pt tap talk teknologi blog
Branding Adalah: Strategi Perkuat Nilai Perusahaan Anda

Branding Adalah: Strategi Perkuat Nilai Perusahaan Anda

By Jessica Jacob
18 / 05 / 2023

Pernahkah Anda teringat beberapa hal setelah mendengar salah satu nama brand? Atau paham betul karakteristik dari suatu brand? Jika iya, hal tersebut bukan suatu kebetulan, melainkan telah direncanakan. Produk dan layanan umumnya memang merencanakan pesan yang ingin ditancap ke benak khalayak atau konsumen. Proses ini disebut branding.  

Branding adalah proses pembentukan citra atau identitas brand yang dimiliki oleh suatu produk, jasa, atau organisasi. Branding mencakup semua aspek yang berkaitan dengan identitas brand, termasuk logo, warna, slogan, nilai-nilai brand, pesan, dan pengalaman pelanggan.

Hal ini bertujuan untuk membuat produk atau jasa menjadi mudah dikenali dan melekat di benak konsumen, serta memberi nilai tambah. Dengan memiliki identitas brand yang kuat, produk atau jasa dapat membedakan diri dari pesaing, meningkatkan kepercayaan dan loyalitas pelanggan, serta memperkuat posisi brand di pasar.

Branding Adalah: Strategi Perkuat Nilai Perusahaan Anda

Proses branding biasanya dimulai dengan pengembangan strategi yang mencakup penentuan nilai-nilai, pesan, dan visual. Kemudian, semua aspek tersebut diimplementasikan melalui berbagai saluran komunikasi, seperti iklan, media sosial, website, dan kemasan produk. Selain itu, perusahaan juga perlu menjaga konsistensi dalam seluruh aspek bisnisnya untuk memperkuat image yang ingin ditampilkan. 

Anda tentu perlu memahami branding secara komprehensif, karena hal ini sangat penting untuk menambah nilai suatu produk atau layanan di pasar. Oleh karena itu, kali ini Kami akan membahas secara mendetail hal-hal krusial tentang branding. Mari disimak! 

Key Takeaways: 

  • Secara singkat, branding adalah konsep pemasaran dengan menanamkan citra yang dimiliki suatu produk, jasa, atau organisasi di benak konsumen. Cara yang dilakukan pada umumnya adalah menentukan logo, warna, slogan, pesan, hingga pengalaman pelanggan yang akan disebarkan secara konsisten. 
  • Tujuan penanaman citra ini pun beragam. Perusahaan yang sudah ter-branding dengan jelas akan mudah dibedakan dari pesaing, masyarakat memiliki kesadaran brand terhadap perusahaan tersebut, tingkat kepercayaan pelanggan yang tinggi, memiliki nilai lebih, cakupan bisnis yang luas, dan keterlibatan dari pelanggan. 
  • Untuk menciptakan branding yang memiliki karakteristik dan nilai lebih, Anda harus melakukan beberapa tahap, yakni analisis pasar dan pesaing, menentukan tujuan brand, target audiens, strategi, pesan, desain, identitas, menyuarakan implementasi, hingga pada akhirnya mengukur serta mengevaluasi hasil pemasaran dengan branding yang sudah diterapkan. 
  • Dalam menerapkan branding, Anda tentu perlu menyebarkan pesan dan identitas perusahaan Anda secara konsisten. OneTalk by TapTalk.io dapat menjadi mitra yang baik untuk Anda dalam penerapan branding. 

Branding Adalah 

Branding adalah salah satu konsep pemasaran yang sangat penting bagi bisnis dan organisasi. Secara umum, branding dapat didefinisikan sebagai proses pembentukan dan pengelolaan citra yang dimiliki oleh suatu produk, jasa, atau organisasi di benak konsumen. Branding mencakup berbagai aspek yakni logo, warna, slogan, pesan, hingga pengalaman pelanggan.

Para ahli pemasaran dan branding memiliki pandangan yang berbeda-beda tentang definisi branding. Berikut adalah beberapa definisi branding menurut para ahli:

American Marketing Association

Menurut American Marketing Association (AMA), branding adalah nama, istilah, tanda, simbol, desain, atau kombinasi dari elemen-elemen yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang atau jasa dari satu penjual atau kelompok penjual, untuk membedakan dari pesaing lain.

