pt tap talk teknologi blog
Sikat Tuntas Conversion Rate, Dukung Penjualan Pakai Omnichannel

Sikat Tuntas Conversion Rate, Dukung Penjualan Pakai Omnichannel

By Jessica Jacob
03 / 02 / 2022

Setiap bisnis yang bergelut dengan strategi marketing online pasti pernah mendengar kata conversion rate. Kita juga sering mendengar istilah ini sehari-hari misalnya, “Conversion rate untuk industri e-commerce memiliki peningkatan tahun ini” atau “Bulan ini, conversion rate dari media sosial meningkat tajam”. Conversion rate dapat dikatakan menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan strategi marketing online yang digunakan oleh bisnis. 

Tapi, sebenarnya apa itu conversion rate?

Sikat Tuntas Conversion Rate, Dukung Penjualan Pakai Omnichannel

Pada blog ini, kita akan menggali lebih dalam mengenai conversion rate, mulai dari pengertian conversion rate, cara meningkatkan conversion rate untuk bisnis Anda, dan cara ampuh bangun customer relation setelah melakukan conversion.

Apa Itu Conversion Rate?

Conversion rate adalah persentase pengunjung ke situs web yang menyelesaikan tujuan yang diinginkan dari jumlah total pengunjung. Konversi yang dihitung adalah saat pengunjung menyelesaikan misi mereka saat mengunjungi situs bisnis Anda. Conversion rate yang tinggi menunjukkan pemasaran dan desain web yang sukses: hal ini artinya orang-orang menginginkan apa yang Anda tawarkan, dan mereka dapat dengan mudah mendapatkannya!

Tenang, conversion rate ini bisa Anda coba hitung sendiri. Cara menghitung conversion rate adalah dengan menghitung jumlah conversion dengan jumlah pengunjung website, kemudian hasilnya dikalikan 100. 

Seperti Apa Conversion Rate yang Baik? 

Berdasarkan survei dari Wordstream, rata-rata conversion rate dari sebuah landing page adalah 2,35%. Tapi, untuk 25% dari pengiklan yang memiliki conversion rate terbaik, conversion rate mereka adalah dua kali lipat dari angka tersebut, yaitu 5,31% atau lebih. Jumlah ini bukan untuk landing page individual – pengiklan tersebut mencapai konversi 11,45% dan lebih tinggi di seluruh akun mereka.

Jelas, ini bukan anomali; hal ini adalah sesuatu yang bisa Anda capai juga. Jika saat ini Anda mendapatkan tingkat konversi 5%, Anda memang unggul dari 75% pengiklan, tetapi masih sangat banyak ruang untuk berkembang!

Baca juga: Tahapan Marketing Funnel, Strategi, dan Cara Menggunakannya

Cara Meningkatkan Conversion Rate Landing Page

Meningkatkan conversion rate berarti bahwa lebih banyak lalu lintas situs Anda dikonversi menjadi tindakan signifikan yang mengembangkan bisnis Anda, baik itu berarti mengisi formulir untuk menjadi calon pelanggan (misalnya, meminta penawaran untuk layanan perbaikan) atau melakukan pembelian.

Tingkat konversi yang rendah dapat menunjukkan adanya salah satu dari masalah ini:

  • Desain situs dan halaman landing page Anda mempersulit atau tidak efisien untuk menyelesaikan tugas
  • Penawaran Anda tidak masuk akal (terlalu mahal atau tidak cukup berharga bagi audiens Anda)

Untuk itu, di bawah ini ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengoptimasi conversion rate Anda:

1. Buat Penawaran Yang Menarik

Pertama-tama, sajikan penawaran yang sangat menguntungkan pengunjung website Anda yang pasti tidak dapat dilewatkan oleh mereka. Misal memberikan diskon 75% berlangganan layanan Anda di bulan pertama dengan menjadi anggota, atau memberikan trial premium layanan Anda untuk pemakaian di bulan pertama.

2. Tes Landing Page Anda Dengan Lebih Cerdas, Bukan Lebih Sering

Tes, tes, dan tes? Tentu, mengetes landing page memang harus dilakukan berkali-kali hingga menemukan formula yang memberikan hasil yang baik. Tapi, Anda harus mengetesnya dengan lebih cerdas, bukan lebih sering. Anda mungkin perlu menguji 10 variasi landing page unik untuk menemukan 1 yang berkinerja terbaik. Tetapi ini bukan hanya mengubah warna font dan menyebutnya sebagai variasi landing page.

Anda tidak perlu membuat ribuan landing page. Anda hanya perlu menemukan kinerja terbaik yang sudah Anda miliki dan memfokuskan upaya Anda di sana. Jika Anda hanya memiliki satu halaman arahan yang bagus, lebih cerdas untuk memfokuskan upaya Anda di sana.

3. Persingkat Customer Journey, Mudahkan Perjalanan Mereka

Pastikan pengunjung website Anda melalui perjalanan sesingkat mungkin untuk mencapai konversi. Tidak ada yang suka mengisi form satu halaman sebelum konversi. Yang ada, mereka hanya akan berhenti di tengah jalan atau bahkan malas mengisi dan malah batal melakukan konversi yang seharusnya terjadi.

