pt tap talk teknologi blog

Tips Untuk Menjadi Product Designer yang Berkesan

By Monica Tan
07 / 10 / 2020

Setiap software yang dimiliki oleh perusahaan mana pun diharapkan memiliki ciri tampilan yang khas sehingga menarik bagi konsumen, karakteristik tersebut dikenal dengan istilah desain. Oleh karena itu, suatu software harus didesain dengan spesial agar bisa menarik perhatian pelanggan dan juga memberikan nilai bagi mereka. Desain suatu software adalah kesan pertama yang dimiliki pelanggan tentang perusahaan itu, maka perusahaan perlu merancang tampilan software yang memenuhi dan melebihi harapan pelanggan.

Semua software mungkin menawarkan manfaat dasar yang sama tetapi desain memberikan arti dan identitas yang unik. Sangat penting bagi pemilik bisnis untuk mendengarkan dan menanggapi kebutuhan dan minat customer mereka dengan menyediakan desain software yang inovatif, kreatif, dan berbeda.

Software designer, juga dikenal sebagai perancang software, mengembangkan program dan antarmuka komputer. Perancang software harus memiliki pengetahuan tentang pengembangan platform web, pengujian program, manajemen basis data, dan perangkat lunak sistem operasi. Mereka juga harus tahu bagaimana bekerja dengan bahasa pemrograman komputer.  

Perancang software biasanya bekerja sebagai bagian dari tim pengembangan kolaborasi untuk membantu membuat software yang memenuhi kebutuhan manajemen atau klien, dan dengan cara yang efektif dan hemat biaya.

Sebagai perancang software, Anda akan terlibat dengan penelitian pengguna, arsitektur informasi, wireframing, pembuatan prototype, desain visual, pengujian pengguna, dan bekerja sama dengan pengembang untuk membuat software yang mudah dan kuat.

Namun, mencoba memasuki bidang yang relatif baru seperti software bisa sangat melelahkan. Keterampilan apa yang Anda butuhkan? Di mana Anda akan memulai? Berikut beberapa hal yang dapat membantu Anda mengembangkan keterampilan penting yang diperlukan untuk menjadi perancang software.

  1. Belajar memiliki empati untuk pengguna Anda

Aturan pertama adalah terhubung dengan pengguna Anda dan masalah mereka. Cobalah untuk berinteraksi dengan calon pengguna Anda. Apakah mereka mengalami kesulitan dalam mengakses software? Ekspektasi mereka? Bagaimana mereka menggunakan software dalam kehidupan sehari-harinya?

Anda perlu mampu menempatkan diri Anda pada posisi pengguna dan berbagi empati atas masalah mereka. Hal ini akan membantu Anda menciptakan software yang intuitif dan berkelanjutan.

  1. Belajar membuat prototype

Pembuatan prototype melibatkan pembuatan rencana dasar (seperti sketsa atau gambar rangka) untuk membuat tiruan produk Anda. Ini adalah cara yang efektif dan murah untuk mengidentifikasi masalah dan mengevaluasi berbagai opsi desain di awal proses. Dengan menghilangkan gaya dari prototype Anda dan hanya berfokus pada aliran konten dan interaksi, Anda dapat menilai fungsionalitas desain Anda tanpa bias terhadap desain visual. Pembuatan prototype juga memungkinkan Anda menguji desain Anda dengan mudah, memasukkan umpan balik pengguna, dan mencari tahu apa yang terbaik untuk perangkat lunak Anda sebelum memulai proses pengembangan.

Explore semua alat prototype yang ada. Sangat mudah untuk kewalahan dengan banyaknya alat yang tersedia untuk pembuatan prototipe. Tidak ada satu set alat yang "benar" yang harus Anda gunakan untuk membuat prototype. Ini masalah selera pribadi. Pilihan alat akan bergantung pada kekuatan dan kelemahan mereka serta kebutuhan produk. Photoshop, Illustrator, Sketch, Balsamiq, dan InVision adalah beberapa alat populer yang sering digunakan untuk membuat prototipe. Luangkan waktu Anda untuk menjelajahi berbagai alat untuk mencari tahu apa yang terbaik bagi seorang desainer.

