pt tap talk teknologi blog

Pernahkah Anda membuat Email Marketing? Baik itu Newsletter, email sponsor, email digest, atau email follow-up, email promosional seperti ini terbukti sangat efektif, lho.

Lalu, bagaimana membuat email marketing yang baik? Di artikel ini, kita akan melihat jenis-jenis dan contoh template email marketing yang bisa Anda gunakan untuk membuat email marketing bisnis Anda.

Template Email Marketing yang Efektif untuk Bisnis Anda

Jenis-Jenis Email Marketing Untuk Bisnis Anda

1. Newsletter

Email Newsletter adalah email yang dikirim secara rutin kepada subscriber. Konten dari Newsletter dapat berupa artikel berita, tips, hingga promosi item. Tujuannya adalah untuk memberikan value yang terus menerus kepada penerima email.

Kenapa Newsletter dapat menarik pelanggan?

  1. Memiliki tampilan interaktif/responsif
  2. Visual yang menarik
  3. Memiliki CTA (call-to-action) button yang spesifik
  4. Menyampaikan pesan dengan kata yang minim

Langkah-langkah membuat Newsletter:

Subjek email newsletter tentu juga berperan penting dalam menarik perhatian customer. Berikut beberapa ide subjek email newsletter:

Template email newsletter:

Template email newsletter:

Baca juga: Email Promosional Vs Email Transaksional, Apa Bedanya?

2. Email Digest

Email digest pada dasarnya adalah satu email yang merangkum semua email Anda yang diterbitkan selama periode waktu tertentu atau ketika batas volume tercapai (misalnya setiap 10 atau 100 pesan) menjadi satu pesan tunggal dan dikirim ke pelanggan email Anda pada setiap interval yang dipilih.

Susunan email digest atau penyesuaian frekuensinya mungkin berbeda dari satu alat ke alat lainnya, tetapi umumnya, semuanya memiliki tujuan yang sama: untuk merangkum kegiatan pelanggan

Kenapa Anda membutuhkan email digest?

1. Meningkatkan Tingkat Baca Pelanggan

Mengumpulkan beberapa poin sekaligus akan lebih mudah dibaca oleh pelanggan dan secara otomatis meningkatkan tingkat baca mereka.

2. Pelanggan Dapat Melihat Kemajuan Bulanan Produk Anda Dengan Mudah

Email digest memungkinkan pelanggan melihat apa yang Anda miliki untuk bulan itu dan mereka mengetahui kemajuan bisnis Anda dengan mudah.

3. Membuat Pelanggan Anda Membaca Kembali Email Menarik Yang Mungkin Terlewatkan

Email digest memungkinkan Anda memastikan bahwa pelanggan Anda melihat update produk yang Anda buat dalam jangka waktu tertentu.

4. Menotifikasi Pelanggan Anda Tentang Update atau Bug Fix yang Tidak Dapat Diberitahukan dalam Satu Email

Email digest adalah saluran untuk memberi tahu pelanggan Anda tentang hal terkecil yang tidak dapat diberitahukan dalam satu email.

5. Meminimalisir Waktu yang Dihabiskan Pelanggan Membaca Email dan Lebih Jarang Menginterupsi Saat Mereka Bekerja

Berikut contoh template Email Digest yang bisa Anda gunakan

Contoh template Email Digest
source: pinterest.com - Really Good Email

3. Email follow-up

Email follow-up adalah email yang dikirim ke penerima yang sudah pernah Anda hubungi sebelumnya. Ada banyak alasan mengapa Anda mungkin ingin mengirim email follow-up, termasuk: 

Tujuan email follow-up adalah sebagai pengingat email sebelumnya yang telah Anda kirim. Bukan untuk memulai percakapan, tetapi untuk menghidupkannya kembali dan menghasilkan respons.

Struktur yang ideal untuk email follow-up adalah:

  1. Subjek email
  2. Salam pembuka
  3. Isi/body
  4. Penutup
  5. Sign-off/tanda tangan/signature

Berikut beberapa template yang bisa Anda gunakan untuk mengirim email follow-up:

Subject line: Senang mendengar kabar dari Anda…

Hai Ryan,

Senang mengobrol dengan Anda sebelumnya. Saya baru saja menghubungi Anda untuk memeriksa apakah Anda dapat meninjau email yang saya kirimkan kepada Anda.

Jika saya tidak mendengar kabar dari Anda dalam beberapa hari kedepan, saya akan menghubungi Anda.

Dengan hormat,

Sarah

Subject line: Terima Kasih Telah Memilih June and Co.

Hai Bella,

Terima kasih telah memilih kami sebagai pilihan terpercaya Anda. Kami telah mengirimkan beberapa data sebelumnya untuk ditinjau menindaklanjuti percakapan sebelumnya. 

Bisakah Anda melihatnya dan memberikan respon Anda? Kami akan sangat menghargainya.

Best Regards,

June and Co.

Baca juga: 6 Template Email Transaksional untuk Meningkatkan Penjualan

4. Email sponsorship

Email sponsorship biasanya digunakan untuk melakukan permintaan kerjasama/sponsorship. Untuk itu, email sponsorship harus bisa menarik perhatian pembacanya sejak awal.

Email harus fokus pada nilai bisnis Anda, dan tujuan apa yang Anda dapat bagikan.

Bagaimana cara membuat email sponsorship yang memikat?

Jangan gunakan bahasa yang memaksa, jangan juga gunakan kata-kata yang terlalu lemah.

Contoh template email sponsorship:

Subject line: Proposal Sponsor untuk Travel Blogger

Chris & Tom yang terhormat,

Kami adalah penggemar berat Vlog Anda dan menganggapnya sangat menarik. Pengalaman perjalanan Anda sangat berharga bagi kami. Kami terinspirasi oleh jiwa petualang Anda dan ingin mendukung mereka melalui kemitraan yang dapat membantu Anda bepergian ke tempat-tempat baru.

Perusahaan kami ingin mengajukan proposal di mana Anda dapat bepergian secara gratis saat menggunakan produk Wanderlust. Kami akan menanggung semua biaya perjalanan Anda termasuk tiket pesawat dan menginap di hotel. 

Kami berharap untuk mendengar kabar dari Anda.

Salam hangat,

Tim Wanderlust

***

Email marketing terdiri dari lebih dari satu paragraf, terutama jika dibuat untuk menyampaikan tujuan atau gagasan. Mulai dari newsletter, email digest, follow-up, dan sponsorship, semua dapat Anda manfaatkan untuk mendapatkan leads. Gunakan template dan kata-kata yang tepat untuk membuat email agar customer engagement bisnis Anda tetap baik. 

Jangan ragu menggunakan OneTalk by Taptalk untuk meningkatkan engagement Anda dengan customer. Klik di sini untuk mengobrol dengan agent kami.

Pernahkah Anda menerima email yang mengingatkan keranjang belanjaan atau konfirmasi pesanan? Jika iya, artinya Anda sudah terbiasa dengan email transaksional. Ini adalah email otomatis yang dipicu saat pelanggan melakukan tindakan tertentu, seperti memulai langganan, melakukan pembelian, atau menyetel ulang sandi.

Meskipun tampaknya biasa saja, email transaksional sebenarnya adalah bagian penting dalam strategi marketing Anda! 

Tahukah Anda kalau email transaksional menghasilkan open rate delapan kali lebih tinggi daripada email pemasaran lainnya?

Jadi, jika Anda dapat memanfaatkan email transaksional Anda dengan efek yang tepat, Anda akan memiliki keunggulan instan atas pesaing Anda. 

Untuk menunjukkan kekuatan dan variasi email transaksional, simak contoh template email transaksional berikut.

Baca juga: Email Promosional Vs Email Transaksional, Apa Bedanya?

6 Template Email Transaksional untuk Meningkatkan Penjualan

6 Jenis Email Transaksional dan Contohnya

Membuat email transaksional yang efisien harus memiliki keseimbangan konten, informasi, dan hiburan. Anda ingin memberi pengguna informasi yang mereka cari sambil memikat mereka.

Dalam membuat email transaksional, Anda harus memperhatikan berikut ini.

Mengetahui pesan apa yang perlu disampaikan adalah kunci untuk dalam membuat strategi email yang kuat. Untuk mewujudkannya, mari kita lihat jenis dan beberapa contoh umum email transaksional yang perlu dikirim oleh setiap bisnis.

1. Konfirmasi Alamat Email

Email konfirmasi adalah hal pertama yang harus Anda siapkan. Meskipun pelanggan Anda dapat bergabung tanpa harus memverifikasi alamat email mereka (single opt-in), memiliki double opt-in di tempat akan membantu Anda dalam:

Email seperti ini dapat membantu untuk melacak siapa yang bergabung dengan mailing list Anda dan meningkatkan keseluruhan rasio buka, click-through, dan konversi.

Berikut adalah template sederhana dan efektif yang dapat Anda gunakan untuk memverifikasi email pelanggan.

6 Jenis Email Transaksional dan Contohnya

2. Email Atur Ulang Kata Sandi

Jujur saja, kita semua pasti lupa kata sandi kita setidaknya sekali. Ketika ini terjadi, pengguna akan mengklik opsi "Lupa kata sandi" dan menunggu pesan perubahan kata sandi. Permintaan pengaturan ulang kata sandi yang efektif harus:

Email pengaturan ulang kata sandi adalah salah satu email transaksional paling penting yang perlu disiapkan oleh bisnis Anda. 

Jika Anda ingin menyusun email pengaturan ulang kata sandi Anda sendiri, Anda dapat menggunakan template di bawah ini.

6 Jenis Email Transaksional dan Contohnya

3. Email Konfirmasi Pesanan

Jika Anda berhasil meyakinkan audience Anda bahwa produk/layanan Anda adalah yang terbaik, mereka pada akhirnya akan melakukan pembelian.

Jadi apa hal berikutnya yang mereka harapkan untuk dilihat di inbox mereka? Betul sekali! Email konfirmasi pesanan untuk memberitahu mereka bahwa transaksi telah berhasil dijalankan. 

Konfirmasi pesanan adalah suatu keharusan bagi semua bisnis yang ingin membuat pelanggan mereka tidak perlu mempertanyakan  tentang apakah pembayaran mereka telah masuk atau belum.

Untuk membuat email konfirmasi pesanan,  Anda dapat menggunakan template berikut dan menyesuaikannya dengan kebutuhan Anda.

6 Jenis Email Transaksional dan Contohnya

Baca juga: Template Email Marketing yang Efektif untuk Bisnis Anda

4. Email Notifikasi Pengiriman

Saat pelanggan Anda melakukan pembelian, mereka ingin menerima satu email yang akan memberi mereka lebih banyak detail tentang pengiriman. Pelanggan akan memeriksanya ketika mereka membuka inbox. Dan, seperti yang bisa Anda tebak, email ini cenderung memiliki tingkat engagement yang tinggi dan lebih sering dibuka oleh pelanggan.

Pengiriman email transaksional harus memiliki semua informasi yang benar agar pelanggan Anda tetap ter-update

Link pelacakan yang rusak atau detail yang tidak memadai akan menyebabkan mereka menghubungi tim customer support Anda dan berdampak negatif pada pengalaman mereka dengan brand.

Dengan template email pemberitahuan pengiriman yang mudah disesuaikan ini, Anda akan dapat memastikan bahwa pelanggan akan mendapatkan informasi yang benar tentang pengiriman pembelian mereka.

6 Jenis Email Transaksional dan Contohnya

5. Email Konfirmasi Pengiriman

Jenis email ini memberitahu pelanggan bahwa produk mereka telah sampai tujuannya. 

Ini sangat berguna jika pembeli menginginkan produk dikirim ke pihak ketiga (misalnya, kepada teman yang berulang tahun). Ini akan membantu menenangkan pikiran pelanggan ketika mereka mengetahui bahwa produk telah dikirimkan kepada penerimanya.

Anda dapat menggunakan template ini untuk membuat email konfirmasi pengiriman.

6 Jenis Email Transaksional dan Contohnya

6. Email Pembatalan Pesanan 

Dalam proses transaksi, pelanggan Anda mungkin membatalkan pesanan mereka, atau mungkin Anda harus membatalkannya karena sesuatu yang tidak terduga. 

Apa pun alasannya, email pembatalan pesanan diperlukan untuk memberitahu pelanggan dan menjelaskan langkah selanjutnya.

Saat menyiapkan email, ingatlah untuk menyertakan:

Jika Anda perlu mengirim email pembatalan Anda sendiri, berikut adalah contoh email transaksional yang praktis.

6 Jenis Email Transaksional dan Contohnya

Baca juga: 7 Rekomendasi Tren Digital Marketing di Tahun 2022

Siapkan Email Transaksional Sekarang

Email transaksional selalu memberikan pelanggan akses langsung ke informasi penting. Mereka juga merupakan bagian terpenting dari strategi marketing email yang sukses.

Ikuti template di atas untuk membuat template email transaksional profesional yang menarik. Selain itu, email transaksional akan membantu meningkatkan kepercayaan dan meningkatkan kredibilitas brand, serta memberikan pengalaman pelanggan yang luar biasa.

Anda juga dapat menggunakan layanan TapTalk.io, aplikasi pesan instan, untuk memudahkan Anda berkomunikasi dengan para customer.

Jika bisnis ingin berkomunikasi dengan pelanggan, salah cara terbaik untuk melakukannya adalah melalui email.

Berdasarkan riset yang dilakukan Optinmonster, 99% pengguna email memeriksa inbox-nya setiap hari, dan beberapa di antaranya memeriksa 20 kali sehari. Oleh karena itu, email menjadi salah satu cara tercepat untuk mengumumkan berbagai informasi mengenai bisnis Anda.

Email Promosional Vs Email Transaksional, Apa Bedanya?

Apa Fungsi Email dalam Strategi Marketing?

Dalam pemasaran, email dapat digunakan untuk menghasilkan penjualan, meningkatkan customer engagement, memperoleh pelanggan, menciptakan brand awareness, dan menghargai loyalitas pelanggan.

Namun, ketika ingin mengirim email ke pelanggan, Anda harus memperhatikan frekuensi pengiriman, waktu, segmentasi, konten, dan jenis email apa yang ingin dikirim.

Kita mungkin sudah familiar dengan email yang mengirimkan promosi. Tetapi, apakah Anda pernah mendengar email transaksional?

Apa Perbedaan Email Promosional Vs Email Transaksional?

Sebelum membahas lebih dalam mengenai perbedaan dua tipe email tersebut, berikut tabel yang membahas secara singkat perbedaannya.

KriteriaEmail PromosionalEmail Transaksional 
Pesan yang disampaikanEmail promosi digunakan untuk mempromosikan penawaran, hadiah, dan pengumuman kepada pelanggan Email transaksional adalah informasi yang diperlukan untuk memperbarui pelanggan seperti laporan mutasi bank, detail pengiriman, dll.
KegunaanEmail promosi berguna ketika ada kampanye, penawaran eksklusif, penjualan, dan lainnya untuk menginformasikan pelanggan dan pengguna. Email transaksional digunakan untuk memberitahu pengguna tentang detail akun seperti tanda terima, pengaturan ulang kata sandi, dll.
Interaksi atau Call To Action (CTA)Email promosi berisi opsi klik-on, geser, dan ketahui lebih banyak, menjadikannya lebih interaktif bagi pengguna. Email transaksional umumnya tidak mengandung iklan, tetapi mereka dapat memiliki tautan untuk feedback dan download.
PemicuEmail promosi terpicu ketika ada penawaran yang akan menarik perhatian konsumen. Email transaksional dipicu dan diprogram sebelumnya untuk dikirim ketika ada keterlibatan pelanggan dengan brand atau situs web Anda (contohnya: sign up)

Apa itu Email Promosional?

Email promosional adalah email yang berisi iklan untuk memberitahu klien potensial dan klien yang sudah ada tentang penawaran, pengumuman, kampanye baru, dan lainnya. 

Email promosi juga bisa disebut email broadcast. Artinya, email ini dikirim ke banyak orang, berisi konten yang sama persis, dan tidak dipicu oleh suatu peristiwa. 

Apa itu Email Transaksional?

Email transaksional adalah email formal yang dikirim untuk memberikan informasi penting kepada pelanggan tentang kebutuhan mereka. 

Email ini berfungsi untuk berbagi pembaruan aktivitas yang sedang berlangsung antara pelanggan dan brand Anda. Biasanya, email transaksional dibuat secara otomatis sebagai tanggapan terhadap tindakan klien.

Baca juga: 7 Rekomendasi Tren Digital Marketing di Tahun 2022

Variasi Email Promosional Vs Email Transaksional

Berikut jenis-jenis email promosional dan transaksional yang umum digunakan.

Variasi Email Promosional Vs Email Transaksional

Macam-Macam Email Promosional

Email ini umumnya mengirimkan promosi, baik yang terikat waktu atau pun tidak. Berikut beberapa email yang mungkin sering Anda dapatkan.

Macam-Macam Email Promosional

1. Penawaran Seasonal

Email promosi dapat berisi detail untuk kampanye yang bergantung pada waktu seperti Natal, Ramadan, Imlek, dan lainnya. Email ini juga dapat menyertakan kampanye yang akan ditayangkan pada waktu tertentu dan untuk jumlah hari tertentu. Misalnya saat tanggal kembar, ulang tahun brand, dan semacamnya.

2. Penawaran dan Promo yang Menarik

Pelanggan akan selalu tertarik dengan promo dan diskon. Sebab itu, Anda dapat mengirimkan email tentang promo yang sedang berlangsung, durasinya, dan benefit apa saja yang akan didapatkan pelanggan.

3. Penawaran Khusus Anggota

Biasanya, perusahaan akan memberikan benefit tambahan kepada anggota terdaftar seperti pengiriman gratis, pengiriman lebih awal, dll. Oleh karena itu, email promosi ini hanya akan dikirim kepada mereka yang memiliki keanggotaan atau bagian dari komunitas brand Anda.

4. Peluncuran Produk Baru

Ketika pelanggan sudah loyal kepada brand, biasanya mereka sangat ingin tahu tentang produk baru dari merek tersebut. Email promosi dapat dikirim untuk memberikan informasi singkat tentang produk yang baru saja diluncurkan brand.

5. Restock Produk

Selain informasi produk baru, pelanggan juga akan menantikan produk untuk restock. Email promosi yang mengingatkan mereka bahwa produk telah kembali ada akan membantu meningkatkan penjualan. 

Macam-Macam Email Transaksional

Email transaksional datang dalam berbagai bentuk. Berikut beberapa email yang mungkin sering Anda dapatkan.

1. Pendaftaran Baru

Email konfirmasi yang dikirim untuk memverifikasi pendaftaran baru, subscribe atau lainnya. Email transaksi ini berguna sebagai untuk klarifikasi dan menyambut pelanggan baru ke dalam brand Anda.

2. Konfirmasi Pesanan

Setelah pelanggan mengonfirmasi pembelian, Anda dapat mengirimkan email terperinci dengan detail produk, tanggal dan waktu pembelian, serta informasi relevan lainnya harus diberikan. Ini berfungsi sebagai bukti plus email tindak lanjut apabila pelanggan menemukan ketidaksesuaian produk.

3. Pembaruan Transaksi

Ini adalah jenis email transaksional penting yang berisi rincian pembayaran. Termasuk tanda terima yang dibayarkan untuk pembelian atau detail tentang proses pembayaran.

4. Rincian Pengiriman

Pelanggan ingin mengetahui rincian pengiriman dan tanggal tentatif untuk menerima paket. Banyak perusahaan besar sudah mulai menyediakan link di email itu sendiri untuk melacak pesanan mereka secara real-time.

5. Email Feedback

Salah satu cara untuk menjalin hubungan yang baik dengan audiens adalah dengan menerima feedback mereka tentang layanan, produk, dan masalah lainnya. Nantinya ini akan meningkatkan kredibilitas brand ke pelanggan baru, ketika Anda membagikan review-review dari customer.

Baca juga: 6 Template Email Transaksional untuk Meningkatkan Penjualan

Best Practice dalam Membuat Email Promosional dan Transaksional

Untuk email promosi dan transaksional, mengikuti praktik terbaik tertentu dapat membantu merek meningkatkan peluang mereka untuk menjangkau inbox penerima.

Best Practice untuk Email Promosi:

Best Practice untuk Email Transaksional:

Pengiriman Email promosional dan Transaksional

Gmail secara resmi menyarankan untuk memisahkan email promosional dan transaksional yang berkaitan dengan organisasi Anda.

Memisahkan jenis email berarti Anda memastikan email siaran Anda berasal dari satu sumber dan transaksional Anda dari yang lain. Sederhananya, Anda bisa mengirim kedua email tersebut dari alamat email yang berbeda.

Mengapa Harus Memisahkan Pengiriman Email Promosi & Transaksional

Mengubah workflow dan penyiapan pengiriman dapat terasa merepotkan, tetapi inilah yang akan Anda peroleh setelah Anda memisahkan email promosi dari transaksional.

1. Pengiriman yang Lebih Baik

Deliverability sangatlah penting terutama ketika Anda berurusan dengan email sensitif waktu, seperti pengaturan ulang kata sandi. Namun, email yang berisi pesan broadcast juga harus sampai ke kotak masuk pelanggan Anda.

Tidak selalu mudah bagi penyedia email untuk mengkategorikan pesan. Dengan memisahkan email transaksional dan promosi, Anda menghapus kemungkinan yang tidak diinginkan dan memudahkan penyedia inbox untuk menyortir email. 

Jika Anda menggunakan server dan alamat email yang sama untuk mengirim email broadcast dan transaksional, sistem yang memfilter email seperti Gmail dapat mengklasifikasikan semuanya sebagai email yang sama atau bahkan spam.

2. Meningkatkan Kepercayaan Brand dan Mengurangi Request Support 

Email transaksional yang hilang atau tertunda akan menyebabkan lebih banyak pesan request support, seperti "Saya mencoba mengatur ulang kata sandi saya, tetapi tidak pernah menerima email". Ketika ini terus berulang, beban pekerjaan tim Anda akan bertambah dan hubungan pelanggan akan berpotensi memburuk.

Dengan memisahkan email promosi dan transaksional, Anda dapat mengurangi request support, memberikan lebih banyak waktu kepada tim Anda, dan meningkatkan kepercayaan brand. Ini adalah win-win solution.

3. Membantu Anda untuk Berkembang

Dengan memisahkan email transaksional dari promosi, peluang pelanggan untuk membuka email request feedback akan meningkat. Dengan begitu, Anda berkemungkinan untuk mengumpulkan feedback pelanggan dan mencoba untuk meningkatkan layanan dan kualitas bisnis.

Bagaimana Cara Memisahkan Email Promosi dan Transaksional?

