pt tap talk teknologi blog
Apa Bedanya Quality Assurance vs Quality Control?

Apa Bedanya Quality Assurance vs Quality Control?

By Jessica Jacob
08 / 07 / 2022

Kini, semua sudah serba digital dari pembayaran hingga proses jual belanja. Karena itu, bisnis harus bisa memberikan pengalaman digital luar biasa yang memastikan retensi pengguna, loyalitas pelanggan, dan penghasilan yang konstan.

Hal-hal tersebut memerlukan fokus pada kualitas digital.

Ada dua cara utama bisnis bisa mendekati kualitas digital, yaitu Quality Assurance (QA) dan Quality Control (QC). Meskipun kedua itu memiliki niat yang sama, QA dan QC mengambil pendekatan yang berbeda untuk memastikan pelanggan menerima produk berkualitas tinggi.

Mari kita gali perbedaan dan persamaan antara Quality Assurance vs Quality Control, dimulai dengan definisinya.

Apa Bedanya Quality Assurance vs Quality Control?

Apa itu Quality Assurance?

Quality assurance (QA) berfokus pada proses manufaktur. Ia bersifat proaktif: berkaitan dengan semua aktivitas yang terkait dengan pembuatan produk. 

Peran quality assurance adalah untuk memastikan bahwa protokol produksi berjalan sesuai rencana. QC adalah perlindungan terhadap kesalahan produksi dan ini terjadi sebelum quality control dilakukan. QA dapat diawasi oleh manajer perusahaan, klien, atau perwakilan pihak ketiga. Audit proyek dan pengembangan metodologi/standar adalah bentuk jaminan kualitas.

Apa itu Quality Control?

Jika quality assurance menekankan proses manufaktur, quality control berfokus pada produk. QA bersifat proaktif, sedangkan QC bersifat reaktif, mengidentifikasi kesalahan, dan mencari cara terbaik untuk memperbaikinya sebelum produk dipasarkan. 

Quality control dapat melibatkan inspeksi, pengujian, peninjauan, dan analisis. Pada akhirnya, spesifikasi QC ditentukan oleh fitur dan fungsi unik produk. Misalnya, QC untuk mobil berbeda dari kontrol kualitas untuk produk kosmetik. QC biasanya dilakukan oleh inspektur kontrol kualitas atau tim yang ditunjuk.

Apa Perbedaan Quality Assurance VS Quality Control?

Banyak orang berpikir quality assurance dan quality control adalah hal yang sama dan dapat ditukar, tetapi ini tidak benar. 

Berikut perbedaan yang utama antara Quality Assurance dan Quality Control yang perlu diketahui.

Apa Perbedaan Quality Assurance VS Quality Control?

Baca juga: Pebisnis Wajib Tahu! 9 Tren Customer Experience Tahun 2022

Persamaan antara Quality Assurance dan Quality Control

Tidak ada bisnis yang ingin merilis produk yang jelek. Bisnis di semua sektor memprioritaskan pengalaman dan loyalitas pelanggan. 

Meskipun kedua pendekatan memiliki perbedaan, QA dan QC memiliki banyak tujuan dan target yang sama.

1. Memastikan Produk Berkualitas Tinggi

Sebuah bisnis tidak bisa begitu saja merilis produk dan berharap yang terbaik. QA membantu bisnis menyusun strategi untuk pendekatan kualitas digital. QC membantu memastikan produk yang sudah jadi memenuhi harapan. 

Baik QC dan QA memainkan peran penting dalam menempatkan produk yang baik di tangan pelanggan.

2. Mengurangi Kesalahan dan Biaya

Cacat dapat berupa ketidaknyamanan kecil, atau gangguan besar yang mengancam bisnis. Semakin dini Anda dapat menemukan cacat, semakin murah dan mudah untuk memperbaiki masalahnya. 

QA dan QC berusaha untuk mengurangi biaya; yang pertama bertujuan untuk menetapkan kebijakan untuk deteksi dini, dan yang terakhir berusaha untuk menangkap dan memperbaiki bug sebanyak mungkin dalam produk yang dikembangkan.

3. Meningkatkan Cara Perusahaan Membuat Produk

Putaran feedback adalah ide yang tidak asing bagi pengembang. 

Bisnis harus berusaha untuk terus belajar, menjadi lebih efisien, dan efektif dengan setiap iterasi (proses pengulangan produksi). QC dan QA memberikan peluang bagi organisasi untuk belajar di mana ia dapat meningkatkan di berbagai bidang seperti deteksi bug, otomatisasi pengujian, pengumpulan persyaratan, dan pengalaman pengguna.

Menjaga Kualitas dari Awal Hingga Akhir dengan QA dan QC

Meskipun ada elemen yang membagi quality assurance dan quality control, kedua pendekatan tersebut bergantung satu sama lain untuk menjadi efisien. 