  1. Belajar coding

Sekarang semakin banyak perancang software yang belajar untuk membawa desain mereka ke langkah berikutnya, yaitu implementasi. Meskipun Anda bekerja dalam satu tim dengan pengembang software lain, Anda membutuhkan kesamaan. Anda harus bisa membuat kode atau coding.

Keterampilan coding akan memberi Anda kekuatan untuk membawa ide Anda dari prototype ke produk fungsional. Jika Anda bingung tentang apa yang harus dipelajari, bahasa pemrograman frontend seperti HTML, CSS, dan Javascript bisa menjadi titik awal yang bagus. Anda dapat menemukan banyak tutorial berguna di W3Schools, Codeacademy dan Lynda.com.

  1. Stay inspired

Sulit bagi desainer mana pun untuk tetap termotivasi dan terus menjalankan ide-ide hebat itu. Cara yang baik untuk mengatasi ini adalah dengan menemukan orang yang menginspirasi Anda. Ada banyak sekali platform desain online seperti Behance dan Dribbble yang memamerkan desainer dan memungkinkan Anda menemukan karya mereka. Ini tidak hanya menginspirasi Anda, tetapi juga memungkinkan Anda untuk berinteraksi dengan desainer lain dan melacak tren baru (bukan karena Anda selalu perlu mengikuti tren ini, tetapi karena mereka dapat digunakan sebagai titik awal yang baik untuk diskusi dengan klien atau desainer lain). Sumber inspirasi lainnya adalah buku dan seminar

  1. Terus latihan

Satu-satunya cara untuk benar-benar menjadi seorang desainer adalah dengan berlatih menggunakan keterampilan tersebut. Cobalah dan temukan proyek yang dapat Anda kerjakan. Gunakan semua keterampilan itu dan berlatihlah merancang softwarenya. Misalnya, Anda ingin membuka toko kue, latihlah keterampilan tersebut dan buat website toko kue Anda. Tampilan ini tentunya akan menjadi wajah dari toko kue Anda.

Terakhir, tidak ada yang suka dengan copycat. Jangan meniru desain produk yang sudah beredar di pasaran. Buatlah desain yang unik dan sebisa mungkin belum pernah digunakan. Jika Anda meniru style bisnis orang lain, bisa saja anda akan dituntut oleh pemilik bisnis tersebut karena telah melanggar hak cipta.

Semua produk yang ada di TapTalk.io selalu memperhatikan pengalaman pengguna. Hal ini dilakukan TapTalk.io agar customer selalu mendapatkan yang terbaik. Desain yang TapTalk.io miliki dibuat unik, authentic, dan khas sehingga nyaman dipakai dan tidak mudah dilupakan oleh customer.

Share this article

Related Posts

By Grow Bless

16 / 06 / 2021

Apakah bisnis Anda mempunyai website? Sekarang ini, hampir semua orang menghabiskan waktunya di internet, misalnya untuk kegiatan jual beli, menggunakan layanan/service, membaca blog atau mencari informasi tentang produk, dan lainnya. Maka dari itu, kehadiran online suatu bisnis dapat berdampak besar pada kesuksesannya. Memiliki kehadiran online yang kuat, seperti website, dapat meningkatkan kredibilitas bisnis Anda. Namun, […]

Read More

By Monica Tan

28 / 07 / 2020

Whether you have started your business years ago or just started to build a new one, you will always have the need to find a new way of making your audience. Fret not, in the new era of modern communication, social messaging platforms have become recent hits. So much that even more than one social […]

Read More

By Monica Tan

10 / 02 / 2021

All industries and sectors have been challenged by the COVID-19 pandemic, and higher education has been no exception. In the effects of and response to the pandemic, the diversity of campus cultures, financial health, business models, and students have contributed to a similar diversity. For higher education, there was no pandemic blueprint, and 2020 was […]

Read More
1 2 3 39
TapTalk
PowerTalk
OneTalk
SendTalk
whatsappfacebooktwitterinstagramlinkedin

Reach us by phone at (021) 27939266

Jl. Kyai Maja No.25c, RT.12/RW.2, Gunung, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12120

© 2020 - 2021 TapTalk.io (PT Tap Talk Teknologi)

tap talk logo for footer