5 Cara Pikat Gen Z sebagai Pelanggan Anda

pikat gen z sebagai pelanggan

Generasi Z saat ini adalah kaum yang memiliki daya beli yang tinggi, apalagi mereka memang sudah memasuki usia produktif. Dikatakan lebih dari 30% populasi global ini memiliki daya beli yang besar. Angka ini tentunya tidak boleh disia-siakan para pebisnis.

Perusahaan di seluruh dunia sedang mencari cara terbaik untuk pikat Gen Z sebagai pelanggan. 

pikat gen z sebagai pelanggan

Jika Anda ingin membangun basis pelanggan Gen Z, Anda dapat mengikuti 5 cara ini untuk memikat dan menarik perhatian mereka.

1. Lakukan Riset Budaya Gen Z

Gen Z adalah penduduk digital; mereka selalu memiliki akses ke smartphone dan media sosial. Jika Anda ingin menjual kepada generasi ini, perusahaan Anda perlu mempelajari siapa mereka dan bagaimana mereka berinteraksi dengan brand.

Dalam hal menarik perhatian Gen Z di sosial, penelitian menyarankan untuk menggunakan kombinasi kreativitas dan interaktivitas.

Apa pun yang dapat Anda lakukan untuk mendorong interaksi di media sosial adalah nilai tambah. Misalnya, Anda dapat menggunakan polling di Instagram. Selain untuk menarik perhatian mereka, polling juga berfungsi untuk mempelajari customer Anda.

Konten interaktif juga membantu dalam mendorong pelanggan untuk membuat keputusan pembelian. 

2. Ciptakan Brand yang Kredibel dan Authentic

Membangun kepercayaan sangatlah penting bagi pembeli Gen Z. Generasi ini cenderung tidak tertarik dengan iklan yang hard selling. Mereka ingin teknik marketing yang terasa personal dan nyata.

Anda bisa mulai dengan bersikap transparan, seperti melakukan hal-hal ini:

  • Tunjukkan bagaimana Anda menggunakan/mengumpulkan data. 
  • Pastikan informasi kontak Anda mudah diakses di situs web dan akun sosial Anda.
  • Jika Anda menggunakan pemasaran influencer, pilih influencer yang lebih kecil dan lebih terpercaya untuk bekerja sama. Studi menunjukkan bahwa influencer yang lebih kecil ini justru mendorong tingkat engagement 60% lebih tinggi dan konversi mingguan 22,2% lebih banyak. 

3. Jadilah Brand yang Relatable 

Gen Z umumnya memiliki keinginan untuk membuat dunia menjadi tempat yang sedikit lebih baik dari generasi milenium. Mereka cenderung lebih mendukung perusahaan yang selaras dengan keingannnya itu.

Anda bisa memulai dengan mencari suatu masalah tertentu dan menunjukkan bahwa brand Anda bisa membantu meringankan/menyelesaikan masalah tersebut.

Misalnya, jika Anda memiliki produk kecantikan, Anda bisa menjual produk tersebut dengan kemasan ramah lingkungan yang bisa didaur ulang. Hal seperti ini dapat menunjukkan bahwa perusahaan Anda peduli dengan lingkungan dan menawarkan solusi yang sesuai.

Namun, perlu diingat, jangan pernah memasukkan masalah sosial yang tidak Anda pahami ke dalam brand Anda. Karena hal tersebut bisa beresiko besar terhadap brand. Lakukanlah riset yang mendalam sebelum melakukan strategi ini.

4. Respon Customer Anda Secepatnya

Memberikan perhatian penuh kepada customer Gen Z berjalan seiring dengan meningkatkan loyalitas brand. Menurut Microsoft, 96% pelanggan mengatakan bahwa customer service merupakan faktor penting dalam pilihan loyalitas mereka terhadap suatu brand.

Oleh karena itu, customer service menjadi salah satu bagian terpenting dalam memikat Gen Z. Generasi ini adalah penduduk digital dan mereka tentunya memiliki berbagai channel atau sosial media. Oleh karena itu, penting sekali bagi bisnis Anda untuk memiliki berbagai channel juga untuk mempermudah mereka.

Solusinya adalah mengintegrasikan omnichannel dalam bisnis Anda. Dengan omnichannel, mereka memiliki opsi untuk memilih kapan, di mana, dan bagaimana berkomunikasi dengan brand.

Baca juga: Pentingnya Omnichannel untuk Bertahan dalam Pandemi

5. Jadikan Gen Z sebagai Social Media Manager Anda

Terakhir, cara terbaik untuk memikat Gen Z adalah dengan Gen Z sendiri. Mungkin terdengar sepele, tetapi mayoritas Gen Z ingin memilih brand yang mereka anggap “menyenangkan” dan “keren”. Memiliki perwakilan Gen Z di tim marketing Anda akan membantu mencapai hal tersebut.

Carilah Gen Z yang mau bekerja sama dengan Anda dan tawarkan benefit seperti jam kerja fleksibel, peluang untuk berkembang, melibatkan mereka dalam proyek besar.

Trik marketing ke Generasi Z akan sangat berbeda dari teknik marketing ke generasi lainnya. Hal ini pasti akan menjadi tantangan dan memerlukan banyak usaha dan kerja keras.

Namun, dengan meluangkan waktu untuk mempelajari preferensi Gen Z, brand dapat membangun hubungan berharga yang menguntungkan semua pihak yang terlibat.

Anda dapat memulai memikat Gen Z dengan melakukan integrasi omnichannel dalam rencana bisnis Anda. OneTalk by Taptalk menawarkan berbagai channel, seperti Instagram, Facebook Messenger, Line, WhatsApp, Telegram, dan Twitter. Semua pesan yang datang dari berbagai channel ini akan masuk ke dalam satu inbox sehingga Anda tidak perlu membuka satu per satu app channel tersebut. Berkomunikasi dengan customer menjadi lebih cepat dan mudah.

Selain itu OneTalk masih memiliki banyak fitur lainnya. Dan, jika Anda masih ingin mengenal lebih dalam tentang OneTalk, Anda dapat menghubungi agent kami di sini.

Baca juga: 5 Cara Manfaatkan Instagram DM untuk Bisnis