Philip Kotler

Ahli pemasaran bernama Philip Kotler, mengartikan branding sebagai, suatu tindakan yang dirancang untuk menciptakan citra yang menguntungkan bagi brand dalam benak pelanggan, dan dengan demikian menciptakan keunggulan kompetitif yang menguntungkan bagi perusahaan.

David Aaker

David Aaker, seorang pakar branding terkemuka, menyatakan bahwa, branding adalah proses yang dirancang untuk menciptakan dan memelihara kepercayaan, kesetiaan, dan preferensi brand yang kuat dan bernilai dalam pikiran target konsumen

Marty Neumeier

Desainer dan penulis buku tentang branding Marty Neumeier berpendapat bahwa branding adalah proses memahami brand secara mendalam dan mengkomunikasikan nilai-nilai yang ada di dalamnya kepada orang lain secara konsisten.

Keller dan Lehmann

Dua ahli branding terkemuka Kevin Keller dan Donald Lehmann, mendefinisikan branding sebagai, suatu proses yang berkelanjutan untuk menciptakan, mempertahankan, dan memperkuat hubungan antara brand dan konsumen target yang diarahkan untuk mencapai tujuan bisnis perusahaan.

Dari definisi-definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa branding adalah proses yang melibatkan berbagai aspek untuk menciptakan citra yang kuat dalam benak konsumen. Tujuan branding adalah untuk membuat brand menjadi mudah dikenali, membedakan diri dari pesaing, meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen, serta memperkuat posisi di pasar. 

Tujuan Branding 

Branding adalah proses yang sangat krusial bagi setiap bisnis, sebab memberi manfaat jangka panjang dan memperkuat posisi suatu produk di pasar. Supaya semangat dalam menerapkannya, berikut tujuan branding yang perlu Anda ketahui:

1. Membedakan diri dari pesaing

Tujuan utama dari branding adalah untuk membuat produk atau jasa menjadi mudah dikenali dan diingat oleh konsumen. Dalam pasar yang kompetitif, brand yang kuat dapat membedakan diri dari pesaing dan memperkuat posisi brand di pasar. Dengan memiliki identitas brand yang kuat dan jelas, konsumen dapat dengan mudah mengenali brand tersebut dan memilihnya daripada brand pesaing.

2. Meningkatkan kesadaran brand

Tujuan branding adalah untuk meningkatkan kesadaran brand di kalangan konsumen. Dengan meningkatkan kesadaran brand, konsumen akan lebih mudah mengingat brand tersebut saat memutuskan untuk membeli produk atau jasa yang sejenis. Hal ini akan membantu meningkatkan penjualan dan juga membantu memperkuat posisi brand di pasar.

Baca juga: 8 Cara Meningkatkan Brand Awareness Bisnis Anda

3. Meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen

Brand yang kuat dapat meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen. Dengan memiliki identitas brand yang kuat dan nilai-nilai brand yang positif, konsumen akan merasa lebih percaya dan yakin dengan produk atau jasa yang ditawarkan. Selain itu, brand yang memiliki reputasi baik akan lebih mudah mendapatkan loyalitas dari konsumen, sehingga akan membantu mempertahankan basis pelanggan yang sudah ada.

4. Meningkatkan nilai brand

Brand equity atau nilai brand adalah nilai ekonomi yang melekat pada sebuah brand. Nilai brand dapat meningkatkan keuntungan perusahaan dan membuatnya lebih berharga di pasar. Brand yang kuat dan diakui dapat memperkuat nilai brand, sehingga dapat meningkatkan harga jual produk atau jasa yang ditawarkan.

5. Membantu memperluas bisnis

Brand yang kuat dan dikenal dapat membantu memperluas bisnis ke pasar baru atau segmen pasar yang berbeda. Dengan memiliki brand yang kuat dan diakui, perusahaan dapat lebih mudah memasuki pasar baru dan memperluas basis pelanggan.

6. Meningkatkan keterlibatan pelanggan

Brand yang kuat dan diakui dapat meningkatkan keterlibatan pelanggan dengan produk atau jasa yang ditawarkan. Hal ini dapat dicapai dengan menyajikan pesan dan pengalaman brand yang konsisten di berbagai saluran komunikasi. Dengan meningkatkan keterlibatan pelanggan, perusahaan dapat membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan dan memperkuat posisi brand di pasar.

Dalam rangka mencapai tujuan branding, perusahaan harus melakukan strategi branding yang tepat. Hal ini mencakup pengembangan strategi brand yang mencakup penentuan nilai-nilai brand, pesan brand, dan visual brand. Kemudian, brand tersebut diimplementasikan melalui berbagai saluran komunikasi, seperti iklan, media sosial, website, dan kemasan produk. 

