5 Industri Yang Diuntungkan dari Layanan Live Chat

industri diuntungkan live chat

Di dunia digital saat ini, kecepatan adalah yang terpenting. Ini juga berlaku untuk bisnis seperti pengiriman express, akses mudah ke produk yang ditawarkan, dan customer service. Jika Anda tidak memberikan kecepatan kepada pelanggan, mereka beralih ke bisnis serupa lainnya. Salah satu cara terbaik untuk memberikan layanan cepat kepada pelanggan Anda adalah dengan menggunakan live chat.

Live chat merupakan aplikasi untuk optimalisasi customer service berupa sistem chat yang fungsinya hampir sama dengan Whatsapp Chatbot. Live chat  juga dapat diklasifikasikan sebagai aplikasi helpdesk  online. Fitur live chat memungkinkan bisnis untuk mengobrol secara real time sementara pelanggan mereka mengunjungi situs web bisnis mereka. Live chat umumnya disukai oleh pelanggan karena memberikan tanggapan yang lebih cepat daripada media lain. Menggunakan live chat sudah tidak asing lagi bagi perusahaan dari bank hingga e-commerce. Live chat memberikan layanan yang lebih baik dan meningkatkan waktu respons bagi pelanggan.

Penggunaan live chat ini dapat digunakan oleh berbagai industri. Industri dapat dibedakan menjadi tiga kategori, yaitu primary, secondary, dan tertiary industry. Dari berbagai pembagian kategori bisnis dan industri ini, semua industri dapat menggunakan live chat karena dapat membantu sisi bisnis, baik itu dari customer service, customer retention, dan banyak contoh lainnya.

Dari sekian banyak industri yang dapat menggunakan live chat pada bisnisnya, berikut ini adalah 5 industri yang paling diuntungkan dari penggunaan Live Chat:

1. Market Place

Live chat yang digunakan pada industri ini berguna untuk mempermudah saat pelanggan ingin melakukan sebuah pembelian, atau menjawab pertanyaan pelanggan mengenai item yang sedang diperjualbelikan. Seringkali, pelanggan juga memiliki pertanyaan yang berkaitan dengan pengiriman barang, pemesanan barang, atau bahkan retur barang. 

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan pelanggan ini akan dengan mudah disampaikan dan dijawab lewat live chat yang disediakan untuk pelanggan. 

Menyediakan fitur ini bagi industri marketplace terbukti sangat menguntungkan perusahaan. Sebuah penelitian dari eMarketer menunjukkan bahwa terdapat sejumlah 35% orang melakukan pembelian setelah menggunakan live chat. Hal ini menunjukkan bahwa live chat dapat meningkatkan penjualan dan meningkatkan performa customer service.

Contoh perusahaan yang menggunakan live chat di industri marketplace adalah Zara dan H&M.

2. F&B (Food & Beverages)

Bayangkan betapa nyamannya pelanggan jika mendapat pelayanan yang cepat melalui live chat untuk setiap pelayanan dan bahkan permasalahan. Penggunaan layanan live chat pada industri food and beverages akan mempermudah pelanggan juga bisnis dalam interaksinya. Live chat adalah peluang bagus untuk meningkatkan customer service dan memberikan pengalaman pelanggan yang tak terlupakan di situs web Anda. Itu sebabnya pelanggan lebih suka menggunakan obrolan langsung.

Forrester Research mengungkapkan bahwa kehadiran karyawan khusus yang menjawab semua pertanyaan calon pelanggan melalui situsnya tidak tergantikan. Dalam survei, 44% responden mengakui bahwa sangat penting untuk menyediakan seseorang untuk menjawab semua pertanyaan yang ditanyakan oleh calon pelanggan di situs web mereka.

Dengan keuntungan ini, industri F&B dapat memanfaatkan live chat untuk menerima pesanan makanan atau layanan pesan antar. 

Contoh perusahaan yang menggunakan live chat dalam industri F&B adalah Ismaya dan Holywings.

3. Healthcare

Fitur live chat dapat meningkatkan interaksi konsumen dengan agent, dan dari data yang diberikan oleh marketing power, kita dapat melihat bahwa sebuah website dengan kapabilitas live chat telah meningkatkan engagement pengunjung ke website tersebut. 

Keuntungan terbesar dari live chat dalam industri kesehatan adalah meningkatkan kualitas engagement dan melakukan konsultasi dengan tenaga kesehatan. Di masa pandemi seperti ini, live chat dapat dimanfaatkan sebagai platform konsultasi online dengan dokter. Live chat juga dapat digunakan sebagai platform pembelian obat.

Contoh perusahaan yang sudah menerapkan live chat ini adalah Guardian, Century, Watson, dan rumah sakit-rumah sakit ternama.

4. Entertainment Industry

Industri entertainment sudah mulai menggunakan live chat untuk mengoptimalkan kepuasan pelanggan atau dalam hal ini, audiens. Kondisi pandemi membuat event-event mulai berubah menjadi online. Untuk itu fitur live chat kini mulai digunakan contohnya dalam Fashion Show.

5. Banking 

Dilihat dari faktor situasi pandemi, keamanan, dan kemudahan akses, kini semua kegiatan perbankan mulai beralih menjadi online. Coba pikirkan, hal apa yang paling sering dilakukan pelanggan saat pergi ke Bank? Tentu berhubungan langsung dengan customer service atau berhubungan langsung dengan teller bank untuk melakukan konsultasi.

Live chat akan memaksimalkan interaksi yang tidak diperlukan di Bank. Pelanggan atau nasabah tidak perlu datang ke Bank untuk mempertanyakan hal sederhana yang kini bisa diakses melalui live chat ataupun omnichannel.

Dari kelima contoh industri di atas, dapat terlihat bahwa Live Chat dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, memaksimalkan interaksi pelanggan, dan mengurangi beban yang diterima oleh perusahaan. Selain itu, yang paling penting, penjualan Anda dapat meningkat dengan signifikan menggunakan Live Chat ini, sebuah keuntungan yang tentunya diinginkan oleh semua perusahaan.

Mengapa memilih pilihan dengan tingkat penjualan yang rendah jika bisa mendapatkan penjualan yang tinggi?

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments