pt tap talk teknologi blog
Hal Penting yang Perlu Diingat Tentang Desain Produk

Sebuah bisnis hanya ada jika mereka memiliki produk atau memberikan layanan jasa. Dengan demikian, keberhasilan bisnis apa pun bergantung pada pentingnya produk (atau layanan) dan bagaimana bisinis tersebut dapat terhubung ke pelanggan potensial.

Namun, tidak semua produk merupakan sesuatu yang bisa kita sentuh atau bahkan bisa dilihat di toko offline. Istilah produk juga berlaku untuk sesuatu yang digital, contohnya aplikasi, situs web, dan lainnya

Desain produk merupakan bagian integral dari pembentukan bisnis. Hal ini membentuk masa depan bisnis Anda sejak awal dan dapat menjadi penentu untuk keberlanjutannya. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Paper and Packaging Board dan IPSOS untuk National Packaging Design Day, 7 dari 10 (72%) konsumen setuju bahwa desain kemasan dapat mempengaruhi keputusan pembelian mereka.

Desain produk juga menentukan value brand dan persepsi pelanggan. Desain produk juga penting untuk bisnis atau brand karena produk mereka membedakan brand miliknya dengan brand yang lain.

Jadi, desain produk adalah sebuah proses yang digunakan oleh desainer untuk memadukan kebutuhan pelanggan dengan tujuan bisnis yang membantu brand membuat produk yang sukses secara konsisten. Intinya, desainer produk bekerja untuk mengoptimalkan pengalaman pelanggan dalam dan membantu brand mereka dengan membuat produk berkelanjutan.

Contoh kasus pentingnya desain produk, misalnya saat Anda ingin membeli handphone. Bentuk, berat, fungsionalitas, dan tampilan handphone A berbeda dari handphone B. Pasti, nilai dan kepuasan yang dihasilkan pelanggan saat ingin membeli berbeda. 

Ketika memikirkan produk atau fitur, desainer harus memahami tujuan bisnis dan mampu menjawab pertanyaan berikut terlebih dahulu:

  1. Masalah apa yang kita pecahkan?
  2. Siapa yang punya masalah ini?
  3. Apa yang ingin kita capai?

Dalam melakukan desain produk, terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan, yaitu:

  1. Desain produk harus sesuai dengan tujuan utama yang ditentukan bisnis Anda.

Ketika mendesain sebuah produk, tidak ada yang namanya satu solusi yang cocok untuk semua permasalahan. Produk yang didesain harus disesuaikan dengan kebutuhan khusus proyek, baik bisnis maupun fungsional. Misalnya, Anda ingin membuat produk yang bisa digunakan untuk berkomunikasi dan mudah dibawa (handphone). Pastikan selama proses desain ide itu tidak terlupakan. Jangan sampai ketika Anda mendesain, Anda tiba-tiba terpikir untuk mendesain produk yang bisa digunakan untuk berkomunikasi dan bisa mempermudah segalanya (komputer). Kedua benda tersebut memang memiliki fungsi yang mirip, tetapi anggaran dan proses yang diperlukan tentunya berbeda dari tujuan utama bisnis Anda.

Terdapat beberapa faktor yang bisa mempengaruhi proses desain produk, seperti

Orang yang akan menggunakan produk tersebut adalah pelanggan Anda. Jadi, penting untuk mengetahui apakah produk Anda memenuhi keinginan atau kebutuhan mereka.

Seorang desainer produk harus merancang produk berkualitas tinggi dengan memperhatikan anggaran yang sudah diberikan.

Biasanya orang ingin membeli barang yang baru daripada yang lama. Desainer dapat memanfaatkan tren terbaru dalam merancang produk sehingga sesuai dengan pasar tertentu yang telah diidentifikasi oleh riset pasar. Karena kebutuhan dan keinginan orang-orang cenderung berubah dengan cepat, desainer produk dapat memanfaatkan perubahan ini dengan meningkatkan produk sesuai dengan tren terkini.

Daya tahan produk sepenuhnya tergantung pada bagaimana penggunaan produk oleh pelanggan. Daya tahan suatu produk bergantung langsung pada bahan yang Anda dipilih, proses pembuatan dan kebijakan mutu. Setelah memutuskan masa pakai produk yang diinginkan, tim desain produk harus menentukan pasar yang ditargetkan dan penggunaan produk.

Produk sering kali dirancang untuk memiliki tampilan yang keren. Produk yang unggul secara fungsional dan visual akan membedakan Anda dari para pesaing. 