Seperti yang sudah dijelaskan, bisnis perlu memisahkan email promosional dan transaksional. Namun, bagaimana cara melakukannya?

Tujuan dari email transaksional adalah pengiriman yang cepat setiap saat. Untuk memastikan hal ini, email customer harus bisa membedakannya dengan mudah. Berikut ini terdapat beberapa cara untuk memisahkan email promosional dan transaksional.

  1. Alamat email “Dari/From” yang berbeda untuk email transaksional dan pemasaran. Misalnya, email transaksional dikirim dari info@domainanda.com dan email pemasaran dari email@domainanda.com.
  1. Alamat IP khusus untuk email transaksional sehingga aliran pesan dapat membangun reputasinya sendiri.
  1. Subdomain yang berbeda. Misalnya, email transaksional dikirim dari info@account.yourdomain.com dan email pemasaran dari email@newsletter.yourdomain.com.

Baca juga: Template Email Marketing yang Efektif untuk Bisnis Anda

Konklusi

Setelah mengetahui perbedaan antara email transaksional dan promosional, Anda dapat dengan mudah mengatur email yang sesuai dengan target audiens Anda. 

Setiap aktivitas yang dilakukan oleh pelanggan mulai dari mendaftar hingga membeli, memerlukan email transaksional yang tepat sehingga pelanggan Anda dapat memiliki informasi yang diperlukan dan transparansi. Hal demikian juga berlaku untuk email promosional.

Meski kedua email memiliki tujuan yang berbeda, perlu diingat bahwa mereka tetap harus memiliki nada branding yang sama.

Jangan ragu menggunakan OneTalk by Taptalk untuk meningkatkan engagement Anda dengan customer. Klik di sini untuk mengobrol dengan agent kami.

Grup Facebook adalah alat pemasaran yang hebat, membantu Anda menarik pelanggan baru dan melibatkan pelanggan saat ini dengan konten, komunitas, dan penawaran eksklusif. Dengan lebih dari 1,8 milyar pengguna yang menggunakan Grup Facebook, saatnya Anda memanfaatkan alat ini untuk bisnis Anda.

Pentingnya Memiliki Grup Facebook Untuk Bisnis Anda

Di artikel ini kita akan membahas keuntungan memiliki Grup Facebook untuk bisnis, jenis-jenis, cara membuat, dan tips menggunakan Grup Facebook untuk marketing bisnis Anda.

Keuntungan Memiliki Grup Facebook Untuk Bisnis

Keuntungan Memiliki Grup Facebook Untuk Bisnis

1. Mempermudah penawaran promo

Salah satu tujuan dibuatnya grup Facebook adalah untuk membangun komunitas agar brand menjadi lebih populer. Selain bisa berdiskusi secara private, Anda juga bisa menggunakan Grup Facebook untuk mempresentasikan produk.

Bahkan, Anda dapat menawarkan produk dengan promosi khusus untuk anggota grup.

2. Membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan

Grup itu sangat efektif karena orang ingin berada di sana. Bayangkan saja, mana mungkin seorang pelanggan bergabung dalam grup dari perusahaan yang tidak terlalu mereka sukai?

Mereka adalah penggemar no #1 di grup ini, dan mereka siap menjadi tim penyemangat pribadi Anda. Perkuat dan tingkatkan hubungan itu dengan akses eksklusif ke perusahaan Anda yang disediakan oleh Grup Facebook, bersama dengan konten atau hak istimewa khusus. 

3. Meningkatkan “organic reach” Anda

Organic reach Facebook Page Anda mungkin hanya berkisar sekitar 5%, tetapi reach dari grup Anda akan jauh lebih tinggi.

Facebook memprioritaskan posting dari grup di news feed pengguna, sehingga Anda memiliki peluang tinggi untuk muncul, terutama dibandingkan dengan posting Halaman Anda.

4. Mendapatkan feedback dan riset pasar yang berharga

Selain dari riset biasa, di mana lagi Anda dapat memiliki akses langsung ke audiens Anda dan mendapatkan feedback secara langsung?

Grup Facebook memudahkan Anda untuk menguji strategi dan ide baru dalam kelompok kecil ini. Sebagai bonus, penggemar super dari bisnis Anda akan senang karena "mengetahui" informasi dari Anda.

Sebuah win-win, apalagi riset seperti ini.. tanpa biaya!

5. Menciptakan interaksi optimal dengan pelanggan

Interaksi dengan pelanggan adalah hal yang sangat penting bagi sebuah brand. Selain membangun citra, hal ini dapat meningkatkan brand awareness untuk sebuah brand baru.

Interaksi akan lebih optimal karena mendapat feedback dan juga terbentuk secara organik. 

Baca juga: Tutorial Lengkap Facebook Business Manager untuk Bisnis Sukses

Jenis - Jenis Grup Facebook (dan mana yang tepat untuk Anda)

Penting untuk memikirkan hal ini sebelumnya. Anda dapat mengubah jenis privasi grup hanya dalam beberapa situasi, jadi pastikan untuk menyesuaikannya sesuai keinginan Anda.

Berikut ini rangkuman singkat Grup Facebook Publik versus Grup Facebook Private. Jangan sampai terlewat juga pengaturan hidden (tersembunyi) atau visible (terlihat) - yang akan dijelaskan di bawah ini.

1. Publik

Grup publik dapat ditemukan di hasil pencarian untuk semua orang. Yang terpenting, konten grup juga bersifat publik, termasuk apa yang diposting dan dikomentari oleh anggota. Siapa pun di Internet juga dapat melihat daftar lengkap anggota grup.

Post dan komentar grup juga diindeks oleh Google.

Pengguna dapat bergabung dengan grup Anda tanpa persetujuan admin. 

TIdak disarankan untuk membuat grup publik. Karena siapapun dapat bergabung, termasuk spammer, Anda harus sangat berhati-hati dan menghapus konten yang tidak pantas atau tidak menyenangkan yang mungkin berdampak negatif pada citra brand Anda. Ini benar-benar hanya masalah waktu sebelum itu terjadi, jadi mengapa harus mengekspos brand Anda di sebuah grup publik?

Jika Anda memulai grup publik, Anda dapat mengkonversinya menjadi grup pribadi nanti. Perubahan hanya dapat terjadi sekali karena Anda tidak dapat kembali dari pribadi ke publik.

2. Private

Ada dua jenis grup private: visible dan hidden. Mari kita bahas keduanya.

Private - Visible

Grup Private - Visible hanya memungkinkan anggota untuk melihat posting dan komentar dalam grup, serta daftar anggota. Tetapi semua pengguna Facebook dapat menemukan grup ini di hasil pencarian Facebook.

Pengaturan ini tidak mengekspos konten apa pun di grup Anda. Judul dan deskripsi grup Anda hanya ditampilkan di hasil pencarian jika cocok dengan kata kunci yang diketik pengguna di bagian pencarian.

Pengguna dapat meminta untuk bergabung dengan grup Anda, dan Anda atau admin lain harus menyetujui permintaan mereka. Hanya dengan demikian mereka dapat melihat dan mempublikasikan konten.

Pengaturan ini adalah rekomendasi kombinasi terbaik untuk 99% perusahaan. Hal ini karena pengaturan Grup Private - Visible memungkinkan Anda untuk mengontrol keanggotaan dan menyaring pesan spam sambil tetap dapat ditemukan secara publik di pasar target Anda.

Private - Hidden

Grup Private - Hidden,  juga dikenal sebagai "grup rahasia" - memiliki fitur yang sama dengan grup di atas, kecuali grup tersebut tidak muncul di hasil penelusuran apa pun.

Tidak seorang pun di dalam atau di luar Facebook yang dapat melihat kiriman, komentar, atau anggota grup, atau menemukan grup tersebut di hasil pencarian. Untuk melihat grup dan meminta untuk bergabung, pengguna harus memiliki URL langsung yang ditetapkan untuk mereka.

Jenis grup ini sangat berguna untuk komunitas VIP dan undangan khusus di mana Anda tidak ingin banyak orang bergabung. Contoh umum dari jenis grup ini adalah sesuatu yang terkait dengan grup proyek atau grup proyek berbayar tertentu.

Jika Anda menyediakan grup pendukung untuk berlangganan produk atau layanan berbayar tertentu, masuk akal untuk merahasiakan grup tersebut sehingga non-pembeli tidak dapat menemukan dan menyelinap ke grup Anda. Sebagai gantinya, Anda hanya akan mengirim tautan untuk bergabung dengan pembeli resmi setelah penjualan.

Secara keseluruhan, pengaturan Private - Visible adalah yang paling disarankan untuk sebuah bisnis.

Baca juga: 3 Cara Mudah Mengaktifkan Facebook Messenger

Cara membuat grup di Facebook

Cara membuat grup di Facebook

Ada beberapa cara untuk membuat grup Facebook:

  1. Dari komputer 
  2. Dari ponsel Anda di aplikasi Facebook
  3. Dari akun Facebook pribadi Anda
  4. Dari Facebook Page/Halaman Facebook perusahaan Anda (hal ini menjadikan Halaman Anda sebagai administrator grup, bersama dengan semua administrator Halaman Anda)

Opsi nomor 4 adalah ide yang bagus karena dua alasan:

Dilansir dari Facebook, berikut adalah cara untuk membuat grup Facebook Anda:

  1. Klik tanda + di kanan atas Facebook dan pilih Grup.
  2. Masukkan nama grup yang ingin Anda buat.
  3. Pilih opsi pengaturan privasi untuk grup. Jika Anda memilih Private, tentukan apakah akan menjadikan grup visible atau hidden.
  4. Tambahkan orang/anggota ke grup Anda.
  5. Klik Buat.

Tips Menggunakan Grup Facebook Untuk Marketing Bisnis Anda

1. Buat kode etik yang jelas

Anda membutuhkan kode etik untuk Grup Facebook Anda. Hal ini untuk mencegah spam atau kata-kata tidak senonoh yang akan tersebar di grup Anda. Anda juga dapat menyertakan hal-hal khusus, seperti meminta anggota untuk tidak menyebut kompetitor atau produk mereka.

2. Posting pesan selamat datang dan pengumuman

Buat anggota baru betah dengan pesan selamat datang mingguan. Jadwalkan pengumuman penting sebelumnya untuk peluncuran produk atau acara khusus untuk anggota grup Anda.

3. Terlibat dengan anggota, tetapi biarkan mereka tetap memimpin

Adalah tugas Anda untuk menjaga grup tetap produktif, sesuai topik, dan saling menghormati. Tapi jangan mencoba untuk mengontrol terlalu banyak. Imbau anggota untuk memulai percakapan dan merasa cukup nyaman untuk mengatakan kebenaran.

4. Ajukan pertanyaan saat anggota masuk untuk mencegah adanya bot

Yang ini penting untuk mencegah spammer. Anda dapat mengajukan hingga tiga pertanyaan yang harus dijawab orang saat mereka bergabung. Pertanyaan ini memungkinkan Anda untuk sedikit memeriksa anggota yang masuk.

Beberapa hal umum yang bisa diminta oleh grup adalah:

Misalnya, jika grup Anda hanya untuk pelanggan saat ini, meminta alamat email kantor mereka memungkinkan Anda untuk memeriksa apakah mereka pelanggan atau bukan.

5. Tawarkan konten unik dan berbobot di grup Anda

Mengapa salah satu pelanggan atau penggemar setia Anda harus bergabung dengan grup Anda? Apakah ada sesuatu yang istimewa yang mereka dapatkan? Jika Anda tidak bisa menjawabnya, maka Anda tidak memiliki konten unik dan berbobot di grup Anda. Hal ini berarti tidak ada gunanya anggota bergabung dengan grup Anda, bukan?

Baca juga: Mau Jualan Laris di Facebook? Baca 7 Tips Jitu Ini!

- - -

Itu dia pentingnya Grup Facebook untuk Bisnis Anda. Gunakan strategi customer service yang baik untuk mendukung Grup Facebook. OneTalk by TapTalk.io sebagai solusi omnichannel messaging dapat memastikan pelanggan selalu mendapatkan respon tepat waktu dari Anda. Chat dengan kami di sini.

WhatsApp biasa, WhatsApp Business dan WhatsApp Official
WhatsApp biasa, WhatsApp Business dan WhatsApp Official

Pada zaman sekarang, siapa yang tidak tahu WhatsApp? WhatsApp adalah aplikasi pesan  yang memungkinkan Anda bertukar pesan tanpa harus membayar seperti SMS. Aplikasi ini gratis untuk diunduh di android dan iphone, dan bisa digunakan melalui desktop komputer. Anda dapat mengirim pesan, melakukan panggilan suara, dan mengadakan video call hanya dengan menggunakan Wi-Fi atau data seluler.

Sejarah WhatsApp

Didirikan oleh mantan pegawai Yahoo!, Brian Acton dan Jan Koum. Pada tahun 2009, Koum melihat bahwa seluruh industri akan terbentuk berdasarkan aplikasi seluler. Ingin memanfaatkan industri yang sedang naik daun ini, Koum mulai mencoba membuat aplikasi yang akan memungkinkan pengguna seluler berinteraksi dan terlibat dengan lebih baik dengan teman, keluarga, dan kontak bisnis mereka. Bekerja sama dengan Acton, Koum berhasil membujuk lima rekanan dari Yahoo! untuk mendanai aplikasi dengan $250.000. Pada tahun 2009, aplikasi ini berhasil diluncurkan.

Namun, itu awalan yang sulit untuk WhatsApp. Setelah banyak error dan kegagalan, Koum menjadi frustrasi dengan pengembangan aplikasi dan mempertimbangkan untuk menyerah sepenuhnya. Acton-lah yang mendorong Koum untuk bertahan "beberapa bulan lagi" setiap kali keduanya mengalami kemunduran.

Untungnya, mereka berdua benar-benar bertahan dan bisa melihat kesuksesan yang dicapai aplikasi tersebut.  Sekarang, WhatsApp merupakan salah satu aplikasi paling populer untuk mengirim pesan atau suara. Berdasarkan data yang disajikan We Are Social dan Hootsuite pada 2020, WhatsApp merupakan platform sosial peringkat tiga yang paling banyak digunakan dengan dengan 2 miliar pengguna Whatsapp aktif per bulannya.

WhatsApp Feature

Dikutip dari website-nya WhatsApp biasa memiliki banyak fitur, seperti:

  1. Mengirim Pesan

Anda dapat mengirim pesan kepada teman dan keluarga Anda secara gratis. Aplikasi ini menggunakan koneksi Internet handphone Anda untuk mengirim pesan sehingga Anda dapat menghindari membayar menggunakan pulsa.

  1. Grup Chat

Dengan adanya grup chat, Anda dapat berbagi pesan, foto, dan video dengan kapasitas anggota grup hingga 256 orang. Anda juga dapat menamai grup Anda, menyesuaikan pemberitahuan grup, dan banyak lagi.

  1. Voice and Video Call

Dengan panggilan suara dan Video Call, Anda dapat berbicara dengan teman dan keluarga secara gratis, meskipun mereka berada di negara lain. Dan dengan panggilan video gratis, Sama seperti mengirim pesan, panggilan suara dan video  menggunakan koneksi Internet ponsel Anda.

  1. Mengirim Foto dan Video

Dengan aplikasi  messenger ini , Anda dapat mengirim foto dan video dengan cepat meskipun koneksi Anda lambat.

  1. Mengirim Dokumen/File

Anda dapat mengirim PDF, dokumen, spreadsheet, slideshow, dan lainnya, tanpa harus repot menggunakan email atau aplikasi berbagi file lainnya. Dokumen yang anda kirimkan dapat berukuran hingga 100 MB 

  1. Pesan Suara

Terkadang, suara Anda dapat lebih mengungkapkan semuanya. Dengan menekan suatu tombol, Anda bisa merekam Pesan Suara, cocok untuk sapaan singkat atau cerita yang lebih panjang. Misalnya pesan Anda terlalu panjang dan Anda sedang terburu-buru, Anda dapat merekam pesan suara.

  1. Keamanan

Pesan Anda dapat dijamin keamanannya. Dengan menggunakan end-to-end encryption, pesan dan panggilan Anda diamankan sehingga hanya Anda dan orang yang berkomunikasi dengan Anda yang dapat membaca atau mendengarkannya, dan tidak ada orang lain yang bisa, bahkan WhatsApp.

  1. WhatsApp Web dan Desktop

Anda dapat menyinkronkan semua obrolan Anda dari handphone ke komputer dengan menggunakan WhatsApp di web dan desktop sehingga Anda dapat mengobrol di perangkat apa pun yang paling nyaman bagi Anda. 

Baca lebih lengkap: Fitur Berguna yang dimiliki oleh Aplikasi Whatsapp

Keunggulan WhatsApp messenger

  1. Banyak digunakan oleh orang

Berdasarkan statistiknya, sejak Oktober 2020, dua miliar pengguna telah mengakses messenger ini  setiap bulan. Artinya, hampir semua orang yang Anda kenal pasti menggunakan WhatsApp sehingga lebih efektif untuk menggunakan WhatsApp saat menghubungi mereka.

  1. Tersinkron dengan nomor kontak yang ada di handphone Anda

Semua nomor keluarga atau teman yang Anda miliki di daftar kontak dapat langsung terhubung dan tersinkron sehingga Anda tidak perlu repot mencari contact id-nya.

  1. Mudah digunakan

Interface atau tampilan yang simpel dan mudah dipahami.

  1. Keamanan informasi atau data terjamin 

Pesan WhatsApp enkripsi end-to-end yang artinya pesan tersebut hanya disimpan di perangkat Anda dan tidak ada di server mereka setelah dikirimkan.

Tidak hanya untuk penggunaan pribadi, WhatsApp juga bisa digunakan untuk keperluan bisnis Anda. Hampir semua sektor bisnis telah menggunakan aplikasi ini secara luas. Kegunaan WhatsApp dalam aktivitasnya juga telah dipahami oleh banyak perusahaan jasa keuangan.

Karena kesuksesannya, banyak pengguna menggunakan berbagai variasi program untuk tujuan yang berbeda. Untuk penggunaan pribadi, WhatsApp standar banyak digunakan, lalu untuk keperluan bisnis, Anda bisa menggunakan WhatsApp Business dan WhatsApp Business API. Meski memiliki nama yang mirip, WhatsApp Business dan WhatsApp Busines API tidak lah sama. Berikut kita akan membahas kedua sistem operasi WhatsApp ini.

WhatsApp Business

WhatsApp Business diperkenalkan pada tahun 2018 dan dikembangkan khususnya untuk bisnis kecil. Dengan ini , Anda tidak perlu menggunakan akun WhatsApp biasa lainnya untuk memungkinkan individu bisa memakai dua akun di handphone yang sama. Karena WhatsApp Business memiliki logo berbeda, Anda dapat dengan cepat membedakan aplikasi mana yang untuk penggunaan pribadi dan mana yang untuk tujuan bisnis.

Dikutip dari website-nya, WhatsApp Business memiliki beberapa fitur yang berbeda dari yang biasa, yaitu

  1. Business Profile

Dengan menggunakan WhatsApp Business, akun Anda akan terlihat sebagai akun bisnis karena Anda dapat membuat profil bisnis dengan informasi bermanfaat untuk pelanggan Anda seperti alamat, deskripsi bisnis, alamat email, dan situs web Anda.

  1. Memberikan Label

Anda dapat mengatur kontak atau obrolan dengan label, sehingga Anda dapat menemukannya lagi dengan mudah.

  1. Pesan Otomatis

Anda dapat mengatur pesan saat Anda tidak dapat menjawab sehingga pelanggan Anda tahu kapan harus menunggu tanggapan. Anda juga dapat membuat pesan ucapan untuk memperkenalkan bisnis Anda kepada pelanggan. Pesan ini dapat dikirimkan secara otomatis.

  1. Quick Replies

FItur ini memungkinkan Anda menyimpan dan menggunakan kembali pesan yang sering Anda kirim sehingga Anda dapat dengan mudah menjawab pertanyaan umum dalam waktu singkat.

Keunggulan Versi Business

  1. Dapat diunduh secara gratis
  2. Anda dapat menggunakan aplikasi yang berbeda untuk kepentingan bisnis (Tetapi anda membutuhkan nomor handphone yang berbeda untuk bisa menggunakan aplikasi ini)
  3. Membangun kepercayaan pelanggan melalui Profil Bisnis.
  4. Menganggapi pelanggan dengan mudah menggunakan balasan otomatis.
  5. Anda dapat mengatur daftar kontak pelanggan Anda dengan menggunakan fitur label
  6. Mempromosikan produk atau layanan Anda secara personal dan langsung.

WhatsApp Official Business 

WhatsApp Official Business Account adalah akun yang telah diverifikasi dan mendapat tanda centang hijau. 

Berinteraksi dengan pelanggan melalui Official Business Account tentunya akan semakin dipercaya mereka. 

Konsumen juga tidak perlu lagi takut jika akan mengalami penipuan. Semua Official Business Account WhatsApp selalu dilengkapi dengan label “Business Account”.

Akun bisnis di WhatsApp dapat dicantumkan sebagai "Akun bisnis resmi" atau "Akun bisnis" biasa. Anda tidak bisa dengan mudah meminta atau membayar untuk mengubah "Akun bisnis" menjadi "Akun bisnis resmi".

Saat ini, hanya akun tertentu yang terdaftar sebagai "Akun bisnis resmi". Mencantumkan bisnis sebagai "Akun bisnis resmi" didasarkan pada berbagai faktor, seperti apakah merek tersebut terkenal.

Jika Anda ingin mengajukan Akun Bisnis Resmi WhatsApp di Indonesia, ada banyak peraturan perundang-undangan yang perlu Anda atur. Namun, akun Anda dapat diblokir jika mengabaikan aturan yang ditetapkan oleh WhatsApp. Larangan penjualan barang ilegal merupakan salah satu ketentuannya yang wajib Anda patuhi. 

WhatsApp Business API

WhatsApp Business disesuaikan untuk bisnis kecil, tetapi WhatsApp Business API dikembangkan secara khusus untuk bisnis yang lebih besar. WhatsApp Business API ini memungkinkan perusahaan untuk berkolaborasi dengan klien di seluruh dunia, memungkinkannya untuk terlibat dengan pelanggannya di seluruh dunia.

Versi Business API ditujukan untuk perusahaan besar yang menerima pesan dalam jumlah besar dan tidak lagi bisa dikelola oleh WhatsApp Business. Aplikasi ini hanya dapat diakses oleh satu orang di satu perangkat, dan hal ini sangat membatasi bisnis yang lebih besar. Dalam hal otomatisasi, aplikasi bisnis biasa juga terbatas.