Tanpa QA yang efisien, QC akan dibanjiri dengan cacat, banyak di antaranya akan lolos ke tangan pelanggan. Tanpa QC yang efektif, organisasi tidak dapat memverifikasi bahwa iterasi terbaru dari suatu produk berfungsi sebagaimana dimaksud dan diterima dengan baik oleh pelanggan.

Jadi, kedua hal ini sangatlah penting untuk dimiliki perusahaan.

QA dan QC dapat membantu bisnis mewujudkan berbagai tujuan yang pada akhirnya menguntungkan bisnis. Kedua pendekatan kualitas digital ini, jika dilakukan dengan baik, membantu bisnis dalam:

  • menciptakan produk berkualitas tinggi;
  • mengoptimalkan cara kerja tim;
  • meningkatkan pengalaman dan loyalitas pelanggan;
  • mengurangi biaya yang tidak perlu dan upaya yang sia-sia;
  • iterasi yang lebih cepat dan lebih percaya diri.

Baca juga: 7 Tips Meningkatkan Retensi Pelanggan yang Wajib Dicoba

Dapatkan Kualitas Terbaik dengan Omnichannel

Berdasarkan survei yang dilakukan terhadap konsumen Indonesia, 55% responden menyatakan bahwa mereka akan bersedia untuk membeli barang dengan kualitas yang lebih baik. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memberikan kualitas yang terbaik bagi pelanggan.

Untuk mencapai hal tersebut, perusahaan juga perlu memahami preferensi pelanggan. Ini dapat dicapai melalui omnichannel.

OneTalk by TapTalk.io adalah omnichannel yang dapat membantu Anda mendengarkan pelanggan di mana pun mereka berada – baik saat menggunakan Instagram, WhatsApp, Facebook dan lainnya.

Melalui fitur Disposition-nya, Anda dapat mengumpulkan data yang menyeluruh dan mendapatkan wawasan bisnis tentang apa yang diinginkan pelanggan.

Jadi, OneTalk dapat membantu Anda dalam:

  • mendapatkan solusi untuk intervensi kasus di masa depan,
  • mengenali dan menindaki masalah pelanggan yang paling sering terjadi dengan mudah,
  • menghasilkan ide bisnis baru.

Yuk, hubungi agent kami agar Anda bisa memberikan kualitas yang terbaik untuk pelanggan Anda.

Trial Akun Demo TapTalk
Jessica Jacob
Jessica Jacob memiliki lebih dari empat tahun pengalaman dalam pengembangan strategis di sektor teknologi, dengan latar belakang kuat dalam penjualan korporat dan manajemen proyek. Di TapTalk.io, dia berfokus pada inovasi dan pertumbuhan bisnis, membangun kemitraan strategis lintas industri. Sebelumnya, Jessica berperan aktif dalam mengembangkan kemitraan kanal baru dan memimpin tim lintas fungsi yang berhasil meningkatkan penjualan tahunan sebesar 45%.
linkedin penulisemail penulis

Related Posts

By Ardian

14 / 12 / 2020

Dampak kecerdasan buatan (AI) pada customer service telah menjadi salah satu topik yang diperdebatkan secara luas dalam beberapa tahun terakhir. Dengan munculnya chatbot, yang didukung oleh AI, interaksi brand dan customer service telah bergeser ke bentuk baru. Facebook, Kik, dan bahkan Telegram meluncurkan platform bot di atas messenger mereka, dan semua orang dan siapa pun […]

Read More

By Ardian

14 / 12 / 2020

Now we have entered the digital era, where everything is easier with the help of the internet and technology. In this era, all companies need to improve how they think, how they deal with consumers, partners, and vendors, and how the organization functions within them. Table of Contents What is Digitalization and Digital Transformation?What is […]

Read More

By Ardian

08 / 07 / 2020

Banyak orang mencari informasi bagaimana cara meningkatkan penjualan dengan cara promosi di WhatsApp. Sebenarnya ada beberapa tips promosi menggunakan aplikasi WhatsApp untuk meningkatkan penjualan. Namun, tidak semua pengusaha mengetahui dan mempraktekkannya dengan baik. Promosi WhatsApp yang benar dan efektif akan mampu mendatangkan banyak pembeli. Sebagian besar pemilik toko online, penjual di internet, dropshipper, reseller maupun […]

Read More
1 2 3 110
TapTalk
PowerTalk
OneTalk
SendTalk
whatsappfacebooktwitterinstagramlinkedin

Reach us by phone at (021) 27939266

Business Park Kebon Jeruk blok C2-3, Jl. Meruya Ilir Raya no.88, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, 11620

© 2020 - 2023 TapTalk.io (PT Tap Talk Teknologi)

tap talk logo for footer