pt tap talk teknologi blog
Membangun Harmoni Seimbang Untuk Branding, Sales dan Marketing

Membangun Harmoni Seimbang Untuk Branding, Sales dan Marketing

By Ardian
08 / 02 / 2021
Membangun Harmoni Seimbang Untuk Branding, Sales dan Marketing

Tim sales dan marketing selalu dikenal memiliki hubungan yang buruk karena kurangnya keselarasan kerja. Meskipun kedua tim tersebut memiliki tujuan bisnis yang sama, proses kerja mereka sangatlah berbeda sehingga dapat saling bertumpang tindih bahkan berlawanan.

Tim marketing terkadang menyalahkan tim sales karena tidak memanfaatkan semua prospek atau konten yang mereka buat. Sebaliknya, tim sales berpikir bahwa tim marketing tidak menghasilkan prospek yang siap untuk dijual dan berkualitas baik. 

Menurut survei InsideView, ada enam hambatan terbesar dalam penyelarasan sales dan marketing, yaitu

  1. Kurangnya data yang akurat tentang prospek target 
  2. Komunikasi yang kurang
  3. Penggunaan metrik yang berbeda 
  4. Proses yang gagal
  5. Kurangnya akuntabilitas di kedua sisi 
  6. Tidak menyampaikan tantangan yang dialami 

Selain itu, tim sales lebih berfokus pada pendapatan bersifat jangka pendek. Sementara tim marketing lebih fokus pada brand kreatif berjangka panjang, seperti campaign untuk menghasilkan pendapatan.

Namun, sales dan marketing bekerja jauh lebih baik bila bekerja sama dibandingkan secara mandiri. Sudah saatnya bagi mereka untuk saling bekerja sama. Jika mereka dapat bekerjasama dengan baik, tentunya pendapatan akan meningkat.

Menurut HubSpot, ketidakselarasan antara tim sales dan marketing menelan biaya $ 1 triliun per tahun. Namun, HubSpot juga menemukan bahwa organisasi dengan penjualan dan pemasaran yang sangat baik menghasilkan 38% lebih banyak deals dan mencapai pertumbuhan laba selama tiga tahun yang 27% lebih cepat. Mereka juga mencapai pendapatan 208% lebih tinggi daripada organisasi dengan tim sales dan marketing yang terputus.

Masih bingung bagaimana cara menyelaraskan tim marketing dan sales? Anda dapat mengikuti beberapa saran berikut ini:

1. Bekerja Sama Membuat Konten yang Relevan

Konten yang dibuat marketing membantu sales mendapatkan calon pembeli lebih cepat.

Tim marketing biasanya membuat konten berdasarkan analisis pasar dan tren industri, strategi promosi, dan segmentasi kelompok sasaran. Jenis konten ini kemudian digunakan dalam proposal penjualan.

Namun, konten ini baru berdasarkan hasil riset dan data. Maka dari itu, tim sales dapat membantu pengembangan konten. Mereka dapat memberikan insight yang lebih nyata berdasarkan pengalamannya yang langsung berhubungan dengan pelanggan. Butuh komunikasi yang kuat antara dua tim ini.

2. Berkomunikasi Secara Teratur dan Menggunakan Feedback Pelanggan

Sales dan marketing akan lebih selaras jika mereka mengadakan pertemuan rutin untuk membahas visi dan strategi mereka. Menurut Content Marketing Institute dan LinkedIn, sebanyak 73% tim yang sangat selaras bertemu setiap hari atau mengadakan rapat tiap minggu. 

Penting juga untuk menganalisis hasil dari satu bulan, kuartal, atau tahunan bersama-sama. Setiap tim akan mendapatkan insight yang banyak berdasarkan tanggapan tim lainnya. 

Selain itu, ini bisa dijadikan latihan bonding yang bagus, membantu tim memutuskan mana yang berhasil dan yang tidak.

Hal lain yang sangat bermanfaat adalah mendengarkan masukan pelanggan. Ini memungkinkan kedua tim untuk melihat bagaimana sesuatu berkembang secara real time dan meningkatkan akuntabilitas.

3. Tetapkan KPI (Key Performance Indicator) Umum dan Sinkronisasi Kriteria Pengukuran

Perbedaan dalam mengukur pencapaian merupakan hambatan serius bagi penyelarasan sales-marketing. Tim sales dapat berfokus pada jumlah akun baru, transaksi yang ditutup, penjualan ulang, dan lainnya. Di sisi lain, marketing dapat lebih menekankan pada kualitas prospek, rasio kesadaran brand, dan perkembangan saluran prospek.