Tapi apakah Anda tahu apa itu API? API adalah singkatan dari Application Programming Interface, sebuah program yang memungkinkan dua aplikasi untuk berinteraksi dan bertukar informasi meskipun kedua aplikasi tersebut tidak dirancang untuk bisa bekerja sama.

Menggunakan WhatsApp Business API membantu perusahaan untuk menghubungkan API dengan Solusi Bisnis atau CRM (Customer Relationship Management) mereka. Tidak seperti aplikasi WhatsApp biasa, rentang pengguna dan perangkat yang ingin digunakan menjadi tidak terbatas dengan bantuan Business API. 

Keunggulan versi Official Business API

  1. Lebih dipercaya/kredibel

Tampilan akun Anda akan memiliki badge hijau/verified badge. Tentunya hal ini akan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap akun Anda. Mereka tidak perlu takut akan penipuan

  1. Akun dapat diakses oleh beberapa device secara bersamaan
  2. Mempunyai chatbot untuk memungkinkan pelanggan Anda mendapatkan respon yang lebih cepat, terutama untuk pertanyaan umum
  3. Memiliki dashboard terpusat dan inbox tim bersama untuk memudahkan pengaturan manajemen pelanggan. Anda dapat dengan mudah mengatur pelanggan dan disesuaikan dengan tugas agent Anda

Perbedaan dari WhatsApp Biasa, Business, dan Official Business API

whatsapp BiasaWhatsapp businesswhatsapp official business api
Digunakan untuk keperluan pribadi oleh seorang individu untuk mengirim pesan pribadi atau grupDigunakan untuk bisnis lokal untuk pesan template atau pesan yang mengindikasikan bahwa ini adalah obrolan bisnisDIgunakan untuk bisnis besar. Dapat diakses dari berbagai device milik perusahaan tersebut
Gratis untuk digunakanGratis untuk digunakanLayanan berbayar
Bisa melakukan panggilan suara dan videoBisa melakukan panggilan suara dan videoTidak bisa digunakan untuk melakukan panggilan apapun
Dapat menyiarkan konten apapun hingga maksimal 256 kontakDapat menyiarkan konten apapun hingga maksimal 256 kontakTidak ada batasan dalam menyiarkan konten apa pun
Tidak dapat mengirim pesan otomatis atau balasan cepatDapat mengirimkan pesan otomatis seperti, pesan salam, pesan pergi, dan balasan cepatPesan otomatis bisa dilakukan melalui API
Kontak diperoleh dari kontak telepon yang ada di deviceKontak diperoleh dari kontak telepon yang ada di device dan dapat diberi labelDapat memperoleh kontak dari API

Setelah mengetahui perbedaannya, Anda dapat memilih versi apa yang cocok untuk Anda. Jika Anda ingin menggunakan versi Business API, tentunya membutuhkan serangkaian proses pendaftaran yang bisa memakan waktu lama. 

Namun, solusi lain yang dapat Anda gunakan adalah menggunakan platform perpesanan omnichannel untuk mendapatkan akun tersebut. Anda bisa memanfaatkan omnichannel dari OneTalk by TapTalk.io. OneTalk menyediakan WhatsApp Business API dan memungkinkan Anda untuk mengelola data dalam percakapan Anda. Anda dapat dengan mudah mengekspor data Anda dan mengelompokkan obrolan masuk berdasarkan topiknya masing-masing.

goal setting
Goal Setting: Panduan Untuk Mencapai Goal Bisnis Anda

Sekarang sudah 2021, sudah saatnya Anda mulai merencanakan goals atau rencana bisnis yang jelas untuk 12 bulan ke depan. Anda mungkin berencana menggunakan goals tahun 2020 atau berkemungkinan untuk mengubahnya sedikit. Namun, akan lebih baik jika Anda memiliki goals lain mengingat banyaknya perubahan yang terjadi pada tahun 2020.

Goal-setting adalah proses mengambil langkah aktif untuk mencapai hasil yang diinginkan. Goal-setting dapat membantu Anda memahami kinerja Anda saat ini dan kemudian menilai langkah apa yang perlu Anda ambil untuk mencapai tingkat kinerja yang Anda inginkan. 

Menurut Oracle, para pemimpin bisnis menghabiskan banyak waktu untuk mengembangkan strategi, tetapi jika goals tidak diidentifikasi dan dipantau secara berkelanjutan, rencana yang paling baik pun akan gagal. Goals adalah jembatan yang menghubungkan strategi bisnis dengan hasil yang sukses. 

Selain itu, PwC juga berpendapat bahwa penting sekali bagi para pemimpin bisnis untuk menentukan goal yang tepat untuk mendapatkan nilai maksimum dari manajemen kinerja. Mereka juga menawarkan fleksibilitas untuk menyesuaikan goal sepanjang tahun untuk mengakomodasi perubahan apa pun yang mungkin saja terjadi pada tahun tersebut.

Jenis Goal Setting

Dalam melakukan goal-setting, terdapat tiga jenis goal yang perlu Anda ketahui, yaitu:

1. Process Goal

Process goals adalah target yang dapat Anda kendalikan sepenuhnya, seperti hasil yang didasarkan pada tindakan atau tugas tertentu yang Anda selesaikan. Menetapkan process goals berarti Anda harus mengidentifikasi apa yang sebenarnya harus Anda lakukan untuk mencapai tujuan yang lebih besar.

Sebagai contoh, Anda dapat menetapkan process goal seperti melaksanakan pelatihan pegawai dua kali selama setahun. Hal ini adalah goals yang mudah diukur. Anda bisa memilih untuk melaksanakannya atau tidak.

2. Performance Goal

Performance goals adalah standar kinerja (performance) yang ingin Anda capai. Biasanya, performance goals adalah tujuan berjangka pendek yang ditetapkan untuk tugas tertentu. Seiring berjalannya waktu, performance goals akan terus berkembang mengikuti tujuan bisnis Anda. 

Performance goals dapat berupa kesepakatan antara pemberi kerja dan karyawan, atau dapat berupa inisiatif pribadi karyawan untuk memenuhi atau melampaui target kerja mereka sendiri dan meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan promosi.

Contoh nya adalah meningkatkan customer service bisnis Anda, menciptakan produk baru atau membuka cabang baru, dan lainnya.

3. Outcome Goal

Outcome goal adalah tujuan tunggal yang sedang Anda upayakan. Goal ini sering kali bersifat biner dan melibatkan kemenangan, misalnya, ingin menjadi perusahaan terbesar di sektor Anda. Meskipun outcome goal sangat memotivasi, goal ini tidak berada di bawah kendali Anda karena dipengaruhi oleh kinerja orang lain (pegawai).

Process, performance, dan outcome goals memiliki hubungan linier. Goals ini saling berhubungan karena jika Anda mencapai outcome goal, Anda perlu mencapai performance goal. Dan jika Anda ingin mencapai performance goal, Anda perlu mencapai process goal.

Ketiga goals ini dikategorikan berdasarkan seberapa besar kendali yang Anda miliki atasnya, Anda memiliki kendali paling besar atas process goals dan paling sedikit kendali atas outcome goals.

Saat menetapkan goals, Anda perlu memvisualisasikan dan menetapkan hasil yang diinginkan (outcome goals), tetapi yang lebih penting, Anda harus fokus pada proses dan kinerja Anda (process and performance goals).

Bisnis goals biasanya ditetapkan setiap tahun dan harus selaras dengan tujuan jangka panjang Anda. Sepanjang tahun, Anda mungkin memiliki sesi mingguan atau bulanan di mana Anda meninjau kemajuan Anda menuju goal tahunan. Memeriksa update sangat penting untuk tetap berada di jalur yang Anda inginkan.

SMART Goal

Salah satu cara mudah untuk memastikan Anda mencapai goal Anda adalah dengan mengikuti SMART (Specific, Measurable, Attainable, Relevant, Time-bound).

1. Specific

Agar berhasil, tujuan harus konkret (tidak se-abstrak tujuan jangka panjang Anda) dan sangat rinci. Contohnya daripada berpikir "Saya ingin meningkatkan pendapatan saya tahun ini", berpikirlah "Saya ingin meningkatkan pendapatan bisnis saya sebesar 30% tahun ini."

2. Measureable

Letakkan angka atau nilai, seperti jumlah rupiah atau persentase, ke goals Anda. Misalnya, "Meningkatkan penjualan" atau "mengurangi utang" adalah tujuan yang dapat diukur, sedangkan "bekerja lebih keras" atau "meningkatkan kepuasan” sulit untuk diukur. Menempatkan tujuan yang dapat diukur secara tertulis membantu Anda tetap fokus dan melihat seberapa banyak kemajuan yang Anda buat di akhir periode waktu yang ditentukan.

3. Achievable

Sebuah tujuan harus menantang, tetapi dapat dicapai. Jika bisnis Anda adalah toko furniture, menjadi toko paling terkenal mungkin bukanlah tujuan yang masuk akal. Namun, peningkatan penjualan 5% di pangsa pasar mungkin sudah cukup.

4. Relevant

Tujuan harus sejalan dengan rencana jangka panjang Anda. Jika rencana jangka panjang Anda adalah agar bisnis Anda mencapai Rp 100 juta setahun dalam penjualan, tujuan jangka pendek Anda harus berhubungan langsung dengan hal tersebut.

5. Time-bound

Tanpa kerangka waktu tertentu, tujuan Anda tidak dapat diukur dengan benar. Goal Anda harus memiliki batas waktu. Misalnya, "Pada akhir tahun saya ingin meningkatkan penjualan sebesar 20%".

Jika goal bisnis Anda adalah margin keuntungan, salah satu faktor yang harus dipikirkan adalah customer retention. Untuk mengetahui strategi yang tepat dalam meningkatkan customer retention, Anda dapat membaca artikel ini

Dalam mencapai goal tersebut, Anda bisa menggunakan CXM (Customer Experience Management). CXM membantu Anda memantau aktivitas pelanggan dari waktu ke waktu. Ini akan memperingatkan Anda tentang kebiasaan berbelanja mereka, penggunaan barang, dan kapan mereka menghindari memesan dari Anda. Anda bahkan dapat memantau pengalaman layanan pelanggan. 

Salah satu CXM yang dapat Anda gunakan adalah OneTalk by TapTalk.io. OneTalk menyediakan berbagai fitur yang dapat Anda gunakan untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan, seperti Disposition. Melalui fitur ini, Anda dapat merangkum setiap case yang masuk untuk dianalisis dan mendapatkan insight business

Insight ini tentunya akan berguna untuk  mengukur  goals Anda, seperti sejauh mana pencapaian Anda dan apa saja yang perlu Anda lakukan untuk mendekati goal-nya.

Public Vs. Private Social Network. People waving and smiling. twitter, facebook, instagram, whatsapp, facebook messenger, telegram.

Public vs. Private Social Networks: Why One-on-One 'Pace for Social Efficiency' is Needed?

Social media has gone through a few generations so far. Before people were “on” with Instagram, Snapchat, and even Vine, there had been the first generation of social media, which is Facebook and Twitter, that of course still going strong to this day. Strategies have been upgraded from one to another, from a temporary content (e.g. Snapchat) or even short visual content (e.g. Vine and Instagram).

After decades of social media development, the focus of each new social network has shifted, which now is user privacy. Businesses start to use two types of approaches to their customers through various channels. Now, we have what we call Private and Social Channel. Each approach has its advantages.

Public Social Networks

Public Social Networks are defined as social media platforms where people can access and share a lot of personal information. Social channels have the advantage of sharing items in a public environment. They have bigger reach and opportunities for engagement rather than private channels.