  1. Desain Produk bukanlah proses yang linear

Banyak orang mengira desain adalah proses linier yang dimulai dengan mendefinisikan produk dan diakhiri dengan pengujian. Namun, anggapan itu salah. Dalam proses desain, terdapat fase yang sering kali bertumpang tindih, dan biasanya ada banyak proses bolak-balik. Saat tim produk mempelajari lebih lanjut tentang masalah yang dipecahkan, pengguna dan detail proyek (terutama kendala), mungkin perlu untuk meninjau kembali beberapa penelitian yang dilakukan atau mencoba ide desain baru.

Umumnya, proses desain terdiri atas langkah-langkah berikut:

Ini adalah salah satu fase terpenting dari desain produk yang bahkan dilakukan sebelum proses desain dimulai. Sebelum Anda mulai membangun sebuah produk, Anda perlu memahami konteks keberadaannya. Pada fase ini, tim produk harus menentukan visi produk dan strategi produk. Terdapat suatu peribahasa yang menggambarkan hal ini, “Visi tanpa tindakan adalah angan-angan. Aksi tanpa visi adalah mimpi buruk”

Setiap proyek desain membutuhkan visi yang menentukan arah dan memandu tim pengembangan produk. Visi terdiri atas informasi penting yang harus diketahui oleh tim produk untuk mengembangkan dan meluncurkan produk yang sukses. Visi membantu membangun pemahaman bersama tentang apa yang bisa Anda bangun dan apa yang tidak bisa dibangun. 

Namun, visi hanyalah setengah dari gambaran. Separuhnya lagi adalah strategi. Strategi produk menentukan perjalanan produk. Dengan adanya strategi, Anda dapat menyesuaikan arah desain produk Anda.

Setelah visi ditentukan, riset produk akan memberikan separuh lainnya dari fondasi untuk desain yang hebat. Untuk memaksimalkan peluang sukses Anda, lakukan penelitian yang mendalam sebelum membuat keputusan produk apa pun.

Riset yang baik menginformasikan keputusan desain produk Anda. Jika Anda mendapatkan fakta atau sesuatu yang diketahui lebih awal, Anda akan menghemat banyak sumber daya (waktu dan uang) di masa mendatang (karena lebih sedikit penyesuaian yang perlu dilakukan). Dengan riset desain yang solid, menjual ide Anda kepada pemangku kepentingan juga akan jauh lebih mudah.

Jika Anda tidak mengenal pelanggan Anda, bagaimana Anda bisa menciptakan produk yang hebat untuk mereka?

Riset pengguna yang baik adalah kunci untuk merancang pengalaman pengguna yang baik. Melakukan riset pengguna memungkinkan Anda memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pengguna Anda. Dalam hal penelitian produk, Anda bisa melakukan wawancara, survei (baik secara online maupun offline), riset kompetitor.

Pada fase ini anggota tim desain akan bertukar pikiran tentang berbagai ide kreatif yang membahas tujuan proyek. Selama fase ini, sangat penting untuk tidak hanya menghasilkan ide, tetapi juga memastikan bahwa asumsi penting suatu desain itu valid.

Tim desain memiliki banyak teknik untuk membuat ide, mulai dari membuat sketsa (yang membantu untuk memvisualisasikan seperti apa tampilan beberapa aspek desain), hingga storyboard (yang digunakan untuk memvisualisasikan keseluruhan interaksi dengan suatu produk).

Setelah fase membuat ide, tim desain harus memiliki pemahaman yang jelas tentang apa yang ingin mereka bangun. Selama fase merancang, tim desain akan mulai membuat solusi untuk memecahkan masalah yang dimiliki pelanggan dan menerapkan konsep.

Pembuatan prototipe menjadi bagian dari fase ini. Prototipe adalah model eksperimental dari sebuah ide yang memungkinkan Anda mengujinya sebelum membuat produk yang lengkap. Salah satu proses pembuatan prototipe yang paling efisien adalah pembuatan prototipe cepat. Proses pembuatan prototipe dapat digambarkan melalui tiga tahapan, yaitu:

Fase pengujian dan validasi membantu tim produk memastikan konsep desain berfungsi sebagaimana mestinya. Biasanya, fase validasi dimulai saat desain telah disempurnakan. Mirip dengan fase penelitian produk, fase ini juga bervariasi antar proyek atau saling bertumpang tindih.

