you need to create good newsletter strategies. 

Here are some tips to create a successful newsletter that your customer wants to read

  1. Grab the Reader with the Headline or Subject

People receive many newsletters every day. You have to make sure that your subscriber wants to read the newsletter you send. Try using a special, innovative subject line for any email you send. Your subject will tell your reader what they are going to read, and do not use deception to trick them into opening an email. The general rule of thumb is to have about 50 characters or fewer on the subject line. Avoid using words like “Free”, “limited time” and don’t use all caps on your subject. You don’t want to scream at your customer. 

  1. Provide Content Worth Reading

Of course, you want to put adverts on your newsletter. But make sure to put something else to keep your readers interested. You could provide tips and advice articles, or news regarding your company. There are the key things that your subscriber may be interested in.

  1. Establish Trust

You need to be consistent with the newsletter so your subscriber knows what to expect when the open and read it. Make sure your subscribers don't feel fooled because your subject line has little similarity to the newsletter material. Don’t forget to send them regularly so your customer didn’t forget about you.

  1. Keep It Short and Simple

Ensure people can quickly and conveniently get the information they need from your newsletter. Also, don't use too much detail and too many separate papers to fill your newsletters. Even though you've been dreaming about loads of posts for your first newsletter, you don't even have to bring them all in.

  1. Write for Your Audience

You are an expert in your profession, and perhaps your subscribers are not. That means you have to describe it in terms that most people will understand and clarify any words, abbreviations, and acronyms in the industry. We all get used to our terms of business and we still forget that others don't understand them immediately too. So be careful and proofread your newsletters in pursuit of some supposed interpretation, and better clarify it.

The most convenient way to ensure your email has been sent (and read afterward) is by using "read receipts." Many webmail clients have an email monitoring option these days. You may choose to be informed when a recipient has either received or read your message before sending your message. 

Nowadays, a variety of email monitoring tools is available, enabling sales teams to have more power as well as access to useful data. One of them is CRM (Customer Relationship Management) software.

Email monitoring tools have become a crucial part of reaching prospects and customers — old and new — at every scale. And the use of CRM with email monitoring capability has become more relevant for organizations to meet their customers at the right time and in the right sense.

Email monitoring is the ability to control the status of emails you deliver, to boost visibility and company with your customer. Through using an email monitoring app, you'll be able to receive real-time email updates for each email case. It also helps you monitor your high-funnel email measurements on an ongoing basis as email opens and click-through speeds, so you can make better business decisions.

Monitoring emails lets you directly communicate with your customers and prospects by letting you see when your emails are sent and opened. When you open your prospects and click on the link in your newsletters, you know when they actively interact with your company. You will also see how many times your emails are opened, and watch the links they clicked on. This helps you to recognize your future clients so that you can contact them at the right time or deliver the next follow-up note, and improve your chance of attracting their company significantly.

You can use CRM software such as Keap, Zoho, Hubspot, Salesforce, ActiveCampaign, and many others, you can easily find CRM software on the internet.

TapTalk
PowerTalk
OneTalk
SendTalk
whatsappfacebooktwitterinstagramlinkedin

Reach us by phone at (021) 27939266

Jl. Kyai Maja No.25c, RT.12/RW.2, Gunung, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12120

© 2020 - 2021 TapTalk.io (PT Tap Talk Teknologi)

tap talk logo for footer