Some organizations prefer public platforms like Facebook for social networking, while others prefer private online communities. Most businesses start their communities on public social media sites. This platform is free and easy to get started.

According to Harvard Business Review, 60% of hiring managers use social media and industry expert references for initial screening when hiring. In these and other cases, sharing ideas, photos, contacts, networking opportunities, and achievements can damage your reputation rather than damage it. If you're proud of what's going on in your work life, choosing to share your work with personal followers can help you identify the quality of your work. It also adds value from a branding perspective that takes the work seriously enough for employees to increase their self-esteem and leadership.

However, if your organization puts a higher priority on customer engagement and loyalty is very important to your business performance, it's worth building a private online community. Private social networking offers more value on its platform. And this is just one of the many differences between these two types of social networking sites.

Private Social Network

Private channels, traditionally defined as intended for a single person or a group of immediate people. Private channels range in a few private messaging platforms, such as WhatsApp, LINE, and even telegram. Private channels resulted in a more direct communication. There is no feed or timeline. 

Using a private channel for your customer approach will be more curated and personal. All of your shares are definitely untraceable. Private messaging channels are becoming more relevant to ordinary social media users, and perhaps more important than traditional social media means.

Millennials and Generation Z prefer instant messaging platforms over public social media. Growing up in the reality defined by social media and fully aware of the pitfalls and dangers, this generation is more aware of privacy issues and thus makes good use of and understands the Private Message channel. They will present the future of social media marketing and social media customer service. It is wise to get involved in channels today to keep innovative brands at the forefront.

Another great benefit of private networking is the more intimate approach one-on-one communication offers. Because many customers feel most comfortable in social media settings, both in their personal lives and in the customer experience, brands need to adapt and adapt to where they are. Socially mature brands adopt a personal and original tone, rather than auto and cool brands with ready-made answers. Customers want to experience relationships that solve problems instantly with the push of a button. Building relationships makes a lot more sense with personal communication channels.

You can achieve this goal by using an omnichannel messaging platform. Choose a trusted one, such as OneTalk by Taptalk.io, and your private network will result in a quality relationship and social efficiency for your business.

Omnichannel worked to integrate various private messaging platforms such as WhatsApp, LINE, Telegram, etc into a Single Dashboard so you can manage to establish a more intimate relationship with your customer without being overworked.

You don’t have to worry about organizing your messages because OneTalk got it all handled! You can send Broadcast Messages for your customer to send messages to multiple recipients at the same time. You can even provide your message with photos, videos, or even PDF files to support your interaction.

Private social networks that are supported by OneTalk will handle all aspects of your business such as sales, marketing, and support. Releasing half the burden of marketing on private channels will result in a remarkable intimate relationship and achieve a one-on-one time with your customers.

Di zaman sekarang ini, siapa sih yang tidak memiliki Facebook? 

Media sosial ini adalah salah satu platform yang populer digunakan. Dengan Facebook, Anda bisa mendapatkan informasi terkini, baik tentang kehidupan teman Anda atau berita, blog, dan lainnya. 

Media sosial ini juga menyediakan aplikasi bernama Facebook Messenger yang memudahkan Anda untuk melakukan percakapan dengan teman-teman Facebook. Pengguna Facebook Messenger dapat mengirim pesan dan bertukar foto, stiker, audio, dan file, berinteraksi dengan bot, dan bahkan melakukan panggilan suara atau video.

3 Cara Mudah Mengaktifkan Facebook Messenger

Dengan segala keuntungannya, apakah Anda sudah menggunakan media sosial satu ini dengan maksimal? Yuk, simak cara mengaktifkan Facebook Messenger!

Bagaimana Cara Mengaktifkan Facebook Messenger?

Untuk menggunakan Facebook Messenger, Anda harus memiliki akun Facebook. Sebelumnya, pengguna dapat menggunakan Messenger tanpa akun Facebook, tetapi fitur ini telah dihapus.

Untuk membuat akun, Anda hanya perlu melakukan langkah-langkah ini.

Bagaimana Cara Mengaktifkan Facebook Messenger?

1. Membuat akun Facebook

Untuk membuat akun baru, Anda hanya perlu ke website Facebook.com dan klik Buat Akun Baru. Setelah itu, Anda hanya perlu memasukkan nama, email atau nomor handphone, password, tanggal lahir, dan jenis kelamin Anda.

Kemudian, Anda perlu mengonfirmasi email atau nomor ponsel. Sekarang, akun Facebook Anda telah siap untuk digunakan.

2. Download Aplikasinya

Jika Anda sudah memiliki akun Facebook, atau baru saja membuatnya, Anda dapat mengaktifkan Messenger dengan mengunduh aplikasi Facebook Messenger dari Google Play, App Store, Windows Phone Store, atau dengan mengunjungi Messenger.com.

Selain mengunduh aplikasi Messenger melalui Google Play atau Play Store, Anda dapat mengakses messenger melalui aplikasi Facebook.

Anda hanya perlu mengklik bagian "messenger" dan secara otomatis Anda akan diminta untuk langsung mengunduh Messenger terlebih dahulu.

3. Messenger Siap Digunakan

Setelah mengunduh aplikasinya, Anda harus melakukan login terlebih dahulu dengan akun Facebook Anda. Namun, Anda tidak perlu melakukan langkah ini jika akun Facebook Anda sudah terbuka di handphone.

Baca juga: Tutorial Lengkap Facebook Business Manager untuk Bisnis Sukses

Cara Menggunakan Aplikasi Facebook Messenger

Menggunakan Aplikasi Facebook Messenger sama seperti aplikasi messaging lainnya. Saat pertama kali membuka aplikasi, Anda dapat melihat layar beranda yang menunjukkan kontak, pesan, dan utas favorit Anda. 

Cara Menggunakan Aplikasi Facebook Messenger
Sumber: idownloadblog.com

Di sepanjang bagian bawah layar aplikasi terdapat kolom navigasi yang mencakup lima ikon/tombol, yaitu:

Bagian ini memungkinkan Anda mengirim pesan baru ke teman dan keluarga dan menampilkan semua utas pesan Anda. 

Bagian ini memungkinkan Anda untuk menelepon orang-orang yang ada di daftar kontak dan menampilkan riwayat log panggilan.

Bagian ini memungkinkan Anda mengelompokkan orang berdasarkan grup. Baik itu teman, keluarga, pekerjaan atau lainnya.

Bagian ini akan menunjukkan orang-orang yang ada di daftar kontak Anda dan menunjukkan siapa yang menggunakan aplikasi Messenger. 

Bagian ini adalah tempat Anda dapat melihat informasi profil Anda dan membagikan tautan Messenger dan nomor telepon Anda 

Baca juga: Tutorial Cara Mudah Membuat Iklan Facebook

Facebook Messenger untuk Bisnis

Selain untuk keperluan pribadi, apakah Anda tahu bahwa Facebook Messenger bisa digunakan untuk bisnis?

Facebook Messenger mencakup berbagai fitur yang membuat bisnis menjadi lebih efisien, terutama dari segi pemasaran, penjualan, dan customer support.

Setiap Facebook Page menyertakan akses ke Messenger. Jika Anda belum memiliki halaman bisnis, pelajari semua langkah pentingnya di sini.

Facebook Messenger untuk Bisnis

1. Pastikan Messenger Sudah Aktif

Facebook Messenger seharusnya sudah diaktifkan saat Anda membuat halaman bisnis. Tapi Anda bisa memeriksa ulang dengan cara ini:

2. Buat Nama Pengguna dan Tautan Facebook Messenger

Tautan Facebook Messenger Anda pada dasarnya adalah m.me/ di depan nama pengguna page Anda. Anda dapat menambahkan tautan ini ke biodata media sosial, situs web, email, atau di mana pun Anda mau.

3. Tambahkan tombol Kirim Pesan di Laman Anda

Selanjutnya, Anda perlu menambahkan tombol cta “Kirim Pesan” di halaman Anda. Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu:

4. Membuat Pesan Greeting

Greeting adalah pesan custom yang akan diterima seseorang sebelum mereka mengirim pesan pertamanya.

Cara menulis greeting di Facebook Messenger:

5. Siapkan Instant Reply

Anda dapat menggunakan instant reply untuk membuat pesan otomatis. Fitur ini dapat digunakan untuk memberitahu pengguna berapa lama mereka akan mendapatkan balasan. Atau, Anda dapat berterima kasih kepada seseorang karena telah menghubungi Anda.

Berikut cara mengatur instant reply di Facebook Messenger:

6. Buat Tanggapan untuk FAQs

Fitur ini dapat digunakan untuk membantu Anda menjawab pertanyaan yang sering ditanyakan dengan mudah.

Caraya juga cukup mudah, Anda hanya perlu melakukan langkah berikut.

7. Jadwalkan Pesan Away Otomatis

Jika bisnis Anda tutup atau admin sedang tidak aktif, Anda dapat membuat pesan away untuk memberitahu pelanggan kapan Anda akan kembali.

Cara membuat Pesan Jauh di Facebook Messenger:

Baca juga: Mau Jualan Laris di Facebook? Baca 7 Tips Jitu Ini!

Alat Manajemen Facebook Messenger 

Setelah Anda mengatur Facebook Messenger untuk bisnis, Anda akan mulai melihat pesan masuk.

Biasanya, bisnis tentu memiliki berbagai platform untuk berkomunikasi dengan customer mereka. Melacak semua pesan yang masuk dari berbagai channel sepertinya akan membutuhkan tenaga yang ekstra.

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena omnichannel bisa menjadi solusi yang tepat dan efisien.

OneTalk by Taptalk.io adalah omnichannel komprehensif yang dapat digunakan untuk menangani kehadiran merek Anda di berbagai platform. Itu termasuk Facebook Messenger.

Di OneTalk Inbox, Anda dapat mengelola pesan Messenger yang masuk bersama dengan pesan dari WhatsApp, Instagram, Twitter, dan channel lainnya.

Selain itu, Anda juga dapat mengatur jam operasional, menugaskan pesan ke agents yang sesuai, mengirim pesan otomatis, dan masih banyak lagi. Jadi, apalagi yang Anda tunggu? Yuk, nikmati semua fitur dari OneTalk sekarang juga agar bisnis Anda lancar!

Anda dapat menghubungi kami di sini.

Bisnis Anda menggunakan platform Facebook tapi masih belum memanfaatkan Facebook Business Manager? Ayo pertimbangkan lagi! Alat penting ini menjaga aset bisnis Facebook Anda terpusat, aman, dan teratur. 

Jangan tunda-tunda lagi penggunaan Facebook Business Manager hanya karena tidak yakin dengan cara kerjanya. Hanya dalam langkah sederhana di bawah ini, tutorial ini akan mengajari Anda cara melakukan segalanya mulai dari menyiapkan akun hingga menempatkan iklan pertama Anda.

Tutorial Lengkap Facebook Business Manager untuk Bisnis Sukses

Sebelum kita menggali lebih dalam, mari jawab dahulu sebuah pertanyaan penting: Sebenarnya apa sih Facebook Business Manager itu?

Apa itu Facebook Business Manager?

Seperti yang dijelaskan Facebook sendiri, “Facebook Business Manager berfungsi sebagai toko serba ada untuk mengelola alat bisnis, aset bisnis, dan akses karyawan ke aset ini.”