Anda dapat melakukan pengujian produk menggunakan tim Anda sendiri. Namun, akan lebih baik jika Anda melakukan pengujian langsung pada calon pengguna Anda. Menurut Nielsen Norman Group, ide dasar di balik uji kegunaan adalah untuk memeriksa apakah desain produk bekerja dengan baik sesuai dengan target pengguna produk Anda. Mengumpulkan dan menganalisis feedback dari pengguna akan membantu tim desain menyempurnakan produknya dan menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Hanya karena sebuah produk telah diluncurkan secara resmi bukan berarti proses desain produk telah selesai. Faktanya, desain produk adalah proses berkelanjutan yang terus berlangsung selama produk digunakan. Tim akan mempelajari dan meningkatkan produk, setelah banyak menerima feedback dan review dari penggunanya.

  1. Desain produk adalah proses yang tidak pernah berakhir

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, proses desain bukanlah hal yang hanya dilakukan satu kali selesai, dan desainer tidak boleh berasumsi bahwa mereka akan mendapatkan segalanya dengan sempurna sejak awal. Untuk merancang produk yang sukses, tim perlu mengadopsi proses perbaikan yang berkelanjutan. Misalnya, selalu mencoba untuk menyempurnakan produk berdasarkan feedback pelanggan. Dengan begitu, bisnis Anda bisa meraih lebih banyak pelanggan dari produk yang sudah disempurnakan.

  1. Desain produk didasarkan pada komunikasi

Dalam mendesain sebuah produk, perlu dilakukan komunikasi baik antara tim Anda atau dengan pelanggan Anda. Ide terbaik akan gagal jika tidak mendapat persetujuan dari tim dan pemangku kepentingan. Itulah mengapa desainer produk terbaik adalah komunikator yang hebat. Komunikasi dari pelanggan berupa feedback juga perlu dilakukan agar produk Anda sesuai dengan apa yang diinginkan pelanggan.

Product Design Tools Terbaik 2021 (dan Cara Menggunakan nya!)

Intinya, hal terpenting yang harus diingat saat mendesain produk adalah desain itu untuk pengguna. Untuk mendesain produk hebat, Anda harus memberikan fitur yang tepat, dengan memberikan pengalaman pengguna yang tepat sesuai dengan target Anda. Jadi, tentukan audiens target Anda, kemudian teliti masalah mereka, dan, terakhir, fokuslah dalam membangun produk yang memecahkan masalah tersebut. 

Ingat! suatu produk bukanlah hanya suatu benda yang bisa disentuh, tetapi juga bisa suatu software, aplikasi, atau website. Produk ini juga perlu memperhatikan hal-hal yang telah kami sampaikan. 
Semua produk di OneTalk selalu memperhatikan empat hal penting tersebut. Hal ini OneTalk agar pelanggan selalu mendapatkan yang terbaik dan selalu mendapatkan produk yang mengikuti tren yang ada. Desain yang dimiliki OneTalk dibuat sesuai dengan kebutuhan pelanggan, authentic, dan melalui proses desain yang matang. OneTalk juga selalu mendengarkan feedback dari pelanggannya untuk selalu bisa menyempurnakan produknya.

Product Design Tools Terbaik 2021
Product Design Tools Terbaik 2020 (dan Cara Menggunakan nya!)

Di dunia desain produk yang kompetitif ini, terdapat banyak sekali tools atau alat yang dapat membantu Anda untuk membuat desain produk yang baik. Tetapi, tentu kita butuh yang terbaik untuk mengoptimalkan produk kita. Setelah berdiskusi dengan team design TapTalk.io, kami ada beberapa rekomendasi design tools untuk Anda. Nah, ini dia beberapa alat desain produk yang telah kami pilih, sebagai desain produk tools terbaik pada tahun 2021!

Yuk simak!

1. Figma

Figma merupakan alat desain yang menempati urutan pertama pada survei UX Tools 2020. Ketika Figma pertama kali mengumumkan fitur "multiplayer" mereka, para desainer mencemooh gagasan untuk mengizinkan orang lain masuk ke dalam file mereka. Ide kolaborasi langsung pada dokumen desain membangkitkan pemikiran direktur seni dan pemangku kepentingan pengendali. 

Penggunaan tools ini menghindari hal-hal yang paling membuat UI Designer merinding, yaitu redesign karena miskomunikasi. Tim desainer dapat berkolaborasi bersama untuk memantapkan rancangan aplikasi dan menghindari potensi desain ulang.

Kelebihan alat ini adalah aksesnya yang gratis dan user-friendly karena dijalankan berbasis web. Sehingga, semua pengguna perangkat dengan berbagai sistem operasi dapat menjalankan aplikasi ini dengan mudah. Berbeda dengan aplikasi lain yang membutuhkan penginstalan terlebih dahulu.  