Proses Pembuatan Branding 

Proses Pembuatan Branding 

Proses pembuatan branding melibatkan serangkaian langkah yang harus diikuti secara sistematis untuk menciptakan citra brand yang kuat dan bernilai dalam benak konsumen. Berikut adalah penjelasan mengenai proses pembuatan branding secara detail:

1. Analisis pasar dan pesaing

Langkah pertama dalam pembuatan branding adalah melakukan analisis pasar dan pesaing. Hal ini dilakukan untuk memahami tren pasar saat ini, kebutuhan dan keinginan konsumen, serta mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan pesaing. Dalam tahap ini, perusahaan dapat menggunakan data dan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber seperti survei, wawancara, dan penelitian pasar.

Baca juga: Kupas Tuntas Market Analysis untuk Pertumbuhan Brand

2. Penentuan tujuan brand dan target audiens

Setelah melakukan analisis pasar dan pesaing, tahap selanjutnya adalah menentukan tujuan brand dan target audiens. Perusahaan harus memahami apa yang ingin dicapai dengan brandnya dan siapa target konsumen yang ingin dituju. Tujuan brand dapat beragam, misalnya meningkatkan kesadaran brand, meningkatkan loyalitas konsumen, atau meningkatkan pangsa pasar. Sedangkan target audiens meliputi demografi, psikografi, dan perilaku konsumen yang dituju.

3. Membuat strategi dan pesan brand

Setelah menentukan tujuan brand dan target audiens, tahap selanjutnya adalah membuat strategi brand dan pesan brand. Strategi brand harus mencakup elemen-elemen seperti nama brand, logo, warna, slogan, dan pesan brand. Pesan brand harus menonjolkan keunikan dan manfaat produk atau jasa yang ditawarkan serta menjawab kebutuhan dan keinginan target konsumen.

4. Desain visual dan identitas brand

Setelah memiliki strategi brand dan pesan brand, perusahaan perlu membuat desain visual dan identitas brand yang mencerminkan brand secara keseluruhan. Hal ini meliputi desain logo, font, warna, dan tampilan visual lainnya yang konsisten dengan strategi brand yang telah ditentukan. Desain visual dan identitas brand harus memperhatikan kesesuaian dengan target audiens dan nilai-nilai brand yang ingin disampaikan.

5. Implementasi brand

Setelah desain visual dan identitas brand selesai dibuat, tahap selanjutnya adalah implementasi brand. Anda harus menyuarakan penggunaan brand pada berbagai saluran komunikasi seperti situs web, media sosial, iklan, dan kemasan produk. Implementasi brand harus konsisten dengan strategi dan pesan brand yang telah ditentukan.

6. Pengukuran dan evaluasi

Kemudian, perusahaan perlu melakukan pengukuran dan evaluasi untuk melihat efektivitas, serta memonitor kinerja brand. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan survei, mengukur kesadaran brand, loyalitas konsumen, dan penjualan. Evaluasi perlu dilakukan secara teratur untuk memastikan brand tetap relevan dan konsisten dengan perubahan pasar dan tren konsumen.

Konsistensi dan kecocokan nilai dengan target audiens adalah hal yang sangat penting dalam branding. Maka dari itu di poin berikutnya, kami akan merekomendasikan Anda layanan yang dapat membantu konsistensi proses branding.

Capai Konsistensi Komunikasi dengan OneTalk 

Setelah mengenal beberapa hal penting terkait branding, Anda tentu sangat ingin mengimplementasikannya pada perusahaan yang dimiliki. Bagaimana tidak? Persaingan di pasar menuntut Anda untuk menyuarakan karakteristik secara berulang. Perusahaan dengan karakteristik yang jelas akan dengan mudah menarik loyalitas konsumen. 

Pun demikian, menjaga konsistensi tentu tidak semudah kedengarannya. Cara Anda berkomunikasi dengan pelanggan menjadi hal yang sangat penting. Karena dengan interaksi yang baik dan sesuai dengan nilai yang ingin ditunjukkan perusahaan, pelanggan akan merasa lebih mengenal perusahaan Anda, merasa personal, dan loyal dalam membeli produk atau memakai layanan yang dijual. 