Pada dasarnya, Facebook Business Manager adalah tempat untuk mengelola semua aktivitas pemasaran dan periklanan Facebook Anda. Ini juga tempat Anda dapat mengontrol akses banyak pengguna ke sumber daya tambahan seperti akun Instagram dan katalog produk Anda. Berikut adalah beberapa fungsi utamanya:

Baca juga: Kupas Tuntas Manfaat dan Cara Membuat Facebook Page

Kelebihan Facebook Business Manager

Tentu, Anda harus memahami terlebih dahulu apa saja keuntungan menggunakan Facebook Business Manager. Berikut kelebihan yang ditawarkan dari Facebook Business Manager.

Kelebihan Facebook Business Manager

1. User-friendly/ramah pengguna

Tentu saja, ada beberapa platform dan aplikasi yang sulit digunakan orang awam. Tapi, Facebook Business Manager sangat ramah pengguna dan mudah diakses oleh mereka yang tidak memiliki pengalaman menangani kampanye pemasaran atau manajemen iklan. Memisahkan profil pribadi dan bisnis jadi lebih mudah dan menyingkirkan masalah tercampurnya akun dan halaman.

2. Akuntabilitas

Dengan jumlah karyawan yang begitu besar dalam tim pemasaran digital, akuntabilitas menjadi penting. Anda perlu menentukan siapa yang memiliki akses ke data mana dan siapa yang memiliki izin untuk mengubah atau menggunakan fitur tertentu pada akun.

Selain itu, Anda dapat mengubah atau menetapkan izin dalam Facebook Business Manager. Hal ini akan memudahkan untuk melacak peran tim Anda dalam platform.

3. Pengujian terpisah/Split testing

Tes terpisah (atau tes A/B) adalah strategi pemasaran yang menguji elemen dalam dua iklan Facebook untuk mengetahui mana yang memberikan hasil terbaik untuk kampanye pemasaran. Jika dilakukan dengan benar, pengujian split yang baik dapat meningkatkan ROI sebesar 10x. Hasil pengujian terpisah akan bervariasi untuk setiap bisnis, tetapi fitur ini merupakan aset yang bagus untuk Facebook Business Manager.

4. Akses data berharga

Memiliki akses ke Facebook Business Manager tidak hanya memberi Anda akses ke beberapa akun Facebook. Ini juga memberi Anda akses ke data piksel––sepotong kode yang Anda tempatkan di situs web Anda untuk melacak insight, membangun audiens, dan melaporkan konversi.

5. Manajemen tagihan jadi mudah

Dengan penyiapan Dasbor Facebook Business Manager, pelacakan dan pengelolaan penagihan menjadi mudah. Anda dapat mengelola detail penagihan untuk klien dan vendor yang berbeda guna menentukan batas pembelanjaan untuk berbagai kampanye pemasaran.

6. Keamanan & aksesibilitas 

Facebook Business Manager memungkinkan pengguna menyediakan akses ke vendor, klien, dan mitra dengan aman melalui autentikasi dua faktor. Selain autentikasi dua faktor, Anda dapat terus memantau pengeluaran iklan di semua akun, untuk memastikan tidak ada yang berubah tanpa otorisasi sebelumnya.

Satu langkah keamanan penting lainnya adalah pengguna dapat melihat siapa yang memiliki akses ke akun Facebook Business Manager melalui audit rutin.

Tutorial Facebook Business Manager 

1. Siapkan Facebook Business Manager

Sebelum menggunakan alat ini, Anda harus terlebih dahulu memutuskan siapa yang mengontrol siapa admin Facebook Business Manager.

Mereka yang bertanggung jawab sebagai Facebook Business Manager akan bertanggung jawab atas semua pelanggan dan karyawan lain sebagai pengguna dan akun perusahaan.

Mengonfigurasi Facebook Business Manager sangat sederhana. Jika sebelumnya Anda bekerja sebagai administrator, Anda harus terlebih dahulu masuk ke akun Facebook pribadi Anda dan melanjutkan dengan mengakses https://business.facebook.com/ 

Setelah Anda masuk ke halaman beranda, Facebook nantinya akan membawa Anda untuk mengikuti tahapan berbeda berikutnya, yaitu mengisi berbagai informasi yang terdiri dari empat tahapan.

Setiap tahap dimulai dengan pengenalan, informasi rinci tentang bisnis Anda, nama halaman bisnis Anda dan profil manajer bisnis Anda.

2. Pengaturan Masuk Shared Login

Pada umumnya, setiap pengusaha tidak sendirian dalam mengelola Akun Facebook Ads atau Halaman Bisnisnya. Mereka dibantu oleh karyawan atau sumber daya lain dengan berbagi akses ke akun mereka.

Tetapi dengan Facebook Business Manager, ini tidak lagi diperlukan. mengapa? Karena Anda dapat berbagi akses di akun yang berbeda. Bagaimana?

Jika Anda berhasil menyelesaikan langkah pertama di atas, Anda akan dibawa ke halaman beranda bisnis Anda. Selanjutnya silahkan pilih Setting pada menu bar di kanan atas, pilih Shared Login dan klik menu bar di kiri bawah Shared Login.

Kemudian, cukup masukkan email dan kata sandi yang ingin Anda masukkan ke akun Facebook Business Manager Anda.

3. Tambahkan Manajer

Di dalam Facebook Business Manager juga terdapat struktur kepegawaian yang sangat baik. Contohnya, yang berhak mengelola akun adalah admin. Nah, administrator lah yang selanjutnya akan memberikan tugas kepada pengelola akun di bisnis Anda. Administrator juga bertindak sebagai manajer, tetapi hanya berperan dalam pembagian dan pemantapan tugas.

Selain bisa menambah akun, administrator juga harus bisa menambah pengelola dan melakukan berbagai tugas lainnya.

Cara menambahkan manager juga sangat mudah. Silahkan pilih Settings, klik sidebar di sisi kiri lalu pilih "People". Selanjutnya, pilih bilah sisi di kiri atas, dan "Tambahkan orang baru."

Kemudian, cukup tulis email pekerjaan yang telah Anda pilih sebagai manajer saja. Namun, pastikan bahwa mereka telah memverifikasi akun baru sebelum menggunakan email pribadi mereka.

4. Tetapkan Tugas Dan Pekerjaan

Ketika setiap akun mulai terhubung dan administrator telah berhasil memilih manajer, sekarang adalah waktu terbaik untuk memberikan tugas.

Untuk melakukannya, klik Halaman atau Akun Iklan, lalu pilih Halaman atau Akun Halaman yang ingin Anda beri akses ke akun yang sebelumnya Anda berikan hak aksesnya. Jika demikian, tambahkan orang atau admin yang memiliki akses ke halaman atau ke akun iklan.

Baca juga: Mau Jualan Laris di Facebook? Baca 7 Tips Jitu Ini!

Cara Menambahkan Halaman Bisnis Facebook ke Akun Facebook Business Manager Anda

Di beranda Facebook Business Manager, Anda akan segera melihat tombol “Tambah Halaman”, “Tambah Akun Iklan”, atau “Tambah Orang”.

1. Pertama, mari kita klik “Tambah Halaman”.

2. Klik “Tambah Halaman” pada layar pop-up.

3. Di halaman berikutnya, ketik halaman Anda di bilah pencarian. Jika itu adalah halaman bisnis Facebook yang dibuat sebelumnya, itu akan langsung muncul. Klik bagian bawah "Tambah Halaman" berwarna biru.

4. Jika Anda melihat pop-up dengan tanda centang hijau, Anda sudah siap! Halaman Anda berhasil ditambahkan.

Cara Menambahkan Akun Iklan Facebook Anda

Menambahkan akun iklan Facebook Anda adalah proses yang hampir sama dengan menambahkan halaman, tetapi saya akan memandu Anda melalui langkah-langkah di sini sehingga Anda dapat melihatnya beraksi.

Penting untuk dicatat bahwa Anda hanya dapat menambahkan satu akun iklan pada awalnya, dan kemudian Anda dapat menambahkan akun iklan tambahan setelah Anda mulai membelanjakan uang di akun iklan pertama Anda.

Namun, Anda tidak dapat menghosting lebih dari lima akun iklan sekaligus.

1. Klik tombol biru “Tambah Akun Iklan” di beranda Anda.

2. Pilih “Tambah Akun Iklan”.

3. Masukkan “ID akun iklan” Anda ke dalam kotak. Setelah selesai, klik “Tambah Akun Iklan”.

Cara Menambahkan Orang ke Akun Facebook Business Manager Anda

Untuk contoh ini, kami akan fokus pada penambahan karyawan internal ke Akun Manajer Bisnis Anda, bukan klien atau orang dari eksternal.

Menambahkan orang ke akun Anda itu mudah, dan Anda dapat membatasi jumlah akses yang didapat setiap karyawan.

Membatasi akses ke "karyawan saja" berguna jika, misalnya, Anda ingin menugaskan satu karyawan untuk menangani akun Instagram Anda dan memantau analitik tersebut, tetapi kemudian Anda ingin karyawan lain di tim untuk menangani akun iklan Anda dan analitik tersebut.

1. Pertama, buka ikon "Pengaturan" Anda di sudut kanan atas.

2. Selanjutnya, klik tombol biru “Tambah”, yang disorot di bawah.

3. Ketikkan alamat email karyawan (sehingga Facebook dapat mengirimi mereka email dengan izin akses), lalu pilih "aktif" untuk "Akses karyawan" atau "Akses Admin". Kemudian, klik "Selanjutnya".

4. Di sini, Anda memiliki beberapa opsi berbeda. Anda dapat menetapkan karyawan Anda ke salah satu aset di sebelah kanan (Halaman, Akun Iklan, atau Katalog). Kemudian, centang kotak Halaman, iklan, atau katalog yang Anda inginkan. Selanjutnya, pilih peran untuk karyawan Anda (seperti “Pengiklan halaman”). Setelah Anda puas, klik "Undang".

5. Sekarang, karyawan Anda telah dikirimi undangan, yang memberinya izin ke 1 akun dan alat.

Alat Pengelola Ads

Sekarang setelah kita siap, Anda mungkin ingin tahu tentang beberapa manfaat tambahan dari membuat iklan di dalam Facebook Business Manager Anda.

Saat membuat iklan di Pengelola Iklan/Ad Manager, salah satu keuntungan terbaik adalah kemampuan untuk membuat grup demografis inti yang sangat bertarget dengan fitur "buat audiens baru".

Anda dapat memilih jenis kelamin, usia, wilayah, dan bahasa untuk dijangkau, dan bahkan mendalami minat tertentu yang Anda ingin agar dibagikan oleh audiens Anda.

Kemudian Anda diberi perkiraan berdasarkan audiens dan anggaran Anda, seperti berapa banyak orang yang Anda harapkan untuk dijangkau setiap hari, dan berapa banyak orang yang akan mengklik link Anda. Evaluasi kinerja tersebut sangat penting untuk memutuskan apakah akan menambah atau mengurangi ukuran audiens, atau apakah anggaran Anda cukup besar.

Baca juga: Tutorial Cara Mudah Membuat Iklan Facebook

- - -

Itu dia tutorial Facebook Business Manager. Kini, Anda tidak perlu lagi ragu untuk memanfaatkan Facebook Business Manager untuk bisnis. Dengan langkah sederhana dan berbagai keuntungan yang bisa Anda dapatkan, tidak ada alasan untuk menunda lagi bukan?

Supaya promosi bisnis Anda bisa lebih baik, Anda juga bisa menggunakan layanan dari Taptalk yang memiliki begitu banyak fitur untuk integrasi Facebook dan media sosial lainnya sehingga memudahkan Anda terhubung dengan pelanggan. Kunjungi taptalk.io sekarang juga!