Ini dia beberapa kelebihan figma:

Fitur-fitur figma yang membuatnya unggul adalah:

  1. Prototyping

Fitur ini memudahkan kita untuk menguji desain layar yang telah kita buat dimana kita dapat menjalankannya layaknya sebuah aplikasi. 

  1. Smart Animate

Fitur ini masih tergolong baru karena baru dirilis beberapa bulan lalu. Fungsinya, fitur ini bisa kita gunakan untuk menambahkan animasi saat berpindah tampilan. Secara default ada animasi yang bisa kita gunakan untuk mengubah posisi. Namun, Smart Animate dikhususkan untuk setiap komponen dalam sebuah tampilan.

  1. Plugin

Anda dapat menggunakan plugin untuk mempercepat proses pembuatan desain desain aplikasi. Figma menyediakan beberapa plugin yaitu, Google Sheet Sync. 

  1. Auto Layout

Fitur ini memudahkan dalam menyusun komponen-komponen yang ada dalam suatu desain. Auto Layout ini mempermudah dalam menyusun komponen terutama yang berkaitan dengan ukuran dan posisi. 

  1. Collaboration

Fitur kolaborasi merupakan salah satu keunggulan terbaik figma, dibandingkan alat desain kompetitor lainnya. Kemudahan yang ditawarkan dengan alat ini membuat figma berhasil menjadi alat UI design terbaik 2020, baik untuk pengguna Mac maupun Windows.

Kelemahan dari alat ini adalah pengguna harus online karena alat ini berbasis web, buth Intel HD Graphics 4000 atau lebih tinggi, cache lokal dapat menyulitkan perancang untuk melihat perubahan atau pembaruan desain, dan anggota tim hanya dapat mengakses file ketika desain telah diserahkan ke library sehingga delay dapat terjadi.

2. Sketch

Sketch adalah editor grafik vektor untuk mac OS yang dikembangkan oleh perusahaan Belanda Sketch B.V. (sebelumnya bernama Bohemian Coding). Pertama kali dirilis pada 7 September 2010 dan memenangkan Apple Design Award pada tahun 2012.

Sketch baru-baru ini menambahkan fitur untuk pembuatan prototipe dan kolaborasi. Karena hanya tersedia untuk mac OS, perangkat lunak pihak ketiga dan alat handoff dapat digunakan untuk melihat desain Sketsa di platform lain. 

Fitur-fitur Sketch yang membuatnya unggul:

  1. Symbols Plug In untuk Smart Objects

Disebut Symbol, ini memberi kita kemampuan untuk meniru Smart Objects; fitur yang sebelumnya tidak didukung Sketch. Smart Objects memungkinkan Anda untuk memiliki beberapa contoh dari satu objek dalam dokumen Anda. 

  1. Easy Grid

Fitur ini memungkinkan Anda untuk menentukan berapa banyak baris dan berapa banyak kolom yang Anda inginkan untuk menyusun objek yang dipilih.

  1. Smart Guides

Mengetahui jarak atau rasio objek di dalam artboard Sketch.

  1. Artboard Presets

Preset memungkinkan Anda untuk mengatur pekerjaan Anda menggunakan dimensi yang telah ditentukan sebelumnya.

  1. Pixel Perfection

Ini membantu Anda mendapatkan piksel yang diposisikan dengan sempurna dalam desain Anda.

Kelebihan Sketch dibanding kompetitor lainnya adalah:

  1. 100% berbasis vektor
  2. Dapat diekspor ke berbagai resolusi dengan satu gambar.
  3. Pengaturan piksel yang lebih serbaguna.
  4. Dalam satu dokumen utama, beberapa halaman desain dapat diproduksi.
  5. Lebih mudah mengekspor metode ke SVG.
  6. Melalui fitur plugin, Anda dapat membangun CSS dengan mudah.

Kekurangan alat ini adalah seringnya terjadi bug dan glitch yang dialami pengguna. Bug dan glitch ini cukup sering terjadi hingga mengganggu jalannya alat desain ini.

3. Adobe XD

Adobe membuat software baru mereka yang bernama Adobe XD, pada tahun 2016. Adobe XD merupakan software yang dapat digunakan oleh para desainer perangkat mobile. Adobe XD dibuat untuk memudahkan desainer aplikasi mobile dalam mengembangkan UX / UI.

Fitur yang membantu pengguna dari Adobe XD adalah:

  1. Responsive Resize

Dengan Responsive Resize, sekarang banyak waktu yang dapat dihemat saat menyiapkan antarmuka versi desain 'responsif'

  1. Plug Ins

Menyediakan plug ins yang sangat bervariasi seperti RenameIt, Pixel Perfect, Data Generator, dll. Dan integrasi dengan Trello, Dribbble, Google Sheets, dll.