4. Strategi Remarketing Itu Efektif Lho

Jika conversion rate rata-rata semua industri adalah 2,35%, tandanya dari 100 orang pengunjung website, hanya 2 orang yang melakukan konversi, bukan? Rata-rata, 96% orang yang mengunjungi situs web akan pergi tanpa mengonversi menjadi prospek atau penjualan. Nah, itulah kenapa perlu dilakukan remarketing. Remarketing membantu produk atau layanan Anda ditampilkan lagi kepada pengunjung website Anda dengan ketika mereka melakukan aktivitas lain di internet. 

Misalnya setelah mengunjungi website Anda, mereka akan menemukan iklan produk Anda di email, ketika menonton video YouTube, pada iklan di media sosial, atau ketika mereka sedang mencari informasi.

Hal ini akan otomatis terjadi jika Anda menggunakan Google Ads.

5. Pastikan Customer Service Siap Sedia Dan Mudah Untuk Dihubungi

Pastikan ada live chat atau chat bubble di landing page Anda yang dapat dengan dihubungi pengunjung laman jika mereka memiliki kesulitan. Akses mudah ini juga akan mempermudah mereka jika ingin melakukan conversion rate lho. Chat ini juga bisa menjadi salah satu media untuk memberitahukan promo atau penawaran yang menguntungkan bagi mereka - yang pastinya sayang jika mereka lewatkan.

6. Pentingnya CTA

Inti dari optimasi conversion rate adalah kemudahan, termasuk memudahkan pengunjung Anda untuk melakukan konversi. Pastikan Anda memberikan CTA atau Call-To-Action yang dapat diakses oleh pengunjung website jika mereka ingin melanjutkan perjalanan mereka. Baik CTA teks maupun banner, hal ini dapat meningkatkan conversion Anda dengan signifikan. Selain itu pastikan copy teks dari CTA Anda mengundang dan memancing pengunjung untuk mengkliknya.

Perjalanan Bukan Hanya Sampai Konversi!

Setelah konversi terjadi dan conversion rate website Anda meningkat, lalu apa? Tentu saja customer service!

Anda harus bisa memastikan mereka akan kembali kepada Anda. Bukan hanya perjalanan menuju konversi, tapi customer service juga harus bisa fast-response ketika pengunjung website telah melakukan konversi. Katakan saja jika ada kendala dalam pengiriman, atau kendala dalam penggunaan layanan Anda, maka kecepatan respon agent customer service Anda akan menjadi penentu citra brand Anda.

Omnichannel merupakan salah satu cara ampuh untuk memastikan perjalanan pengunjung website berjalan lancar, mulai dari sebelum konversi hingga setelah konversi, Dengan mengintegrasikan berbagai platform perpesanan dalam satu dasbor, omnichannel dapat membantu efektivitas agent dalam membalas pesan dan kecepatan balasan.

OneTalk by TapTalk.io. menawarkan berbagai fitur yang bisa memastikan customer service Anda mendukung usaha optimasi conversion rate yang sedang dilakukan.

OneTalk memudahkan Anda mengenali customer dengan fitur Case Details. Anda dapat mengetahui berapa lama mereka telah menunggu, histori case mereka, channel yang mereka gunakan, dan banyak hal lainnya.

Anda juga dapat memonitor bagaimana agent Anda menyelesaikan masalah yang terjadi dengan customer Anda dengan Customer Ongoing Case and History. Anda dapat melihat case pelanggan Anda untuk mengetahui bagaimana agent Anda menjawab mereka dan bagaimana permasalahan customer Anda diselesaikan.

Kini, dengan adanya layanan Instagram DM API dan WhatsApp API yang ditawarkan oleh OneTalk, Anda dapat menambah kualitas customer service dengan lebih baik lagi. Tunggu apa lagi? Customer Anda menunggu Anda untuk menjadi bisnis dengan conversion rate yang didukung dengan customer service unggul. Klik di sini untuk chat agent kami.

Baca juga: Sikat Tuntas CRM untuk Kembangkan Bisnis Anda

Share this article

Related Posts

By Jessica Jacob

15 / 06 / 2022

WhatsApp pada dasarnya dirancang untuk digunakan di handphone dengan nomor telepon yang aktif. Namun, WhatsApp juga dapat digunakan di PC tanpa ponsel. Anda dapat menggunakan WhatsApp di komputer Anda melalui aplikasi berbasis web yang disebut WhatsApp Web. Dan untungnya, semua pesan yang Anda sampaikan, baik di web atau di ponsel, disinkronkan sehingga Anda dapat melihat […]

Read More

By Ardian

03 / 02 / 2022

Pelanggan seringkali harus bolak-balik berganti platform pesan dan aplikasi untuk membeli suatu produk. Faktanya, platform perpesanan sangat penting untuk menyediakan komunikasi yang disukai oleh pelanggan Anda. Komunikasi yang baik membawa sejumlah manfaat bagi bisnis Anda. Perusahaan mungkin bertanya-tanya bagaimana strategi pemasaran dan komunikasi mereka dapat menyelesaikan masalah ini. Penting untuk memastikan bahwa Anda selalu dapat […]

Read More

By Regita

09 / 06 / 2021

Bingung cara menjaga dan meningkatkan retensi pengguna? Mungkin Anda belum tahu dan menggunakan In-App Messaging. Lihat lebih dekat apa itu In-app messaging

Read More
1 2 3 53
TapTalk
PowerTalk
OneTalk
SendTalk
whatsappfacebooktwitterinstagramlinkedin

Reach us by phone at (021) 27939266

Jl. Kyai Maja No.25c, RT.12/RW.2, Gunung, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12120

© 2020 - 2021 TapTalk.io (PT Tap Talk Teknologi)

tap talk logo for footer