Agar sales dan marketing merasa bahwa mereka bekerja untuk tujuan yang sama, mereka perlu berbagi sesuatu yang nyata - seperti KPI (Key Performance Indicator) atau indikator kinerja.

Menurut Content Marketing Institute dan LinkedIn, tim marketing dan sales dapat selaras jika berbagi KPI yang sama, yaitu memprioritaskan pendapatan dan pertumbuhan.

Penggunaan KPI bersama, dan didorong oleh pola pikir "mengutamakan pendapatan", adalah cara yang bagus untuk menyinkronkan upaya kedua tim.

4. Bicara Dengan Satu Suara

Bisnis yang sukses selalu tampil sebagai organisasi yang bersatu dan sehat di mana setiap orang berbicara dengan satu suara.

Jika pelanggan mendengar satu pesan iklan (marketing) di media sosial, dan kemudian menerima informasi yang berbeda dari seorang penjual (sales), mereka akan kebingungan.

Hal-hal seperti penamaan produk yang tidak konsisten, penggunaan istilah yang berbeda, dapat merusak reputasi perusahaan secara keseluruhan. Jika sales dan marketing tidak bekerja sama, mereka mungkin, secara tidak sengaja, menciptakan citra brand yang membingungkan. Untuk bisnis yang tidak terorganisir, tentu penjualan akan lebih sulit.

Itulah mengapa sales dan marketing harus memiliki suara yang sama. Mereka harus menyampaikan pesan yang sama dan konsisten.

Salah satu cara terbaik untuk menyatukan tim sales dan marketing adalah dengan memberi mereka alat kerja yang sama, serta membuat kampanye yang bekerja di banyak audiens, berbagai saluran, dan dalam berbagai format.

Sistem omnichannel messaging platform bisa dibilang salah satu alat yang paling cocok dalam hal ini. Omnichannel dapat menyatukan semua aktivitas, dan informasi kontak di satu tempat terpusat yang mudah diakses. 

Omnichannel messaging platform seperti OneTalk by TapTalk.io, memungkinkan agent sales dan marketing untuk mengakses database umum, berbagi interaksi mereka, melihat kemajuan satu sama lain, menawarkan layanan pelanggan yang lancar. Semua informasi yang didapatkan dapat digunakan untuk membangun branding yang baik bagi sebuah bisnis.

Share this article

Related Posts

By Jessica Jacob

20 / 05 / 2022

Yuna & Co adalah sebuah perusahaan fashion yang membantu wanita tampil maksimal melalui berbagai jenis styling yang mereka sediakan. Menjadi sebuah perusahaan yang menjangkau kebutuhan personal setiap pelanggannya, tentu Yuna & Co. membutuhkan layanan customer service yang kuat di balik performa digitalnya. Sebagai bisnis yang yang mengutamakan kepuasan pelanggannya, relasi yang erat dengan customer tentu […]

Read More

By Jessica Jacob

18 / 11 / 2021

Do you know that adding a live chat to your website is full of benefits? Live chat can provide assistance to customers, increase conversion, add sales, enhance support, and reveal insights into what your customers are looking for.  On average, businesses that use live chat see a 20% increase in conversions, and buyers are 63% […]

Read More

By Jessica Jacob

14 / 07 / 2022

Dengan berkembangnya media komunikasi, pelanggan kini menjadi lebih menuntut dan menginginkan jawaban cepat untuk masalah mereka. Dengan memiliki beberapa media komunikasi sekaligus, perusahaan akan menanggapi kekhawatiran pelanggan dengan jumlah yang juga bertambah. Membalas chat pelanggan bisa menjadi hal yang rumit untuk ditangani. Menjaga komunikasi dengan balasan yang cepat menjadi tanggung jawab setiap organisasi agar tetap […]

Read More
1 2 3 79
TapTalk
PowerTalk
OneTalk
SendTalk
whatsappfacebooktwitterinstagramlinkedin

Reach us by phone at (021) 27939266

Jl. Kyai Maja No.25c, RT.12/RW.2, Gunung, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12120

© 2020 - 2021 TapTalk.io (PT Tap Talk Teknologi)

tap talk logo for footer