  1. Auto Animate

Membuat working prototypes menggunakan Auto Animate. Menggabungkan ini dengan pembuatan prototipe menawarkan desainer, alat yang diperlukan untuk menghilangkan kesalahan, yang mungkin dibuat setelah produk atau situs web dikirimkan, dari tahap wireframing

  1. Voice Prototyping

Prototipe suara ke perangkat Adobe XD. Ini bukan fitur paling jelas yang Anda harapkan dari alat desain UI layar, tetapi UI perintah suara menjadi semakin umum.

Berikut kelebihan dan manfaat dari software Adobe XD ini:

  1. Alat untuk Pembuatan Prototipe menggunakan Auto Animate
  2. Focused design tools
  3. Dapat menggunakan properti desain dari Photoshop, Sketch, Illustrator
  4. Kerangka kerja ini akan mengintegrasikan aset desain perangkat lunak ke dalam proyek Anda, membuat pekerjaan lebih mudah.
  5. Performa yang cepat tanpa lag

Kekurangan dari software ini adalah 

Dari tiga alat yang sudah disebutkan diatas, Figma menempati urutan pertama dalam kategori UI design baik pada Mac maupun Windows. Figma juga merupakan yang teratas dalam hal UI Prototyping. Tidak hanya itu, Figma juga unggul dalam hal developer handoff. Dapat disimpulkan, alat yang paling banyak digunakan tentunya adalah alat yang paling mudah digunakan di berbagai jenis perangkat oleh beragam konsumen. 

Untuk menciptakan user experience, desainer bertanggung jawab atas bagaimana produk, sistem, atau layanan akan terlihat, terasa, dan berjalan bagi pengguna. Interaction Design atau desain interaksi, secara khusus, difokuskan pada perancangan berjalannya suatu produk - cara kerjanya.

Beberapa pertanyaan yang dipikirkan oleh interaction designer: Apakah perilaku produk dapat diprediksi, dapat diharapkan (expected), dan dapat digunakan? Dapatkah pengguna kami mencapai tujuannya tanpa banyak tahap atau banyak upaya? Tentu saja, banyak desainer UX saat ini yang bertanggung jawab untuk menangani desain interaksi produk yang mereka kerjakan.

Mengapa interaction design penting?

Praktik "desain interaksi" tumbuh dari kebutuhan untuk menyajikan pengalaman perangkat lunak kepada pengguna dengan cara yang masuk akal, memenuhi kebutuhan mereka, konsisten dan koheren serta "dapat digunakan" dan pada akhirnya diinginkan.

Beberapa penelitian menunjukan bahwa desain interaksi menentukan bagaimana orang berinteraksi dengan komputer dan komunikasi. Ini adalah masalah ekonomi dan budaya yang sangat penting. Desain interaksi menentukan nilai layanan komunikasi kepada penggunanya, dan kualitas pengalaman yang mereka miliki saat menggunakannya.

Komputer dan jaringan mengubah setiap aspek kehidupan kita. Saat jaringan bertemu, hampir semua yang kita gunakan, atau lakukan, melibatkan beberapa jenis interaksi. Ada interaksi antara kita dan sistem, atau antara satu objek dengan objek lainnya. Desain interaksi membentuk jenis pengalaman yang kita miliki saat ini terjadi.

Dibandingkan dengan produk fisik, layanan komunikasi adalah pengalaman, bukan suatu “benda”. Desain interaksi berkaitan dengan proses yang tidak material, dan dengan layanan yang menyesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi individu. Ini adalah jenis desain yang benar-benar baru. Desain interaksi juga mengungkapkan model bisnis baru yang diperlukan untuk memberikan layanan dan pengalaman ini.

Dasar dan prinsip desain interaksi

Dilansir dari XD Ideas, terdapat 5 prinsip desain interaksi.

  1. Goal-driven design

Desain yang digerakkan oleh tujuan adalah gaya desain yang mengutamakan penyelesaian masalah sebagai prioritas tertinggi. Pendekatan ini berfokus pada pemenuhan kebutuhan dan keinginan spesifik seseorang yang akan menggunakan produk, yang merupakan tujuan desain interaksi.

  1. Good usability atau memiliki kegunaan yang baik

Kegunaan menjawab pertanyaan "dapatkah orang menggunakan produk ini?" Kegunaan yang baik adalah persyaratan mendasar untuk desain interaksi. Learnability (seberapa mudah pengguna baru belajar menggunakan interface?), Efisiensi (seberapa cepat pengguna dapat melakukan tugas?), Tingkat kesalahan (berapa banyak kesalahan yang dilakukan pengguna saat berinteraksi dengan UI?) Serta pemulihan kesalahan (bagaimana dengan cepat dapatkah mereka pulih dari kesalahan?) adalah empat hal yang berdampak langsung pada kegunaan.