Mau produk Anda cepat laku secara online? Sudahkah Anda menjual di tempat yang tepat? Ini saatnya Anda mencoba berjualan di Facebook! Dengan berbagai keuntungan, pelajari cara jitu agar jualan laris di Facebook. 

Mau Jualan Laris di Facebook? Baca 7 Tips Jitu Ini!

Menjual barang-barang Anda secara online tidak pernah semudah saat ini, berkat sejumlah situs web dan aplikasi yang melayani pembeli dan penjual semua barang bekas. Termasuk platform pendatang baru, Facebook Marketplace. Diperkenalkan pada tahun 2016, kini Facebook Marketplace sudah memiliki lebih dari 1 miliar pengguna di seluruh Indonesia. 

Facebook Marketplace memiliki beberapa keunggulan dibandingkan platform penjualan online lainnya, termasuk kemudahan penggunaan dan tidak adanya anonimitas karena pesan dikirimkan melalui akun Facebook pribadi pengguna.

Cek tips-tips di bawah ini agar jualan Anda laku di Facebook.

Tips Jualan Laku di Facebook

1. Gunakan Fitur Marketplace

Cara jualan kamu laris di Facebook adalah dengan menggunakan fitur Marketplace. Memudahkan orang untuk melihat barang apa saja yang Anda jual, lengkap dengan spesifikasinya. 

Mirip dengan aplikasi e-commerce lainnya, Facebook Marketplace hadir dengan cara dan tampilan yang sederhana. Nama penjual, foto barang, lokasi, deskripsi, dan harga dicantumkan dengan jelas. Fitur ini terletak di sebelah kiri halaman saat Anda masuk ke Facebook melalui desktop.

Tidak menggunakan jasa pengiriman barang, marketplace mengharuskan Anda untuk bertemu langsung dengan pembeli dan melakukan pembayaran atau cash on delivery. Sebelum transaksi secara langsung, Anda bisa terlebih dahulu mengobrol dan bernegosiasi dengan pembeli untuk menyepakati harga barang tersebut. Jika Anda cepat menanggapi pesan pembeli, Facebook memberi Anda lencana "sangat responsif" di Profil Anda.

2. Gunakan Gambar Asli Dengan Kualitas Yang Baik

Salah satu cara terbaik untuk memastikan produk Anda terjual dengan cepat adalah dengan menyediakan foto berkualitas tinggi untuk menarik calon pembeli dan membiarkan mereka melihat seperti apa barang itu sebenarnya. 

Jika memungkinkan, atur item di depan latar belakang netral dan minimalkan gangguan sehingga fokusnya ada pada item itu sendiri. Ambil foto dari beberapa sudut untuk memberikan gambaran yang lengkap bagi pihak yang berkepentingan.

Gunakan cahaya alami dengan menempatkan barang di depan jendela yang cerah. Sebagai alternatif, pertimbangkan untuk mengambil foto di luar ruangan di area yang teduh untuk menghindari bayangan yang keras. 

Di dalam ruangan, matikan pencahayaan di atas kepala agar warnanya tetap sealami mungkin. Jangan ragu untuk menggunakan aplikasi untuk mencerahkan foto. 

Pastikan Anda memberikan gambar item yang akurat. Jika ada kerusakan di bagian apapun, ambil foto yang jelas dari area yang tersebut sehingga pembeli dapat melihat tingkat kerusakannya.

3. Memberikan Deskripsi Rinci

Berikan sebanyak mungkin detail tentang item di awal untuk mengurangi pertanyaan yang harus Anda jawab berkali-kali dari calon pembeli. Jika informasi tersedia, pastikan untuk menyertakan detail tentang merek, pabrikan, dan nomor model. 

Berikan pengukuran yang akurat dan detail yang relevan tentang kondisi barang, termasuk cacat dan tanda penggunaan. Jujurlah saat menjelaskan barang tersebut, terutama dalam hal ukuran, tempat asal, dan kondisinya. Anda hanya akan membuang waktu Anda sendiri—juga waktu pembeli—jika barang tidak sesuai dengan deskripsi saat pengambilan.

4. Gunakan Iklan Facebook/Facebook Ads

Mau jualan Anda semakin di boost? Gunakan Facebook Ads. Facebook menyediakan layanan Facebook Ads yang tentunya memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan metode penjualan lainnya di Facebook. Selama Anda memiliki modal yang cukup, tidak ada salahnya menggunakan layanan Facebook Ads.

Baca juga: Tutorial Cara Mudah Membuat Iklan Facebook

5. Tentukan Harga Yang Masuk Akal

Salah satu keputusan tersulit saat Anda mencoba untuk berjualan di Facebook Marketplace adalah menetapkan harga. Meskipun Anda tentu ingin menghasilkan uang sebanyak mungkin, penting untuk menetapkan harga yang wajar untuk memastikan bahwa barang Anda terjual. 

Panduan yang baik adalah untuk selalu mencantumkan item dengan harga 50 persen atau kurang dari harga eceran aslinya. Anda juga harus mencari barang serupa di lingkungan Anda untuk melihat persaingan dan mengukur kisaran harga. Jika Anda mengharapkan penjualan cepat, Anda dapat memilih untuk melemahkan pasar saat ini dengan memberi harga barang Anda sedikit di bawah daftar yang sebanding. 

Atau, jangan ragu untuk menetapkan harga yang sedikit lebih tinggi jika menurut Anda item Anda memiliki kualitas yang lebih baik daripada produk serupa yang saat ini terdaftar, dan sertakan detail dalam deskripsi item yang menjelaskan apa yang membedakan listing Anda.

6. Pastikan Menyertakan Search Tag

Pertama, pastikan untuk mencantumkan produk Anda dalam kategori yang benar sehingga mudah ditemukan. Selain menyediakan kategori umum, Facebook Marketplace memungkinkan penjual untuk melabeli daftar mereka dengan tag pencarian untuk memudahkan calon pembeli menemukan apa yang mereka cari. 

Jadi, misalnya, jika Anda menjual cermin antik, sertakan tag seperti "vintage", "cermin", "emas", "antik", dan seterusnya. Facebook saat ini mengizinkan hingga 20 tag. Semakin banyak tag yang Anda gunakan, semakin tinggi kemungkinan ditemukannya produk Anda oleh calon pembeli.

7. Tanggapi Pertanyaan Dengan Cepat

Transaksi Facebook Marketplace cenderung bergerak cepat, jadi penting untuk merespon pesan Anda dengan cepat juga saat Anda memiliki item yang dijual. 

Tanggapi calon pembeli sesegera mungkin untuk menjawab pertanyaan atau bernegosiasi tentang harga. Jika Anda tidak menanggapi pertanyaan dalam waktu 24 jam, calon pembeli mungkin telah membeli barang serupa dari penjual lain.

Gunakan strategi omnichannel merespon lebih mudah dan cepat. Strategi omnichannel mengintegrasi banyak channel sekaligus. Misalnya, selain di Facebook, Anda memiliki platform lain tempat pembeli dapat menghubungi Anda. Media sosial, sistem inventaris online, atau e-commerce dapat langsung Anda tangani dengan 1 dasbor.

Nilai plusnya? Jika Anda menggunakan layanan omnichannel seperti OneTalk by TapTalk.io, Anda bisa memanfaatkan fitur-fitur lainnya yang berguna untuk bisnis

Keuntungan Berjualan Di Facebook

Keuntungan Berjualan Di Facebook

Sudah semakin tahu tips jualan online laris di Facebook? Pahami juga keuntungan lainnya yang bisa Anda dapatkan. Apa saja keuntungan berjualan di Facebook? 

1. Facebook Marketplace menyederhanakan pembelian dan penjualan

Salah satu kelebihan Facebook Marketplace adalah kemudahan untuk memposting iklan dan menemukan item. Jika Anda sudah aktif di Facebook, kurva belajarnya akan menjadi lebih sedikit.

Di Facebook Marketplace, Anda dapat:

Berjualan: Posting barang untuk dijual dalam sekejap menggunakan komputer, tablet, atau ponsel. Ambil foto, tulis deskripsi, dan tentukan harganya. Kemudian, pilih kategori dan lokasi, dan boom, Anda selesai. Facebook dapat menggabungkan informasi sehingga Anda juga dapat berbagi produk dengan grup Facebook.

Membeli: Forum marketplace memungkinkan Anda untuk mencari berdasarkan harga, lokasi, atau jenis produk dan menampilkan item berdasarkan riwayat penelusuran dan grup keanggotaan Anda.

2. Pasar menjangkau khalayak luas

Dengan lebih dari 1,85 miliar pengguna setiap hari, Facebook sangat ideal untuk penjual yang ingin menjangkau khalayak luas atau pembeli yang perlu menemukan barang tertentu. Karena diatur berdasarkan lokasi, pembeli dapat membeli barang besar tanpa membayar mahal untuk pengiriman. Sebagai pemilik bisnis, Anda dapat menjangkau calon pembeli dengan mencantumkan item individual di inventaris Anda, menautkannya ke situs web Anda, atau memberikan alamat etalase Anda.

3. Kemudahan berkomunikasi antara pembeli dan penjual

Facebook adalah jaringan komunikasi, jadi Facebook tahu cara membuat Anda tetap terhubung. Pembeli dan penjual marketplace dapat saling mengirim pesan melalui Facebook Messenger. Jalur komunikasi yang nyaman memang luar biasa, tetapi Anda tidak ingin pertanyaan yang dapat dihindari membanjiri kotak masuk Anda.

Facebook Messenger juga merupakan cara terbaik bagi pemilik bisnis untuk membangun hubungan terpercaya dengan komunitas mereka, membuat koneksi lokal, dan terkoneksi dengan rekan bisnis.

Baca juga: Kupas Tuntas Manfaat dan Cara Membuat Facebook Page

Produk Apa Yang Laku Di Facebook Marketplace?

Tidak hanya mengetahui tips dan keuntungan berjualan di Facebook Marketplace, Anda juga harus memahami dulu pasar yang diincar di marketplace. Di bawah ini adalah barang-barang yang paling laku di Facebook Marketplace.

Mulai Berjualan Di Facebook Marketplace

Tidak lagi hanya tempat untuk terhubung dengan teman, Facebook terikat menjadi ruang perdagangan sosial dan tidak akan mundur. Misalkan Anda seorang pemilik bisnis yang ingin meningkatkan basis pelanggan Anda, penjual yang menyediakan ruang di garasi Anda, atau seorang kolektor yang berburu harta karun yang unik. Dalam hal ini, Facebook Marketplace dapat membantu Anda menemukan apa yang Anda cari.

Jadikan OneTalk by Taptalk sebagai partner Anda dalam berjualan di Facebook Marketplace. Menjawab pesan menjadi lebih cepat dan efektif dengan fitur All-in-one inbox dan Chatbot. Pertanyaan yang seringkali ditanyakan (FAQ) dapat dijawab secara cepat dengan template pesan dan bot, memudahkan Anda mengurangi waktu yang dihabiskan untuk membalas pesan.

Hubungi agent kami di sini, dan eksplor kemudahan yang ditawarkan OneTalk sekarang!

TapTalk
PowerTalk
OneTalk
SendTalk
whatsappfacebooktwitterinstagramlinkedin

Reach us by phone at (021) 27939266

Jl. Kyai Maja No.25c, RT.12/RW.2, Gunung, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12120

© 2020 - 2021 TapTalk.io (PT Tap Talk Teknologi)

tap talk logo for footer