5 Tips Jitu Biar Push Notification Gak Dianggurin!

Home / SendTalk / 5 Tips Jitu Biar Push Notification Gak Dianggurin!

Membuat pengguna terlibat terus menerus dengan aplikasi seluler adalah sebuah tantangan. Salah satu taktik untuk menjangkau pengguna online adalah dengan memberikan notifikasi ataupun Push Notification

Beberapa perusahaan masih tidak tahu apakah mereka dapat menggunakan Push Notification untuk meningkatkan konversi, mempertahankan pengguna, dan mendorong pembelian. Push Notification adalah cara yang cepat dan efisien untuk berkomunikasi dengan audiens Anda. Melalui pesan notifikasi, Anda dapat memberi pengguna Anda pengingat yang bijaksana, penawaran yang dipersonalisasi, dan berita terkini.

Dengan notifikasi seluler, Anda dapat memicu pembelian langsung. Selain informasi ini, Push Notification dapat menawarkan pembelian instan dengan satu ketukan. Push Notification seluler adalah strategi pemasaran yang unggul untuk bisnis.

push notification

Elemen Penting Notifikasi User-Friendly

1. Hindari mengirim terlalu banyak notifikasi

Kesalahan paling umum dan paling berdampak jangka panjang saat mengirim Push Notification, ketika mengirimkan banyak pemberitahuan kepada pengguna lebih daripada yang dapat mereka pahami. Terlalu banyak percakapan secara langsung dengan pengguna dapat menyebabkan informasi yang berulang dan berlebihan, sehingga dapat mengakibatkan pengguna mengabaikan atau memilih keluar dari aplikasi atau situs. Pelajari audiens Anda, cari tahu bagaimana gaya hidup, kebutuhan dan keinginan mereka. Sehingga anda bisa menemukan frekuensi pemberitahuan yang tepat untuk Anda kirimkan.

2. Dorong Nilai atau Value

Saat pengguna mulai menggunakan aplikasi, sesungguhnya mereka tidak keberatan mendapatkan notifikasi selama value dari aplikasi tersebut sepadan dengan gangguan yang didapatkan. Pastikan notifikasi yang diberikan berguna dan berharga bagi pengguna. Berusahalah dengan keras untuk mengirim konten yang dipersonalisasi karena itu menginspirasi dan menyenangkan pengguna.

Contoh Buruk: Beberapa notifikasi seharusnya tidak pernah sampai ke layar pengguna. Pemberitahuan pembaruan perangkat lunak AppStore kemungkinan besar dirancang untuk kegunaan “Visibilitas status sistem”, tetapi apakah pengguna benar-benar perlu melihatnya? Karena notifikasi tidak memerlukan tindakan apa pun dari sisi pengguna, maka mungkin pengguna tidak perlu melihatnya.

Contoh Bagus: Netflix melakukan pekerjaan yang bagus untuk mempersonalisasi Push Notification mereka. Netflix menggunakan Push Notification untuk memberitahu pengguna saat acara favorit mereka tersedia. Daripada mengirimkan pemberitahuan kepada setiap pengguna setiap kali acara atau musim baru dirilis, Netflix memahami preferensi pribadi (berdasarkan informasi yang ditonton pengguna), dan hanya mengirimkan pemberitahuan kepada pengguna ketika salah satu acara favorit mereka memiliki season baru. Hasilnya? Aplikasi mengirimkan informasi yang dipersonalisasi dan sangat relevan kepada pengguna.

Hal yang dapat kita pelajari?

  • Jangan mengirim notifikasi sesuai dengan keinginan Anda
  • Pengguna menghargai konten yang berhubungan langsung dengan kepentingan pribadi mereka.

3. Atur Waktu Notifikasi 

Menyesuaikan pemberitahuan kepada pengguna bukan hanya tentang apa yang ingin dikatakan, juga tentang kapan memberikan notifikasi tersebut. Apakah Anda suka dibangunkan di tengah malam oleh ponsel yang bergetar dan pesan yang mengatakan sesuatu yang random? Tentu tidak. 

Memang benar bahwa pengguna dapat mengaktifkan pengaturan di perangkat mereka, tetapi itu bukan solusi. Solusi nyata adalah mengirimkan pemberitahuan pada waktu yang wajar dan paling efektif bagi pengguna Anda, kecuali jika penting untuk memberitahu mereka tentang sesuatu yang terjadi saat ini. Secara umum, penggunaan seluler mencapai puncaknya antara jam 6 sore — 10 malam.

Hal yang dapat dipelajari?

  • Jangan mengirim Push Notification pada jam-jam tidak wajar. Misalnya, antara pukul 12 malam hingga 6 pagi.
  • Selalu kirim Push Notification menyesuaikan zona waktu lokal audiens.

4. Uji Coba

Bagaimana Anda membuat Push Notification yang bagus menjadi lebih baik? Dengan melakukan uji coba! 

Pengujian A/B bisa dilakukan dalam memberikan Push Notification. Namun tidak seperti pengujian A/B terhadap perubahan desain situs, pengujian notifikasi pesan memerlukan kecepatan dan tekad. Contoh praktis yang menarik, coba mengirimkan dua versi pesan yang dibuat kepada beberapa pengguna yang telah menambahkan item ke keranjang belanja mereka tetapi belum menyelesaikan pembelian mereka.

Pesan pertama adalah pengingat sederhana:

Lupa sesuatu? Ayo kembali dan kirimkan hadiah yang benar-benar original!

Pesan kedua adalah:

Lupa sesuatu? Ayo kembali dan HEMAT 15% dengan kode promo VALENTINESCART

Pesan yang menunjukkan hasil yang lebih baik adalah varian pertama, meskipun tidak menyertakan kode promosi. Faktanya, pesan tanpa kode promosi menghasilkan 50 persen lebih banyak pendapatan daripada varian dengan kode promosi. Itu sebabnya perlu dilakukan pengujian terhadap berbagai macam tulisan. Anda harus memiliki gambaran besar dan melacak semua metrik utama:

  • Goal-based: “Apakah notifikasi mendorong pengguna untuk mengambil tindakan tertentu?” Contoh: pembelian, login, dll.
  • Keterlibatan pengguna: “Apakah notifikasi memperkaya pengalaman aplikasi pengguna?” Validasi dari hal ini adalah bahwa notifikasi berpusat pada pengguna, bukan berpusat pada bisnis.
  • Uninstalling aplikasi & penyisihan push: Jumlah uninstall aplikasi atau penyisihan push yang dihasilkan sebagai hasil dari pemberitahuan. Perhatikan kampanye Push Notification secara real time dan sesuaikan.

5. Tetapkan Strategi Pesan

Cara terbaik untuk membuat strategi perpesanan aplikasi seluler yang efektif adalah dengan menggunakan berbagai jenis pesan — Push Notification, email, pemberitahuan dalam aplikasi, dan pesan news feed.

Diversifikasi pesan Anda — pesan Anda harus bekerja sama dalam harmoni yang sempurna untuk menciptakan pengalaman pengguna yang luar biasa.

Kesimpulan

Mobile adalah tentang membuat setiap pesan berarti. Notifikasi harus menambah nilai nyata bagi kehidupan pengguna Anda dan membantu Anda menyelesaikan tugas bisnis. Memberikan notifikasi kepada pelanggan mengenai aktivitas akun, meeting reminder, konfirmasi pembelian, notifikasi pengiriman, bahkan peringatan kepada pengguna Anda memiliki peran masing-masing dalam keterlibatan pengguna.

Menggunakan SendTalk by TapTalk.io merupakan salah satu cara untuk menjaga pengguna Anda tetap aktif dan terlibat. SendTalk yang dikenal dengan jasa OTP melalui WhatsApp-nya juga menawarkan fitur lain yang dapat membantu Anda meningkatkan keterlibatan pengguna.

SendTalk memungkinkan Anda mengirimkan notifikasi seperti aktivitas akun, pengingat janji temu, konfirmasi pembelian, notifikasi pengiriman, bahkan peringatan kepada pengguna Anda. Menggunakan integrasi yang sederhana menggunakan SendTalk API, Anda dapat mengirimkan notifikasi langsung kepada pengguna Anda.

Mengirimkan pesan notifikasi melalui SendTalk juga mengurangi biaya yang Anda keluarkan jika dibandingkan dengan penyedia lain. Anda bisa menghemat hingga Rp45.000 dalam satu bulan dengan hanya mengeluarkan biaya bulanan Rp10.000 untuk SendTalk. Penggunaan Anda juga tetap dapat diawasi dengan fitur Real-Time Track dari SendTalk yang memungkinkan Anda memantau penggunaan Anda  secara real time lewat dasbor.

Menggunakan SendTalk juga bukan hanya untuk mengirimkan notifikasi, tentu Anda bisa sekaligus menggunakannya sebagai jasa OTP menggunakan WhatsApp.

Untuk mengetahui fitur-fitur SendTalk yang lain, klik di sini.