  1. Ergonomics atau ergonomi

Desainer interaksi menerapkan prinsip fisiologis pada desain produk. Tujuan dari proses ini adalah untuk mengurangi kesalahan manusia, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan keamanan interaksi. Perancang interaksi sering menggunakan model prediksi pergerakan manusia, juga dikenal sebagai hukum Fitts, saat merancang interaksi. Hukum ini menyebutkan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk bergerak cepat ke suatu daerah sasaran merupakan fungsi dari perbandingan antara jarak ke sasaran dan lebar sasaran. Hukum Fitts digunakan untuk memodelkan tindakan menunjuk. Ini dapat diterapkan baik saat elemen UI disentuh dengan tangan atau jari, atau secara virtual, menggunakan perangkat penunjuk.

  1. Positive emotional responses atau respon emosional yang positif

Desainer harus membuat desain yang mempengaruhi respons emosional positif pada pengguna. Desainer interaksi menyadari elemen-elemen yang mempengaruhi respons emosional pengguna. Palet warna, font, animasi — semuanya dapat memicu respons emosional.

  1. Design for people atau mendesain untuk orang lain

Dalam hal desain produk, sulit untuk mendesain untuk pengguna abstrak. Desainer harus selalu mengevaluasi keputusan mereka dalam konteks grup pengguna tertentu. Persona adalah alat yang hebat untuk desainer.

Selain kelima prinsip di atas, dalam laman Interaction Design Foundation, dijelaskan lima dimensi desain interaksi yang juga sama pentingnya untuk diperhatikan. Karya desainer di desain interaksi melibatkan lima dimensi: kata (1D), representasi visual (2D), objek fisik / ruang (3D), waktu (4D), dan perilaku (5D).

Interaction design memanfaatkan kelima dimensi untuk mempertimbangkan interaksi antara pengguna dan produk atau layanan secara holistik. Secara khusus, banyak yang menggunakannya untuk membantu merealisasikan tuntutan dunia nyata dengan desain yang belum diperkenalkan. Misalnya, perancang aplikasi yang harus memproses data dengan kecepatan tinggi untuk menemukan hasil di dalam sistem angkutan massal (kereta bawah tanah / metro) akan menghadapi kendala mengakomodasi penumpang bawah tanah - ruang sempit, perjalanan cepat, zona mati, dll. .

Desain interaksi penting untuk kemajuan produk. Contohnya pada toko online, desain interaksi bisa menentukan naik atau turunnya sales. Jika desain dari website atau platform toko dinilai tidak bagus oleh pelanggan, hal ini akan menghambat pelanggan untuk melakukan pembelian, atau bahkan akan menggagalkan transaksi mereka.


TapTalk.io menilai bahwa desain interaksi merupakan hal yang amat penting dalam dunia online seperti di era digital ini. TapTalk.io memprioritaskan UX dan UI design karena menurut kami, hal itu adalah penting. Baik atau tidaknya produk kita akan menjadi percuma, jika kita tidak menyediakan produk dengan prinsip user-friendly. Tidak menutup kemungkinan, hal ini dapat menutupi keunggulan produk, dan malah menonjolkan kekurangannya saat melihat desain interaksi yang buruk.

Semoga membantu!

Setiap software yang dimiliki oleh perusahaan mana pun diharapkan memiliki ciri tampilan yang khas sehingga menarik bagi konsumen, karakteristik tersebut dikenal dengan istilah desain. Oleh karena itu, suatu software harus didesain dengan spesial agar bisa menarik perhatian pelanggan dan juga memberikan nilai bagi mereka. Desain suatu software adalah kesan pertama yang dimiliki pelanggan tentang perusahaan itu, maka perusahaan perlu merancang tampilan software yang memenuhi dan melebihi harapan pelanggan.

Semua software mungkin menawarkan manfaat dasar yang sama tetapi desain memberikan arti dan identitas yang unik. Sangat penting bagi pemilik bisnis untuk mendengarkan dan menanggapi kebutuhan dan minat customer mereka dengan menyediakan desain software yang inovatif, kreatif, dan berbeda.

Software designer, juga dikenal sebagai perancang software, mengembangkan program dan antarmuka komputer. Perancang software harus memiliki pengetahuan tentang pengembangan platform web, pengujian program, manajemen basis data, dan perangkat lunak sistem operasi. Mereka juga harus tahu bagaimana bekerja dengan bahasa pemrograman komputer.  