Anda bisa memulai dengan memunculkan diri di saluran populer, misalnya platform media sosial. Dengan muncul di berbagai platform, khalayak akan lebih mudah menghubungi Anda. Kesempatan ini dapat Anda pergunakan untuk menyelipkan pesan dan nilai perusahaan. Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana konsistensi dapat terjaga di tengah interaksi khalayak yang ramai? 

Layanan omnichannel messaging adalah salah satu cara untuk menciptakan konsistensi branding. Jika belum familiar dan masih bingung untuk memilih layanan omnichannel messaging yang ingin dipakai, Anda tak perlu khawatir karena kami punya solusinya. 

OneTalk by TapTalk.io adalah layanan omnichannel messaging yang akan membantu perusahaan Anda konsisten dalam mengkomunikasikan nilai. OneTalk akan membantu Anda melihat secara utuh interaksi dengan seluruh khalayak sehingga tak ada satu pun terlewat. 

OneTalk akan membuat perusahaan Anda lebih terjangkau konsumen, sebab berada di media-media populer, seperti Instagram dan Whatsapp. Anda juga bisa membalas dan mengatur pesan yang ingin dikirim, setiap customer service sedang tidak beroperasi. Dengan demikian, pesan dan pengalaman pelanggan yang ingin dibawakan perusahaan Anda akan berjalan konsisten. 

Anda dapat meningkatkan branding bisnis Anda di Google dengan mengaktifkan Google Business Messages dan menghubungkannya ke dalam dasbor OneTalk untuk meningkatkan efisiensi, responsivitas dan kepuasan pelanggan di Google.

Official WhatsApp Business API oleh OneTalk adalah solusi terbaik untuk bisnis Anda dalam menjangkau dan menjalin komunikasi dengan pelanggan. Official WhatsApp Business API mempermudah Anda menjangkau pelanggan melalui WhatsApp dari dashboard yang disediakan OneTalk. Fitur ini tak akan membiarkan Anda melewatkan satupun permintaan barang dan jasa dari pelanggan.

Tidak hanya itu, dengan OneTalk Anda juga dapat mengirim pesan ke semua social messenger hanya dengan satu dashboard! 

Tunggu apalagi? Kunjungi situs ini dan ciptakan branding yang konsisten dalam perusahaan Anda. Bersama OneTalk by TapTalk.io, produk dan layanan Anda akan lebih berkarakter!

Trial Akun Demo TapTalk
Jessica Jacob
Jessica Jacob memiliki lebih dari empat tahun pengalaman dalam pengembangan strategis di sektor teknologi, dengan latar belakang kuat dalam penjualan korporat dan manajemen proyek. Di TapTalk.io, dia berfokus pada inovasi dan pertumbuhan bisnis, membangun kemitraan strategis lintas industri. Sebelumnya, Jessica berperan aktif dalam mengembangkan kemitraan kanal baru dan memimpin tim lintas fungsi yang berhasil meningkatkan penjualan tahunan sebesar 45%.
linkedin penulisemail penulis

Related Posts

By Regita

15 / 05 / 2021

Apakah Anda masih memakai SMS? Di zaman yang serba internet, mungkin kalian sudah tidak menggunakan SMS dan memilih aplikasi chatting lainnya,seperti WhatsApp.  Orang beralih menggunakan WhatsApp karena fiturnya lebih lengkap, serta harganya lebih murah dibandingkan SMS. Selain itu, jumlah kata yang Anda tulis juga tidak terbatas seperti SMS. Anda bisa mengirim pesan sepanjang apa pun […]

Read More

By Jessica Jacob

17 / 12 / 2021

Instagram API is the newly founded feature of Instagram to increase customer service quality for businesses. With Instagram API, you can track hashtags, see how your Instagram Business account is performing, collect mention data to measure audience behavior towards your brand, publish Instagram photos on your website, and much more. Instagram messenger API allows other […]

Read More

By Jessica Jacob

10 / 02 / 2023

Businesses now frequently use WhatsApp as a platform for marketing purposes, such as promoting their goods or services, in addition to using it to communicate with customers. This is so that businesses can reach and interact with their audience conveniently and privately using WhatsApp. But how do you do marketing on WhatsApp? How successful are […]

Read More
1 2 3 117
TapTalk
PowerTalk
OneTalk
SendTalk
whatsappfacebooktwitterinstagramlinkedin

Reach us by phone at (021) 27939266

Business Park Kebon Jeruk blok C2-3, Jl. Meruya Ilir Raya no.88, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, 11620

© 2020 - 2023 TapTalk.io (PT Tap Talk Teknologi)

tap talk logo for footer