Perancang software biasanya bekerja sebagai bagian dari tim pengembangan kolaborasi untuk membantu membuat software yang memenuhi kebutuhan manajemen atau klien, dan dengan cara yang efektif dan hemat biaya.

Sebagai perancang software, Anda akan terlibat dengan penelitian pengguna, arsitektur informasi, wireframing, pembuatan prototype, desain visual, pengujian pengguna, dan bekerja sama dengan pengembang untuk membuat software yang mudah dan kuat.

Namun, mencoba memasuki bidang yang relatif baru seperti software bisa sangat melelahkan. Keterampilan apa yang Anda butuhkan? Di mana Anda akan memulai? Berikut beberapa hal yang dapat membantu Anda mengembangkan keterampilan penting yang diperlukan untuk menjadi perancang software.

  1. Belajar memiliki empati untuk pengguna Anda

Aturan pertama adalah terhubung dengan pengguna Anda dan masalah mereka. Cobalah untuk berinteraksi dengan calon pengguna Anda. Apakah mereka mengalami kesulitan dalam mengakses software? Ekspektasi mereka? Bagaimana mereka menggunakan software dalam kehidupan sehari-harinya?

Anda perlu mampu menempatkan diri Anda pada posisi pengguna dan berbagi empati atas masalah mereka. Hal ini akan membantu Anda menciptakan software yang intuitif dan berkelanjutan.

  1. Belajar membuat prototype

Pembuatan prototype melibatkan pembuatan rencana dasar (seperti sketsa atau gambar rangka) untuk membuat tiruan produk Anda. Ini adalah cara yang efektif dan murah untuk mengidentifikasi masalah dan mengevaluasi berbagai opsi desain di awal proses. Dengan menghilangkan gaya dari prototype Anda dan hanya berfokus pada aliran konten dan interaksi, Anda dapat menilai fungsionalitas desain Anda tanpa bias terhadap desain visual. Pembuatan prototype juga memungkinkan Anda menguji desain Anda dengan mudah, memasukkan umpan balik pengguna, dan mencari tahu apa yang terbaik untuk perangkat lunak Anda sebelum memulai proses pengembangan.

Explore semua alat prototype yang ada. Sangat mudah untuk kewalahan dengan banyaknya alat yang tersedia untuk pembuatan prototipe. Tidak ada satu set alat yang "benar" yang harus Anda gunakan untuk membuat prototype. Ini masalah selera pribadi. Pilihan alat akan bergantung pada kekuatan dan kelemahan mereka serta kebutuhan produk. Photoshop, Illustrator, Sketch, Balsamiq, dan InVision adalah beberapa alat populer yang sering digunakan untuk membuat prototipe. Luangkan waktu Anda untuk menjelajahi berbagai alat untuk mencari tahu apa yang terbaik bagi seorang desainer.

  1. Belajar coding

Sekarang semakin banyak perancang software yang belajar untuk membawa desain mereka ke langkah berikutnya, yaitu implementasi. Meskipun Anda bekerja dalam satu tim dengan pengembang software lain, Anda membutuhkan kesamaan. Anda harus bisa membuat kode atau coding.

Keterampilan coding akan memberi Anda kekuatan untuk membawa ide Anda dari prototype ke produk fungsional. Jika Anda bingung tentang apa yang harus dipelajari, bahasa pemrograman frontend seperti HTML, CSS, dan Javascript bisa menjadi titik awal yang bagus. Anda dapat menemukan banyak tutorial berguna di W3Schools, Codeacademy dan Lynda.com.

  1. Stay inspired

Sulit bagi desainer mana pun untuk tetap termotivasi dan terus menjalankan ide-ide hebat itu. Cara yang baik untuk mengatasi ini adalah dengan menemukan orang yang menginspirasi Anda. Ada banyak sekali platform desain online seperti Behance dan Dribbble yang memamerkan desainer dan memungkinkan Anda menemukan karya mereka. Ini tidak hanya menginspirasi Anda, tetapi juga memungkinkan Anda untuk berinteraksi dengan desainer lain dan melacak tren baru (bukan karena Anda selalu perlu mengikuti tren ini, tetapi karena mereka dapat digunakan sebagai titik awal yang baik untuk diskusi dengan klien atau desainer lain). Sumber inspirasi lainnya adalah buku dan seminar

  1. Terus latihan

Satu-satunya cara untuk benar-benar menjadi seorang desainer adalah dengan berlatih menggunakan keterampilan tersebut. Cobalah dan temukan proyek yang dapat Anda kerjakan. Gunakan semua keterampilan itu dan berlatihlah merancang softwarenya. Misalnya, Anda ingin membuka toko kue, latihlah keterampilan tersebut dan buat website toko kue Anda. Tampilan ini tentunya akan menjadi wajah dari toko kue Anda.

Terakhir, tidak ada yang suka dengan copycat. Jangan meniru desain produk yang sudah beredar di pasaran. Buatlah desain yang unik dan sebisa mungkin belum pernah digunakan. Jika Anda meniru style bisnis orang lain, bisa saja anda akan dituntut oleh pemilik bisnis tersebut karena telah melanggar hak cipta.

Semua produk yang ada di TapTalk.io selalu memperhatikan pengalaman pengguna. Hal ini dilakukan TapTalk.io agar customer selalu mendapatkan yang terbaik. Desain yang TapTalk.io miliki dibuat unik, authentic, dan khas sehingga nyaman dipakai dan tidak mudah dilupakan oleh customer.

Have you ever heard of UI/UX Design? If not, you should know about it NOW, because it should be something to develop to achieve your user satisfaction. The UX designer does more than just design the user interface. UX design is like a joke, if you have to explain it, it’s not that good. That is the essence of UI UX. Customer needs to experience it right away. If you have to explain it, then it is bad. User interface design is often used synonymously with terms such as user interface design and usability. However, while usability and user interface (UI) design are important aspects of UX design, they are part of it - UX design covers many other areas as well. A UX designer takes over the entire purchasing and product integration process, including aspects of branding, design, usability, and functionality. 

What is User Experience Design

According to Hackernoon, User Experience(UX) Design is the process of creating products that provide users with relevant, significant, and meaningful experience by analyzing their behavior. By behavior analysis, UX Design identifies their motives to crate optimum digital experience. The main goal of UX design is to improve the user experience with devices, applications, and websites, provide them with value, and thus increase overall user satisfaction.

This satisfaction will result in user convenience. This convenience will certainly convey the purpose of making the product to its users. That way, the product will continue to be used and will be increasingly sought after by users. The more the product is searched for, it can be said that the product has successfully answered its intended use. For the designer who makes it, of course, it will give special satisfaction because his work is liked by many people.

BUT, UX Design is not the same as UI Design. Meanwhile, you often meet these terms side by side, UX Design is something that goes beyond UI Design. User experience design is a much broader concept than any other design. In fact, UI design is a subfield of user experience design.

UX design is similar to building design. UI design is like interior decoration.

Both UX and UI are an essential part of building great software products and interacting with one another. However, their roles are significantly different. UX design is more about the analytical and technical aspects deeply rooted in the functionality of a software product, whereas UI design is more about how the application looks.

Why UX Design must be the foundation of your software product

  1. UX saves resources

The effort that goes into UX design can save you the hours (as well as money) your development team would likely spend on product changes and redesigns.

Some research, such as Experience Dynamics research, has proven that UX designer engagement can reduce the time a developer spends reworking software by up to 50%. Additionally, overall development time can be reduced by 33-50% by clearly prioritizing development tasks and improving decision making.

2. UX increases sales

UX design not only lowers costs but also generates profits by increasing sales. The study found that companies investing in UX design were able to increase sales by up to 75%.

3. UX provides a high return on investment.

Getting involved in the UX design provides a pretty impressive return on investment (ROI). The Forrester study found that every dollar spent on UX design resulted in $ 100 in return.

The Forrester report also shows that a focus on user experience encourages customers to pay 14.4% more and increases their desire to recommend your product to others by 16.6%.

4. UX increases customer satisfaction

Given the importance of user experience, your product will be able to fulfill its potential and hit the mark by responding to customer needs. The effort will pay off and you will earn customer loyalty.

UX design should be the one that closes the gaps between people and your product

For what we learned about UX Design, the importance of it should be a tool for you to close the gap between people and your product. Through what we learn about what people thought about our products, we can improve the quality of our products. And therefore, we achieve the goal of reaching the ultimate customer satisfaction.

If you want to improve the UX/UI Design of your existing product, trust in your data. Check how users interact with it. Fix your products and improve it. And finally, use it as the foundation for your software product.

TapTalk
PowerTalk
OneTalk
SendTalk
whatsappfacebooktwitterinstagramlinkedin

Reach us by phone at (021) 27939266

Jl. Kyai Maja No.25c, RT.12/RW.2, Gunung, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12120

© 2020 - 2021 TapTalk.io (PT Tap Talk Teknologi)

tap talk logo for footer